Apa ciri-ciri penting dari meristem?

Sel-sel jaringan meristematik belum matang dan berada dalam keadaan aktif membelah. Sel-sel biasanya dikemas rapat tanpa ruang antar sel. Bentuk sel meristematik bervariasi. Mereka mungkin berbentuk oval, bulat poligonal atau persegi panjang. Inklusi sel akan berada dalam ­tahap prekursor mereka. Nuklei sangat menonjol. Bidang pembelahan dalam sel bervariasi. Ini mungkin periklinal (sejajar dengan permukaan) atau antiklinal (tegak lurus dengan permukaan).

Klasifikasi meristem:

Ada sistem klasifikasi yang berbeda ­berdasarkan kriteria yang berbeda, seperti asal, lokasi, fungsi, dll. Beberapa jenis klasifikasi penting diberikan di bawah ini:

  1. Meristem berdasarkan tahapan metode pengembangannya:

Berdasarkan tahap perkembangannya, meristem dapat diklasifikasikan menjadi promeristem dan meristem marjinal.

Promeristem merupakan wilayah pertumbuhan baru dalam tubuh tanaman, di mana fondasi organ baru dimulai. Promeristem juga dikenal sebagai meristem embrionik, meristem primordial atau Urmeristem. Secara struktural wilayah promeristem terdiri dari inisial dan turunannya. Sel-selnya memiliki dinding sel yang tipis, nukleus yang menonjol, cytpolasme vokuolat padat atau non vakuolat. Pit berada dalam tahap awal pengembangannya. Ketika sel-sel promeristem mulai berdiferensiasi, mereka dapat dikatakan telah kehilangan karakter promeristem.

Meristem marjinal umumnya memunculkan jaringan korteks, epidermis dll. Berdasarkan bidang pembelahan, mereka dapat diklasifikasikan lebih lanjut menjadi meristem massa, meristem pelat, dan meristem tulang rusuk.

  1. Meristem berdasarkan asalnya:

Berdasarkan sejarah sel inisiasi meristem diklasifikasikan menjadi meristem primer dan sekunder. Meristem primer ­membentuk bagian fundamental. Mereka terdiri dari bagian dari promeristem. Terutama meristem primer terletak di apeks organ tanaman.

Meristem sekunder selalu muncul di akhir ontogeni tanaman. Mereka berasal dari jaringan permanen. Dalam posisinya, mereka selalu menyamping.

  1. Meristem berdasarkan letaknya pada tubuh tumbuhan:

Menurut lokasinya, ada tiga jenis meristem, yaitu interkalar apikal dan lat ­eral.

Meristem Apikal:

Seperti namanya, terletak di pucuk pucuk, akar, dan organ lainnya. Mereka merupakan titik tumbuh tanaman. Pertumbuhan panjang tanaman dan organ tanaman disebabkan oleh meristem apikal. Meristem Kalangan mewakili bagian meristem apikal yang terpisah f yang dipisahkan karena pertumbuhan suatu organ. Meristem interkalar selalu internodal. Pada tahap awal perkembangan tumbuhan, seluruh atau sebagian ruas bersifat meristematik.

Selanjutnya sebagian darinya menjadi matang, akibatnya ditemukan bercak-bercak meristem yang tertanam dalam jaringan permanen. Meristem lateral hadir di sepanjang sisi batang. Sel-sel membelah hanya dalam satu bidang dan menambah ketebalan jaringan. Contoh khas dari meristem lateral adalah kambium vaskular Kambium vaskular menghasilkan Xylem dan Floem sekunder sehingga menghasilkan pertumbuhan sekunder.

  1. Meristem berdasarkan fungsinya :

Menurut fungsi yang dilakukan oleh turunan meristem, mereka dapat diklasifikasikan menjadi protoderm, prokambium, dan meristem dasar. Klasifikasi ini diusulkan oleh Haberlandt pada akhir abad ke-19. Protoderm berkembang menjadi epidermis ­mis. Prokambium memunculkan jaringan vaskular primer dan meristem dasar tipis dan isodiametrik. Mereka memunculkan hipodermis, endoder dan pericycle.

Related Posts