3 Faktor Yang Mempengaruhi Jumlah Eritrosit Dalam Tubuh Manusia

3 Faktor Yang Mempengaruhi Jumlah Eritrosit Dalam Tubuh Manusia – Eritrosit atau sel darah merah adalah salah satu jenis sel darah. Fungsinya adalah membawa oksigen yang dihirup ke jaringan – jaringan yang ada di dalam tubuh melalui darah. Eritrosit mengandung  hemoglobin yakni sebuah biomolekul yang berfungsi untuk mengikat oksigen. Dalam prosesnya, hemoglobin ini akan membawa oksigen dari paru-paru agar bisa dilepaskan ketika eritrosit melalui pembuluh kapiler. Sel darah ini berwarna merah karena hemoglobin terbuat dari unsur besi.  Setiap milliliter darah memiliki rata-rata 5 miliar sel darah merah atau eritrosit. Eritrosit memiliki bentuk seperti lempeng bikonkaf. Sel darah merah mempunyai struktur yang lebih sederhana jika dibandingkan dengan sel manusia pada umumnya. Karena pada dasarnya, sel darah merah adalah suatu membran yang melindungi larutan hemoglobin. Sel darah manusia bisa disamakan dengan sel darah yang ada pada hewan. Dimana sebagian sel darah yang dimiliki hewan tidak memiliki inti. Hanya saja, sel darah merah secara metabolis tidak inert.

Jika dilihat dari proses metabolisme tubuh manusia, sel darah merah berproses hingga membentuk ATP yang berguna dalam proses pembentukan bikonkaf serta pengaturan transpor ion. Bentuk bikonkaf ini kemudian akan meningkatkan rasio pada permukaan jumlah sel darah merah. Dengan begitu, proses pertukaran gas pada tubuh akan lebih mudah. Sel darah merah memiliki kandungan sitoskeletal. Jumlah eritrosit pada tubuh manusia tidak selalu sama. Ada beberapa faktor yang menyebabkan meningkatnya atau menurunnya jumlah eritrosit pada tubuh manusia. Salah satu faktir yang memberikan perbedaan jumlah eritrosit dalam tubuh manusia adalah tempat tinggal berdasarkan ketinggiannya. Seseorang yang hidup dan tinggal di dataran tinggi biasanya mempunyai jumlah ertrosit yang lebih banyak dibandingkan dengan seseorang yang tinggal di daratan rendah. Hal ini mungkin saja terjadi karena di dataran rendah, manusia membutuhkan eritrosit (hemoglobin) yang lebih banyak untuk bisa mengikat oksigen dengan sempurna. Lantas, apa saja faktor lain yang mempengaruhi kadar eritrosit? Berikut ini adalah 3 faktor yang mempengaruhi jumlah eritrosit dalam tubuh manusia.

 

  1. Usia

Faktor yang mempengaruhi jumlah eritrosit adalah usia. Orang yang sudah dewasa biasanya mempunyai jumlah eritrosit yang jauh lebih banyak jika dibandingkan dengan anak-anak.

  1. Jenis Kelamin

Jenis kelamin juga menjadi faktor yang mepengaruhi volume eritrosit pada tubuh manusia. Wanita, normalnya memiliki jumlah eritrosit sekitar 4,3 sampai dengan 5,2 juta per satuan mililiter kubik darah. Sedangkan laki-laki, dalam kondisi normal bisa memiliki jumlah eritrosit antara 5,1 sampai dengan  5,8 juta per satuan mililiter kubik darah.

  1. Kondisi tubuh

Tahukah Anda bahwa ternyata, kondisi tubuh manusia juga bisa mempengaruhi volume eritrosit pada tubuh. Seseorang yang mengalami luka atau sakit yang menyebabkan banyak keluar darah bisa mengurangi volume eritrosit pada tubuh.

Demikian lah bahasan dari 3 faktor yang mempengaruhi jumlah eritrosit.

Loading...

Artikel Lainnya :

Pencarian Terkait:

  • faktor yang mempengaruhi eritrosit
3 Faktor Yang Mempengaruhi Jumlah Eritrosit Dalam Tubuh Manusia | Jaya Kurnia | 4.5