Pengertian Wilayah Formal dan Fungsional Beserta Contohnya

Pengertian Wilayah Formal dan Fungsional Beserta Contohnya – Wilayah adalah suatu daerah yang memiliki ciri tertentu. Misalnya, kegiatan ekonomi, pola pertanian, iklim, dan tumbuhan asli.

Wilayah didefinisikan sebagai bagian dari permukaan bumi dengan satu atau banyak karakteristik serupa yang membuatnya unik dari daerah lain, seperti budaya, ekonomi, topografi, iklim, politik dan faktor lingkungan seperti spesies flora dan fauna yang berbeda.

Wilayah dibedakan menjadi dua macam, yaitu wilayah formal dan wilayah fungsional.

Pengertian Wilayah Formal

Wilayah formal adalah kawasan yang homogen. Wilayah formal dicirikan oleh sesuatu yang dimiliki atau melekat pada manusia dan alam secara umum, seperti bahasa tertentu yang digunakan penduduk.

Awalnya kriteria yang digunakan adalah kondisi fisik contohnya iklim dan topografi lalu berkembang menjadi kriteria ekonomi, misalnya industri-industri atau tipe pertanian bahkan digunakan kriteria sosial politik.

Jadi, yang dimaksud wilayah formal adalah suatu wilayah yang statis, homogen (seragam), dan pasif, misalnya wilayah desa.

Contoh Wilayah Formal

Berikut ini adalah beberapa contoh perwilayahan secara formal, yaitu:

Daerah Pertanian

Daerah pertanian adalah penamaan perwilayahan secara formal karena penamaan ini di dasarkan pada ciri-ciri tanaman dan pengolahan lahan. Tanaman yang di kembangkan umumnya tanaman pangan atau sayuran, dan pengolahan lahan dilakukan secara intensif.

Daerah Pegunungan

Daerah pegunungan adalah penamaan perwilayahan secara formal karena penamaannya didasarkan pada ciri-ciri morfologi, yaitu suatu daerah yang memiliki ketinggian di atas 600 meter diatas permukaan laut, dan memiliki kemiringan lerengnya lebih dari 24%.

Daerah Perkotaan

Daerah perkotaan adalah penamaan perwilayahan secara formal karena penamaannya didasarkan pada ciri-ciri permukiman dan jaringan jalan. Permukiman pada umumnya padat dan tersebar secara merata. Jaringan jalan yang ada hampir tersebar di seluruh wilayah secara merata dan dapat menjangkau atau menghubungkan semua daerah yang ada di perkotaan.

Temukan Juga: Perbedaan Wilayah Formal dan Wilayah Fungsional

Pengertian Wilayah Fungsional

Wilayah fungsional adalah suatu kawasan yang difungsikan, menurut jenis dan kekhususan, suatu wilayah yang saling berhubungan satu sama lain, misalnya kota, kecamatan, dan kelurahan yang selalu berhubungan.

Jadi, wilayah fungsional adalah wilayah yang dinamis serta aktif dan selalu berubah, biasanya wilayah seperti ini terdapat di kota atau wilayah sentral.

Contoh Wilayah Fungsional

Berikut ini adalah beberapa contoh wilayah fungsional, antara lain:

Daerah Konservasi

Daerah konservasi adalah penamaan wilayah secara fungsional, karena penamaan ini di dasarkan pada fungsi atau peruntukannya bahwa daerah tersebut sebagai daerah yang harus dipertahankan fungsinya. Fungsi tersebut untuk mempertahankan tanah, air, flora, fauna, atau biodiversity. Misalnya daerah konservasi hulu sungai cimanuk yang berfungsi sebagai wilayah yang harus dipertahankan kondisi tanah dan airnya agar jika terjadi hujan aliran permukaannya terkendali, serta tidak menimbulkan erosi atau banjir.

Daerah Resapan

Daerah resapan adalah penamaan wilayah secara fungsional, karena penamaan ini di dasarkan pada fungsi daerah yang dijadikan sebagai daerah resapan air hujan. Misalnya daerah resapan bandung utara sebagai daerah resapan air hujan untuk pemenuhan air tanah di kota bandung. Contoh lain adalah daerah resapan bogor, puncak, dan cianjur sebagai daerah resapan air hujan untuk wilayah jakarta.

