4 Jenis Hewan Khas Indonesia Yang Termasuk Fauna Peralihan

4 Jenis Hewan Khas Indonesia Yang Termasuk Fauna Peralihan – Penggalan lirik miliki band legendaris, Koes Plus yang mengatakan “tanah kita kolam susu” memang pantas disematkan kepada bumi pertiwi. Indonesia terbentang luas yang menghadap luasnya samudera Hindia. Dari ribuan pulau yang berjejer tersebut menyimpan jutaan kekayaan alam melimpah. Kekayaan tersebut berasal dari tanaman dan hewan yang beraneka ragam jenisnya. Tak heran banyak perusahaan asing yang ingin terus mengeksplorasi sumber daya alam nusantara. Berbicara mengenai fauna, fauna di Indonesia dibagi ke dalam 3 jenis yakni tipe asiatis, australis, dan peralihan. Tipe yang terakhir memiliki keunikan tersendiri dibandingkan dua tipe sebelumnya. Berikut ini ada 4 jenis hewan khas Indonesia yang termasuk fauna peralihan.

  1. Komodo

Komodo merupakan hewan endemik dari Nusa Tenggara Timur yang berhabitat di beberapa wilayah seperti pulau Komodo, Flores, Rinca, dan Gili Dasami. Komodo adalah hewan purba terakhir yang masih hidup sampai sekarang. Hewan yang memiliki nama latin Varanus komodoensis ini adalah hewan karnivora yang berbahaya. Komodo memiliki panjang rata-rata 2 sampai 3 meter. Ketika berkunjung ke pulau Komodo atau tempat lainnya, sangat disarankan ditemani oleh pawang. Pasalnya indera penciuman dan pendengaran komodo sangat tajam. Komodo dapat lari dengan gesit jadi hampir mustahil dapat lolos dari terkamannya. Air liur komodo mengandung ribuan bakteri yang dapat menginfeksi hingga menyebabkan kematian.

 

  1. Tarsius

Tarsius sekilas mirip seperti musang, padahal hewan ini masuk golongan primata dari anggota suku Tarsiidae. Tarsius termasuk hewan yang cukup langka meskipun dulunya hewan ini dulunya dapat ditemukan di hampir seluruh kawasan Asia Tenggara. Tarsius bertubuh mungil dengan mata yang sangat besar berdiameter 16mm. Bulu tarsius begitu lembut seperti beludru. Hewan ini bersifat nocturnal yang beraktivitas di malam hari dan merupakan hewan insektivora. Tarsius mencari mangsa kecil berupa serangga hingga kelelawar. Hewan berekor ramping ini dapat ditemui di pulau Sulawesi.

 

  1. Anoa

Anoa adalah salah satu hewan endemik yang hanya ditemui di Sulawesi. Anoa sendiri terbagi lagi dalam dua spesies yakni anoa pegunungan dan anoa dataran rendah. Kedua jenis ini hidup di dalam hutan dan merupakan satwa liar sehingga tidak cocok menjadi hewan peliharaan maupun ternak. Anoa adalah tipe hewan yang lebih suka hidup sendiri atau soliter. Layaknya sapi, anoa adalah hewan herbivora yang memakan tumbuh-tumbuhan. Saat ini jumlah anoa di alamnya menurun sehingga satwa ini masuk dalam jajaran hewan yang terancam punah.

  1. Burung maleo

Burung maleo yang mempunyai nama lengkap Maleo Senkawor ini merupakan burung yang menyerupai ayam kalkun dengan ukuran yang lebih kecil. Burung cantik ini memiliki corak warna gelap berukuran sedang kurang lebih 55cm. Keunikan hewan ini adalah setelah selesai bertelur, ia tidak sadarkan diri. Kini jumlahnya diperkirakan kurang dari 10.000 ekor dan terus menurun.

Itulah 4 Jenis Hewan Khas Indonesia Yang Termasuk Fauna Peralihan. Habitat yang rusak membuat populasi beberapa hewan terus menyusut. Sudah saatnya kita melakukan aksi nyata melindungi keberlangsungan hidup satwa-satwa liar di Indonesia.

Loading...

Artikel Lainnya :

4 Jenis Hewan Khas Indonesia Yang Termasuk Fauna Peralihan | Jaya Kurnia | 4.5