Ciri Sistem Ekonomi Komando

Ciri Sistem Ekonomi Komando – Berbicara tentang negara, pasti tidak akan luput dari pembicaraan masalah ekonomi. Setiap negara selalu memiliki sistem ekonomi agar rumah tangga negaranya berjalan dengan optimal. Sistem ekonomi ini selalu terbentuk dan bergantung kepada keadaan kondisi geografis, politik, sosial, ekonomi dan sebagainya. Salah satu sistem ekonomi yang ada di dunia adalah sistem ekonomi komando. Sistem ekonomi ini ialah sistem dimana setiap kegiatan perekonomian diatur dan dikontrol oleh pemerintah pusat. Pemerintah memiliki kuasa untuk menentukan jasa dan barang apa saja yang bisa diproduksi, cara membuatnya serta siapa yang membuatnya. Dengan sistem seperti itu, pemerintah dapat mengendalikan pengangguran, inflasi dan segala masalah perekonomian lainnya.

Setiap sistem selalu memiliki ciri-ciri yang dapat membedakan satu dengan lainnya. Inilah ciri sistem ekonomi komando. Pertama, seluruh sumber daya entah itu sumber daya manusia atau bahan bakunya berasal dan dikuasi oleh pemerintah. Dengan begitu semua adalah milik pemerintah, karena statement tersebut maka pemerintah dapat mengambil barang milik siapa saja apabila itu diinginkan dan diperlukan. Ciri kedua adalah kesenjangan sosial di dalam negara dinilai relatif tidak ada karena nantinya pendapatan bisa didistrbusikan dengan merata. Ketiga, setiap kegiatan perekonomian diatur oleh pemerintah sehingga nantinya akan pemerintah dapat dengan mudah mengendalikan inflasi yang dapat membuat bangkrut sebuah negara. Keempat, hak milik individu di sistem ekonomi komando tidak diakui kecuali untuk yang sudah dibagiakan. Kelima, produksi dilakukan sepenuhnya untuk kebutuhan masyarakat. Ciri selanjutnya adalah seluruh jenis pekerjaan sudah diatur oleh pemerintah, sehingga rakyat tidak dapat memilih dan menentukan jenis dan bahkan posisi yang diinginkan. Kedelapan, kelompok atau individu tidak diperkenankan untuk melakukan kegiatan ekonomi mandiri sehingga sistem ekonomi komando secara tegas melarang wirausaha. Meski demikian, negara yang menganut sistem ekonomi komando akan terhindar dari krisis ekonomi.

Walaupun terdengar seperti diktaktor, sistem ini memiliki kelebihan yakni pemerintah dapat dengan mudah mengendalikan dan mengawasi harga.

Ciri Sistem Ekonomi Komando

Kemudian pemerintah dapat dengan mudah menentukan barang dan jasa yang memang dibutuhkan oleh masyarakatnya. Sistem ini memiliki jaminan untuk jarang terjadi krisis ekonomi karena semua kegiatan ekonomi sudah direncanakan oleh pemerintah dan kemakmuran akan terjamin. Tetapi tetap saja setiap sistem pasti memiliki kekurangan. Kekurangan yang terdapat pada sistem ini adalah tidak adanya kebebasan usaha dan kemajuan ekonominya lambat. Untuk keberhasilan sistem ini sangat bergantung kepada kualitas pemerintah yang mengatur sistem ekonomi.  Dan sistem ini akan mematikan inisiatif dari rakyat untuk maju. Kerugian yang paling dinilai parah di sistem ekonomi komando adalah sering kali terjadi monopoli yang pada nantinya akan merugikan masyarakat. Itulah pengertian, kelebihan, kekurangan serta ciri sistem ekonomi komando.

Artikel Lainnya :

Piramida Penduduk Negara Berkembang

Piramida Penduduk Negara Berkembang – Piramida penduduk adalah sebuah grafik yang dibuat untuk menggambarkan komposisi penduduk suatu negara yang didasarkan pada jenis kelamin dan umurnya. Piramida penduduk negara berkembang berbentuk limas artinya bahwa penduduk yang berusia tua jumlahnya lebih sedikit daripada penduduk yang berusia muda. Ini berarti bahwa tingkat pertumbuhan penduduknya sangat tinggi, karena jelas bahwa tingkat natalitasnya lebih tinggi, sedangkan tingkat kematian di usia lanjut juga tinggi, sehingga bentuk grafiknya adalah semakin tua umurnya jumlah penduduknya akan semakin sedikit. Negara dengan jumlah pemuda yang lebih tinggi akan beresiko pada jumlah pengangguran yang lebih tinggi pula. Hal ini akan berdampak pada rendahnya derajad kesejahteraan penduduk. Seperti yang terjadi di Indonesia, salah satu profil negara berkembang, jumlah penduduknya yang sangat besar ternyata didominasi oleh penduduk yang berusia muda. Mulai dari bayi yang baru lahir, naik sampai anak-anak, sampai pada akhirnya penduduk yang berusia tua

