Pengertian Qurban Dan Aqiqah Serta Hukumnya

Pengertian Qurban Dan Aqiqah Serta Hukumnya – Tentu kita sudah sering mendengar mengenai aqiqah atau qurban, betul kan? Sangat tidak mungkin jika anda tidak pernah mendengar tentang kedua hal tersebut. Terutama idul adha, karena setelah hari raya idul fitri, kita juga akan merayakan idul adha. Adapun qurban menurut bahasa adalah dekat atau mendekat. Sedang menurut istilah syara’ adalah menyembelih binatang ternak pada hari raya idul adha dan hari tasyrik dengan maksud untuk beribadah dan juga untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Pastinya kita sudah tak asing lagi karena dewasa ini di sekolah pun sudah sering setiap tahun biasanya diadakan penyembelihan hewan qurban di sekolah, dengan tujuan agar siswa bisa belajar tentang tata cara dan bagaimana cara ber qurban yang baik dan benar. Dan apa sih hukum dari Qurban ini? dan apa dasar dari hukum nya? apakah ada di al quran yang menyinggung soal qurban? apa di hadist juga ada? nah akan kita bahas ya, adapaun mengenai Aqiqah kita bahas di bawah setelah bahasan tentang qurban.

Adapun hukumnya dari qurban ini adalah Sunnah Muakkad bagi yang mampu. Allah SWT telah berfirman :

pengertian qurban dan aqiqah

Dan juga dalam hadist nabi yang diriwayatkan oleh HR. Tirmidzi :

pengertian qurban dan aqiqah lengkap

Dan waktu pelaksanaan dari qurban itu sendiri adalah mulai dari tanggal 10 dzulhijah, yaitu pada hari raya idul adha, sehabis mengerjakan shalat idul adha, hingga tenggelamnya matahari pada tanggal 13 dzulhijjag, yaitu pada hari tasyrik yang terakhir.

Tata cara menyembelih Qurban adalah sebagai berikut :

  • Membaca basmalah dan shalawat pada Nabi SAW
  • Menghadapkan binatang qurban ke arah kiblat
  • Membaca takbir
  • Membaca doa ketika menyembelih Qurban

Pengertian Qurban Dan Aqiqah Serta Hukumnya, Setelah itu kita berlanjut ke binatang seperti apa yang sah untuk dijadikan qurban :

  • Binatang yang sehat, bagus dan bertanduk baik
  • Binatang yang sudah cukup umur, untuk domba/kambing sekurang kurang nya telah berumur satu tahun lebih dan sudah ganti gigi. Sapi/kerbau sekurang kurangnya berumur 2 tahun lebih dan untuk sekurang kurangnya telah berumur 5 tahun.
  • Tidak memiliki penyakit, dan cacat seperti putus ekornya, putus telinganya, pincang dan cacat lainnya

Pembagian Daging Qurban :

  • Daging qurban wajib, seperti qurban nadzar, maka semua dagingnya harus dibagikan kepada orang lain. Orang yang berqurban tidak boleh makan dagingnya sedikitpun.
  • Daging qurban sunnah, yaitu qurban biasa pada setiap hari raya qurban (tidak nadzar). Dalam hal ini, orang yang berqurban boleh makan dagingnya dan selebihnya dibagikan kepada fakir miskin.

Pengertian Qurban Dan Aqiqah Serta Hukumnya

Selanjutnya adalah pengertian dari aqiqah, aqiqah menurut bahasa adalah rambut kepala bayi yang baru saja lahir. Sedangkan menurut istilah syara’ adalah penyembelihan binatang ternak domba/kambing pada hari ke tujuh dari kelahiran anak, baik anak laki laki atau perempuan.

Hukum dari aqiqah adalah sunnah. Bagi laki laki aqiqahnya dua ekor kambing/domba dan bagi anak perempuan satu ekor kambing/domba. Pada hari pelaksanaan aqiqah, anak diberi nama dan dicukur rambutnya.

Sedangkan syarat binatang untuk aqiqah, sama saja dengan syarat binatang untuk qurban. Demikianlah Pengertian Qurban Dan Aqiqah Serta Hukumnya, semoga membantu dan bermanfaat.

Artikel Lainnya :

Kata Kunci Halaman Ini:

  • pengertian qurban dan aqiqah
  • pengertian aqiqah dan qurban
  • pengertian Qurban
  • pengertian qurban menurut bahasa dan istilah
  • pengertian aqiqah dan qurban serta dasar hukumnya
  • pengertian kurban
  • pengertian akikah dan kurban
  • aqiqah dan qurban
  • jelaskan pengertian aqiqah dan qurban
  • qurban dan aqiqah
Pengertian Qurban Dan Aqiqah Serta Hukumnya | Jaya Kurnia | 4.5