Apa yang dimaksud Roh

Apa yang dimaksud Roh

Kita berbicara tentang roh ke bagian non-jasmani dari makhluk, itu adalah abstrak, itu adalah bagian dari tubuh manusia yang merasakan dan berpikir, yaitu, di situlah emosi dan perasaan berada serta intelektualitas seorang orang. Itu juga dianggap sebagai spektrum manusia ketika dia mati, itu adalah esensi vital dan primernya, apa yang disebut jiwa manusia, yang kebetulan milik makhluk gaib yang berkehendak bebas.

Dikatakan bahwa dari semangat datang kekuatan, keberanian dan keberanian untuk bertindak, di mana tidak ada batasan atau ruang untuk ketakutan dan itu melatih kemauan yang berani untuk mengatasi kesulitan. Ini adalah segel dari beberapa keyakinan atau kepercayaan, pada moto beberapa institusi yang mengakuinya sebagai identitasnya, rasa penghargaan yang mendalam yang diberikan untuk apa yang membuat Anda merasa, seperti penghargaan dan nilai dari beberapa nilai. yang mewakili mereka; seperti rasa hormat yang mendalam dan reputasi yang mendahului mereka atas sesuatu atau seseorang, untuk pekerjaan mereka, seperti komunitas yang dalam manifestasinya terhadap masyarakat umum mencirikan mereka sebagai esensi yang paling representatif. Sikap orang juga disebut deskriptif; sebagai roh kontradiktif yang tidak setuju dengan apa pun, atau memberontak melawan perintah atau aturan yang melakukan sebaliknya.

Ini adalah kata yang berasal dari bahasa Latin Spiritus yang mengacu pada nafas, udara, yang merupakan turunan dari kata tiupan atau embusan yang termasuk dalam keluarga kata embusan secara etimologis. Roh Kudus dalam Kekristenan sebagai pribadi spiritual ketiga yang sama pentingnya dalam Trinitas , menganggapnya sebagai bagian mendasar yang terdiri dari Allah Bapa, Anak Yesus dan Roh Kudus. Sifat ruh adalah salah satu dimensi sentral yang mengkodekan dan mensistematisasikan informasi. Dimensi psikologis yaitu kecerdasan rasional yang berinteraksi dengan kecerdasan emosional yang menjadi pikiran sadar dan dimensi metafisika yang mencapai integrasi suatu sistem dan penerimaan sebagai respons terhadap Wujud, dan bagaimana ia dikondisikan dan diberikan konsepsi kepada dunia atau terhadap diri.

Gereja

Jiwa

Orang

3 ️

Related Posts