Zona Penyangga

Zona penyangga adalah penamaan wilayah secara fungsional, karena penamaan ini di dasarkan pada fungsi daerah tersebut sebagai penyangga bagi daerah lain. Zona ini akan dijadikan tolak ukur terhadap kerusakan daerah yang akan dilestarikan. Misalnya, hutan mangrove sebagai zona penyangga wilayah pantai dari kerusakan yang diakibatkan oleh gelombang laut. Contoh lain adalah zona Pengelolaan Hutan Bersama Masyarakat sebagai zona penyangga wilayah hutan lindung dari kerusakan oleh masyarakat.

Pengertian Biofuel

Bahan bakar hayati (bahasa Inggris: Biofuel) adalah setiap bahan bakar baik padatan, cairan ataupun gas yang dihasilkan dari bahan-bahan organik. Biofuel dapat dihasilkan secara langsung dari tanaman atau secara tidak langsung dari limbah industri, komersial, domestik atau pertanian.

Pengertian Biofuel

Biofuel atau bahan bakar hayati adalah setiap bahan bakar baik padatan, cairan ataupun gas yang dihasilkan dari bahan-bahan organik. Biofuel dapat dihasilkan secara langsung dari tanaman atau secara tidak langsung dari tanaman atau secara tidak langsung dari limbah industri, komersial, domestik atau pertanian. …

Minyak sayur dapat digunakan sebagai makanan atau bahan bakar meskipun kualitasnya rendah. Minyak sayur dapat digunakan dalam mesin diesel yang tua, yang dilengkapi dengan sistem injeksi tidak langsung, akan tetapi hanya dalam iklim yang hangat. Dalam banyak kasus, minyak sayur dapat digunakan untuk memproduksi biodiesel yang dapat digunakan kebanyakan mesin diesel bila dicampur dengan bahan bakar diesel konvens…

Inilah pengertian biogas dan biodiesel dilengkapi manfaatnya – Pada kesempatan kali ini kita akan belajar bersama-sama mengenai apa itu biogas dan biodiesel?Untuk itu mari kita baca mengenai definisi biogas dan biodiesel pada penjelasan di bawah ini.

Seperti biofuel, biodiesel, bioethanol, dan biogas. Berikut pengertian dan cakupan sumber energi terbarukan sesuai dengan kelompoknya. Pengertian Biofuel. Biofuel adalah sumber bahan bakar yang dapat berbentuk padat, cair, maupun gas yang berasal dari tumbuhan, baik secara langsung maupun dari limbah tumbuhan tersebut. Pengertian Biodiesel

Pengertian Energi Biofuel, teknologi ramah lingkungan biofuel, artikel pengertian biofuel, Jenis-jenis Biofuel, Energi bio dari limbah, Bahan bakar berbentuk cair bagi transportasi, Biofuel generasi pertama, Minyak sayur, Biodiesel, Bioalkohol, BioGas, Biofuel padat Syngas, Biofuel generasi kedua.

Biodiesel merupakan bahan bakar yang terdiri dari campuran mono–alkyl ester dari rantai panjang asam lemak, yang dipakai sebagai alternatif bagi bahan bakar dari mesin diesel dan terbuat dari sumber terbarui seperti minyak sayur atau lemak hewan.. Sebuah proses dari transesterifikasi lipid digunakan untuk mengubah minyak dasar menjadi ester yang diinginkan dan membuang asam lemak bebas.

Bahan bakar di Bumi itu banyak, salah satunya adalah biofuel. Biofuel adalah bahan bakar yang terbuat dari makhluk hidup, biasanya tanaman.. Biofuel termasuk bahan bakar yang ramah lingkungan, lo. Biofuel itu bisa dibagi menjadi beberapa jenis, yakni bioetanol, biodiesel, dan biogas.. Baca Juga : Bahan Bakar dari Daur Ulang Karbondioksida Bioetanol …

Pengertian Bahan Bakar Hayati

Bahan bakar hayati atau biofuel adalah setiap bahan bakar baik padatan, cairan ataupun gas yang dihasilkan dari bahan-bahan organik. Biofuel dapat dihasilkan secara langsung dari tanaman atau secara tidak langsung dari limbah industri, komersial, domestik atau pertanian.

