Perbedaan Dari Unsur Dan Senyawa

Perbedaan Dari Unsur Dan Senyawa – Saat belajar kimia, istilah unsur dan senyawa menjadi istilah yang akan sering digunakan. Kedua istilah ini harus dipahami jika ingin mempelajari tentang kimia. Namun seringkali ada yang masih belum bisa membedakan kedua istilah ini. Tentu kedua istilah ini berbeda. Untuk itu kali ini akan dibahas mengenai perbedaan dari unsur dan senyawa serta ciri-cirinya. Kita bisa dengan mudah mengenali apakah unsur atau senyawa walaupun keduanya saling berhubungan. Ya, kedua istilah ini saling berhubungan satu dengan lainnya. Kedua istilah ini biasanya ditemukan ketika kita mempelajari tabel periodik, tabel yang wajib dihapal oleh anda yang ingin memahami ilmu kimia. Dalam tabel periodik tersebut ada sekitar 118 unsur yang tersusun sesuai dengan nomor atom mereka. Jika anda melihat berbagai huruf maupun kombinasi huruf dalam tabel tersebut maka itulah simbol unsur dalam ilmu kimia. Huruf-huruf tersebut mewakili setiap unsur.

Sementara unsur sendiri memiliki pengertian yaitu zat kimia yang hanya terdiri dari satu jenis atom. Contoh dari unsur adalah Hidrogen yang memiliki simbol huruf H, emas yang memiliki simbol AU (Aurum), kemudian besi yang memiliki simbol Fe (Ferrum), dan sebagainya. Setiap unsur ini memiliki massa atom, nomor atom, konfigurasi elektronik, serta simbolnya masing-masing.

Kemudian istilah lain yang bisa dibilang selalu berkaitan dengan unsur adalah senyawa. Senyawa merupakan zat kimia yang terdiri dari dua atau lebih unsur kimia yang berbeda. Senyawa merupakan perpaduan dari berbagai unsur berbeda misalnya NaCl, H2O, HNO3, dan C6H12O6. Beberapa simbol senyawa tersebut merupakan contoh yang umum dari senyawa. Senyawa sendiri memiliki klasifikasi tersendiri. Namun klasifikasi tersebut tidak akan dibahas dalam artikel ini. Artikel ini fokus pada perbedaan dari unsur dan senyawa serta karakteristiknya.

Jika dilihat dari uraian diatas, maka kita sudah bisa melihat apa saja dan bagaimana perbedaan antara unsur dan senyawa. Kini kita bisa dengan mudah membedakan antara untur dan senyawa jika melihat dari simbol-simbol unsur dan senyawa. Namun mungkin akan sedikit kesulitan jika melihat nama-namanya. Untuk itu kita bisa menghafal simbol dan namanya, dengan begitu akan dengan mudah membedakan apakah suatu zat merupakan unsur atau senyawa. Untuk menghafal tabel periodik maka anda bisa menggunakan jembatan keledai. Cara ini cukup efektif untuk menghapal tabel periodik. Lalu berikut ini merupakan rangkuman dari perbedaan unsur dan senyawa.
Perbedaan Dari Unsur Dan Senyawa

  • Unsur terdiri dari satu jenis atom sementara senyawa terdiri dari dua atau lebih atom secara kimia.
  • Unsur tidak dapat diuraikan menjadi zat yang lebih sederhana dengan reaksi kimia biasa semmentara senyawa bisa diuraikan menjadi unsur-unsur penyusunnya dengan reaksi kimia biasa.
  • Unsur memiliki sifat yang lebihs ederhana dari senyawa sementara senyawa memiliki sifat yang berbeda dari unsur-unsur penyusunnya.
  • Unsur tersedia di alam sementara senyawa terbentuk dari perubahan kimia.

Itulah beberapa perbedaan dari unsur dan senyawa, semoga bermanfaat.

Artikel Lainnya :

Proses Pembentukan Minyak Bumi

Proses Pembentukan Minyak Bumi – Minyak bumi adalah sumber bahan bakar minyak yang keberadaannya tidak bisa dilepaskan dari kehidupan kita sehari-hari. Bahkan karena saking pentingnya minyak bumi di era mdoern kini, hingga disebut sebagai emas hitam.

Hampir semua aktifitas kita sekarang ini pasti sedikitnya menggunakan minyak bumi, seperti motor, mobil dan lain-lain. Bisa dibilang kita sangat bergantung kepada minyak bumi, karena hingga kini belum ditemukan bahan bakar lain yang lebih efektif selain dari minyak bumi. Proses pembentukan minyak bumi ini terbagi menjadi kepada tiga teori. Berikut penjelasan mengenai ketiga teori pembentukan minyak bumi :

Teori Organik

Dalam teori organik ini disebutkan bahwa minyak bumi terbentuk dari jasad tumbuhan, hewan atau jasad mahluk organik lainnya. Lalu jasad-jasad dari mahluk organik tersebut tertimbun oleh lumpur yang kemudian terbawa hanyut oleh sungai hingga ke laut. Di laut ini lah jasad hewan maupun tumbuhan tadi mengendap, akibat dari lamanya proses mengendap ini maka terjadilah proses kimia yang menyebabkan jasad organisme tadi menjadi minyak dan gas.

