Perbedaan Guru dan Dosen

Perbedaan Guru dan Dosen –┬áDalam mendapatkan pendidikan, peran guru sangatlah penting. Pahlawan tanpa tanda jasa ini kerap kali menghabiskan waktu mereka demi melahirkan anak-anak yang memiliki ilmu yang tinggi yang nantinya dijadikan pedoman hidup di dalam kehidupan mereka. Guru merupakan istilah yang dipakai guna menunjuk seseorang yang memberikan ilmu di dalam dunia pendidikan. Namun, istilah guru tidak akan Anda temukan pada saat menempuh pendidikan jenjang perguruan tinggi. Istilah dosen merupakan istilah yang menggambarkan seseorang yang memberikan pelajaran serta ilmu pada jenjang perguruan tinggi. Untuk membedakan kedua istilah tersebut di dunia pendidikan, simak penjelasan berikut ini.

Guru dan dosen sebenarnya merupakan jabatan yang sama. Yang membedakan, guru merupakan pengajar yang bekerja di PAUD, SD, SMP, SMA, Dikmen dan Dikdas formal sedangkan Dosen merupakan pengajar yang bertugas di perguruan tinggi. Kedua profesi ini memiliki tanggung jawab yang berbeda-beda. Seorang guru hanya bertugas untuk mendidik siswanya saja sedangkan seorang dosen harus mendidik dan memperdalam ilmu pengetahuan dan teknologi kepada mahasiswanya. Jika Anda perhatikan, organisasi para guru telah ada sejak tanggal 25 November 1945 dan organisasi para dosen belum ada hingga saat ini. Dalam kinerjanya pun terlihat perbedaan yang sangat mencolok. Seorang guru dapat ditugaskan pada daerah terpelosok yang ada di seluruh wilayah Indonesia, sedangkan dosen hanya ditempatkan pada kota-kota besar yang berdiri perguruan tinggi.

Dengan melihat perbedaan guru dan dosen tersebut, Anda dapat melihat perbedaan besar yang ada di bawah ini:

  • Perbedaan antara fungsi dan kedudukan
  • Perbedaan hak dan kewajiban
  • Organisasi profesi
  • Penempatan, pemindahan, pengangkatan serta pemberhentian
  • Ikatan dinas
  • Sanksi

Perbedaan yang terlihat lainnya adalah prinsip manajemen. Jika guru berprinsip menajemen sekolah, seorang dosen memiliki prinsip otonomi ilmu. Pembinaan seorang dosen telah tertata dengan baik daripada seorang guru. Hal inilah yang membuat dosen tidak memiliki peraturan yang mengikatnya.

Perbedaan Guru dan Dosen

Seorang guru juga harus memiliki keseimbangan antara kompetensi seorang pendidik dan kompetisi sebagai seorang pengajar. Berbeda dengan dosen yang memberatkan akan sikap serta kemampuan secara profesional sebagai seorang pengajar dan seorang ilmuan. Seorang guru memiliki tanggung jawab yang besar kepadap peserta didik agar mereka menjadi individu yang berbudaya sejak usia dini dan seorang dosen dipersiapkan untuk mendidik peserta didik sebagai dokter dan megister. Dosen harus dapat memberikan ilmu yang bersifat muktahir, menerapkan ilmu kepada masyarakat. Tanggung jawab seorang dosen adalah mengembangkan potensi yang dimiliki oleh peserta didik melalui akademik yang terikat dengan etika savitas akademi. Dengan banyaknya perbedaan yang ada pada diri seorang dosen dan guru tak akan menghilangkan jasa apa saja yang telah mereka lakukan demi melahirkan pribadi yang berpendidikan. Tak mengherankan banyak pihak yang ingin mencari tahu mengenai perbedaan guru dan dosen.

Artikel Lainnya :

Kata Kunci Halaman Ini:

  • perbedaan guru dan dosen
  • perbedaan fungsi guru dan dosen
  • beda dosen dan guru
  • dosen dan guru
  • jelaskan perbedaan secara fungsi guru dan dosen
  • dosen atau guru
  • Perbedaan secara fungsi guru dan dosen
  • beda dosen dengan guru
  • dosen apakah guru juga?
  • tugas guru dan dosen dan perbedaan guru dan dosen
loading...
Perbedaan Guru dan Dosen | Jaya Kurnia | 4.5