5 Manfaat Dari Gotong Royong

5 Manfaat Dari Gotong Royong

5 Manfaat Dari Gotong Royong- Gotong royong adalah pekerjaan bersama-sama dan bersifat suka rela sehingga berjalan dengan lancer, mudah dan ringan. Contoh kegiatan yang dapat dilakukan secara bergotong royong antara lain pembangunan fasilitas umum dan membersihkan lingkungan sekitar.

Masyarakat Indonesia sudah mengenal kata gotong royong dan berhasil mempraktekkannya dalam kehidupan sehari-hari. Namun di zaman serba modern saat ini nilai dan penerapan dari gotong royong mulai menurun.

Orang –orang sudah memikirkan kebutuhan mereka sendiri tanpa memperhatikan lingkungan sekitar. Padahal setiap manusia bersifat maklhuk sosial yang selalu membutuhkan bantuan orang lain. Semua tempat sangat bisa dilakukannya sifat gotong royong seperti di sekolah, kantor, rumah, dan lain-lain. Tidak mungkin satu pekerjaan yang dilakukan orang banyak menghasilkan sesatu yang tidak berguna. Untuk lebih jelasnya ada 5 manfaat Gotong Royong yang bisa dilakukan berikut ini :

  1. Membuat Setiap Pekerjaan Menjadi Lebih Ringan

Melakukan setiap pekerjaan dengan cara bergotong royong dapat meringankan dalam menyelesaikannya. Bisa dibayangkan jika satu orang menyelesaikan satu pekerjaan tang sangat besar maka akan banyak memakan tenaga dan pikiran. Dengan adanya tambahan orang, maka beban pekerjaan bisa dibagi dan berkurang lebih kecil sehingga mudah diselesaikan.

  1. Mempercepat Penyelesaian Pekerjaan

Mengerjakan satu pekerjaan dengan menggunakan tenaga lebih dari satu orang akan mudah dan cepat diselesaikan. Contohnya ada satu pekerjaan dimana jika dikerjakan oleh satu orang akan membutuhkan waktu 1 minggu, tetapi dengan tambahan orang dan tenaga maka pekerjaan akan selesai kurang dari 1 minggu.

  1. Mempererat Rasa Persatuan dan Kesatuan

Melakukan gotong royong dalam setiap kegiatan masyarakat mampu mempererat dan memupuk rasa persatuan dan kesatuan antar masyarakat. Adanya keja sama antar manusia menjadi cikal bakal terbentuknya rasa persatuan dan kesatuan. Nantinya jika setiap pekerjaan yang berat dilakukan dengan cara gotong royong maka kerukunan hidup antar anggota masyarakat akan semakin terjalin kuat.

5 Manfaat Dari Gotong Royong

  1. Menghemat Pengeluaran

Satu dari 5 manfaat Gotong Royong lainnya adalah mampu menghemat pengeluaran dalam setiap kegiatan. Sebagai contoh ada kegiatan membangun jalan di desa, maka dengan dilakukan atau dikerjakan oleh orang banyak maka secara otomatis menghemat biaya untuk membayar tukang. Cara ini bisa dilakukan untuk meminimalisir pengeluaran dana pembangunan desa.

  1. Menambah Rasa Sosial di Masyarakat

Sikap gotong royong dalam masyarakat menimbulkan rasa sosial yang tinggi, misalnya saja pada saat terjadi bencana alam dimana setiap orang berusaha untuk mengumpulkan dana dan membenahi infrastuktur yang rusak serta membantu pihak keamanan untuk mencari korban. Para warga akan secara otomatis sigap dalam membantu orang lain yang membutuhkan pertolongan.

Itulah tadi 5 manfaat Gotong Royong yang mungkin Anda belum ketahui. Sikap gotong royong sangatlah penting untuk tiap desa atau wilayah. Nantinya setiap pekerjaan yang sulit bisa dilakukan dengan mudah dan cepat jika gotong royong berjalan dengan baik. Semoga informasi di atas bisa memberikan inspirasi kepada Anda dalam hidup bermasyarakat.

Pengertian Gotong Royong, Manfaat, Tujuan, Nilai, Azas, Menurut Ahli dan Contoh : suatu kegiatan yang dilakukan secara bersama-sama dan bersifat suka rela agar kegiatan yang dikerjakan dapat berjalan dengan lancer, mudah dan ringan.

Pengertian Gotong Royong

Gotong royong merupakan salah satu cirri khas bangsa Indonesia khususnya bulukumba, sebagaimana yang tertuang dalam pancasila yaitu sila ke 3 “persatuan Indonesia”. Perilaku gotong royong yang dimiliki Bangsa Indonesia sejak dahulu kala. Gotong royong merupakan kepribadian bangsa dan merupakan budaya yang telah berakar kuat dalam kehidupan masyarakat.