Teori Anorganik

Menurut teori anorganik ini, minyak bumi terbentuk bukan dari jasad hewan atau tumbuhan melainkan dari bakteri. Di dalam perut bumi banyak sekali belerang, nitrogen maupun oksigen yang kemudian karena bersinggungan maka terjadilah aktifitas dengan bakteri, menyebabkan terjadi reaksi kimia yang menghasilkan minyak bumi.

Teori Duplex

Teori duplex adalah teori yang paling populer daripada 2 teori diatas. Teori ini diakui oleh khalayak banyak.

Menurut teori ini, minyak bumi terbentuk dari berbagai macam jasad organisme laut baik itu tumbuhan maupun hewan. Kemudian organisme tersebut tertutup oleh lumpur yang karena lamanya waktu, lumpur tersebut lalu berubah jadi batuan sedimen. Batuan sedimen yang memiliki bintik minyak atau gas kemudian disebut sebagai batu induk.

Lalu minyak dan gas secara alami akan mencari tempat yang memiliki tekanan lebih rendah, kemudian berkumpul disitu. Dan tempat yang memiliki tekanan rendah ini disebut sebagai trap.

Dalam sebuah trap akan ada 3 jenis senyawa, yaitu minyak, gas dan air. Gas berada di lapisan paling atas, kemudian minyak di lapisan kedua dan air berada di lapisan paling bawah.

Setelah mengetahui mengenai teori-teori pembentukan atau terjadinya minyak bumi, kini akan dijelaskan mengenai Proses Pembentukan Minyak Bumi :

1.Fotosintesis Ganggang

Proses Pembentukan Minyak Bumi

Minyak bumi sebenarnya akan terbentuk secara alami, namun umumnya terbentuk karena hasil fotosintesa dari ganggang. Semua jenis tumbuhan lain yang memiliki tingkat lebih tinggi dari ganggang bisa menghasilkan minyak bumi, namun kebanyakan justru lebih sering menghasilkan gas.

2. Terbentuknya Batuan Induk

Proses Pembentukan Minyak Bumi 1

Proses Pembentukan Minyak Bumi – Proses selanjutnya adalah terbentuknya batuan induk akibat ganggang tadi yang tertimbun oleh lumpur dan sedimen disebuah cekungan. Ganggang yang tertimbun tadi kemudian berubah menjadi batuan induk.

3. Proses Pengendapan Batuan Induk

Proses Pembentukan Minyak Bumi 2Pada proses ini batuan induk akan tertimbun oleh batuan lain selama jutaan taun. Semakin banyak batuan yang menimbun batuan induk ini maka batuan induk akan semakin tertekan hingga karena tekanan tersebut temperatur atau suhunya akan bertambah, suhu yang paling bagus untuk terbentuknya minyak bumi adalah 100 derajat celcius.

4. Tahap Akhir

Proses Pembentukan Minyak Bumi 3

Di proses akhir ini lah karbon yang terkena oleh panas akan bereaksi dengan hidrogen yang kemudian akan membentuk hidrokarbon. Minyak dari hasil proses ini masih berupa minyak mentah.

Sangat panjang sekali ternyata penjelasan mengenai proses pembentukan minyak bumi ini. Demikianlah, semoga bermanfaat dan membantu adik-adik sekalian.

Artikel Lainnya :

Pengertian Klorin

Pengertian Klorin – Klorin merupakan unsur yang ada dibumi, namun tidak dapat dijumpai secara alami dalam keadaan yang murni, karena sangat cenderung dan reaktif membentuk senyawa dengan unsur lainnya. Klorin merupakan unsur yang kedua dari kolom ketujuh belas tabel periodik. Klorin mempunyai 2 isotop stabil yaitu C1-37 dan C1-35. Klorin yang ditemukan dialam merupakan campuran dari dua isotop tersebut. Klorin berasal dari Bahasa Yunani yaitu “ chloros” artinya “ Kuning-hijau”. Pada tahun 1774 gas Klorin diproduksi pertama kali oleh seorang kimiawan Swedia Carl Wilhelm Scheele.

Klorin dapat ditemukan dalam jumlah yang besar di kerak bumi dan di air alut. Di laut, klorin ditemukan sebagai bagian senyawa natrium klorida atau NaC1 yang dikenal sebagai garam meja. Sedangkan dalam kerak bumi, mineral yang mengandung klorin seperti karnalit, silvit, dan halit.

