Contoh Campuran Heterogen Koloid dan Suspensi

Contoh Campuran Heterogen Koloid dan Suspensi – Larutan merupakan campuran homogen dua zat atau lebih. Ketika larutan ini ditempatkan dalam air, maka sebagian besar zat di dalamnya akan larut dan disebut soluble atau dapat larut. Sementara zat yang tidak larut disebut sebagai insoluble atau tidak dapat larut. Contoh zat yang mudah larut dalam air adalah garam serta gula. Dalam sebuah larutan, zat yang berjumlah lebih besar disebut pelarut sementara zat yang jumlahnya lebih sedikit dinamakan zat terlarut. Zat yang tidak terlarut ini akan mempertahankan keadaannya supaya tidak terdistribusi di dalam pelarut. Umumnya yang digunakan sebagai bahan pelarut adalah zat cair seperti air. Ini karena sebagian besar dari zat padat akan terlarut di dalam air, sementara hampir semua dari zat cair akan dapat menjadi pelarut. Zat terlarut juga bisa berada pada kondisi padat, cair serta gas. Contoh dari larutan logam padat ialah baja, kuningan serta perunggu.

Sebelum mengetahui mengenai contoh campuran heterogen koloid dan suspensi, terlebih dahulu harus kita ketahui apa itu suspensi dan koloid. Apabila kita mencampurkan gula di dalam air maka akan menjadi larutan, sementara apabila kita mencampurkan pasir dalam air, yang akan kita dapatkan adalah campuran atau yang disebut juga sebagai suspensi. Dalam campuran atau suspensi, partikel yang ada di dalamnya memiliki ukuran cukup besar sehingga masih mungkin untuk dipisahkan atau diangkat menggunakan metode mekanik. Misalnya adalah dengan menggunakan ayakan khusus yang akan memisahkan bagian-bagian penyusun dari sebuah campuran. Namun, hal ini tidak akan berlaku untuk larutan karena ukuran partikel penyusunnya yang sangat kecil.

Contoh campuran homogen :

  • Semangkuk kismis dan oatmeal adalah campuran heterogen
  • Lumpur adalah campuran heterogen, terdiri dari daun rumput, tanah, kotoran dan berbagai macam zat lain yang tercampur di dalam air.
  • Pasir juga adalah campuran heterogen yang terdiri dari campuran, kerikil, kerang, logam dan batu serta elemen lainnya.

Guna memisahkan komponen yang ada di dalam larutan, kita harus menggunakan beberapa metode fisika tertentu, salah satunya adalah destilasi. Dari sini dapat kita ketahui bahwa perbedaan antara campuran dan larutan adalah ukuran partikel-partikel penyusun yang ada di dalamnya.

Contoh koloid :

Contoh Campuran Heterogen Koloid dan Suspensi 2

Contoh Campuran Heterogen Koloid dan Suspensi

Contoh suspensi :

  • Campuran antara Kopi dan Air
  • Air yang keruh
  • Sirop Obat Batuk

Sementara yang dimaksud dengan koloid adalah sebuah kondisi pertengahan di antara larutan serta campuran. Penyebaran partikelnya kecil namun tidak sekecil molekul dalam larutan. Ukuran partikel inilah yang membedakan antara koloid dari campuran serta larutan. Koloid merupakan campuran antara dua zat atau bahkan lebih di mana partikel dari zat tersebut memiliki ukuran koloid tersebar merata dalam zat lain. Ukurannya berkisar antara satu hingga seratus nm. Beberapa contoh campuran heterogen koloid dan suspensi ini adalah tinta, mayonaise, jelly, hairspray dan lain-lain. Koloid sendiri terdiri atas sebuah fase terdispersi serta medium pendispersi. Medium yang dimaksud aialah partikel koloid yang terdistribusi. Sementara fase terdispersi ialah aerosol padat yang merupakan koloid dan zat terdistribusikan di dalam medium gas. Fase terdispersi serta medium pendispersi ini sendiri dapat berupa zat padat, cair maupun gas.

Artikel Lainnya :

Kata Kunci Halaman Ini:

  • contoh campuran heterogen
  • contoh campuran heterogen dalam kehidupan sehari-hari
  • contoh campuran koloid
  • contoh campuran homogen dan heterogen dalam kehidupan sehari-hari
  • campuran heterogen
  • contoh heterogen
  • contoh larutan heterogen dan pelarutnya
  • Contoh campuran heterogen koloid
  • contoh campuran larutan koloid dan suspensi
  • contoh campuran homogen
Contoh Campuran Heterogen Koloid dan Suspensi | Jaya Kurnia | 4.5