Apa Kelebihan dan Kekurangan Metode Kuliah Pengajaran IPA?

Kelebihan dan Kekurangan Metode Perkuliahan dalam Pengajaran Ilmu Pengetahuan adalah sebagai berikut:

Kelebihan Metode Kuliah

Metode ini menawarkan manfaat atau keuntungan tertentu, yang menyebutkan beberapa di antaranya adalah sebagai berikut:

sebuah. Dengan menggunakan metode ini, guru merasa sangat aman dan puas karena dapat mengikutinya tanpa banyak kesulitan.

  1. Seperti dalam metode ini, tidak diperlukan peralatan laboratorium dan bahan lain; dengan demikian, ditemukan sangat ekonomis oleh beberapa ahli dan cocok untuk sekolah bangsa kita, dimana masalah kekurangan sumber daya umumnya dihadapi.
  2. Dengan metode ini, guru dapat membahas silabus yang panjang dalam waktu singkat.
  3. Dengan memanfaatkan metode ini, guru dapat menyimpan urutan logis mata pelajaran dengan baik. Pelajaran berkembang terus menerus karena guru merencanakan kuliah terlebih dahulu, yang terbukti menjadi fakta penting bahwa lebih sedikit waktu yang diperlukan untuk mengatur kuliah tersebut.
  4. Metode ini tidak menyebabkan pemborosan waktu dan uang dalam bentuk apapun karena tidak ada partisipasi siswa dalam proses pengajaran.
  5. Kuliah yang disampaikan oleh guru yang berkualitas dan mampu memiliki nilai inspiratif yang tinggi. Sebagai hasil dari informasi yang diberikan melalui ceramah, biasanya ditemukan bahwa tingkat motivasi dan kepercayaan diri siswa meningkat cukup tinggi.

Kelemahan Metode Kuliah

Metode ini memiliki keterbatasan tertentu, diantaranya adalah sebagai berikut:

sebuah. Dalam metode ini, tidak ada tempat yang disediakan untuk kerja percobaan akibatnya daya pengamatan yang ditemukan pada siswa mengalami stagnasi.

  1. Melalui metode ini, siswa siap menerima informasi dari guru, sehingga mereka tidak terdorong untuk memanjakan diri dalam proses berpikir mandiri dan eksplorasi diri. Dengan demikian, dengan metode ini, tujuan untuk mendapatkan perkembangan siswa secara menyeluruh tidak dapat dicapai dengan cara apapun.
  2. Secara umum terlihat bahwa setengah dari siswa yang hadir di kelas tidak memperhatikan informasi yang diberikan oleh guru. Dengan demikian, ceramah yang disampaikan oleh guru terbukti hanya membuang-buang waktu dan tenaga dan tidak ada manfaat yang diperoleh siswa melalui metode ini.
  3. Kadang-kadang siswa memahami informasi yang diberikan oleh guru untuk waktu yang singkat, tetapi karena diberikan secara lisan, kemudian melupakannya setelah beberapa waktu. Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa informasi yang diperoleh melalui metode tersebut tidak bersifat permanen dan kemungkinan siswa untuk melupakannya lebih besar.
  4. Metode ini sama sekali tidak membantu menanamkan sikap ilmiah dan pelatihan metode ilmiah di kalangan siswa, akibatnya tujuan penting pengajaran sains tidak dapat dipenuhi dengan sukses dan semua upaya guru akan terbukti membuang-buang waktu. .

Kapan Menggunakan:

Metode ini harus digunakan oleh guru ketika jumlah siswa di kelas lebih banyak dan tidak tersedianya berbagai bahan dan peralatan ilmiah yang memadai di sekolah atau lembaga. Metode ini merupakan satu-satunya alternatif dalam situasi di mana jumlah siswa dalam suatu kelas besar.

Hal ini juga berguna dalam situasi di mana ada sejumlah periode yang tersedia pada tabel waktu untuk mencakup keseluruhan silabus. Namun, dapat dikatakan bahwa metode ini tidak cocok untuk pengajaran IPA di kelas sekolah dasar dan menengah dan harus digunakan oleh guru yang mampu yang dapat memodifikasinya dengan mencampurkannya dengan berbagai metode pengajaran praktis.

Related Posts