Apa yang dimaksud DevOps [glosarium teknologi informasi]

DevOps :

DevOps menggabungkan kata “pengembangan” dan “operasi.” Ini mencakup pengembang dan personel operasi TI dalam suatu organisasi.

Tujuan integrasi DevOps adalah untuk meningkatkan kolaborasi antara tim pengembangan dan operasi. Manajer operasi, misalnya, dapat meminta pembaruan aplikasi web dari pengembang. Agar pembaruan berhasil, tim operasi harus secara akurat menjelaskan semua fitur pembaruan yang diperlukan. Tim pengembangan kemudian dapat mengimplementasikan pembaruan dan mengujinya secara internal sebelum merilisnya ke tim operasi untuk produksi.

Jika bug ditemukan di situs web langsung atau program perangkat lunak , tim operasi dapat mengirimkan informasi tersebut ke tim pengembangan sehingga teknisi dapat meninjau dan memperbaiki kesalahan tersebut. Menyiapkan alur kerja yang terstruktur dan efisien untuk meminta, menerapkan, dan memublikasikan pembaruan dapat membantu perusahaan merilis perbaikan bug dengan cepat dan efisien.

Proses DevOps untuk pembaruan perangkat lunak mungkin mencakup langkah-langkah berikut:

  1. Menerima dan memproses umpan balik pengguna (Operasi)
  2. Merancang pembaruan (Operasi dan Pengembangan)
  3. Mengkodekan dan mengimplementasikan pembaruan (Pengembangan)
  4. Menguji pembaruan secara internal (Pengembangan)
  5. Memublikasikan pembaruan ke produksi (Operasi)
  6. Menguji pembaruan langsung (Operasi dan Pengembangan)

Langkah-langkah di atas hanyalah salah satu contoh bagaimana proses DevOps dapat berlangsung. Tidak ada serangkaian langkah khusus yang harus diikuti oleh perusahaan. Perusahaan kecil, misalnya, mungkin memiliki langkah yang lebih sedikit dan lebih banyak tumpang tindih antar divisi daripada perusahaan besar. Tujuan akhir DevOps, terlepas dari ukuran perusahaan, adalah untuk menghasilkan perangkat lunak yang andal dalam waktu sesingkat mungkin.

Cara untuk meningkatkan alur kerja DevOps meliputi:

  1. Menciptakan lingkungan pengujian dan produksi yang identik
  2. Mengotomatiskan pengujian perangkat lunak, seperti pengujian unit
  3. Merancang perangkat lunak yang mudah diskalakan
  4. Menggunakan kontrol versi untuk melacak perubahan

CATATAN: “Pengelola DevOps” adalah posisi yang relatif baru di bidang teknologi informasi. Peran manajer DevOps adalah untuk mengawasi tim pengembangan dan operasi, membantu mereka berkomunikasi dan bekerja sama secara efektif.

Related Posts