Pengertian Rantai Makanan dan Contohnya

Pengertian Rantai Makanan dan Contohnya – Setiap mahluk hidup yang ada dibumi membutuhkan energi untuk bisa bertahan hidup. Dan energi didapatkan dari makanan. tanpa makanan maka hewan tidak akan bisa bergerak dan melakukan aktifitasnya karena tidak energi, hewan akan kelaparan dan setelah kelaparan tentunya akan mati.

Semua mahluk termasuk tumbuhan membutuhkan makanan untuk bertahan hidup, namun bedanya tumbuhan dengan hewan adalah bahwa tumbuhan dalam mencukupi kebutuhan makan nya melakukan fotosintesis yang dibantu oleh sinar dari matahari. Apabila hasil dari fotosintesis masih tersisa maka akan di simpan sebagai cadangan makanan, contohnya seperti di pohon singkong. Di dalam kehidupan ini ada yang disebut dengan rantai makanan, dimana ada proses saling makan memakan diantara hewan. Rantai makanan ini melibatkan tumbuhan, hewan herbivora dan hewan karnivora. Tumbuhan disini berperan sebagai penyedia makanan bagi hewan herbivora dan hewan herbivora nantinya akan dimakan oleh hewan karnivora. Nah lalu apakah Pengertian Rantai Makanan dan Contohnya ini? Berikut akan dijabarkan secara lebih terperinci mengenai rantai makanan dan contoh rantai makanan ini diulasan bagian bawah ini :

Dan inilah arti atau pengertian dari rantai makanan, rantai makanan ialah proses perpindahan energi melalui sebuah peristiwa makan dan dimakan diantara mahluk hidup yang prosesnya terjadi secara berurutan atau linier, dimulai dari produsen hingga ke konsumen yang berada di posisi paling atas. Di dalam rantai makanan ini ada 3 mahluk hidup yang berperan, yaitu sebagai pengurai atau dekomposer, sebagai konsumen dan yang terakhir adalah sebagai produsen.

Pengertian Rantai Makanan dan Contohnya

Diatas itulah arti dari rantai makanan ini, setelah mengetahui mengenai arti atau pengertian dari rantai makanan. Apakah kalian tahu contoh dari rantai makanan ini? Coba sebutkan.

Bila kalian belum mengetahuinya, maka simak ulasan berikut mengenai contoh dari rantai makanan ini. Inilah beberapa contoh dari rantai makanan yang ada di darat dan di laut atau di perairan :

  • udang – ikan – manusia
  • rumput – banteng – singa – burung hering
  • tumbuhan – kijang – serigala
  • phytoplankton – ikan – anjing laut- paus
  • rumput – belalang – ayam – ular
  • tumbuhan – belalang – burung pipit – burung elang
  • rumput – ulat – ayam – burung elang

Itulah beberapa contoh dari rantai makanan yang berada di darat ataupun yang ada di laut. Sebenarnya masih banyak lagi contoh dari rantai makanan ini, kalian sendiri pun bila telah membaca mengenai pengertian rantai makanan diatas, maka pasti akan bisa menyebutkan contoh rantai makanan yang lainnya, selain yang telah saya sebutkan diatas. Demikian lah ulasan mengenai rantai makanan ini, semoga penjabaran diatas bisa dimengerti dan contoh dari rantai makanan cukup untuk membuat lebih paham, mengenai materi rantai makanan ini. Semoga ulasan Pengertian Rantai Makanan dan Contohnya bermanfaat.

Artikel Lainnya :

Fungsi Pembuluh Kapiler Pada Sistem Peredaran Darah

Fungsi Pembuluh Kapiler Pada Sistem Peredaran Darah – Pembuluh darah kapiler ialah pembuluh yang menjadi penghubung antara cabang pembuluh nadi dengan cabang pembuluh balik yang terkecil ke sel sel tubuh. pembuluh kapiler ini bentuknya sangat halus dan memiliki dinding yang tipis. Sebagai salah satu dari jenis pembuluh nadi, pembuluh kapiler memiliki fungsi yang penting di dalam sistem peredaran darah. Pembuluh nadi itu sendiri terbagi atas beberapa jenis, antara lain adalah arteri pulmonaris, aorta, arteri sistemik, arteriol dan yang terakhir adalah pembuluh kapiler.

Pembuluh kapiler ini memiliki diameter yang sangat kecil sekali antara 5 mikrometer sampai 10 mikrometer. Pembuluh kapiler menjadi penghubung antara venula dan arteriola yang menjadikannya sebagai tempat pertukaran terjadinya pertukaran oksigen, air, karbon dioksida dan berbagai zat kimia sampah lainnya diantara jaringan dan darah yang ada di sekitarnya. Pembuluh kapiler ini langsung terhubung dengan sel sel tubuh dan memiliki bentuk jaringan yang rapat. Darah di pembuluh kapiler ini bisa langsung mensuplai zat makanan dan oksigen ke tubuh. dan pada yang saat bersamaan darah ini juga mengangkut atau mengambil zat sisa dari metabolisme dari tubuh untuk dibawa menuju ke jantung.