Faktor utama yang melatarbelakangi grafik piramida penduduk negara berkembang seperti Indonesia berbentuk limas adalah:

 

  1. Bebasnya pernikahan di usia dini. Banyak kita temukan fenomena ini di sekitar kita, wanita yang baru lulus SMP, bahkan ada yang baru lulus SD, langsung menikah. Alasan yang paling mudah adalah ketidakmasimalan fungsi pendidikan bagi seorang wanita dalam dunia karir, toh ujung-ujungnya mereka akan kembali ke dapur. Tugas utama wanita di negara berkembang adalah berkutat pada tiga hal, dapur, sumur dan kasur. Untuk itu buat apa mereka menuntut ilmu tinggi-tinggi kalau pada akhirnya hanya kembali menjadi ibu rumah tangga. Pemahaman inilah yang akhirnya meningkatkan jumlah perkawinan dan secara otomatis meningkatkan jumlah kelahiran.
  2. Keyakinan yang berkembang di masyarakat bahwa banyak anak banyak rejeki, sehingga sulit untuk melakukan pembatasan terhadap jumlah anak dalam setiap keluarga. Setelah mereka menikah di usia muda, masyarakat pun sulit untuk dicegah dari perilaku banyak anak. Namun, disini ada sebuah keyakinan yang cukup bagus, yakni setiap anak yang lahir adalah ciptaan Tuhan yang pasti sudah memiliki suratan takdirnya masing-masing. Artinya pasti mereka akan memiliki rejeki, baik itu diberikan melalui orang tuanya atau melalui orang lain.
  3. Tingkat pendidikan masyarakat yang masih rendah. Ini menjadi faktor paling penting, karena pendidikan akan mempengaruhi pola pikir masyarakat untuk menempuh hidup
  4. Tingkat kesejahteraan hidup masyarakat negara berkembang yang rendah, sehingga mempengaruhi tingkat daya tahan untuk bertahan hidup pun rendah. Ini bisa dilihat dari jumlah penduduk lanjut usia yang jumlahnya sangat sedikit, artinya umur penduduk negara berkembang tidak sepanjang umur penduduk negara maju.
  5. Keadaan alam sebuah negara juga berpengaruh, meskipun kecil. Semakin tinggi intensitas bencana alam, maka tingkat mortalitas penduduk juga semakin tinggi.

Piramida Penduduk Negara Berkembang

Piramida penduduk negara berkembang ini sepertinya tidak akan pernah dapat berubah kecuali ada kemauan dari penduduknya untuk merubah pola kehidupannya. Dengan bantuan pemerintah, perbaikan pendidikan di negara berkembang adalah upaya awal yang harus segera dilaksanakan.

Artikel Lainnya :

Piramida Penduduk Negara Maju

Piramida Penduduk Negara Maju – Di belahan dunia ini, tentunya kita tidak dapat menghindari bahwa terdapat dua jenis negara yaitu negara-negara yang masuk dalam kategori negara maju dan juga negara-negara yang masuk dalam kategori negara berkembang. Kedua jenis negara ini tentunya memiliki ciri-cirinya masing-masing. Dari namanya saja, kita sudah dapat melihat bahwa pastinya negara maju adalah negara-negara yang besar dan kuat, sedangkan negara berkembang merupakan sebutan bagi negara-negara yang sedang menapaki untuk menuju ke negara maju. Poin dari pembahasan kali ini adalah negara maju. Ya, negara maju adalah negara-negara yang rakyatnya mempunyai tingkat kesejahteraan dan juga kualitas hidup yang tinggi. Berbeda dengan negara yang berkembang, dimana kualitas dan kesejahteraan rakyatnya masih dalam tingkat menengah atau dalam artian masih berkembang. Keadaan seperti itu tentunya mempengaruhi piramida penduduk negara maju dan piramida untuk negara yang amsih berkembang.

Sebelum jauh membicarakan masalah piramida penduduk negara maju dan juga negara berkembang, lebih baik kita mengetahui hal-hal yang menjadi tolak ukur dari negara dapat dikatakan sebagai negara maju dan juga negara berkembang. Hal-hal yang mempengaruhi tersebut seperti pendapatan perkapita yaitu salah satu indikator terpenting untuk mengukur ksejahteraan rakyatnya. Dapat dikatakan bahwa negara yang makmur dikarenakan mempunyai pendapatan perkapita yang juga tinggi.

