Apa itu pencemaran lingkungan?

Menurut Kamus berarti lingkungan adalah rangkaian lengkap kondisi eksternal di mana suatu organisme hidup- termasuk faktor fisik, kimia dan biologis. Seperti suhu, cahaya, serta ketersediaan makanan dan air. Pencemaran yang secara harfiah berarti membuat atau membuat tidak bersih adalah perubahan yang tidak diinginkan pada sifat fisik, kimia dan biologi dari tanah, udara dan air yang secara merugikan mempengaruhi kehidupan manusia atau spesies yang diinginkan.

Polutan terjadi secara alami maupun karena aktivitas manusia. Belerang dari letusan gunung berapi, bahan radioaktif di alam, hidrokarbon di atmosfer adalah polutan alami tetapi efeknya tidak sedrastis polutan buatan manusia. Dengan meningkatnya populasi, industrialisasi yang cepat dan tidak terencana, urbanisasi dan penggundulan hutan, pencemaran lingkungan telah menjadi masalah besar. Pada dasarnya ada lima jenis pencemaran lingkungan:

(i) Polusi Udara:

Menurut WHO polusi udara didefinisikan sebagai adanya bahan-bahan di udara yang berbahaya bagi manusia dan lingkungannya. Ada berbagai sumber pencemaran udara seperti (a) Polutan industri yang dilepaskan ke udara dari unit industri dan pembangkit listrik yaitu sulfur dioksida, karbon dioksida, karbon monoksida, dinitrogen oksida, b) polutan domestik misalnya bahan bakar fosil yang dibakar oleh manusia, ( c) Gas buang mobil atau emisi kendaraan. Polutan udara ini menyebabkan efek buruk pada keanekaragaman hayati dan kesehatan manusia. Misalnya-karbon monoksida memiliki afinitas dengan hemoglobin. Memasuki aliran darah dan menggantikan oksigen dari darah.

Suspended Particulate Matter (SPM) seperti lima partikel debu, debu asbes yang dipancarkan dari unit industri menyebabkan kerusakan paru-paru. Timbal polutan lain menyebabkan gangguan saraf dan kerusakan otak.

(ii) Polusi Air:

Air adalah fasilitas dasar kehidupan lainnya. Selama bertahun-tahun telah tercemar secara luas karena limbah rumah tangga, limbah industri, dan bahan kimia pertanian.

Bahaya kesehatan yang disebabkan oleh pencemaran air adalah (i) penyebaran penyakit menular seperti kolera, penyakit kuning, disentri, tipus, gastroenteritis dll. (ii) Merkuri, timbal seng seperti logam yang dibuang oleh unit industri di sumber air adalah penyebab gangguan saraf ( iii) pelepasan zat warna oleh unit industri ke dalam sumber daya air mengakibatkan penggunaan zat warna tersebut oleh manusia dan hewan peliharaan yang menyebabkan malapetaka pada proses biologis.

(iii) Polusi Tanah:

Pertambahan jumlah penduduk di perkotaan akibat urbanisasi, industrialisasi mengakibatkan pembuangan limbah di lahan yang luas. Tanah juga tercemar oleh limbah padat dan cair oleh pabrik kertas dan pulp, kilang minyak, pembangkit listrik, dll. Penggunaan pupuk, pestisida, herbisida, dan insektisida untuk meningkatkan produktivitas pertanian mengakibatkan polusi tanah.

(iv) Polusi Radiasi:

Orang-orang di semua lapisan masyarakat telah terluka. Iradiasi menghasilkan zat kimia yang sangat reaktif dalam sel dan kromosom. Itu juga dapat mengubah materi genetik. Seberkas radiasi bertindak seperti peluru, saat mengenai gen. Itu membuat lubang di dalamnya dan menyebabkan mutasi pada gen. Jadi, itu adalah sumber dari berbagai kelainan genetik.

(v) Polusi Suara:

Polusi suara adalah ancaman serius lainnya terhadap lingkungan Kebisingan melebihi 90 dB menghasilkan efek buruk pada kesehatan. Tingkat yang lebih tinggi sering menyebabkan cedera permanen pada pendengaran.

Related Posts