Apa yang dimaksud Social Media [glosarium teknologi informasi]

Social Media :

Media sosial adalah kumpulan komunitas berbasis internet yang memungkinkan pengguna untuk berinteraksi satu sama lain secara online . Ini termasuk forum web , wiki , dan situs web konten buatan pengguna ( UGC ). Namun, istilah ini paling sering digunakan untuk menggambarkan situs jejaring sosial populer , yang meliputi:

  1. Facebook – komunitas online yang memungkinkan pengguna individu untuk membuat profil pribadi, berbagi foto dan video, dan memposting di halaman profil satu sama lain, atau “Garis Waktu”.
  2. Twitter – layanan Internet yang memungkinkan orang untuk mempublikasikan pembaruan cepat dan melihat posting atau “ tweet ” dari pengguna lain yang mereka ikuti secara real-time .
  3. LinkedIn – situs web jaringan profesional yang memungkinkan pengguna membuat profil, memposting resume, dan berkomunikasi dengan profesional dan pencari kerja lainnya.
  4. Pinterest – komunitas online yang memungkinkan pengguna untuk berbagi ide dan foto dengan orang lain dengan “menyematkan” item dan mendeskripsikannya di halaman profil mereka.

Media sosial menjadi populer setelah munculnya Web 2.0 , kumpulan teknologi berbasis web yang digunakan untuk membuat situs web lebih dinamis dan memungkinkan interaksi pengguna yang lebih besar. Sejak itu didorong oleh meningkatnya penggunaan perangkat seluler, seperti tablet dan smartphone , yang biasanya digunakan untuk mengakses layanan media sosial. Faktanya, sebagian besar situs web media sosial juga menyediakan aplikasi khusus yang memudahkan untuk melihat dan memposting pembaruan saat dalam perjalanan.

Pertumbuhan media sosial juga telah melahirkan industri baru lainnya, yang disebut pemasaran media sosial. Ini mengacu pada metode promosi yang berfokus pada media sosial daripada outlet iklan tradisional. Tujuan pemasaran media sosial adalah untuk meningkatkan kesadaran akan produk atau layanan dengan mendorong pengguna untuk menyukai, membagikan, merekomendasikan, atau memberi +1 pada produk atau layanan. Misalnya, frasa seperti “Suka kita di Facebook” atau “Ikuti kita di Twitter” mendorong pengguna untuk mempromosikan produk atau layanan secara online.

Related Posts