Kedua, jumlah penduduk miskin yaitu angka kemiskinan suatu negara menjadi titik ukur kesejahteraan rakyatnya. Jika negara itu maju, maka dapat dipastikan masyarakat miskinnya sangat minim. Ketiga, tingkat pengangguran yaitu negara maju memiliki tingkat pengangguran yang rendah, sedangkang negara maju tingkat penganggurannya tinggi. Keempat, angka kematian bayi dan angak ibu melahirkan yaitu angka kematian bayi dan angka ibu melahirkan rendah itu menunjukkan bahwa itu negara maju, sedangkan angka kematian bayi dan angka ibu melahirkan tinggi merupakan ciri negara berkembang. Kelima, angka melek huruf merupakan indikator yang penting juga untuk menunjukkan bahwa negara itu maju. Negara yang maju tentunya memiliki angka melek huruf yang tinggi, dan sebaliknya untuk negara yang berkembang.

Piramida Penduduk Negara Maju

Contoh dari negara yang maju antara lain seperti Australia, Jepang, Denmark, Prancis, Austria, Inggris, Korea Selatan, Taiwan, Hongkong, Selandia Baru, Swiss, Spanyol, Jerman, Yunani, Italia, Kanada, Swedia, Belanda, dan lainnya. Negara-negara yang masuk dalam kategori negara berkembang antara lain yaitu Indonesia, Filipina, India, Kenya, Afrika Selatan, Amerika Latin, Argentina, Meksiko, Pakistan, Maroko, Kamboja, dan lainnya. Lalu, bagaimana piramida penduduk negara maju? Bentuk piramidanya adalah bentuk piramida stasioner yang merata. Selain itu biasa disebut dengan piramida bentuk granat. Dari piramida itu dapat diketahui bahwa tingkat dari kelahiran dan juga tingkat kematiannya tetap atau stasioner. Ciri-ciri dari piramida stasioner seperti :

  • Penduduk tiap kelompok umur hampir sama
  • Tingkat kelahiran dan kematian rendah
  • Pertumbuhan penduduk mendekati nol.

Sekian artikel tentang piramida penduduk negara maju ini.

Artikel Lainnya :

Perbedaan Negara Maju dan Negara Berkembang Dari Segi Ekonomi

Perbedaan Negara Maju dan Negara Berkembang Dari Segi Ekonomi – Negara di dunia ini dapat digolongkan menjadi negara maju dan negara berkembang yang perbedaan antar keduanya dapat dilihat dari segi ekonomi. Secara garis besar negara maju adalah negara yang sudah mampu mengolah sumber daya alam secara terpadu dengan kemampuan intelektual tinggi. Pemanfaatan sumber daya alam serta teknologi tersebut merupakan ciri utama dari kemampuan negara yang tinggi sehingga akan menghasilkan sumber daya alam yang siap pakai untuk menunjang kehidupan sehari-hari. Lain halnya dengan negara berkembang yang juga sering disebut sebagai negara dunia ketiga yang artinya negara tersebut masih berusaha untuk memerangi kemiskinan yang melanda masyarakatnya, serta memperbaiki perekonomian untuk meningkatkan kesejahteraan. Umumnya, negara berkebang masih menggantungkan perekonomiannya pada hasil industri yang berasal dari sektor pertanian, akan tetapi masih belum mampu mengolah bahan mentah sendiri menjadi bahan yang siap digunakan dengan baik. Dari gambaran tersebut sudah dapat terbayangkan perbedaan negara maju dan negara berkembang dari segi ekonomi tersebut secara nyata.

Selengkapnya tentang perbedaan negara maju dan negara berkembang dari segi ekonomi akan dijabarkan sebagai berikut:

 

  • Negara maju

Negara maju merupakan negara yang memiliki pendapatan tinggi serta telah mengalami banyak perkembangan untuk meningkatkan kredibilitas negara, pembangunan, dan juga kehidupan yang layak untuk seluruh masyarakatnya. Hal tersebut menyebabkan penduduk yang tinggal di negara maju akan dapat menikmati kehidupan yang serba ada. Dalam arti lain, negara maju tersebut telah memiliki standar gaya hidup yang tinggi dengan skala ekonomi yang cukup merata. Nah, beberapa faktor penentu bagi negara maju adalah:

