Pengertian Kontravensi Dalam Sosiologi

Pengertian Kontravensi Dalam Sosiologi dan contohnya didalam kehidupan sehari-hari atau masyarakat. Kali ini kita akan membahas mengenai definisi atau arti dari kontravensi beserta segala macam hal yang berkenaan dengan kontravensi tersebut tentunya. Pengertian Kontravensi adalah sebuah perasaan tidak puas diantara satu pihak dengan pihak lainnya, akan tetapi masih bisa menahan diri supaya tidak terjadi sengketa. Dalam bentuknya yang murni, kontravensi adalah sikap mental yang tersembunyi, kontravensi mencakup 3 tipe umum, yaitu sebagai berikut ini :

  1. Kontravensi Yang Menyangkut Generasi Masyarakat : Tipe kontravensi ini lazim terjadi di indonesia, dimana perubahan perubahan terjadi dengan cepat sekali, misalnya pola hubungan antara orang tua dengan anaknya. Dengan meningkatnya usia maka orang tua yang sudah terikat oleh tradisi tidak begitu saja menerima perubahan yang terjadi di dalam masyarakat. Berbeda dengan generasi muda, mereka lebih mudah menerima perubahan perubahan yang terjadi dalam masyarakat. sehingga seringkali terjadi bentrokan antara generasi tua dengan generasi muda. hal ini disebabkan adanya latar belakang pendidikan dan pengalaman yang berbeda.
  2. Kontravensi Yang Menyangkut Bidang S e k s : Kontravensi jenis ini biasanya menyangkut hubungan suami dengan istri dalam keluarga dan perannya dalam masyarakat, nilai nilai masyarakat dewasa ini cenderung menempatkan suami dan istri pada kedudukan dan peranan yang seimbang.
  3. Kontravensi Parlementer : Hal ini berkaitan dengan hubungan antara golongan mayoritas dengan golongan minoritas dalam masyarakat, misalnya menyangkut hubungan antara kedua golongan tersebut dalam lembaga pemerintahan. Pengertian Kontravensi Dalam Sosiologi.

 

Di dalam kehidupan bermasyarakat bentuk kontravensi ada 5 yaitu :

  1. Kontravensi Umum, meliputi perbuatan penolakan, keengganan, perlawanan, protes, perbuatan kekerasan dan lain sebagainya.
  2. Kontravensi Sederhana, contohnya antara lain menyangkal pernyataan orang lain di muka umum, memaki maki melalui surat selebaran dan memfitnah.
  3. Kontravensi Intensif, mencakup penghasutan, menyebarkan desas desus dan mengecewakan pihak lain.
  4. Kontravensi Rahasia, misalnya mengumumkan rahasia pihak lain dan berkhianat.
  5. Kontravensi Statis, contohnya mengejutkan pihak lawan atau membingungkan pihak lawan.
    pengertian-kontravensi-dalam-sosiologi

Demikian itu lah materi tentang kontravensi ini, tentunya beberapa tipe dan bentuk-bentuk kontravensi diatas seringkali kita lihat di sekitar atau lingkungan kita.

Misalnya bentuk kontravensi umum, seperti penolakan, perlawanan atau protes. Di dalam keluarga pun bentuk kontravensi ini seringkali terjadi, umumnya saat sanga anak melakukan protes terhadap kebijakan yang dilakukan oleh ayah atau ibunya. Lalu bentuk kontravensi sederhana, dengan menyangkal orang lain atau memuat selebaran, bentuk kontravensi seperti ini umumnya kita temui seringkali saat terjadi debat atau adu argumen atau juga disaat sedang masa kampanye pemilu.

Dan juga kontravensi rahasia, bentuk kontravensi ini seringkali dilakukan, misalnya dengan membocorkan rahasia dari teman kita. Demikian ini lah Pengertian Kontravensi Dalam Sosiologi.

Artikel Lainnya :

Kata Kunci Halaman Ini:

  • berita yang mengandung unsur kontravensi
  • pengertian kontravensi
  • artikel yg mengandung kontravensi
  • kontravensi dalam sosiologi
  • pengertian kontravensi sederhana
  • kontravensi sosiologi
  • contoh kontravensi parlementer
  • contoh kontravenai dalam pemilihan umum
  • Berita atau artikel yang mengandung unsur kontravensi
  • artikel komtravensi
loading...
Pengertian Kontravensi Dalam Sosiologi | Jaya Kurnia | 4.5