Apa yang dimaksud Perencanaan kota

Kata urbanisme berasal dari kata latin “urbus” yang berarti kota. Urbanisme mengkhususkan diri dalam studi, perencanaan dan penataan kota ; menggunakan geografi perkotaan sebagai instrumen fundamental, mencari pemahaman yang lebih besar tentang prosedur perkotaan, untuk merencanakan partisipasi dalam kualifikasi ruang. Kompleksitas sebuah kota juga menyiratkan kompleksitas perencanaan kota karena difokuskan melalui nuansa yang berbeda, misalnya bentuk dan penataan kota, di samping dinamika kegiatan ekonomi, lingkungan dan sosial yang berlangsung di dalamnya. .

Dengan demikian, jika perencanaan kota lebih ditujukan pada bentuk dan penataan kota, maka akan menghadapi pendekatan yang lebih arsitektural, sebaliknya jika kajiannya berfokus pada dinamika kegiatan ekonomi, lingkungan, dan sosial yang berlangsung di kota. itu. , studi akan condong ke arah sosial.

Secara historis dikatakan bahwa urbanisme muncul sebagai akibat dari pendirian kota-kota , yang bertanggung jawab atas Romawi pada masa kekaisaran. Bangsa Romawi mengambil caral sebuah kota dan kemudian menanamkannya di setiap wilayah yang mereka taklukkan. Pada dasarnya dalam caral kota ini, harus selalu ada tempat untuk alun-alun , dan di mana jalan-jalan harus dirancang dalam alun-alun yang sejajar dengan cara yang teratur. Jauh kemudian, kota jenis ini akan menyebar ke seluruh Eropa, bahkan sampai ke Amerika.

Saat ini, urbanisme berkaitan dengan ilmu-ilmu lain seperti arsitektur , teknik sipil, geografi, sosiologi , sejarah, ilmu politik. Bahkan, untuk waktu yang lama, perencanaan kota telah diajarkan di universitas sebagai disiplin ilmu yang independen dari profesi lain, ada lebih dari 100 universitas yang menawarkan gelar sarjana dalam perencanaan kota, teknik kota, perencanaan kota, topografi kota, dan lain-lain.

Desain perkotaan mencakup unsur teknis, ekonomi, sosial , politik, hukum dan lingkungan, yang akan bertanggung jawab untuk mendefinisikan proyek kota.

Saat ini hal yang paling inovatif adalah desain kota berkelanjutan , yang mencakup energi terbarukan , dan ditujukan untuk melestarikan lingkungan.

Penting untuk dicatat bahwa sejak tahun 1949, setiap tanggal 8 November diperingati sebagai Hari Perencanaan Kota Sedunia (dideklarasikan oleh Organisasi Perserikatan Bangsa-Bangsa PBB), di mana ia berupaya untuk menciptakan kesadaran tentang pentingnya perencanaan kota yang baik, dengan ruang hijau yang cukup yang dapat berkontribusi hingga terciptanya lingkungan yang sehat bagi masyarakat yang akan tinggal di sana.

Dasar

Sosial

Kota

3 ️

Related Posts