Apa yang dimaksud Kemandirian

Kemandirian, juga dikenal sebagai swasembada, adalah cara hidup di mana seseorang bertanggung jawab untuk memperoleh semua aset ekonomi yang diperlukan melalui pengelolaannya sendiri. Dengan cara ini, setiap kebutuhan untuk bertahan hidup akan tetap berada di tangan individu itu sendiri, menolak bantuan eksternal apa pun. Hal ini sering dilihat sebagai ekspresi tertinggi dari otonomi pribadi dan kemandirian individu. Bahkan ada yang memilih menjadi produsen/konsumen, yaitu mereka akan bertugas membuat atau memperoleh setiap input yang akan mereka gunakan dalam kehidupan sehari-hari. Gaya ini telah dipopulerkan sejak tahun 1960-an, ketika generasi hippie menganjurkan masyarakat di mana konsumen menjadi produsen.

Praktik ini tidak hanya dimulai oleh orang-orang yang sepenuhnya terkait dengan kehidupan alternatif . Beberapa komunitas, mengamati keuntungan yang dapat mereka bawa ke kehidupan dan kesejahteraan umum mereka, memutuskan untuk mengembangkan proyek untuk berkolaborasi dengan lingkungan dan yang tidak mengganggu rutinitas mereka. Sementara beberapa memutuskan untuk sepenuhnya memasukkan caral swasembada, yang lain lebih memilih untuk mengambilnya sebagian, membayangkan bentuk energi atau listrik yang berkelanjutan, produksi makanan, atau hanya mendapatkan uang tanpa manajemen orang lain.

Pemerintah beberapa negara, ketika mereka berada di masa perang, memutuskan untuk memiliki ekonomi autarki atau swasembada, di mana tidak ada jenis produk yang berasal dari luar negeri yang diterima. Hal ini dicapai melalui pemberlakuan berbagai undang-undang atau peraturan untuk perdagangan, sehingga mempersulit input yang diproduksi di negara tetangga untuk masuk. Dalam hal ini, keinginan untuk swasembada menang, di samping penolakan terus-menerus terhadap bantuan yang datang dari negara lain.

Mengadakan

Penolakan

Mengharapkan

7 ️

Related Posts