Dengan begitu maka pembuluh kapiler menjadi penghubung antara arteriol dengan venula. Lalu apakah Fungsi Pembuluh Kapiler Pada Sistem Peredaran Darah? Berikut ini telah kami rangkum mengenai fungsi dari pembuluh darah kapiler, dengan bahasa yang simpel dan mudah dimengerti. Inilah fungsi dari pembuluh darah kapiler di dalam sistem peredaran darah manusia :

  1. Pembuluh kapiler menjadi tempat terjadinya pertukaran makanan, cairan, hormon, elektrolit dan berbagai bahan bahan lainnya.
  2. Pembuluh kapiler menjadi tempat terhubungnya antara vena dan arteri.
    Fungsi Pembuluh Kapiler Pada Sistem Peredaran Darah
  3. Pembuluh kapiler melakukan absorbsi atau penyerapan nutrisi pada usus.
  4. Pembuluh kapiler melakukan absorbsi atau penyerapan sekret kelenjar.
  5. Pembuluh kapiler berfungsi melakukan filtrasi atau penyaringan pada ginjal.
  6. Pembuluh kapiler bertugas untuk membuang sampang dari sel sel yang berada disekitarnya.

Rangkuman mengenai fungsi pembuluh kapiler bisa anda lihat diatas, itu adalah beberapa fungsi dari pembuluh kapiler di dalam sistem peredaran darah manusia. Pembuluh kapiler ini tersebar hampir di seluruh permukaan tubuh manusia, meski tersebar di hampir seluruh tubuh manusia namun denyut dari pembuluh kapiler ini tidak dapat dirasakan. Pembuluh kapiler dengan vena, arteri, arteriol dan venula melaksanakan tugas dan fungsinya yang amat penting, bertujuan untuk menjaga tubuh agar tetap hidup dan berada dalam keadaan yang sehat.

Ulasan mengenai pembuluh kapiler ini semoga membuka wawasan baru bagi pembaca. Jika kamu menyukai ulasan dan berbagai penjabaran mengenai berbagai hal yang ada di sini, silahkan cari dan baca tulisan lainnya. Inilah Fungsi Pembuluh Kapiler Pada Sistem Peredaran Darah, sekian.

Artikel Lainnya :

Incoming search terms:

  • fungsi pembuluh kapiler
  • fungis kapiler
  • guna pembuluh kapiler

Fungsi Ureter Pada Ginjal Manusia

Fungsi Ureter Pada Ginjal Manusia – Ureter memiliki peran yang cukup penting dalam proses ekskresi. Ureter merupakan salah satu saluran muskuler yang memiliki bentuk silinder dan memiliki peran untuk mengirimkan urin dari ginjal ke kandung kemih. Ureter ini memiliki panjang kurang lebih 20 senti meter sampai 30 senti meter, dan memiliki diameter kurang lebih 1.7 senti meter yang berada dekat dengan kandung kemih dan dimulai dari hilus ginjal hingga menuju ke kandung kemih.

Dan kemudian Ureter ini terbagi menjadi : pelvis, intravesikalis dan pars abdominalis. Dinding dari ureter ini terdiri atas mukosa yang telah dilapisi oleh sel transisional, oleh otot polos sirkuler dan juga oleh longitudinal yang bisa membuat gerakan kontraksi agar bisa mengeluarkan urine ke buli buli. Kemudian ureter ini juga menjadi 2 bagian, yaitu ureter pars pelvika dan ureter pars abdominalis. Ureter pars pelvika ini tempatnya berada dimulai dari persilangan vasa iliaka hingga sampai masuk ke dalam buli buli. Sedangkan ureter pars abdominalis tempatnya berada di pelvis renalis hingga sampai menyilang vasa iliaka. Setelah itu, bila dilihat dari sisi radiologis, maka ureter ini dibagi jadi tiga bagian, yaitu ureter proksimal, ureter medial dan ureter distal.

Lalu apakah Fungsi Ureter Pada Ginjal Manusia? Inilah penjelasan mengenai fungsi dari ureter tersebut.

Ureter memiliki fungsi untuk menyalurkan urine dari tubulus kolektivus/ginjal yang untuk kemudian ditampung di kandung kemih, urin ini baru akan dikeluarkan apabila telah mencapai 300cc.

