Bentuk Dan Sistem Pemerintahan Filipina

Bentuk Dan Sistem Pemerintahan Filipina –¬†Filipina adalah Negara yang berada di wilayah kawasan Asia Tenggara atau dengan kata lain tergabung dalam ASEAN. Negara tersebut memiliki nama resmi republic Filipina yang memiliki bahasa resmi Filipino atau dengan kata lain Tagalog dan Inggris. Ibu kota Negara tersebut adalah Manila, sedangkan penduduknya terdiri dari beberapa etnis seperti Tagalog, Cebuano, Ilocao, Bisaya, Hiligaynon Ilonggo, Waray, Bikol, dan beberapa entis lainnya. Filipina memiliki beberapa agama resmi yaitu katolik baik katolik roma atau aglipayan, islam, evangelis, iglesiani kristo, Kristen lainnya, dan juga mengakui penduduk yang memilih untuk tidak beragama atau atheis.

Untuk seseorang yang ingin mengunjungi Filipina mengetahui tentang bentuk dan sistem pemerintahan filipina menjadi hal yang penting. Bentuk Negara Filipina adalah kesatuan sedangkan bentuk pemerintahannya republic yang membuat kekuasaan ada di tangan rakyat sesuai dengan aturan konstitusi 1987, Negara kesatuan yaitu Negara yang merdeka dan berdaulat dimana hanya memiliki satu pemerintah pusat yang mengatur seluruh wilayah yang ada di Negara tersebut. Negara dengan system kesatuan disebut juga Negara unitaris atau disebut juga Negara tunggal yang monosentris (berpusat pada satu kesatuan).

Negara tersebut hanya terdiri dari satu Negara, satu pemerintahan, satu badan legislative, satu kepala Negara yang kekuasaannya berlaku di seluruh wilayah Negara tersebut. Negara kesatuan memiliki kedaulatan yang utuh serta kekusaaan pemerintah pusat tidak terbatas. Filipina secara garis besar terbagi menjadi 3 grup pulau yaitu Visayas, Mindanao, dan Luzon, kemudian ketiga pulau tersebut dibagi menjadi 17 wilayah yang nantinya akan memiliki pemerintahan yang terpusat jadi tidak ada pemerintahan lokal yang terpisah kecuali untuk wilayah Administratif Cordillera dan Mindanao Muslim yang memiliki otonomi tersendiri. System pemerintahan yang dianut oleh Filipina adalah presidensial dimana orang yang menjadi kepala Negara dan kepala pemerintahan adalah presiden yang juga menjadi lembaga eksekutif. Presiden akan menjabat selama masa 6 tahun yang nantinya akan dilakukan pemilihan langsung kembali termasuk untuk wakil presiden yang dipilih atau berasal dari partai yang berbeda.

Bentuk Dan Sistem Pemerintahan Filipina

Itulah beberapa informasi mengenai bentuk dan sistem pemerintahan filipina yang bisa menambah pengetahuan anda tentang Negara tersebut. Filipina termasuk Negara yang unik karena system kabinetnya sama dengan system kabinetnya sehingga badan eksekutif dan badan legislative memiliki kedudukan yang independen. Dikarenakan kedua badan tersebut tidak berhubungan secara langsung seperti pada system parlementer maka rakyat memilih kedua badan tersebut secara terpisah. Namun, Negara tersebut menganut system kepartaian Dwipartai, dimana terdapat lebih dari dua partai yang diakui secara konstitusional. Setiap Negara mempunyai kelebihan dan kekurangan dalam sistemnya, namun hal yang patut menjadi perhatian adalah bagaimana Negara tersebut menutupi kekurangan tersebut aau justru menjadikan kekurangan tersebut sebagai kelebihan.

Artikel Lainnya :

Kata Kunci Halaman Ini:

  • bentuk pemerintahan filipina
  • sistem pemerintahan filipina
  • bentuk negara filipina
  • pemerintahan filipina
  • sistem pemerintahan negara filipina
  • bentuk pemerintahan negara filipina
  • sistem pemerintahan philipina
  • bentuk pemerintahan pilipina
  • Sistem pemerintahan filiphina
  • Bentuk negara philipina
loading...
Bentuk Dan Sistem Pemerintahan Filipina | Jaya Kurnia | 4.5