5 Jenis Iklim Berdasarkan Klasifikasi Koppen

Posted on

5 Jenis Iklim Berdasarkan Klasifikasi Koppen – Iklim yang terjadi pada dunia ini bergerak berdasarkan beberapa teori yang sudah dipelajari beberapa ahli. Perkembangan ilmu pengetahuan yang semakin lama semakin canggih membuat sejumlah teori berkembang untuk membagi jenis iklim yang ada di bumi. Beberapa ilmuwan yang menguasai ilmu tentang bumi berusaha untuk mengklasifikasikan iklim yang terjadi di bumi menjadi beberapa macam. Ilmuwan-ilmuwan tersebut berusaha membuat ragan teori yang didasarkan atas pengamatan yang cukup lama. Pengamatan mengumpulkan sejumlah data untuk membuat kesimpulan dan analisa. Selain karena pengamatan yang dilakukan secara teliti tentu saja membuat para ilmuwan mudah membuat pengelompokan iklim bagi beberapa kawasan di muka bumi. Berikut penjelasan 5 jenis iklim  berdasarkan klasifikasi koppen yang paling lengkap:

1. Iklim hujan tropis. Kawasan ini memiliki suhu rata-rata 18 celsius. Menurut koppen kawasan ini dibagi atas hutan hujan tropika, monsun tropika dan savana. Masing-masing memiliki karakteristik tertentu yang sangat bervariasi berdasarkan suhu bulanannya.

2. Zona berikutnya adalah kawasan iklim kering. Pada zona ini memiliki tingkat penguapan air yang relatif tinggi. Apabila dibandingkan dengan curah hujan yang berlaku di daerah ini tingkat penguapannya sangat tinggi. Bahkan cenderung lebih tinggi dibandingkan dengan hujan.

3. Iklim hujan sedang. Kawasan ini memiliki suhu sekitar maksimal 18 celsius. Beberapa karakteristik yang menonjol adalah musim dinginnya cenderung kering serta musim panasnya juga cukup kering. Jadi ketika memasuki musim dingin justru kadar airnya sangat rendah. Sedangkan untuk musim panasnya cenderung lembab.

4. Iklim dingin. Zona ini memiliki suhu udara rata-rata dibawah 0 celsius. Kawasan ini terbagi atas dua periode. Yaitu musim dingin yang kering dan musim dingin tanpa siang hari. Kedua jenis musim tersebut memang memiliki karakter tertentu. Saat memasuki musim dingin tanpa siang sama sekali tidak dirasakan siang hari.

5. Iklim kutub. Pada kawasan ini suhu udaranya di bawah 10 celsius. Bahkan di dalam kawasan ini ada salju abadi yang sama sekali tidak akan mencair. Kawasan ini hanya terdiri dari kawasan es dan salju yang sangat dingin. Bahkan cenderung abadi.

Beberapa pembagian  5 jenis iklim  berdasarkan klasifikasi kopen yang ada diatas memang cukup menjelaskan mengapa pada kawasan tertentu ada kawasan yang memiliki musim dingin dan musim salju yang terjadi sepanjang tahun. Pembagian ini berdasarkan wilayah dan juga ketinggian serta kecenderungan pola suhu yang berlaku di kawasan tersebut. Kecenderungan dari perubahan suhu serta ketinggian wilayah mampu memberika  karakteristik tanah dan juga kawasan yang berlaku. Kawasan dan musim yang ada di pembagian versi koppen ini memang akan membedakan antara satu wilayah dengan wilayah lainnya yang memiliki karakteristik suhu dan juga tanah yang rekatif bervariasi.

Artikel Lainnya :

Loading...