Dan lapisan dari dinging ureter ini terdiri atas otot polos sirkuler dan longitudinal yang menyebabkan timbulnya gerakan peristaltik atau kontraksi yang terjadi secara terus menerus setiap lima menit sekali, dengan tujuan agar mendorong air kemih yang kemudian akan disemprotkan dengan bentuk pancaran, lalu melewati osteum uretrakus dan masuk ke kandung kemih.
Fungsi Ureter Pada Ginjal Manusia

Disaat urin masuk ke dalam kandung kemih, dinding bagian bawah dan bagian atas ureter akan otomatis tertutup dan bila kemudian kandung kemih telah penuh maka akan terbentuk valvula atau katup, katup ini berfungsi untuk mencegah urin keluar dari kandung kemih.

Demikianlah itu penjelasan mengenai ureter ini, ureter yang merupakan salah satu bagian dari sistem urinarius bersama dengan ginjal, vesica urinaria dan uretra ini tentu memiliki peran dan fungsi yang sangat penting dalam proses penyaringan darah dan pengeluaran urin ini. Semoga pemaparan mengenai fungsi ureter ini bisa bermanfaat untuk yang sedang mencari informasi mengenai seperti apa itu ureter, anatominya seperti apa, terbentuk dari apa saja dan sebagainya. Sekian saja ulasan tentang Fungsi Ureter Pada Ginjal Manusia ini, kami segenap penulis dari blog ini, berharap tulisan kami bisa bermanfaat bagi anda semua.

Artikel Lainnya :

Incoming search terms:

  • fungsi ureter
  • fungsi ureter adalah
  • fungsi uretra
  • ufungsi ureter pada ginjal
  • ureter atau uretra dulu

Fungsi Medula Pada Ginjal Manusia

Fungsi Medula Pada Ginjal Manusia – Sumsum ginjal atau yang nama lainnya medula atau medulla. Medula ialah bagian yang terdalam dari ginjal. pada bagian luarnya, medula ini dilindungi oleh kortek ginjal. Lalu kemudian piramida ginjal terdiri atas struktur yang berbentuk tabung yang bertugas mengumpulkan filtrat dan juga terdiri atas pembuluh darah. Di dalam piramida ginjal ini, terkandung nefron. Nefron adalah sebuah unit paling dasar yang bertugas menyaring darah di ginjal. Struktur ini bertugas untuk mengatur ekstraksi garam dan konsentrasi air di dalam darah dan juga menyerap nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh.

Limbah hasil penyaringan kemudian akan dibuang lewat urine. Proses ini sangat membantu dalam mengatur volum darah ke seluruh bagian darah dan juga mengatur tekanan darah. Kebanyakan dari manusia yang ada di dunia di dalam medula ginjalnya terdapat 7 struktur piramida. Struktur piramida ini memiliki tampilan bergaris, ini disebabkan oleh nefron yang menyelaraskan agar sejajar satu dengan yang lainnya di seluruh bagian dalam ginjal.

lalu apakah fungsi sebenarnya dari medula ini? Berikut penjabaran mengenai Fungsi Medula Pada Ginjal Manusia. Medula adalah tempat bagi berkumpulnya pembuluh darah kapiler yang berasal dari kapsul bowman. Dan di dalam medula ini terjadi proses yang disebut dengan reabsorbsi dan juga augmentasi, proses rearbsorsi dan augmentasi ini dilakukan oleh tubulus proksimal dan tubulus distal. Dan Fungsi dari medula ini adalah sebagai pengumpul urine yang seterusnya bermuara pada rongga ginjal.

Fungsi Medula Pada Ginjal Manusia

Demikianlah itu fungsi dari medula atau medulla pada ginjal manusia ini, fungsinya cukup amat penting dalam proses filtrasi. Sebagai bagian dari sistem yang ada pada ginjal ini, medula memegang peranan kunci dalam mengumpulkan urine. Selain itu medula yang merupakan tempat bagi berkumpulnya pembuluh darah kapiler. Proses augmentasi dan reabsorbsi juga terjadi di dalam medula ini. Sebuah tugas yang tentu cukup penting bagi medula. Tidak ada organ atau sistem di dalam tubuh yang tidak memiliki peran atau fungsi. Semuanya memiliki fungsi masing masing, seperti yang terjadi pada medula ini.

Semoga dengan mengulas dan menjabarkan mengenai Fungsi Medula Pada Ginjal Manusia. Bisa mencerahkan dan memberikan ilmu baru, akan betapa pentingnya organ organ yang berada di dalam tubuh kita. Oleh karena itu kita harus menjaga nya sebaik mungkin, agar organ di dalam tubuh kita tidak mengalami kerusakan. Karena apabila telah rusak maka susah dan bahkan mungkin tidak akan bisa diperbaiki lagi. Apalagi jika organ yang rusak adalah sebuah organ yang kecil, tentunya akan sangat sulit meskipun dilakukan proses operasi. Itulah kenapa menjaga kesehatan sangatlah penting sekali.

