Fungsi Cairan Amnion/Ketuban

Fungsi Cairan Amnion/Ketuban – Cairan ketuban atau cairan amnion adalah cairan yang berada di dalam selaput janin atau kantung rahim. Cairan ini memiliki komposisi 98% air dan 2% adalah bahan padat. Cairan amnion atau ketuban ini memiliki fungsi yang sangat penting bagi janin yang sedang dikandung. Selama hampir 9 bulan cairan ketuban ini mempunyai fungsi yang amat vital terhadap bayi yang sedang dikandung oleh ibunya.

Cairan Amnion/Ketuban ini memiliki fungsi untuk melindungi bayi atau janin dan juga berfungsi untuk melindungi tali plasenta. Tali plasenta ini berfungsi sebagai penyalur nutrisi dan oksigen dari sang ibu ke janin. Selain itu di dalam cairan ketuban, janin akan mendapatkan kehangatan dari dari rahim sang ibu. Air ketuban ini memiliki fungsi yang tetap, sehingga janin akan merasa nyaman. Selama 9 bulan masa kehamilan, janin terlindungi dari berbagai benturan dikarenakan oleh adanya cairan ketuban ini. Lalu apa sajakah fungsi lainnya dari cairan amnion atau cairan ketuban ini? Mari simak penjabaran lebih lanjutnya dibawah ini mengenai fungsi lengkap dari cairan ketuban.

Penjambaran Fungsi Cairan Amnion/Ketuban adalah sebagai berikut ini, kurang lebih ada 11 fungsi penting dari air ketuban :

  1. Air ketuban/cairan amnion berfungsi sebagai pelindung dan penahan bagi janin dari berbagai benturan.
  2. Air ketuban/cairan amnion berfungsi untuk menjaga tali plasenta/tali pusar agar terhindar dari kekeringan. Karena bila tali plasenta ini sampai kering maka akan menghambat proses penyaluran oksigen dan gizi dari ibu ke bayi.
  3. Air ketuban/cairan amnion berfungsi juga sebagai sumber nutrisi sementara bagi bayi dan juga sebagai cadangan cairan.
  4. Air ketuban/cairan amnion berfungsi sebagai inkubator yang menjaga kehangatan atau suhu di sekitar janin.
  5. Air ketuban/cairan amnion membuat janin bisa bergerak lebih bebas.
  6. Air ketuban/cairan amnion berfungsi untuk membantu sistem pencernaan dari janin, sistem otot dan tulang rangka serta sistem pernafasan janin agar bisa berfungsi dengan baik.fungsi cairan amnion ketuban
  7. Cairan ketuban/cairan amnion dan selaput ketuban juga berfungsi sebagai penahan rahim dan janin terhadap adanya kemungkinan kena infeksi.
  8. Air ketuban/cairan amnion juga memiliki fungsi pada saat waktu persalinan terjadi, air ketuban bisa meratakan konstraksi yang terjadi di dalam rahim, sehingga leher rahim akan membuka.
  9. Air ketuban/cairan amnion berfungsi : disaat ketuban pecah, air ketuban atau cairan amnion yang keluar akan ikut membersihkan jalan lahir.
  10. Air ketuban/cairan amnion juga memiliki fungsi : Pada saat kehamilan cairan ketuban bisa digunakan untuk mendeteksi terhadap adanya kelainan pada janin, terutama kelainan yang menyangkut dengan kromosom.
  11. Air ketuban/cairan amnion memiliki kandungan lemak, dan kandungan lemak ini bisa menjadi penanda bahwa janin sudah matang atau siap melahirkan.

Demikian lah itu fungsi air ketuban atau fungsi cairan amnion, Semoga artikel Fungsi Cairan Amnion/Ketuban ini bermanfaat.

Loading...

Artikel Lainnya :

Pencarian Terkait:

  • fungsi cairan amnion
  • cairan amnion
  • amnion berfungsi
  • amnion
  • amnion berfungsi untuk
  • fungsi amnion adalah
  • fungsi cairan amnion adalah
  • fungsi air ketuban
  • fungsi cairan ketuban
  • Cairan ketuban (amnion) berfungsi untuk
Fungsi Cairan Amnion/Ketuban | Jaya Kurnia | 4.5