  1. Pendapatan perkapita dari segi ekonomi
  2. Pendidikan yang cukup tinggi
  3. Kualitas penduduk yang baik
  4. Tingkat kesehatan yang tinggi dengan angka kematian rendah
  • Negara berkembang

Perbedaan Negara Maju dan Negara Berkembang Dari Segi Ekonomi

Negara berkembang merupakan negara yang memiliki tingkat perekonomian yang belum begitu maju atau bisa dikatakan sebagai negara yang memiliki perekonomian dengan kesejahteraan rakyat yang kurang merata. Pendapatan negara berkembang ini berada di kategori menengah dengan sektor industri yang cukup. Beberapa faktor penentu negara berkembang ini ialah:

  1. Struktur ekonomi yang belum kokoh sehingga pertumbuhan ekonominya yang cukup lambat
  2. Standar hidup yang tergolong rendah karena pendapatan yang relatif kecil
  3. Pendidikan yang belum merata secara menyeluruh
  4. Jaminan kesehatan yang belum dilengkapi dengan fasilitas yang layak

Negara maju dengan negara berkembang memang berbeda. Beberapa masalah yang dialaminya pun juga berbeda. Untuk negara maju, masalah yang umumnya ada ialah kerusakan lingkungan sedangkan untuk negara berkembang masalah yang sering terjadi adalah kemiskinan dan pengangguran yang masih tinggi. Itulah penjelasan singkat mengenai perbedaan negara maju dan negara berkembang dari segi ekonomi yang mudah dipahami.

Artikel Lainnya :

Persamaan Negara Maju dan Negara Berkembang

Persamaan Negara Maju dan Negara Berkembang – Banyak pembahasan di artikel yang hanya menitikberatkan antara perbedaan negara maju dan berkembang. Hal ini didasari karena keinginan mereka untuk melakukan komparasi atau membandingkan antara negara yang satu dengan negara yang lain. Kali ini kita akan mencoba mencari persamaan negara maju dan negara berkembang. Kiranya hanya ada satu persamaan antara negara maju dengan negara berkembang jika kita melihat konteks keadaan suatu negara (negara maju dan berkembang). Hakikatnya semua bangsa di dunia ini memiliki persamaan mendasar yang tidak bisa dipisahkan. Hal tersebut sudah menjadi human nature atau hukum alam untuk tetap menjaga keseimbangan dunia ini. Suatu negara baik itu negara maju maupun negara berkebang walaupun memiliki perbedaan keadaan ekonomi, kualitas pendidikan, perbedaan sumber kekayaan baik itu alam maupun manusia, pasti memiliki persamaan satu sama lain. Namun, jika persamaan tersebut dimasukan dalam konteks bahasan kali ini yaitu persamaan antara negara maju dan berkembang tentu tidak terdapat banyak kesamaan.

Berikut sedikit pembahasan mengenai persamaan negara maju dan negara berkembang:

 

  1. Suatu negara baik itu negara maju maupun negara berkembang tidak akan mampu memenuhi kebutuhan negaranya masing-masing, dengan demikian suatu negara masih bergantung ada negara lain baik itu negara maju yang bergantung pada negara berkembang maupun sebaliknya.
  2. Oleh karena fokus kegiatan ekonomi negara maju pada sektor industri, sudah pasti untuk memenuhi kebutuhan yang sifatnya agrarian seperti kebutuhan bahan makanan dan minuman, obat-obatan herbal, bahan –bahan mentah untuk bahan baku industri masih mengandalkan negara berkembang
  3. Amerika dan negara maju lainnya, masih bergantung pada impor bahan karet dari Indonesia, masih bergantung pada impor bahan makanan seafood dari Indonesia, masih bergantung pada import timah dari Indonesia, masih bergantung pada impor minyak mentah dari Indonesia dan beberapa ketergantungan lainnya

Persamaan Negara Maju dan Negara Berkembang

Berdasarkan penjelasan diatas bahwa sudah jelas kiranya bahwa masih terdapat persamaan antara negara maju dan negara berkembang walaupun tidak banyak dan terkesan tidak menjadi isu yang menarik. Pada intinya semua negara di dunia ini memiliki persamaan yaitu masih bergantung pada negara lain untuk memenuhi kebutuhan negaranya. Hal tersebut kembali lagi pada kodrat manusia sebagai mahluk sosial, yang artinay dalam menjalankan kehidupannya harus tersebut berinteraksi dengan orang lain untuk memenuhi kebutuhan hidupnya baik yang bersifat fisik maupun non fisik. Tidak akan mungkin satu orang pun di dunia ini bisa memenuhi semua kebutuhan hidupnya baik itu kebutuhan yang bersifat fisik maupun kebutuhan yang bersifat non-fisik. Masing-masing individu pasti membutuhkan orang lani, begitu juga jika kita menariknya ke suatu yang lebih besar dan kompleks seperti organisasi, dan negara. Itulah sedikit pembahasan mengenai persamaan negara maju dan negara berkembang, semoga bermanfaat.

