3 Ciri Sistem Pemerintahan Parlementer

3 Ciri Sistem Pemerintahan Parlementer –┬áSistem parlementer yaitu sistem yang bagi para parlemen memegang kekuasaan tertinggi di dalam pemerintahan yaitu sebagai kepala pemerintah. Dalam hal ini parlemen memiliki kekuasaan atau wewenang untuk mengangkat perdana menteri. Sistem parlemen ini juga dapat memiliki atau mempunyai seorang perdana menteri dan juga presiden untuk menjalankan sistem pemerintahan. Di dalam sistem pemerintahan parlementer dibedakan menjadi dua lembaga tinggi negara yaitu lembaga eksekutif dan lembaga legislatif. Untuk lembaga eksekutif terdiri dari kabinet yang memiliki anggota dan di bawah pengawasan dari perdana menteri. Lembaga eksekutif pemerintahan juga tergantung secara langsung maupun tidak langsung oleh lembaga legislatif. Jadi dua lembaga itu saling terkait satu sama lain serta memiliki hubungan yang sangat erat. Adapun ciri umum dalam sistem pemerintahan parlementer.

1. Badan legislatif pada parlemen adalah satu-satunya badan atau lembaga yang dipilih langsung oleh rakyat melalui pemilu. Walaupun memiliki hubungan yang sangat erat dan terkait satu dengan yang lain, tetapi kedudukan badan legislatif atau anggota DPR selalu lebih kuat dari kedudukan badan eksekutif (pemerintahan dan perdana menteri). Dalam arti kekuasaan eksekutif dapat dijatuhkan oleh badan legislatif. Apalagi dalam kedudukan kepala negara seperti raja, pangeran, atau kaisar hanyalah menjadi lambang atau simbol saja. Dan keputusan tersebut tidak dapat diganggu gugat oleh pemerintahan manapun.

2. Kabinet bertanggung jawab kepada parlemen dan kabinet juga harus bertahan selama mendapatkan dukungan dari anggota parlemen. Dalam program-program kegiatan kabinet juga harus disesuaikan pada tujuan politik yang sebagian besar anggota parlemen. Pada hal ini menunjukan bahwa salah satu dari 3 ciri sistem pemerintahan parlementer adalah kabinet dapat dijatuhkan oleh parlemen jika kabinet tidak melaksanakan tanggung jawab terhadap terhadap parlemen atau melakukan sesuatu mosi tidak percaya dari parlemen yang dapat menjatuhkan para kabinet.

3. Anggota-anggota di dalam parlemen adalah terdiri dari anggota dari partai-partai politik yang telah memenangkan pemilihan umum, yang secara langsung dipilih oleh rakyat. Anggota yang telah menang dalam pemilihan umum itu akan memiliki kedudukan atau wewenang yang tinggi di dalam parlementer.
3-ciri-sistem-pemerintahan-parlementer

Dengan adanya parlementer yang sebagai garis tanggung jawab dalam pembuatan dan pelaksanaan kebijakan publik. Serta adanya pengawasan yang kuat pada kabinet yang dilakukan oleh parlemen, akan lebih ber hati-hatinya dalam menjalankan sistem pemerintahan. Demikian 3 ciri sistem pemerintahan parlementer. Sistem pemerintahan parlementer memang jauh lebaik baik dari sistem pemerintahan yang ada di Indonesia. Namun tetap saja kelebihan ataupun kekurangan pemerintahan itu terbentuk karena adanya budaya yang dianut oleh negara itu sendiri. Jadi, budayalah yang akan menjadi ciri khas serta yang menjadi faktor terbentuknya suatu pemerintahan.

Artikel Lainnya :

Kata Kunci Halaman Ini:

  • ciri pemerintahan parlementer
  • ciri parlementer
  • ciri sistem parlementer
  • kabinet bertanggung jawab kepada parlemen ciri fri
  • parlementer sistem pemerintahan dilakukan oleh
  • salah satu ciri sistem pemerintahan parlementer adalah
  • secara beeurutan kabinet yg terbentuk ketika sistem pemerintahan parlementer
  • ciri pe wrintah parlementer
  • ciri parlementrr
  • ciri dari pemerintahan parlementer
loading...
3 Ciri Sistem Pemerintahan Parlementer | Jaya Kurnia | 4.5