Apa yang dimaksud dengan sumber daya alam (natural resources)? Secara umum, pengertian sumber daya alam adalah segala sesuatu yang bersumber dari alam yang dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan dan keberlangsungan hidup manusia.Pendapat lain mengatakan definisi sumber daya alam (SDA) adalah semua bahan atau zat seperti mineral, hutan, air, serta tanah subur yang terdapat di alam dan dapat digunakan untuk keuntungan ekonomi bagi manusia.Alam telah menyediakan berbagai sum…

Pengertian Sumber Daya Alam Hayati – Apa Itu Sumber Daya Alam ?. Pengertian Sumber Daya Alam adalah segala sesuatu yg berasal dari alam yg dapat dipakai utk memenuhi kebutuhan hidup manusia, dan yg termasuk ke dalam sumber daya alam ini sendiri bukan hanya Sumber Daya Biotik seperti Hewan, Tumbuhan, serta Mikroorganism

Sumber Daya Alam Non Hayati – Pengertian, Kekayaan Dan Contoh – Makhluk hidup dalam keseharianya pasti memerlukan berbagai kebutuhan hidup, dibumi sebagai alam yang kita tempati memiliki berbagai macam sumber daya alam yang dapat digunakan makhluk hidup dalam menunjang kebutuhan hidupnya.

Keanekaragaman Hayati Keanekaragaman Hayati – Pengertvian, Manfaat, Contoh & Upayanya – Apabila Anda mendengar kata “Keanekaragaman”, dalam pikiran anda mungkin akan terbayang kumpulan benda yang bermacam-macam, baik ukuran, warna, bentuk,

minyak tanah, minyak solar, minyak residu, dan juga bahan bakar padat yang diproses menjadi bahan bakar cair seperti minyak resin dan bahan bakar sintetis. Untuk bahan bakar gas non-alamiah misalnya gas rengkah (atau cracking gas) dan “producer gas”. Sumber bahan bakar hayati Contohnya: Biodiesel

Biofuel atau bahan bakar hayati adalah setiap bahan bakar baik padatan, cairan ataupun gas yang dihasilkan dari bahan-bahan organik. Biofuel dapat dihasilkan secara langsung dari tanaman atau secara tidak langsung dari tanaman atau secara tidak langsung dari …

Sumber daya alam (biasa disingkat SDA) adalah segala sesuatu yang berasal dari alam yang dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia. Yang tergolong di dalamnya tidak hanya komponen biotik, seperti hewan, tumbuhan, dan mikroorganisme, tetapi juga komponen abiotik, seperti minyak bumi, gas alam, berbagai jenis logam, air, dan tanah. Inovasi teknologi, kemajuan peradaban.

Sumber daya alam ini tidak dapat dibuat lagi. Meskipun dapat dipulihkan, biasanya memakan waktu sangat lama.Contohnya adalah minyak bumi, gas alam, dan batu bara. Bahan-bahan ini didapatkan dengan cara menggali tanah. Jumlah bahan- bahan ini tidak dapat bertambah. Jika diambil terus-menerus maka bahan- bahan ini akan habis.

Perbedaan antara bahan bakar biofuel dan fosil

Biofuel adalah salah satu sumber energi alternatif paling banyak, yang bisa digunakan untuk memenuhi kebutuhan energi kita. Karena itu, mari kita beralih ke deskripsi detail tentang bahan bakar nabati dan fosil, bagaimana keduanya berkontribusi untuk memenuhi permintaan energi kita, dan kemudian membandingkan keduanya untuk memahami perbedaan.

Salah satunya adalah bahan bakar yang dihasilkan dari tanaman atau hewan yang dikenal dengan biofuel (Baharta, 2007). Biofuel adalah setiap bahan bakar baik padatan, cairan ataupun gas yang dihasilkan dari bahan-bahan organik.Biodiesel merupakan salah satu jenis biofuel (bahan bakar cair dari pengolahan tumbuhan).

Manfaat yang utama dari biogas dan biodiesel adalah sebagai pengganti dari bahan bakar, khususnya pengganti bahan bakar fosil dan manfaat lain dari bahan bakar tersebut yaitu sangat ramah lingkungan. Itulah artikel mengenai definisi biogas dan biodiesel , jika terdapat kekurangan dalam pembahasan ini harap dilengkapi saja oleh kamu sendiri.

Apa yang dimaksud Biofuel?