Artikel Lainnya :

Perbedaan Dari Negara Maju dan Negara Berkembang

Memahami Perbedaan Dari Negara Maju dan Negara Berkembang tentu harus dilihat dari ciri-ciri kenapa negara tersebut bisa dikatakan negara berkembang sedangkan negara lain dikatakan negara maju. Ada beberapa aspek yang bisa anda lihat untuk membedakan mana negara maju dan mana negara berkembang. Hal tersebut bisa anda lihat dari aspek ekonomi, kesehatan, lingkungan, kondisi sosial budaya, dan beberapa hal lainnya. Negara-negara maju memang di dominasi oleh negara-negara barat seperti Amerika, Jerman, Rusia, Polandia, dan Swiss. Bukan berarti negara yang memiliki sumber kekayaan alam melimpah bisa otomatis dikatakan sebagi negara maju, karena bukan permasalahan SDA yang tersedia, namun kemampuan untuk mengelola sumber-sumber kekayaan tersebut untuk memakmurkan penduduknya. Sumber daya tidak hanya terbatas pada kekayaan alam, melainkan dari sumber kekayaan manusia, kekayaan teknologi, kekayaan pengetahuan dan lain sebagainya.

Untuk lebih memahami tentang perbedaan negara maju dan negara berkembang, simak penjelasan berikut:

 

  1. Tingkat pendidikan: salah satu hal yang menyebabkan suatu negara bisa maju ialah karena –nya kualitas SDM-nya yang sangat baik. Untuk meningkatkan kualitas SDM tentu salah satu cara yang paling efektif ialah dengan pendidikan. Kualitas dan kuantitas sarana prasarana pendidikan termasuk ketersediaan tenaga pendidik dan kependidikan sangat membantu atau mempengaruhi kualitas SDM yang akan dihasilkan nantinya. Oleh karena itu tidak heran jika negara maju memiliki sarana prasarana pendidikan yang sangat baik, berkualitas, ditambah lagi dengan ilmu pengetahuan yang baik dan tenaga pendidik yang baik pula
  2. Ekonomi : kegiatan ekonomi negara maju di dukung atau disokong oleh kegiatan industria. Artinya sebagian besar pekerjaan penduduknya berada di sektor industri. Dimana negara maju memproduksi perangkat teknologi canggih yang tidak bisa diproduksi negara berkembang, tersedianya industri jasa yang berkualitas dan lain sebagainya.
  3. Pertumbuhan penduduk yang rendah: adanya kesadaran untuk menjaga kesehatan,fasilitas kesehatan yang mencukupi, menunda pernikahan dini, serta tingginya keterlibatan wanita dalam dunia industri menyebabkan angka pertumbuhan penduduk yang rendah. Angka pertumbuhan penduduk yang rendah ini bisa dilihat dari rendahnya angka kematian bayi dan ibu melahirkan, rendahnya angka kelahiran

Perbedaan Dari Negara Maju dan Negara Berkembang

Berdasarkan penjelasan diatas, bisa diambil satu poin bahwa negara maju ialah suatu kondisi dimana penduduknya memiliki tingkat kualitas hidup yang lebih baik dibandingkan dengan negara berkembang, selain itu negara maju juga sudah tidak berkutat lagi dalam persoalan pemenuhan kebutuhan dasar manusia lagi, tetapi sudah memperhatikan permasalahan aktualitasi diri dan penghargaan diri. Selain itu negara maju walaupun penuh akan kegiatan industri, tetap memperhatikan aspek lingkungan dari mulai pengelolaan limbah, meminimalisir pencemaran udara, air dan tanah, teknologi ayng ramah lingkungan dan lain sebagainya. Itulah pembahasan mengenai perbedaan negara maju dan negara berkembang, semoga bermanfaat.

