Apa itu Akses Nirkabel Broadband?

Teknologi Broadband Wireless Access (BWA) menyediakan akses data broadband melalui sarana nirkabel ke konsumen dan pasar bisnis.

Contoh BWA yang paling umum adalah LAN Nirkabel, tetapi upaya terus dilakukan secara intensif untuk memberikan akses jaringan broadband di mana-mana dengan menerapkan teknologi radio yang memadai seperti Jaringan Area Metropolitan, 3G dan LAN Nirkabel yang bahkan dapat digabungkan dalam satu perangkat tunggal untuk memastikan kelancaran pengoperasian.

Broadband Wireless Access juga merupakan pilihan yang menarik bagi Operator di daerah yang tidak memiliki jaringan akses kabel. Penghematan dalam kecepatan penerapan dan biaya pemasangan akan memastikan minat terhadap Standar BWA terus berlanjut.

Teknologi akses broadband nirkabel mengacu pada layanan akses nirkabel berkecepatan tinggi yang dapat digunakan bisnis untuk membangun jaringan area metropolitan atau mendapatkan akses Internet. Layanan nirkabel ini menggantikan sirkuit TDM tradisional.

Sistem akses nirkabel biasanya dimiliki oleh penyedia layanan yang beroperasi di wilayah metropolitan. Layanan termasuk akses Internet untuk bisnis, MTU (unit multitenant), dan rumah, serta penghubung LAN pribadi di area metro. LAN Nirkabel mencakup jaringan nirkabel perusahaan di mana perusahaan memiliki dan mengelola sistem nirkabel yang digunakan untuk menghubungkan pengguna dan sistemnya. Bahkan jangkauan yang lebih pendek daripada LAN nirkabel adalah PAN nirkabel (jaringan area pribadi) yang memungkinkan pengguna terdekat membuat jaringan spontan.

Sistem akses broadband nirkabel memiliki kecepatan data yang relatif tinggi dan pelanggan target seringkali adalah seluruh perusahaan daripada pelanggan individu. Sistem nirkabel broadband dapat menyediakan bandwidth yang melebihi DSL dan teknologi jaringan kabel. Selain itu, lalu lintasnya adalah data, meskipun beberapa sistem nirkabel tidak bergerak menggunakan spektrum yang awalnya ditujukan untuk pengiriman TV kabel satu arah.

Keuntungan dari sistem nirkabel sudah jelas: tidak perlu memasang kabel atau mengandalkan infrastruktur tembaga yang ada yang mungkin tidak memadai karena berbagai alasan. International Data Corporation memperkirakan bahwa kurang dari 10 persen gedung perkantoran di Amerika Serikat dapat dijangkau oleh kabel fiber. Oleh karena itu, teknologi akses nirkabel harus menawarkan peluang pasar yang besar.

India dan Akses Nirkabel Broadband

Survei Ekonomi India untuk 2010-11 menyebut pengenalan teknologi generasi ketiga (3G) dan broadband wireless access (BWA) sebagai garis depan utama pertumbuhan industri telekomunikasi. Lima tahun terakhir telah menjadi transformasional bagi industri telekomunikasi India; beberapa tahun ke depan terlihat lebih seru. Salah satu perbatasan baru utama adalah teknologi 3G, kata laporan tahunan yang diajukan oleh Menteri Keuangan Pranab Mukherjee di Lok Sabha.

Lelang spektrum 3G dan BWA telah berhasil dilaksanakan. Ini akan mendorong perluasan layanan nirkabel lebih lanjut. Mempertimbangkan pertumbuhan telekomunikasi nirkabel, survei tersebut juga mengatakan ada peluang bagus bagi investor domestik dan asing di sektor manufaktur juga.

Saat ini, sebagian besar peralatan inti nirkabel diimpor dan terdapat potensi besar untuk memproduksi barang-barang tersebut di dalam negeri. Produksi peralatan telekomunikasi dalam nilai meningkat dari Rs.48, 800 crore selama 2008-09 menjadi Rs.51, 000 crore selama 2009-10. Nilai peralatan telekomunikasi, termasuk peralatan pelanggan yang diproduksi selama 2010-11, diperkirakan sekitar Rs.53,500 crore. Ekspor peralatan telekomunikasi juga meningkat dari Rs.11.000 crore pada tahun 2008-09 menjadi Rs.13.500 crore selama tahun 2009-10 dan diperkirakan akan meningkat menjadi Rs.14.000 crore pada tahun 2010-11.

Survei tersebut juga menyebutkan masih ada sekitar 62.443 desa yang belum terjangkau yang juga akan diberikan fasilitas telepon umum desa dengan dukungan subsidi dari dana kewajiban pelayanan universal. Basis total pelanggan telepon meningkat menjadi 764,77 juta pada akhir November 2010 dibandingkan 76,54 juta pada tahun 2004.

Sedangkan sambungan telepon nirkabel memberikan kontribusi pertumbuhan karena jumlahnya meningkat dari 35,62 juta pada Maret 2004 menjadi 729,58 juta pada akhir November 2010. Sambungan kabel telah menunjukkan penurunan dari 40,92 juta pada tahun 2004 menjadi 35,19 juta pada November 2010.

Related Posts