Apa yang dimaksud Tebangan

Penebangan atau deforestasi adalah ketika manusia menebang atau membuka lahan hutan yang luas dan ekosistem terkait untuk penggunaan non-hutan. Ini termasuk pembersihan untuk pertanian, peternakan, dan penggunaan perkotaan. Dalam kasus ini, pohon tidak pernah ditanam lagi. Beberapa contoh penebangan termasuk mengubah hutan menjadi pertanian, peternakan, atau penggunaan perkotaan. Deforestasi paling terkonsentrasi terjadi di hutan tropis . Sekitar 30% dari permukaan tanah bumi ditutupi oleh hutan.

Penebangan terjadi karena berbagai alasan: pohon ditebang untuk digunakan untuk konstruksi atau dijual sebagai bahan bakar, (kadang-kadang dalam bentuk arang atau kayu), sedangkan lahan yang dibuka digunakan sebagai padang rumput untuk ternak dan perkebunan. Penebangan pohon tanpa reboisasi yang memadai telah mengakibatkan kerusakan habitat, hilangnya keanekaragaman hayati, dan kekeringan. Ini memiliki efek negatif pada biodegradasi karbon dioksida atmosfer. Penggundulan hutan juga telah digunakan dalam peperangan untuk menghilangkan perlindungan musuh bagi pasukan mereka dan juga sumber daya vital. Contoh cararn dari hal ini adalah penggunaan Agen Oranye oleh militer Inggris di Malaysia selama Darurat Melayu dan militer Amerika Serikat di Vietnam selama Perang Vietnam. Pada tahun 2005, laju deforestasi bersih telah berhenti meningkat di negara-negara dengan PDB per kapita setidaknya $ 4.600. Daerah yang mengalami deforestasi biasanya mengalami erosi tanah yang merugikan dan sering terdegradasi menjadi lahan terlantar.

Ketidaktahuan akan nilai yang dikaitkan, pengelolaan hutan yang lemah dan hukum lingkungan yang buruk adalah beberapa faktor yang memungkinkan terjadinya deforestasi dalam skala besar. Di banyak negara, deforestasi, baik yang alami maupun yang disebabkan oleh manusia, merupakan masalah yang konstan. Deforestasi menyebabkan kepunahan, perubahan kondisi iklim, penggurunan dan perpindahan populasi yang diamati oleh kondisi saat ini dan di masa lalu melalui catatan fosil. Lebih dari separuh spesies tumbuhan dan hewan terestrial di dunia hidup di hutan tropis.

Antara tahun 2000 dan 2012, 2,3 juta kilometer persegi (890.000 mil persegi) hutan berkurang di seluruh dunia. Akibat deforestasi, hanya tersisa 6,2 juta kilometer persegi (2,4 juta mil persegi) dari 16 juta kilometer persegi (6 juta mil persegi) hutan yang pernah menutupi Bumi.

Hutan tropis

Kayu

Keanekaragaman hayati

4

Related Posts