Biofuel adalah istilah yang digunakan untuk merujuk pada semua bahan bakar yang dihasilkan dari biomassa, yaitu limbah dari organisme tanaman yang tersedia di lingkungan saat ini.

Komponen biofuel biasanya berasal dari minyak sayur, jagung, tebu, gandum, singkong atau singkong, kedelai atau kedelai, kayu putih, pohon palem, bunga matahari, pinus dan minyak alga.

Penggunaan awalan “bio” menyatakan bahwa bahan bakar terbarukan dan, secara teori, penggunaannya menghasilkan dampak kecil pada lingkungan, yaitu, itu mendukung konsumsi berkelanjutan.

Faktor positif dalam proses produksi biofuel adalah bahwa tanaman, selama pertumbuhannya di ladang tanaman besar, cenderung menyerap karbon dioksida dari lingkungan. Namun, pengeluaran energi untuk memproses bahan baku dalam biofuel lebih besar dari manfaatnya.

Bagaimanapun, banyak negara telah memaksa campuran biofuel dicampur dengan bahan bakar saat ini, untuk mengurangi emisi karbon dioksida, yang menyebabkan efek rumah kaca yang mempengaruhi pemanasan global.

Kami mempelajari kemungkinan bahwa biofuel dapat dihasilkan di masa depan dari selulosa, bahan sel tanaman yang tahan. Untuk ini, perlu untuk mengeksploitasi potensi ini di pohon dan rumput.

Klasifikasi Biofuel

Tergantung pada bahan baku dan proses produksinya, biofuel dapat diklasifikasikan ke dalam:

  • Biofuel generasi pertama: mereka yang bahan bakunya adalah pertanian.
  • Biofuel generasi kedua: yang menggunakan “bahan organik non-pangan”, seperti tanaman yang tidak dimaksudkan untuk makanan atau limbah minyak bekas, kulit buah, batang, serutan kayu, dll.
  • Biofuel generasi ketiga: seperti generasi sebelumnya, mereka berasal dari biomassa dan limbah, tetapi mikroalga ditambahkan ke opsi ini.

Jenis biofuel tersedia di pasaran

Biodiesel

Jenis biofuel ini dihasilkan dari minyak lobak atau canola, serta dari jarak dan kedelai.

Bioetanol

Ini adalah biofuel yang dihasilkan dari proses fermentasi alkohol dari gula yang tersedia di tebu dan produk lain yang berasal dari tumbuhan

Biopropanol atau Biobutanol

Mereka adalah biofuel yang paling jarang menyebar. Biobutanol mengacu pada butanol yang diperoleh dari biomassa, dan yang dapat digunakan sebagai bahan bakar dalam mesin bensin. Biopropanol, di sisi lain, dapat digunakan dalam mesin seperti mesin cuci, generator listrik, helikopter, dll.

Perbedaan antara biofuel dan bahan bakar fosil

Biofuel dan bahan bakar fosil berasal dari proses oksidasi bahan alami yang telah menyelesaikan siklus hidupnya.

Namun, biofuel berbeda dari bahan bakar fosil dalam dua elemen: di satu sisi, komposisinya berasal dari kerajaan tumbuhan. Di sisi lain, sementara bahan bakar fosil dihasilkan dari proses alami tetapi millenary, biofuel dibentuk dari tanaman yang tersedia saat ini, sehingga mereka dapat ditanam untuk mempertahankan produksi.

Incoming search terms:

  • apa yang di maksud dengan Biofuel dan Biomassa

Komet: Asal, Struktur dan Klasifikasi Komet

Komet adalah benda langit padat dan ditutupi oleh bahan organik yang diistirahatkan, seperti air, metana, amonia atau es kering, yang menyublimasikan menjadi energi matahari, yaitu, mereka berpindah dari keadaan padat ke gas, tanpa melalui keadaan cair.

Kata komet berasal dari bahasa Latin comēta, yang berarti “rambut”, mengacu pada bangun atau ekor yang dihasilkan dalam tubuh surgawi ini ketika mendekati Matahari.

Lintasan komet dapat berbentuk elips, parabola, atau hiperbolik, dan sebagian besar komet melakukan perjalanan secara berkala.

Ketika sebuah komet melintasi atmosfer Bumi, ia terurai menjadi beberapa fragmen, menyebabkan hujan bintang.

Asal komet

Komet memiliki dua kemungkinan asal: awan Oort dan sabuk Kuiper.

