Sejarah Bank BJB Syariah

Sejarah Bank BJB Syariah – Pembangunan Bank BJB Syariah yang diawali dengan adanya pembentukan Divisi/unit usaha Syariah oleh PT Pembangunan Daerah Jawa Barat dan juga Banten Tbk di tanggal 20 Mei 2000, yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Jawa Barat yang kini mulai tumbuh keinginannya untuk dapat menggunakan jasa perbankan Syariah pada saat itu.

Sesudah sepuluh tahun masa operasional Divisi/Unit usaha Syariah, maka manajemen PT Bank Pembangunan Daerah di Jawa Barat  dan juga Banten Tbk  memiliki pandangan bahwa untuk dapat mempercepat pertumbuhan usaha Syariah dan juga mendukung program Bank Indonesia yang menginginkan adanya peningkatan share Perbankan Syariah, Oleh karenanya dengan adanya persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banetn Tbk, maka di putuskan untuk menjadikan Divisi/Unit Usaha Syariah menjadi Bank Umum bersifat Syariah. Sejarah Bank BJB Syariah tidak berhenti disitu saja yang mana pada tanggal 6 Mei 2010, Bank BJB Syariah memulai unit usahannya , setelah di peroleh adanya Surat Ijin Usaha dari Bank Indonesia pada tanggal 30 April 2010, yang terlebih dulu di laksanakan cut off dari Divisi/Unit Usaha bersifat Syariah PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk, yang menjadi proses majunya Bank BJB Syariah.

Lalu pada tanggal 21 Juni 2011, yang berdasarkan dari akta No. 10 yang mana menjelaskan tentang penambahan modal yang di setor dan di buat oleh Notaris Popy Kuntari Sutresna yang telah memberikan pengesahan dari Kementerian Hukum dan Hak Asasoi Manusia pada tahun 2011. Ditanggal 25 Juli 2011, PT Banten Global Development telah menambahkan modal yang di setor sebesar tujuh milyar rupiah, yang pada akhirnya total keseluruhan saham menjadi lima ratus tujuh milyar rupiah, dengan adanya komposisi PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk. Senilai empat ratus Sembilan puluh lima milyar rupiah dan PT banten Global sebesar dua belas milyar rupiah.

Dn hingga akhirnya pada saat ini bank BJB syariah sudah memiliki tempat dan berkantor di pusat Kota Bandung, tepatnya di jalan Braga No. 135 dan sudah memiliki delapan kantor cabang, tiga puluh delapan kantor cabang pembantu, empat puluh enam, jaringan Anjungan Tunai Mandiri yang sudah tersebar di beberapa daerah di propinsi Jawa Barat, Banten dan juga DKI Jakarta  serta 43.850 jaringan ATM Bersama. Dan pada tahun 2013 di harapkan Bank BJB sudah semakin memperluas jangkauan pelayanannya yang telah tersebar di beberapa di beberapa propinsi daerah Jawa Barat dan Jakarta.Dan Demikianlah sejarah bank BJB Syariah yang telah diberikan secara lengkap dan bisa menjadikan satu wawasan luas akan sejarah berdirinya bank BJB Syariah.

Artikel Lainnya :

loading...
Sejarah Bank BJB Syariah | Jaya Kurnia | 4.5