4 Jenis Norma Dalam Masyarakat

4 Jenis Norma Dalam Masyarakat – Norma adalah sebuah aturan yang menjadi pedoman bagi masyarkat yang sifatnya sangat mengikat. Keberadaan Norma ini bertujuan untuk menciptakan keharmonisan kehidupan bermasyarakat. Norma merupakan pegangan hidup yang harus senantiasa dijaga oleh semua umat manusia agar kehidupan bermasyarakat menjadi lebih harmonis. Norma merupakan sebuah aturan hukum yang sifatnya mengikat. Keterikatan aturan ini pada masyarakat memang tidak menentu tergantung pada jenis Norma yang berlaku di masyarkat. Norma seringnya berupa aturan yang tidak tertulis yang sifatnya cukup mengikat. Meskipun sifatnya tidak mengikat, namun norma adalah aturan yang harus dipatuhi oleh masyarakat. Keberadaannya dapat membuat kondisi kehidupan bermasyarakat menjadi lebih teratur dan lebih berkesinambungan. Sehingga aturan-aturan yang terdapat pada norma inilah yang sangat harus dilakukan oleh masyarakat. Aturan-aturan inilah yang merupakan sebuah aturan yang bersifat turun temurun. Aturan yang bersifat turun temurun ini yang sering dipahami sebagai Norma.

Ada 4 jenis Norma di masyarakat yang berlaku secara umum. Norma ini berupa aturan-aturan yang harus dipatuhi. Meskipun sebenarnya aturan dalam Norma sebenarnya tidak bersifat tertulis, namun justru aturan ini yang dipatuhi oleh masyarakat secara penuh. Sebab norma terbentuk dari hal-hal yang dianggap baik di masyarakat yang dianggap sebagai aturan umum. Berikut ini beberapa jenis Norma di masyarakat yang berlaku secara umum.

 

  • Norma agama. Norma agama adalah aturan yang ditetapkan oleh agama. Aturan tersebut biasanya ada di dalam kitab suci agama masing-masing yang sifatnya mengikat intern umat beragama. Norma agama ini sifatnya sangat mengikat dan harus dipatuhi oleh umat yang beragama. Norma ini dipatuhi oleh umat beragama tanpa ada penyangkalan dan tanpa adanya pertanyaan-pertanyaan sebab aturan ini berasal dari Tuhan yang sifatnya universal. Norma agama ini dipahami sejak agama itu diturunkan. Sehingga aturan ini sudah berlaku dalam waktu yang cukup lama. Aturan pada Norma agama ini sifatnya tertulis dan wajin di patuhi. Norma agama ini dipahami secara mendalam oleh umat beragama. Sebab, aturan yang berasal dari Tuhan ini sifatnya mengikat dan harus dilaksanakan oleh umatnya.
  • Norma kesusilaan. Norma ini bersifat mengikuti aturan umum di masyarakat. Aturan ini sifatnya tidak tertulis. Namun demikian sifat dari Norma ini sangatlah mengikat. Apabila aturan ini tidak dipatuhi, maka akan menimbulkan beberapa sanksi sosial yang berlaku di masyarakat. Berbeda dengan Norma keagamaan, Norma kesusilaan ini berlaku dimasyarakat secara universal dan tidak memandang apapun agamanya. Namun biasanya Norma kesusilaan ini tidak akan terlalu jauh dari Norma keagamaan. Meskipun berlaku umum, biasanya Norma ini tidak jauh dari apa-apa saja yang tidak baik secara pandangan agama. Misalnya di masyarakat mabuk adalah perbuatan yang sangat tidak sesuai. Berhubungan badan dengan orang yang bukan suaminya adalah perbuatan yang sangat melanggar Norma kesusilaan. Sehingga akan menimbulkan sanksi di masyarakat yang sifatnya biasanya jauh lebih kejam daripada Norma hukum yang sifatnya tertulis. Sanksinya berupa dikucilkan ataupun cibiran di masyarakat yang sifatnya sangat kekal biasanya.
  • Norma kesopanan. Norma ini berupa aturan yang tidak tertulis yang berlaku secara umum di masyarakat. Norma ini sifatnya tidak terlalu mengikat. Hanya saja jika dilanggar akan menimbulkan beberapa sanksi sosial di masyarakat yang sifatnya berupa pengucilan. Meskipun tidak sama dengan pelanggaran pada Norma kesusilaan, namun Norma kesopanan ini berlaku secara turun temurun. Meskipun tidak bersifat terlalu mengikat, namun jika dilanggar akan sangat mengganggu ketertiban di masyarakat. Sebagai contoh, berlaku tidak sopan terhadap orang tua. Misalnya membantah saat orang tua memberikan nasehat. Jika hal ini dilakukan maka yang akan terjadi adalah orang tua akan sangat marah dan menjadi sangat terganggu.
  • Norma hukum. Aturan ini berupa aturan tertulis yang dirumuskan oleh sebuah Negara. Aturan ini sifatnya sangat mengikat seluruh warga Negara siapapun orangnya. Norma hukum masing-masing Negara sangat berbeda. Tergantung dari kebijakan hukum masing-masing Negara. Setiap Negara memiliki otoritas untuk mengatur warga negaranya. Hal ini dilakukan untuk menciptakan ketertiban umum di masyarakat. Jika aturan ini dilanggar akan dikenai sanksi hukum yang sifatnya sangat tegas. Sebagai contoh, pelanggar hukum akan dikenai hukuman penjara jika melakukan sebuah tindakan kriminal. Misalnya jika seseorang melakukan pembunuhan akan dikenai hukuman penjara sesuai dengan aturan hukum yang berlaku. Jika seseorang melakukan pencurian di beberapa Negara akan dilakukan hukum potong tangan. Hal ini yang disebut sebagai Norma hukum berbeda antara satu Negara dengan Negara lain.
    4-jenis-norma-dalam-masyarakat

4 jenis Norma di masyarakat diatas merupakan aturan yang berlaku baik sifatnya tertulis maupun tidak tertulis yang sifatnya mengikat. Ada juga jenis Norma yang berbeda berdasarkan daya ikatnya di masyarakat. Pertama adalah Norma Tata Cara. Norma ini mengatur bagaimana cara-Cara melakukan sesuatu. Misalnya Cara untuk bertamu. Daya ikat Norma ini sangat rendah sebab jika tidak dilakukan tidak akan mendapatkan dampak apapun bagi yang melanggarnya. Norma kedua adalah kebiasaan. Norma ini adalah yang dibentuk karena kebiasaan yang berlaku di masyarakat. Apabila kebiasaan itu tidak dilakukan tidak akan menimbulkan sebuah permasalahan yang serius. Jenis Norma yang paling kuat mengikat adalah Norma adat istiadat. Norma ini adalah aturan yang berlaku secara turun temurun berdasarkan adat masing-masing daerah. Jika aturan adat ini dilanggar akan menimbulkan sanksi adat yang sifatnya sangat tergantung adat masing-masing daerah.

Artikel Lainnya :

Kata Kunci Halaman Ini:

  • aturan tidak tertulis tapi dipatuhi masyarakat
  • yang wajib dipilih norma apa
loading...
4 Jenis Norma Dalam Masyarakat | Jaya Kurnia | 4.5