Awan Oort

Ini adalah formasi bola yang mengandung asteroid dan komet di dalamnya. Ini adalah awan hipotetis, karena belum terlihat, dan diyakini berada di batas Tata Surya. Diperkirakan bahwa komet jangka panjang berasal dari awan ini.

Sabuk Kuiper

Ini adalah seperangkat komet dan benda langit lainnya yang mengorbit Matahari, dekat planet Neptunus. Diyakini bahwa komet periode pendek datang dari sana.

Struktur komet

Sebuah komet terdiri dari lima bagian: nukleus, koma, ekor ion, debu, dan awan hidrogen.

Inti (nukleus)

Itu terdiri dari es dan batu. Dari sini muncul sisa-sisa debu komet yang nantinya akan menjadi bagian dari ekor. Itu adalah bagian paling terang dari komet.

koma

Ini adalah awan debu dan gas yang menutupi inti.

Ekor ionik

Itu terbentuk dengan ion yang dikeluarkan dari nukleus. Perpanjangannya bisa mencapai beberapa kilometer dan meskipun ada di semua komet, itu tidak selalu terlihat.

Debu

Ini dihasilkan pada saat sublimasi, ketika energi matahari melepaskan debu yang ditemukan di nukleus.

awan hidrogen

Ketika komet menyerap sinar ultraviolet, ia melepaskan hidrogen, menciptakan semacam lapisan atau awan di sekitarnya.

Klasifikasi Komet

Komet diklasifikasikan menurut ukurannya, usia komet mereka, dan periodisitas yang dengannya mereka menyelesaikan orbitnya.

Menurut ukurannya

  • 0 hingga 1,5 km: komet kerdil.
  • Dari 1,5 hingga 3 km: komet kecil.
  • Dari 3 hingga 6 km: komet sedang.
  • Dari 6 hingga 10 km: komet besar.
  • Dari 10 km hingga 50 km: komet raksasa.
  • Lebih dari 50 km: Goliath.

Menurut usia kometnya

Usia komet diukur berdasarkan orbit yang dibuatnya di sekitar Matahari dan dinyatakan dalam CY ( tahun komet )

  • Kurang dari 5 CY: komet bayi.
  • Kurang dari 30 CY: komet muda.
  • Kurang dari 70 CY: komet sedang.
  • Kurang dari 100 CY: komet tua.
  • Lebih dari 100 CY: komet methuselah .

Tergantung pada periode translasi

Gerakan translasi adalah gerakan yang dilakukan komet mengelilingi Matahari. Periode komet dapat berupa:

  • Kurang dari 20 tahun: komet jangka pendek.
  • Antara 20 dan 200 tahun: komet periode menengah.
  • Antara 200 dan 1.000.000 tahun: komet jangka panjang

Ada komet yang hanya lulus sekali dan kemudian menghilang selamanya, sehingga disebut non-periodik. Mereka ditandai dengan memiliki orbit parabola atau hiperbolik. Untuk bagian mereka, komet periodik memiliki orbit elips.

Apa yang dimaksud dengan Psikopatologi?

Psikopatologi adalah bidang kesehatan yang didedikasikan untuk mempelajari gangguan atau gejala psikologis dengan asal biologis, baik karena perubahan anatomis atau biokimia. Istilah psikopatologi juga digunakan untuk merujuk pada gejala asal psikologis.

Demikian juga, studi psikopatologi perubahan perilaku individu yang dapat menunjukkan keadaan mental yang tidak dianggap sehat.

Istilah psikopatologi berasal dari bahasa Yunani psyche (akal atau jiwa), páthos (penderitaan), logo (reasoning).

Psikopatologi, sebagai bidang studi, membutuhkan intervensi dari berbagai spesialis. Psikiater, misalnya, bertanggung jawab untuk mengidentifikasi perubahan-perubahan yang dapat dianggap sebagai gejala atau gangguan.

Di sisi lain, spesialis ilmu saraf mempelajari proses kimia yang menyebabkan gangguan psikologis atau mental. Kontribusi ini dapat menghasilkan obat baru atau lebih baik, atau dalam perspektif baru tentang fungsi otak.

Sementara itu, para psikolog bertanggung jawab untuk merespons proses mental yang mendasari gangguan, dan bagaimana mereka dapat ditangani sesuai dengan berbagai tren, seperti psikoterapi, psikoanalisis, atau terapi perilaku.