Artikel Lainnya :

Incoming search terms:

  • fungsi medula
  • Didalam medula terdapat
  • fungsi medula adalah
  • fungsi medula pd ginjal

Fungsi Kapsul Pada Ginjal Manusia

Fungsi Kapsul Pada Ginjal Manusia – Kapsul bowman adalah salah satu bagian dari ginjal, kapsula bowman berbentuk seperti kapsul atau tabung yang mengelilingi dan juga membungkus glomerulus/glomeruli. Kapsul bowman ini pertama kali ditemukan dan diteliti oleh sir william bowman seorang ahli anatomi dan ahli bedah yang berasal dari inggris, untuk menghormati jasanya maka dinamakanlah organ tersebut dengan kapsul bowman, kapsul bowman memiliki nama latin yaitu capsula glomeruli.

Sebelum membahas mengenai fungsi dari kapsul bowman ini, akan lebih baik jika kita memahami lebih dulu anatomi dari kapsul bowman. Di dalam kapsul bowman terdapat beberapa lapisan, dan berikut ini adalah lapisan yang terdapat di dalam lapisan kapsul bowman. Semoga saja penjabaran mengenai kapsul bowman dan fungsinya ini bisa menambah wawasan dan pengetahuan kita semua, sehingga diharapkan saat hendak menghadapi ujian maka dan mendapati pertanyaan mengenai kapsul bowman ini, kamu bisa menjawabnya dengan benar dan tepat.

Dan mari kita ulas lebih dalam mengenai Fungsi Kapsul Pada Ginjal Manusia ini, dan berikut adalah lapisan lapisan yang terdapat di dalam kapsul bowman :

  1. Lapisan parietal ialah berupa selapis jaringan epitel skuamosa. jaringan epitel skuamosa ini tidak ikut berperan dalam proses filtrasi.
  2. Diantara lapisan viseral dan parietal terdapat ruang bowman, ruang kapsula dan ruang urinarius.
  3. Pembatas filtrasi, fungsi dari pembatas filtrasi ini adalah untuk membiarkan ion, air dan molekul kecil tersaring oleh darah dan kemudian membawanya ke ruang bowman.
    Fungsi Kapsul Pada Ginjal Manusia

Setelah sedikit membahas mengenai anatomi dari kapsul bowman ini, kita lanjut ke mengenai fungsi kapsul bowman pada ginjal manusia.

Kapsul bowman ini adalah salah satu sistem filtrasi pada ginjal yang memiliki fungsi untuk mengumpulkan cairan dari darah yang sebelumnya telah disaring oleh glomerulus. Cairan ini kemudian akan diproses untuk menjadi urine.

Diatas itu adalah fungsi dari kapsula bowman. Sebagai salah satu dari sistem filtrasi, tentu saja kapsul bowman ini perannya cukup penting. Karena adanya urine adalah berkat dari kerja kapsul bowman, tanpa adanya kapsul bowman maka cairan sisa dari penyaringan oleh glomerulus tidak akan bisa dibuang dalam bentuk urine. Dengan mengetahui fungsi dari kapsul bowman ini, tentu saja pengetahuan kita akan bertambah, begitupun dengan wawasan yang kita miliki, terutama tentang biologi yang berhubungan dengan struktur dan sistem filtrasi di dalam ginjal.

Semoga dengan setelah mengulas mengenai Fungsi Kapsul Pada Ginjal Manusia. Kita semakin memahami akan betapa pentingnya menjaga kesehatan ginjal dan juga tubuh. Jaga kondisi badan dan kesehatan ginjal dengan minum air putih yang banyak. Sekian ulasan dan penjabarannya,semoga bermanfaat bagi kita semua.

Artikel Lainnya :

Incoming search terms:

  • fungsi kapsula ginjal
  • guna kapsul pada ginjal

10 Penyakit Yang Berhubungan Dengan Ginjal

10 Penyakit Yang Berhubungan Dengan Ginjal – Sebagai salah satu organ ekskresi manusia, ginjal bisa kena kelainan atau penyakit. Kelainan pada ginjal bisa saja terjadi karena bawaan dari lahir, namun bisa juga karena aktifitas kita yang terlalu berat ataupun pola hidup dan pola makan yang tidak sehat. Penyakit pada ginjal manusia ada cukup banyak sekali macamnya. Yang seringkali kita dengar mungkin adalah batu ginjal, namun disamping batu ginjal masih ada lagi penyakit yang bisa menyerang organ ginjal ini.

Sebagai salah satu dari organ pencernaan manusia, ginjal memiliki peranan yang amat penting. Ginjal terdiri atas dua buah, ginjal kanan dan ginjal kiri. Apakah bila salah satu dari dua ginjal tersebut tidak berfungsi atau misalnya di donorkan, apakah manusia masih bisa hidup dengan satu ginjal? Jawabannya adalah YA. Manusia masih bisa bertahan hidup meski hanya memiliki satu buah ginjal, akan tetapi bila hanya memiliki satu ginjal maka manusia tersebut tidak bisa melakukan aktifitas yang terlalu menguras tenaga dan tidak mengonsumsi obat-obatan yang tidak jelas. Dengan hanya memiliki satu ginjal, ginjal yang memiliki fungsi untuk menyaring darah dan juga sebagai salah satu organ pembuangan yang dimana tugasnya adalah menyaring limbah yang mengandung urea, maka akan bekerja keras sendiri. Karena itulah kenapa orang yang memiliki satu ginjal, stamina nya cepat berkurang. Untuk menghindari terkena penyakit ginjal, maka kita harus mencegahnya sedar dini. Untuk bisa mencegah terkena penyakit pada ginjal maka kita harus mengetahui dulu macam macam penyakit yang menyerang pada ginjal, berikut adalah 10 Penyakit Yang Berhubungan Dengan Ginjal :

  1. Gagal Ginjal atau Uremia, Penyakit ini terjadi dikarenakan salah satu ginjal tidak berfungsi yang mengakibatkan kinerja ginjal tersebut diambil alih oleh ginjal lainnya. Dan akibatnya adalah proses penyaringan urea tidak berjalan dengan baik, sehingga terjadi penimbunan urea di dalam tubuh dan dapat menyebabkan kematian. Selain itu, penyakit ini bisa menyebabkan urine masuk dan terbawa ke aliran darah karena kebocoran yang terjadi pada neforn. Karena itulah kenapa, pengidap gagal ginjal harus selalu melakukan cuci darah atau bisa juga melakukan cangkok ginjal.
  2. Nefritis atau Radang Ginjal, penyakit ini terjadi karena terjadi kerusakan pada nefron terutama pada glomerulus. radang ginjal juga bisa disebabkan oleh bakteri yang bernama Streptococcus. akibat dari rusaknya nefron, urine menjadi masuk ke aliran darah dan juga terjadi gangguan terhadap penyerapan air, sehingga akhirnya menimbulkan bengkak pada kaki. Untuk mengobati sementara bisa dengan cuci darah. Dan agar bisa sembuh permanen maka harus dilakukan donor ginjal.
  3. Batu Ginjal, penyakit ini terjadi karena terjadinya endapan garam kalsium di dalam ginjal. Endapan garam kalsium tersebut berbentuk batu batu kecil, namun terkadang ukurannya bisa cukup besar. Penyakit ini menyebabkan proses pembuangan urine jadi terhambat dan berasa nyeri. gagal ginjal bisa sembuh dengan dilakukan pembedahan atau oleh sinar laser yang bertujuan untuk membuang endapan garam kalsium tadi.
  4. Hematuria, Penyakit ini disebabkan karena terjadinya peradangan pada organ urinaria atau bisa juga karena iritasi yang disebabkan oleh gesekan batu ginjal. Penyakit ini menyebabkan adanya sel darah merah di dalam urine.
  5. Glukosuria atau Kencing Manis, Penyakit ini atau sering disebut juga dengan diabetes melitus disebabkan oleh kurangnya insulin. Ini disebabkan oleh nefron tidak bisa menyerap glukosa secara sempurna, dan kelebihan glukosa akhirnya dibuang bersama urine.10 Penyakit Yang Berhubungan Dengan Ginjal
  6. Sistisis, penyakit ini terjadi karena adanya zat kimia,infeksi bakteri atau luka. yang menyebabkan adanya radang pada kandung kemih.
  7. Albuminuria, penyakit ini disebabkan oleh adanya kerusakan pad alat filtrasi. Penyakit ini ditandai dengan adanya albumin dan zat protein lain di dalam urine.
  8. Pielonefritis, penyakit ini ditandai dengan radang pada seluruh bagian dari ginjal. Penyakit ini dimulai dengan adanya infeksi oleh bakteri pada pelvis ginjal yang kemudian menyebar ke bagian utama dari ginjal.
  9. Polisistik, Penyakit ini bersifat menurun. Penyakit polisistik disebabkan oleh adanya kerusakan pada sistem saluran ginjal dan kemudian merusak nefron dan akhirnya menyebabkan benjolah seperti kista pada saluran ginjal.
  10. Ketosis, penyakit ini terjadi pada orang yang melakukan diet terhadap karbohidrat. gejala dari penaykit ini ditandai dengan adanya keton di dalam darah.

Selain 10 penyakit ginjal diatas, ada penyakit lain yang bisa menyerang ginjal yaitu Nefritis Glomerulus, Diabeter insipidus dan Anuria. Diabeter insipidus disebabkan karena kekurangan hormon ADH atau antidiuretik di dalam tubuh. Anuria disebabkan oleh kegagalan ginjal dalam mensekresikan urine. Demikianlah pembahasan 10 Penyakit Yang Berhubungan Dengan Ginjal.

Artikel Lainnya :

Incoming search terms:

  • ⦁ tuliskan macam-macam penyakit yang berhubungan dengan ginjal dengan penyebabnya!

17 Ciri-Ciri Fungi

17 Ciri-Ciri Fungi – Jamur atau bila menggunakan nama regnum nya dikenal sebagai fungi adalah sekumpulan besar dari mahluk hidup yang dimana proses pencernaan makanannya dilakukan diluar tubuh dan kemudian menyerap nutrisi tersebut ke dalam sel nya. Cara hidup dari jamur atau fungi ini dalam mencari makanannya ada 3 macam, yaitu dengan cara  parasit, saprofit dan mutual.

Fungi ini biasanya hidup di lingkungan yang beragam, namun sebagaian besar dari fungi hidup di tempat yang memiliki keadaan lembab. Fungi atau jamur ini ada yang hidup di darat dan juga ada yang memiliki habitat di air tawar atau laut. Fungi yang hidup di air tawar atau laut, hidup dengan cara menumpang pada organisme atau bangkai organisme laut dan air tawar. Selain itu, fungi atau jamur ini cukup tangguh dalam beradaptasi dibuktikan dengan kemampuannya untuk hidup di lingkungan atau tempat yang asam. Fungi ini bisa melakukan reproduksi secara seksual ataupun secara aseksual. Dulu fungi atau jamur ini terbagi ke dalam 5 kelas atau divisio namun karena banyak sekali temuan baru maka kini diangkat jadi kerajaan organisme yang berdiri sendiri.

Untuk mengetahui lebih jelas mengenai fungi atau jamur ini dan termasuk seperti apa ciri ciri dari fungi ini, ikutin penjabaran berikut ini hingga tuntas, 17 Ciri-Ciri Fungi :

  1. Semua fungi ialah aklorofilus, adapun aklorofilus ini adalah klorofil yang tidak memiliki pigmen serta tidak akan bisa melakukan fotosintesis.
  2. Fungi melakukan proses berkembang biak dengan spora.
  3. Fungi ialah organisme non vaskular.
  4. Fungi ialah organisme eukariotik.
  5. Fungi melakukan proses reproduksi dengan cara seksual dan aseksual.
  6. Fungi biasanya adalah non motil.
  7. Fungi memiliki struktur dinding sel yang mirip dengan tanaman, namun ternyata unsur kimia dari dinding sel fungi terbuat dari kitin.
  8. Vegetatif dari tubuh fungi ini kemungkinan uniseluler atau terdiri atas benang mikroskopis yang disebut dengan hifa.
  9.  Fungi menunjukan adanya fenomena perubahan generasi.
    16 Ciri Ciri Fungi
  10. Fungi ialah organisme heterotrof.
  11. Fungi ini bisa menyimpan makanan, dan mereka menyimpan makannya ini berbentuk pati.
  12. Fungi menghasilkan eksoenzim yang dimana eksoenzim ini berguna agar fungi bisa mencerna dan kemudian menelan makanannya.
  13. Inti dari fungi sangat kecil
  14. Selama proses mitosis, amplop inti tidak dibubarkan.
  15. Biosintesis kitin terjadi di fungi.
  16. Seperti yang disebut diatas bahwa fungi bereproduksi dengan cara seksual dan aseksual. Dan bagian seksual disebut dengan teleomorph dan yang bagian aseksual disebut dengan anamorph.

Begitulah ciri ciri jamur secara umum. Semoga penjabaran mengenai bahasan tentang 17 Ciri-Ciri Fungi ini bisa bermanfaat bagi kita semua. Diharapkan setelah mengetahui mengenai ciri ciri dari jamur/fungi ini, pengetahuan kita menjadi semakin bertambah luas dan bertambah banyak.

Artikel Lainnya :

5 Fungsi Sinapsis Pada Sel Saraf

5 Fungsi Sinapsis Pada Sel Saraf – Penjabaran dari sinapsis yaitu Sinapsis ialah sebuah hubungan penyampaian rangsangan dari 1 neuron ke neuron lainnya. Dan peristiwa penyampaian impuls atau rangsangan ini terjadi di ujung dari percabangan akson dan sampai ujung dari dendrit yang lainnya. adapun celah yang ada diantara neuron disebut dinamakan celah sinapsis.

Di dalam celah sinapsis terjadilah loncatan loncatan listrik yang memiliki muatan ion, baik itu ion negatif maupun ion negatif. peristiwa pergantian antara rangsangan/impuls yang satu dengan impuls lainnya juga terjadi di celah sinapsis ini. Sinapsis ini adalah salah satu bagian dari sistem sarap yang ada pada manusia ataupun pun hewan. Selain itu, sinapsis memiliki peran sebagai penghubung dari sel saraf atau neuron dengan jaringan otot ataupun neuron lain. Bila kamu ingin lebih mengetahui secara mendalam lagi mengenai sinapsis ini dan apa saja fungsi dari sinapsis ini maka ikuti penjabaran nya secara lengkap dibawah ini.

Inilah 5 Fungsi Sinapsis Pada Sel Saraf manusia :

  1. Sinapsis berfungsi membagi impuls atau rangsangan ke beberapa neuron.
  2. Sinapsis berfungsi mengatur transmisi dari neuron.
  3. Sinapsis berfungsi memberikan rangsangan atau impuls ke sel otot.
  4. Sinapsis berfungsi dan memiliki peran di dalam pembentukan ingatan atau memori pada hewan ataupun manusia.
  5. Fungsi utama dari sinapsis ialah untuk menyediakan koneksi diantara neuron sehingga memungkinkan rangsangan atau impuls bisa mengalir diantara neuron neuron tersebut.

5 Fungsi Sinapsis Pada Sel Saraf

Dan diatas itulah fungsi dari sinapsis ini. Sinapsis yang merupakan bagian dari sistem sel saraf yang ada di dalam manusia dan hewan. tentunya sangatlah penting, sel saraf adalah bagian yang sangat sensitif dan juga kecil. Hingga jika terjadi kerusakan atau ada salah satu dari sistem saraf yang tidak berfungsi maka akibatnya tidaklah main main, akibatnya bisa sangat fatal. Apalagi dengan bentuknya yang kecil akan sangat sulit untuk melakukan pembetulan atau operasi terhadap sel saraf yang tidak berfungsi atau mengalami kerusakan tersebut.

Dengan sedemikian pentingnya dan rumit nya sistem saraf yang ada pada manusia itu, maka sudah seharusnya kita harus bersyukur jika diberikan kesehatan jasmani dan rohani oleh tuhan diatas. Karena seringkali kita lihat, orang yang mengalami gangguan saraf pada tubuhnya seringkali sangat sulit untuk sembuh, kelainan saraf tersebut bisa seperti tangan yang selalu bergerak sendiri dan tidak bisa dikontrol. Penyakit atau akibat dari kelainan saraf tersebut sangat sulit untuk disembuhkan, karena jaringan saraf itu sendiri sangatlah kompleks dan bila dilakukan operasi maka akan sangat sulit dilakukan, sedikit kesalahan saja akan berakibat sangat fatal. Oleh karena itu hendaklah kita selalu bersyukur pada tuhan yang maha kuasa atas limpahan kesehatan yang diberikannya. Dan demikianlah penjabaran 5 Fungsi Sinapsis Pada Sel Saraf.

Artikel Lainnya :

Fungsi Cairan Amnion/Ketuban

Fungsi Cairan Amnion/Ketuban – Cairan ketuban atau cairan amnion adalah cairan yang berada di dalam selaput janin atau kantung rahim. Cairan ini memiliki komposisi 98% air dan 2% adalah bahan padat. Cairan amnion atau ketuban ini memiliki fungsi yang sangat penting bagi janin yang sedang dikandung. Selama hampir 9 bulan cairan ketuban ini mempunyai fungsi yang amat vital terhadap bayi yang sedang dikandung oleh ibunya.

Cairan Amnion/Ketuban ini memiliki fungsi untuk melindungi bayi atau janin dan juga berfungsi untuk melindungi tali plasenta. Tali plasenta ini berfungsi sebagai penyalur nutrisi dan oksigen dari sang ibu ke janin. Selain itu di dalam cairan ketuban, janin akan mendapatkan kehangatan dari dari rahim sang ibu. Air ketuban ini memiliki fungsi yang tetap, sehingga janin akan merasa nyaman. Selama 9 bulan masa kehamilan, janin terlindungi dari berbagai benturan dikarenakan oleh adanya cairan ketuban ini. Lalu apa sajakah fungsi lainnya dari cairan amnion atau cairan ketuban ini? Mari simak penjabaran lebih lanjutnya dibawah ini mengenai fungsi lengkap dari cairan ketuban.

Penjambaran Fungsi Cairan Amnion/Ketuban adalah sebagai berikut ini, kurang lebih ada 11 fungsi penting dari air ketuban :

  1. Air ketuban/cairan amnion berfungsi sebagai pelindung dan penahan bagi janin dari berbagai benturan.
  2. Air ketuban/cairan amnion berfungsi untuk menjaga tali plasenta/tali pusar agar terhindar dari kekeringan. Karena bila tali plasenta ini sampai kering maka akan menghambat proses penyaluran oksigen dan gizi dari ibu ke bayi.
  3. Air ketuban/cairan amnion berfungsi juga sebagai sumber nutrisi sementara bagi bayi dan juga sebagai cadangan cairan.
  4. Air ketuban/cairan amnion berfungsi sebagai inkubator yang menjaga kehangatan atau suhu di sekitar janin.
  5. Air ketuban/cairan amnion membuat janin bisa bergerak lebih bebas.
  6. Air ketuban/cairan amnion berfungsi untuk membantu sistem pencernaan dari janin, sistem otot dan tulang rangka serta sistem pernafasan janin agar bisa berfungsi dengan baik.fungsi cairan amnion ketuban
  7. Cairan ketuban/cairan amnion dan selaput ketuban juga berfungsi sebagai penahan rahim dan janin terhadap adanya kemungkinan kena infeksi.
  8. Air ketuban/cairan amnion juga memiliki fungsi pada saat waktu persalinan terjadi, air ketuban bisa meratakan konstraksi yang terjadi di dalam rahim, sehingga leher rahim akan membuka.
  9. Air ketuban/cairan amnion berfungsi : disaat ketuban pecah, air ketuban atau cairan amnion yang keluar akan ikut membersihkan jalan lahir.
  10. Air ketuban/cairan amnion juga memiliki fungsi : Pada saat kehamilan cairan ketuban bisa digunakan untuk mendeteksi terhadap adanya kelainan pada janin, terutama kelainan yang menyangkut dengan kromosom.
  11. Air ketuban/cairan amnion memiliki kandungan lemak, dan kandungan lemak ini bisa menjadi penanda bahwa janin sudah matang atau siap melahirkan.

Demikian lah itu fungsi air ketuban atau fungsi cairan amnion, Semoga artikel Fungsi Cairan Amnion/Ketuban ini bermanfaat.

Artikel Lainnya :

Incoming search terms:

  • fungsi Cairan ketuban / cairan amion
  • jelaskan fungsi cairan amnion

Inilah 6 Fungsi Enzim Lipase

Inilah 6 Fungsi Enzim Lipase – Enzim Lipase adalah salah satu dari enzim utama yang ikut berperan penting dalam proses pencernaan makanan. Enzim lipase ini di produksi di dalam lambung, mulut dan juga di dalam pankreas. Enzim lipase ini adalah salah satu dari enzim pencernaan, enzim pencernaan ini ada di mulut, lambung, prankeas dan juga di kelenjar usus. Enzim pencernaan ada banyak macamnya, dan enzim lipase termasuk ke salah satu di dilamnya.

Hampir semua proses di dalam proses pencernaan makanan, melibatkan enzim makanan. enzim makanan ini bertugas untuk melakukan pemecahan makanan yang telah masuk ke dalam tubuh manusia. Dan salah satu dari enzim tersebut yaitu enzim lipase yang dimana berfungsi untuk memecah lemak yang terkandung di dalam makanan. Enzim lipase ini bisa dikatakan sebagai enzim yang unik, disebut unik karena enzim lipase ini bisa memecah lemak jenuh tanpa merusakan jenis vitamin yang terkandung di dalamnya. Oleh karena fungsinya yang penting ini, bila kadar dari enzim lipase di dalam tubuh kurang maka bisa menyebabkan demam, diabetes, kadar gula tinggi di dalam urine, batu empedu dan lainnya.

Setelah mengetahui sebagian dari fungsi enzim lipase diatas, yang ternyata sangat penting maka sudah seharusnya kita harus benar benar mengetahui mengenai fungsi enzim ini dan berikut Inilah 6 Fungsi Enzim Lipase :

  1. Fungsi yang paling utama dari enzim lipase ini adalah untuk mencerna lipid dan juga lemak, yang bertujuan untuk menjaga kantung empedu agar tetap sehat dan berfungsi dengan baik.
  2. Enzim lipase juga berfungsi untuk membantu menjaga keseimbangan elektrolit di dalam tubuh dan ikut menjaga permeabilitasi dari sel optimal, sehingga memungkinkan nutrisi yang diperlukan tubuh untuk masuk ke sel dan memperlancar metabolisme.
  3. Di dalam enzim lipase terkandung sulfhidril yang terdiri dari dua jenis yaitu SH1 dan SH11 yang dimana keduanya berfungsi untuk membakar karbohidrat di dalam tubuh.
  4. Enzim lipase juga berfungsi untuk mengontrol tingkat sintesis dari lemak, dan juga menjaga jaringan adiposa.
  5. Enzim lipase melakukan penyerapan lemak dengan cara memecah trigliserida untuk menjadi asam lemak, sehingga bisa diserap dengan mudah oleh permukaan usus.
  6. Inilah 5 Fungsi Enzim LipaseEnzim lipase berfungsi untuk mengemulsi lemak menjadi gliserol dan juga asam lemak.

Dan demikianlah itu tadi mengenai Inilah 6 Fungsi Enzim Lipase. Enzim lipase yang merupakan salah satu dari enzim pencernaan, enzim pencernaan sendiri memiliki fungsi secara umum yaitu untuk membantu atau sebagai biokatalisator yaitu sebuah zat yang memiliki fungsi untuk mempercepat reaksi kimia yang terjadi di dalam tubuh setiap mahluk hidup. Maka fungsi enzim lipase dan enzim pencernaan lainnya sangatlah penting, karena berperan penting dalam proses memecah lemak. Semoga artikel ini bermanfaat.

Artikel Lainnya :