 

Artikel Lainnya :

Pengertian Negara Maju dan Negara Berkembang

Ada perbedaan antara pengertian negara maju dan negara berkembang. Dalam hal ini pengertian antara negara maju dan berkembang tentu sangat bertolak belakang. Misalnya saja negara maju memiliki kualitas pendidikan yang baik, sedangkan negara berkembang memiliki kualitas pendidikan yang rendah. Definisi dari negara maju ialah suatu keadaan dimana penduduk di dalamnya menikmati kualitas hidup yang lebih tinggi dan lebih baik dengan bantuan teknologi dan iklim ekonomi yang kondusif. Indikator negara dikatakan sebagai negara maju ialah jika memiliki GDP ( Gross Dmestic Bruto) yang tinggi. Sedangkan negara berkembang ialah suatu kondisi atau keadaan dimana penduduknya hidup dalam kualitas rendah, pendapatanyang rendah, serta infrastruktur yang masih belum memenuhi kebutuhan baik itu dari segi kuantitas maupun kualitas.

Untuk lebih jelasnya mengenai pengertian negara maju dan negara berkembang, anda harus memahami juga ciri-ciri dari negara maju dan berkembang.

 

  1. Laju pertumbuhan penduduk: negara maju memiliki laju pertumbuhan penduduk yang sangat lambat. Hal ini bisa dilihat dari angka kelahiran yang sangat rendah, angka kematian bayi dan ibu melahirkan yang rendah. Hal tersebut disebabkan karena adanya kesadaran penduduk akan gaya hidup yang sehat, menunda nikah di usia dini, terdapatnya fasiltias kesehatan yang berkualitas, tingginya keterlibatan wanita di dalam dunia kerja. Sedangkan negara maju memiliki laju pertumbuhan penduduk rendah, dengan sebab atau alasan yang bertolak belakang dengan negara maju.
  2. Lingkungan: negara maju walaupun disokong oleh kegiatan industri seperti pabrik teknologi, otomotif, dan lain sebagainya. Masih tetap memperhatikan aspek lingkungan terlihat dari pengelolaan limbah yang sesuai prosedur, pencemaran udara, air, dan tanah yang rendah, air sungai yang bersih dan jernih, lingkungan yang asri dan lain sebagainya.
  3. Kualitas pendidikan: untuk memajukan sebuah negara tentu harus didukung oleh kualitas SDM, salahs tu cara untuk meningkatkan kualitas SDM ialah dengan pendidikan. Pendidikan dengan kualitas dan kuantitas yang baik tentu akan menghasilkan SDM yang baik pula untuk mengelola SDA dan sumber daya lainnya.
  4. Neraca perdagangan: negara maju memiliki tingkat ekspor yang jauh lebih tinggi dibandingkan impor. Hal ini dikarenakan hampir smeua kebutuhan dalam negerinya sudah tercukupi, sehingga “kelebihan” dari produksi di jual ke luar negeri.

Pengertian Negara Maju dan Negara Berkembang

Memahami tentang negara maju dan negara berkembang tentu harus dipahami dari ciri-ciri atau indikator apa saja yang bisa menjelaskan bahwa negara tersebut masuk dalam kategori negara maju dan berkembang.  Memahami pengertian negara maju dan negara berkembang secara otomatis juga harus memahami ciri-ciri dari negara maju dan berkembang. Ciri negara maju atau berkembang tidak melulu dilihat dari segi ekonomi, tetapi juga dari segi kesehatan, lingkungan dan sosial budaya.

Artikel Lainnya :

Contoh Negara Maju dan Negara Berkembang

Contoh Negara Maju dan Negara Berkembang – Ada beberapa ciri yang bsisa anda lihat antara negara maju dengan negara yang sedang berkembang. Selanjutnya, anda bisa membandingkan antara ciri negara maju dan berkembang dengan contoh negara maju dan negara berkembang yang ada di dunia saat ini. Entah kebetulan atau tidak, nyatanya negara-negara berkembang berada di wilayah barat belahan bumi. Atau jika ditarik garis lurus dari asia utara sampai ke Rusia hampir semua negaranya masuk dalam kategori negara maju, sedangkan dari asia tengah kebawah ( kecuali Jepang dan Australia) masuk dalam kategori negara berkembang) ada banyak negara yang bisa dijadikan contoh negara maju dan berkembang. Negara-negara di dunia bisa dikatakan negara maju dan berkembang karena telah mampu memenuhi “syarat” yang ada.