Gotong royong adalah suatu kegiatan yang dilakukan secara bersama-sama dan bersifat suka rela agaer kegiatan yang dikerjakan dapat berjalan dengan lancer, mudah dan ringan. Contoh kegiatan yang dapat dilakukan secara bergotong royong antara lain pembangunan fasilitas umum dan membersihkan lingkungan sekitar.

Sikap  gotong royong itu seharusnya dimiliki seluruh elemen atau lapisan masyarakat yang ada di Indonesia. Karena dengan adanya kesadaran setiap elemen atau lapisan masyarakat melakukan kegiatan dengan cara bergotong royong.

Dengan demikian segala sesuatu yang akan dikerjakan dapat lebih mudah dancepat diselesaikan dan pastinya pembangunan di daerah tersebut akan semakin lancar dan maju. Bukan itu saja, tetapi dengan adanya kesadaran setiap elemen dan lapisan masyarakat dalam menerapkan perilaku gotong royong maka hubungan persaudaraan atau silaturahmi akan semakin erat.

Nilai-nilai budaya mulai dengan deras masuk dan menjadi bagian dari hidup masyarakat Indonesia. Kehidupan perekonomian masyarakat berangsur-angsur berubah dari ekonomi agraris ke industri. Industri berkembang maju dan pada zaman sekarang tatanan kehidupan lebih banyak didasarkan pada pertimbangan ekonomi sehingga bersifat materialistis. Maka nilai kegotong royongan pada masyarakat telah memudar.

Contoh – contoh kegiatan gotong royong

  • Membersihkan jalan
  • Membersihkan sampah
  • Membersihkan masjid
  • Membersihkan lingkungan sekitar

Gotong Royong Menurut Para Ahli

  • Pengertian gotong royong dalam KBBI : bekerja bersama-sama (tolong- menolong, bantu-membantu)diantara anggota-anggota suatu komunitas.
  • menurut Koentjaraningrat (1961: 2), gotong royong adalah kerjasama “Tidak beriman salah seorang diantara kamu sampai ia mencintai saudaranya sama dengan mencintai dirinya sendiri”.
  • Menurut Sakjoyo dan Pujiwati Sakjoyo (dalam Selvi S. Padeo, 2012 : 88) mengemukakan gotong royong merupakan adat istiadat tolong menolong antara warga dalam berbagai macam lapangan aktivitas sosial, baik berdasarkan hubungan tetangga kekerabatan yang berdasarkan  efisien yang sifatnya praktis dan ada pula aktifitas kerja sama yang lain.
  • Menurut  Koenjaraningrat (dalam Selvi S. Padeo, 2012 : 87) mengemukakan gotong royong merupakan suatu konsep yang erat sangkut pautnya dengan kehidupan masyarakat sebagai petani pada masyarakat agraris. Gotong royong merupakan suatu sistem pengarahan tenaga tambahan dari luar keluarga untuk mengisi kekurangan dalam rangka aktifitas produksi bercocok tanam.
  • Gotong Royong menurut Mubyarto adalah kegiatan bersama untuk mencapai tujuan bersama.

Manfaat Gotong Royong :

  • Agar lingkungan kita dapat dirasakan kebersihan dan keindahannya
  • Dapat terjalinnya rasa solidaritas dalam lingkungan masyarakat
  • Supaya kehidupan bermasyarakat itu lebih baik dengan diadakannya gotong-royong

Tujuan Gotong Royong

nilai gotong royong adalah semangat yang diwujudkan dalam bentuk perilaku atau tindakan individu yang dilakukan tanpa mengharap balasan untuk melakukan sesuatu secara bersama” demi kepentingan bersama atau individu tertentu.

adapun nilai” yang terkandung dalam kegotong royongan , diantaranya :

1) kebersamaan
Gotong royong mencerminkan kebersamaan yang tumbuh dalam lingkungan masyarakat. Dengan gotong royong, masyarakat mau bekerja secara bersama” untuk membantu orang lain atau untuk membangun fasilitas yang bisa dimanfaatkan bersama.

2) persatuan
Kebersamaan yang terjalin dalam gotong royong sekaligus melahirkan persatuan antar anggota masyarakat. Dengan persatuan yang ada, masyakarat menjadi lebih kuat dan mampu menghadapi permasalahan yang muncul.

3) rela berkorban
Gotong royong mengajari setiap orang untuk rela berkorban. Pengorbanan tersebut dapat berbentuk apapun, mulai dari berkorban waktu, tenaga, pemikiran, hingga uang. Semua pengorbanan tersebut dilakukan demi kepentingan bersama. Masyarakat rela mengesampingkan kebutuhan pribadinya untuk memenuhi kebutuhan bersama.