Psikopatologi dalam kedokteran

Psikopatologi menganggap gangguan psikologis atau mental sebagai jenis penyakit lain, meskipun mereka terkait dengan gangguan besar, seperti perubahan suasana hati yang dapat dialami dengan cegukan dan hipertiroidisme, misalnya.

Dalam pengertian itu, untuk cabang kesehatan ini, gejala atau gangguan psikologis dapat disebabkan oleh kegagalan fungsional (lesi otak atau perbedaan ukuran atau bentuk di beberapa daerah otak).

Mungkin juga ada kegagalan asal kimia, yaitu ketika ada ketidakseimbangan dalam pembentukan senyawa neuronal tertentu, yang diperlukan untuk fungsi otak yang tepat (serotonin, oksitosin, endorfin, antara lain).

Psikopatologi dalam psikologi

Untuk psikologi, gangguan psikopatologis tidak hanya melibatkan kegagalan fungsional atau kimia, tetapi juga menambah proses pembelajaran dan perilaku sosial yang dapat menghasilkan atau memengaruhi pembentukan pola perilaku yang dianggap tidak sehat.

Dalam pengertian ini, psikologi bertanggung jawab untuk menemukan dan mempelajari motivasi dari perilaku-perilaku ini dan menerapkan, menurut perspektif yang berbeda, suatu perlakuan yang tujuannya adalah modifikasi perilaku yang dianggap tidak sehat, atau di luar parameter normal.

apa yang dimaksud dengan kematangan?

Kedewasaan dipahami sebagai momen di mana suatu organisme telah mencapai kepenuhan perkembangannya. Dalam banyak organisme, kematangan menyiratkan bahwa waktu untuk reproduksi telah tiba, karena kondisi biologis diberikan untuk ini terjadi.

Dalam buah-buahan, kematangan adalah saat di mana mereka telah menyelesaikan seluruh fase perkembangan mereka, sehingga mereka siap untuk dipanen.

Dalam kasus manusia, tiga jenis kedewasaan dibedakan: kematangan biologis, yang sesuai dengan pubertas, kematangan emosi, dan kematangan yang dipahami sebagai tahap antara pemuda dan orang tua.

Kematangan biologis

Kedewasaan biologis dipahami sebagai fase di mana titik maksimum perkembangan fisik dan seksual tercapai.

Pada manusia, fase ini disebut masa remaja atau pubertas, dan ditandai oleh pematangan organ reproduksi, produksi gamet (sel kelamin) dan perubahan fisik mendadak (kenaikan atau penurunan berat badan, pertumbuhan yang dipercepat, perubahan hormon, dll. .

Meskipun dalam istilah biologis, pubertas merupakan awal dari fase reproduksi, norma sosial di sebagian besar budaya menyatakan bahwa belum waktunya untuk melakukannya, tetapi sampai dewasa, ketika diasumsikan bahwa prevalensi yang lebih besar harus menang. kematangan emosi

Kematangan emosi

Sebagai ciri khas makhluk hidup lain, manusia mengembangkan (dalam banyak kasus) kematangan emosional. Namun, tidak seperti kematangan biologis, ia tidak memiliki usia atau momen kehidupan untuk memanifestasikan dirinya, tetapi setiap orang bergantung, karena dipengaruhi oleh keluarga, sosial, ekonomi, konteks psikologis, dll.

Meskipun apa yang diharapkan adalah kedatangan ke masa dewasa membawa banyak pengalaman dan konteks sosial baru yang mengatur kematangan emosi, kenyataannya adalah bahwa ini adalah proses individu, yang dapat dipercepat atau ditunda karena berbagai penyebab.

Pada orang dewasa yang sehat secara fisik dan emosional, kedewasaan diharapkan diekspresikan dalam bentuk komitmen nyata untuk mengambil alih kehidupan seseorang. Juga, dalam penerapan nilai-nilai seperti tanggung jawab, komitmen, kesetiaan, empati, solidaritas, dan koherensi antara pemikiran dan tindakan, yang memungkinkan Anda menghadapi tantangan hidup dengan cara yang sehat.

Kematangan dalam fase dewasa

Diperkirakan bahwa manusia telah mencapai kematangan siklus hidupnya ketika ia berusia antara 40 dan 60 tahun.

Pada tahap ini, tubuh mulai mengalami perubahan yang merupakan awal dari fase usia tua, seperti penambahan berat badan, metabolisme yang melambat, penuaan organ internal, kehilangan tulang, dll.

Pada wanita, ini berhubungan dengan tahap menopause, yang merupakan akhir dari siklus menstruasi dan karenanya, fase reproduksinya.

Kejadian dan kedalaman dari perubahan-perubahan ini bervariasi sesuai dengan masing-masing orang, karena mereka harus dilakukan dengan kebiasaan hidup yang telah dia terapkan sampai saat itu.

Apa itu Reaksi Eksotermik dan Contohnya

Reaksi eksotermik adalah reaksi kimia yang melepaskan energi dalam bentuk panas atau cahaya . Kata eksotermis berasal dari kata Yunani exo yang berarti ‘keluar’, dan termos , yang diterjemahkan sebagai ‘panas’.

Ini terjadi karena energi yang mengandung molekul-molekul reaktan lebih besar daripada energi yang mengandung molekul-molekul produk, dan bagian dari energi kimia ini dilepaskan dengan cara lain, seperti dalam cahaya dan panas.

Misalnya, kalium permanganat (zat padat yang mengandung oksigen) dan gliserin (cairan organik yang mudah terbakar) adalah dua zat yang menghasilkan cahaya dan panas (api) ketika bereaksi.

Contoh lain adalah hasil campuran hidrogen peroksida dan kalium iodida, yang menghasilkan gelembung, panas, dan akhirnya asap, yang merupakan energi yang dilepaskan dari reaksi eksotermik ini.

Di sisi lain, harus disebutkan bahwa reaksi oksidasi sebagian besar adalah reaksi eksotermik. Juga, kebalikan dari reaksi eksotermik adalah reaksi endotermik , yaitu reaksi melalui mana energi diserap.

Contoh reaksi eksotermik

Berikut ini beberapa contoh reaksi eksotermik:

  • Reaksi pembakaran: ketika senyawa organik seperti batu bara dan kayu bereaksi dengan oksigen untuk membentuk karbon dioksida, cahaya dan panas dihasilkan.
  • Reaksi deterjen: deterjen bubuk dengan air menghasilkan panas.
  • Pembentukan amonia: timbul dari reaksi nitrogen dengan hidrogen.
  • Oksidasi glukosa dalam sel: terjadi untuk menghasilkan karbon dioksida dan energi dalam bentuk ATP.
  • Soda kue dan cuka: karbon dioksida dan panas dilepaskan.

Apa yang dimaksud sistem saraf pusat

Sistem saraf pusat (SSP) adalah struktur kompleks yang dimiliki manusia dan hewan (vertebrata dan hampir semua invertebrata), yang bertanggung jawab untuk memproses pikiran kita dan semua informasi yang kita peroleh melalui indera .

Ini terdiri dari otak dan sumsum tulang belakang, yang dilindungi oleh meninges dan cairan serebrospinal.

Ini adalah bagian dari sistem saraf, yang bertanggung jawab untuk menerima dan memancarkan sinyal stimulus ke seluruh tubuh, bersama dengan sistem saraf perifer (SNP), terdiri dari saraf sensorik dan simpul yang terhubung ke sistem saraf pusat.

Dalam sistem saraf pusat proses mental yang diperlukan untuk memahami informasi yang kami terima dari luar dilakukan. Ini juga merupakan sistem yang bertanggung jawab untuk mengirimkan impuls tertentu ke saraf dan otot, sehingga mengarahkan gerakannya.

Dengan cara ini, sistem saraf pusat menggunakan neuron (sensorik dan motorik) otak dan sumsum tulang belakang untuk menyebabkan respons yang tepat terhadap rangsangan yang diterima tubuh. Karena itu, misalnya, Anda dapat mengubah perilaku, bahkan dengan mempertimbangkan pengalaman masa lalu.

Pentingnya sistem saraf pusat adalah kemampuan untuk mengontrol fungsi tubuh, untuk mengembangkan pengetahuan, belajar, membedakan emosi , antara lain, terutama dikembangkan oleh manusia. Yaitu, sistem saraf pusat memungkinkan kita mengenali diri kita sebagai individu, untuk menyadari siapa diri kita, apa yang kita lakukan dan rasakan.