Berikut beberapa contoh negara maju dan negara berkembang beserta ciri-cirinya ;

 

  1. Segi ekonomi : pondasi ekonomi negara maju di dominasi oleh kegiatan ekonomi industria. Artinya, hampir sebagian besar kegiatan perkonomiannya disokong oleh industri-industri baik itu industri produk maupun jasa. Kebanyakan industri produk menghasilkan produk-produk teknologi yang tidak bisa di produksi atau dibuat oleh negara berkembang. Contoh negara dengan corak ekonomi industria ialah Amerika, Inggris, Jerman, Jepang, Rusia dan sebagainya. Sedangkan negara berkembang memiliki corak ekonomi Agraria, dengan kata lain kondisi ekonomi atau kekuatan ekonomi masih di topang oleh kegiatan pertanian, perkebunan, dan industri yang memproduksi abrang setengah jadi seperti Indonesia, Malaysia, Afrika selatan dsb.
  2. Pendapatan per kapita: tentu saja pendapatan perkapita negara maju sangat tinggi seperti Amerika serikat, Jepang, dan Jerman. Untuk negara dengan pendapatan perkapita yang rendah seperti Indonesia, dan Malaysia
  3. Tingkat pendidikan: oleh karena negara tersebut maju sudah pasti kualitas pendidikannya juga sudah sangat bagus sekali, semua sarana dan prasarana sudah terpenuhi, anggaran untuk pendidikan juga sangat besar. Contoh negara dengan kualitas pendidikan berkualitas ialah Jepang, Polandia, dan Jerman. Indonesa meih terkendala oleh sarana dan prasaran pendidikan yang belum mencukupi
  4. Laju pertumbuhan penduduk: negara maju seperti Jepang memiliki laju pertumbuhan penduduk yang rendah, hal ini ditandai dengan rendahnya angka kematian bayi, rendahnya angka kelahiran, disebabkan oleh adanya kesadaran akan kesehatan, fasilitas kesehatan yang baik, menunda nikah usia dini, dan tingginya keterlibatan wanita di dunia kerja

Contoh Negara Maju dan Negara Berkembang

Selain itu, ada juga ciri negara maju dan berkembang lainnnya dilihat dari aspek lingkungan. Negara maju seperti Jepang memiliki kualitas lingkungan yang sangat baik, seperti angka pencemaran udara, air, dan tanah, pengelolaan limbah yang baik, dan adanya penegakan hukum terhadap industri-industri yang tidak meperhatikan aspek lingkungan. Itulah beberapa contoh negara maju dan negara berkembang yang ada di dunia saat ini.

Artikel Lainnya :

Ciri-Ciri Negara Maju dan Negara Berkembang

Untuk mengetahui dan memahami tentang ciri-ciri negara maju dan negara berkembang sebenarnya tidak terlalu sulit. Hal ini dikarenakan antara ciri negara maju dan negara berkembang pasti selalu bertolak belakang. Misalnya saja negara maju memiliki ciri masyarakat industria, sedangkan negara berkembang memiliki ciri negara agraria, hal ini tentu saja sangat bertolak belakang. Ada beberapa factor penyebab kenapa suatu negara bisa dikatakan masih berkembang dan mengapa dikatakan sebagai negara yang sudah maju. Kali ini kita tidak akan membahas terlalu jauh mengenai sebab kenapa suatu negara memiliki kategori berbeda-beda. Artikel kali ini kita akan membahas seputar ciri-ciri fisik atau ciri-ciri utama antara negara yang sudah maju dan negara yang sedang berkembang. Indonesia sendiri termasuk kedalam negara berkembang, karena ciri-ciri yang ada pada negara Indonesia masih dikategorikan kedalam negara berkembang

Berikut pembahasan mengenai ciri ciri negara maju dan negara berkembang di dunia:

 

  1. Segi ekonomi : jika dilihat dari segi ekonomi negara maju memiliki atau corak masyarakat industria. Artinya, sebagian besar penghasilan utama penduduknya berasal dari industri seperti pabrik-pabrik yang menghasilkan produk perangkat teknologi dan perangkat lainnya yang tidak bisa dihasilkan oleh negara berkembang. Kekuatan eonomi negara maju ditopang oleh kegiatan industri baik itu yang menghasilkan produk maupun jasa. Sedangkan negara berkembang memiliki corak masyarakat agrarian. Artinya, penghasilan utama penduduknya berasal dari perkebunan, pertanian dan sejenisnya. Sektor Industri jelas ada, namun sedikit yang bisa mengeloah bahan mentah menjadi bahan jadi, kebanyakan industri di negara berkembang hanya mampu memproduksi barang mentah menjadi setengah jadi
  2. Lingkungan: walaupun negara maju di dominasi oleh kegiatan industri, tetapi mereka sangat memperhatikan dan memperdulikan aspek lingkungan, seperti mengelola limbah, meminimalisir pencemaran udara, air dan tanah, serta menjaga agar terciptanya suatu ekosistem yang baik. Berebda dengan negara berkembang yang terkesan tidak memperdulikan keadaan lingkungan. Misalnya saja sungai yang kotor penuh sampah dan lain sebagainya.
  3. Angka kematian ibu melahirkan: menurut data dari world bank, bahwa negara maju memiliki angka kematian ibu melahirkan yang sangat kecil, hal ini menunjukan bahwa fasiltias kesehatan dan tenaga kesehatan yang sudah mencukupi dari segi kuantitas dan kualtiasnya