4) tolong menolong
Gotong royong membuat masyarakat saling bahu-membahu untuk menolong satu sama lain. Sekecil apapun kontribusi seseorang dalam gotong royong, selalu dapat memberikan pertolongan dan manfaat untuk orang lain.

5) sosialisasi
Gotong royong dapat membuat manusia kembali sadar jika dirinya adalah maskhluk sosial. Gotong royong membuat masyarakat saling mengenal satu sama lain sehingga proses sosialisasi dapat terus terjaga keberlangsungannya.

Kendala Gotong Royong di Era Digital

Membuat sesuatu yang baik dan melestarikan hal tersebut bukan sesuatu yang mudah untuk dilaksanakan, salah satunya semangat untuk melestarikan perilaku atau semangat kegotongroyongan di tengah masyarakat. Berikut ini akan disajikan sejumlah kendala yang dihadapi terkait dengan perilaku gotong royong yang ada di tengah masyarakat.

Terdapat anggapan bahwa gotong-royong yang dimiliki bangsa ini hanya bersifat aman dan menguntungkan bersama. Sementara gotong-royong yang susah bersama adalah sesuatu yang sulit diperoleh. Gotong-royong yang dimiliki bangsa ini adalah gotong-royong yang harus mempunyai feed back.

Adanya trend mengenai peningkatan intensitas jumlah kasus konflik/ kekerasan yang bernuansa agama dari tahun 2009 hingga 2012 menjadi catatan sendiri. Perlu dipahami bahwa adanya konflik berbasis keagamaan ini akan menjadi ancaman serius dimasa mendatang bagi keutuhan bangsa Indonesia.

Nilai-nilai karakter gotong royong yang dikembangkan di sekolah belum terjabarkan secara menyeluruh, sehingga berdampak pada pemahaman setengah yang dimiliki siswa mengenai perilaku gotong royong tersebut.

Kurangnya pemahaman pihak masyarakat bahwa saat ini tidak relevan ketika harus menggunakan prinsip gotong royong, sehingga pemahaman seperti ini akan dianggap sama dan tidak ada kesalahan di dalamnya.

Demikian sejumlah yang mungkin akan dapat dikaji ulang terkait dengan semakin memudarnya semangat gotong royong di masyarakat.

Azas Kegotong Royongan

Sekarang mari kita lihat pengamalan azas gotong  royong dalam berbagai kehidupan! Perwujudan partisipasi rakyat dalam reformasi merupakan pengabdian dan kesetiaan masyarakat terhadap program reformasi yang mana senantiasa berbicara, bergotong royong dalam kebersamaan melakukan suatu pekerjaan.

Sikap gotong royong memang sudah menjadi kepribadian bangsa Indonesia yang harus benar-benar dijaga dan dipelihara, akan tetapi arus kemajuan ilmu dan teknologi ternyata membawa pengaruh yang cukup besar terhadap sikap dan kepribadian suatu bangsa, serta selalu diikuti oleh perubahan tatanan nilai dan norma yang berlaku dalam suatu masyarakat.

Adapun nilai-nilai gotong royong yang telah menjadi bagian dari kebudayaan bangsa Indonesia, tentu tidak akan lepas dari pengaruh tersebut. Namun syukurlah bahwa sistem budaya kita dilandasi oleh nilai-nilai keagamaan yang merupakan benteng kokoh dalam menghadapi arus perubahan jaman.

Untuk dapat meningkatkan pengamalan azas kegotongroyongan dalam berbagai kehidupan perlu membahas latar belakang dan alasan pentingnya bergotong rotong yaitu:

Bahwa manusia membutuhkan sesamanya dalam mencapai kesejahteraan baik jasmani maupun rohani.
Manusia baru berarti dalam kehidupannya apabila ia berada dalam kehidupan sesamanya.
Manusia sebagai mahluk berbudi luhur memiliki rasa saling mencintai, mengasihidan tenggang rasa terhadap sesamanya.

Dasar keimanan dan ketaqwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa mengharuskan setiap manusia untuk bekerjasama, bergotong royong dalam mencapai kesehjahteraan hidupnya baik di dunia maupun di akhirat.
Usaha yang dilakukan secara gotong royong akan menjadikan suatu kegiatan terasa lebih ringan, mudah dan lancar.

Faktor Pendorong Gotong – royong

  • manusia sebagai makhluk sosial.
  • Keikhlasan berpartisipasi dan kebersamaan/persatuan.
  • Adanya kesadaran saling membantu dan mengutamakan kepentingan bersama/umum.
  • Peningkatan/pemenuhan kesejahteraan.
  • Usahaha penyesuaian dan integrasi/penyatuan kepentingan sendiri dengan kepentingan bersama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *