3 Tipe Budaya Politik Campuran

3 Tipe Budaya Politik Campuran –┬áDalam kehidupan benegara, politik memang tidak pernah lepas darinya. Ada beberapa tipe budaya politik, dan salah satunya yang menarik untuk dibahas adalah budaya politik campuran. Lalu apa sebenarnya yang dimaksud dengan budaya politik campuran itu dan mungkin belum banyak orang yang mengetahuinya. Budaya politik campuran adalah dimana pada sebuah bangsa, budaya politik yang digunakan bukan hanya terpaku pada satu budaya saja. Saat ini ada banyak negara maju yang mana tidak semua negara tersebut memiliki budaya partisipan akan tetapi ada juga yang berbudaya kaula dan juga parokial.

Kemudian inilah yang dimaksudkan dengan budaya politik campuran. Budaya politik campuran ini memiliki tipe atau bentuk yang dapat dibedakan menjadi 3 tipe budaya politik campuran yaitu diantaranya adalah:

 

  1. Budaya politik campuran subjek-parokial

Budaya politik yang satu ini adalah tipa yang mana sebagian besar dari penduduknya menolak tuntutan eksklusif masyarakat kesukuan atau desa atau juga otoritas feudal. Selain itu juga telah mengembangkan kesetiaan kepada system politik yang mana lebih kompleks dengan beberapa struktur pemerintahan pusat dan bersifat khusus. Bentuk budaya politik campuran yang satu ini merupakan peralihan dari budaya parokial kepada budaya subjek.

  1. Budaya politik campuran subjek-partisipan

Tipe budaya yang satu merupakan bentuk budaya peralihan dari subjek atau pemerintahan menuju ke budaja pasrtisipan atau budaya demokratis. Proses ini juga mendapatkan pengaruh dari cara yang berlangsung pada proses peralihan budaya parokial ke budaya subjek. Pusat kekuatan parokial dan lokal juga m endukung proses pembangunan infrastruktur yang demokratis.

  1. Budaya politik campuran parokial-partisipan

Di sejumlah negara berkembang yang tengah melaksanakan pembangunan politik, umumnya menggunakan system budaya yang dominan yaitu budaya parokial. Akan tetapi, norma structural yang digunakan dan diperkenalkan adalah budaya yang bersifat partisipan.

Jika melihat budaya politik yang ada di Indonesi sendiri, dapat dilihat dari beberapa aspek berikut ini diantaraya adalah:

  • Konfigurasi sub kultur, dimana Indonesia ini terdiri dari berbagai suku bangsa akan tetapi keberagaman tersebut sudah menjadi satu sehingga tidak akan muncul kekhawatiran akan adanya konflik.
  • Memiliki sifat parokial kaula, dimana Indonesia ini mayoritas penduduknya masih memiliki tingkat pendidikan yang rendah sehingga menyebabkan budaya politik di Indonesia bersifat parokial kaula.
  • Memiliki ikatan primordial, terdapat sentiment kedaerahan terlebih lagi jika diberlakukan otonomi daerah.
  • Sifat paternalism, yang berarti masih adanya budaya ABS atau asa bapak senang.
  • Interaksi antara modernism dan tradsi yang masih menjadi dilemma, dimana Indonesia ini masih menjungjung kuat tradisi akan tetapi arus modernime mulai bermunculan sehingga mampu menggeser nilai-nilai tradisi dan memunculkan sikap dilematis. Demikain adalah 3 tipe budaya politik campuran dan juga kondisi politik di Indonesia, semoga bermanfaat.

Demikian lah pembahasan mengenai materi kali ini.

Artikel Lainnya :

Pencarian Terkait:

  • budaya politik campuran
  • contoh budaya politik campuran
  • 3 budaya politik campuran
  • tipe budaya politik campuran
  • 3 tipe budaya politik campuran
  • budaya campuran
  • pengertian budaya politik campuran
  • 3 bentuk budaya politik campuran
  • macam budaya politik campuran
  • jelaskan budaya politik campuran
loading...
3 Tipe Budaya Politik Campuran | Jaya Kurnia | 4.5