Ciri-Ciri Negara Maju dan Negara Berkembang

Selain itu, anda juga bisa melihatnya dari pendapatan per kapita penduduk negara maju. Negara maju memiliki pendapatan perkapita yang sangat besar dibandingkan dengan negara berkembang, hal ini karena disebabkan oleh beberapa hal seperti iklim investasi yang sangat kondusif, adanya jaminan kesehatan dan pendidikan gratis, ddan hal-hal lainnya. Berbeda dengan negara berkembang yang memiliki pendapatan perkapita yang sangat rendah dibandingkan negara maju. Demikian pembahasan mengenai ciri ciri negara maju dan negara berkembang, semoga bermanfaat.

Artikel Lainnya :

Ciri-Ciri Penduduk Di Negara Maju

Ciri-Ciri Penduduk Di Negara Maju – Negara-negara barat diidentikkan sebagai negara dengan pertumbuhan ekonomi yang sangat baik, artikel kali ini kita akan mencoba membahas mengenai ciri ciri penduduk di negara maju. Memang tidak salah jika sebagian besar orang mengidentikan bahwa negara-negara barat ialah negara maju. Anggapan tersebut tidak sepenuhnya benar, hal ini dikarenakan tidak semua negara yang berada di wilayah barat bumi semuanya negara maju, ada sebagian dari negara yang berada di wilayah barat bumi juga termasuk ke dalam negara berkembang. Negara berkembang oleh negara maju disebut sebagai negara ketiga, Indonesia termasuk dalam negara dunia ketiga atua dengan kata lain Indonesia merupakan negara berkembang. Inti dari perbedaan negara maju dengan negara berkembang ialah pada corak masyarakat serta kegiatan ekonomi negara yang bersangkutan. Terjadi perbedaan yang sangat bertolak belakang antara negara maju dan negara berkembang.

Ada beberapa ciri-ciri penduduk di negara maju yang perlu anda ketahui, perbedaan ini merupakan perbedaan mendasar atau perbedaan utama yang kasat mata atau terlihat. Berikut pembahasannya:

 

  1. Segi ekonomi : pondasi utama perekonomian negara maju ialah pada sektor industri dan jasa. Banyak pabrik-pabrik besar yang memproduksi perangkat teknologi yang sebagian besar di ekspor ke negara-negara lain baik itu ke negara maju maupun negara berkembang. Selain itu, sumber pegnhasilan utama penduduknya juga berasal dari sektor industri tersebut. Bisa dilihat juga dari pendapatan perkapita atau PDB negara tersebut, jika pendapatan perkapita suatu negar sangt tinggi berarti negara tersebut masuk dalam kategori negara maju
  2. Segi pendidikan: hal ini masuk dalam hubungan sebab akibat, dimana suatu negara tidak akan mungkin bias maju jika tingkat pendidikan atau kualitas pendidikan di negaranya masih sangat rendah. Dengan adanya pendidikan yang berkualitas, secara otomatis negara tersebut memiliki kualitas SDM yang berkualitas, yang bisa dimanfaatkan untuk mengelola SDA yang tersedia di negara tersebut
  3. Lingkungan: suatu negara bisa dikatakan sebagai negara maju jika lingkungan alam di negara tersebut terjaga ekosistemnya, dari mulai kualitas udara yang bersih, lingkungan yang bersih, air sungai yang tidak tercemar oleh limbah pabrik dan lain sebagainya

Ciri-Ciri Penduduk Di Negara Maju

Menurut data yang dikeluarkan oleh world bank, bahwa negara dikatakan maju tidak hanya dilihat dari segi pertumbuhan ekonomi atau pendapatan perkapitanya saja, melainkan dari hal-hal lain yang terkesan tidak ada hubungannya dengan pertumbuhan ekonomi juga ikut mempengaruhi bahwa negara tersebut bisa masuk dalam kategori negara maju atau tidak. Indikator yang dimaksud ialah segi lingkungan, dan tingkat kematian ibu dan anak. Jika dalam satu negara masih terdapat tingkat kematian ibu melahirkan maka belum bisa dikatakan masuk dalam ciri ciri penduduk di negara maju.

Artikel Lainnya :