Klorin merupakan bahan kimia yang terpenting yang dipakai oleh aplikasi industry. Setiap tahunnya, miliaran ton klorin akan diproduksi dan digunakan dalam aplikasi industry salah satunya di Negara Amerika Serikat.Klorin dapat digunakan dalam berbagai macam pembuatan produk, misalnya obat-obatan, tekstil, plastik, produk pembersih. Selain itu klorin juga digunakan dikolam agar kolam tetap aman dan bersih karena bakteri, ganggang dan kuman yang ada didalam kolam terbunuh oleh klorin. Klorin juga dipakai untuk air minum, karena klorin mampu membunuh kuman yang ada dalam air minum, sehingga tidak menyebabkan penyakit seperti sakit perut ketika kita meminumnya. Klorin juga digunakan sebagai bahan dasar pemutih. Klorin dibutuhkan untuk kelangsungan kehidupan hewan. Penggunaan dalam tubuh yaitu mampu membantu mencerna makanan, melawan kuman dan dapat menggerakkan otot.

Klorin merupakan salah satu kelompok unsur yang memiliki sifat kimia yang dikenal sebagai halogen, brom, astatine, yodium, dan anggota lain yang fluor. Sifat oksidasi unsur dapat membuatnya efektif untuk membunuh mikroorganisme yang berbahaya. Klorinasi air merupakan salah satu pengaman untuk pasokan air minum. Klorin bisa ditambahkan ke air sebagai gas dalam bentuk senyawa hipoklorit yang mampu melepaskan sebagian kecil unsur ke dalam air.Konsentrasi yang rendah klorin mampu membunuh organisme penyebab penyakit.
Pengertian Klorin
Pengertian Klorin – Biasanya klorin ditambahkan ke instalasi pengolahan air dengan jumlah yang kecil dan telah dizinkan untuk berada dalam air, sehingga telah terkontaminasi dan telah membutikan bahwa efek kesehatan dari unsur produk air minum bahwa klorin tidak berbahaya. Konsensus menyatakan bahwa klorinasi memiliki manfaat yang lebih besar daripada resiko. Namun, pada tahun 1991, telah diadakan keputusan dari pemerintah Peru yang menyatakan untuk menghentikan klorinasi pasokan air, hal ini karena kekhawatiran mengenai efek yang akan ditimbulkan terhada manusia. Klorin yang ada dalam air keran bisa membahayakan tanaman hias dan ikan. Namun, dapat dihilangkan dengan air yang telah mendidih dan menempelkan filter pada keran.

Artikel Lainnya :

Pengertian Gliserin dan Fungsinya

Pengertian Gliserin dan Fungsinya – Gliserin merupakan cairan kental yang rasanya manis namun tidak berwarna. Gliserin mmepunyai titik didih yang tinggi dan akan membeku dalam bentuk pasta. Gliserin banyak digunakan dalam produk kecantikan seperti lotion, sabun, dan digunakan untuk membuat dinamit. Cairan gliserin popular digunakan dalam produk kecantikan karena gliserin merupakan humektan yang menyerap air dari lingkungan, maka hal ini yang menyebabkan glisrin dapat membantu menyegel kelembaban.

Gliserin dapat dengan mudah dilarutkan menjadi air dan alcohol, namun tidak menjadi minyak. Gliserol adalah senyawa kimia murni, yang menunjukkan bahwa itu adalah alcohol.
Fungsi Gliserin

Fungsi dalam pembuatan makanan dan minuman :

  1. Gliserin dapat berfungsi sebagai humektan, pengawet makanan, pelarut dan pemanis.
  2. Gliserin dapat dijadikan sebagai pengemulsi makanan.
  3. Gliserin dapat digunakan dalam pembuatan ester poligliserol masuk ke hortening dan margarin.
  4. Gliserin digunakan sebagai filter yang rendah lemk dalam produk makanan.
  5. Gliserin digunakan utuk pelarut untuk rasa, seperti pewarna makanan dan vanilli.
  6. Gliserin pelunakan dalam permen, penutup daging, kue, dan keju.

Fungsi dalam pembuatan kosmetik :

  1. Gliserin dapat membantu dalam mengatasi masalah kulit yang kering seperti prosiasis dan eksim.
  2. Gliserin dapat membantu pembuatan pembersih muka, mencegah dan mengurangi jerawat.
  3. Untuk bibir, gliserin dapat membantu mengobati masalah bibir kering dan pecah-pecah.
  4. Gliserin dapat membantu memperlambat penunaan pada kulit dengan mengurangi kerutan pada wajah dan garis halus.
  5. Pelembab wajah.

Gliserin dapat melembutkan kulit, dan merupakan bahan pelembab, sabun dan lotion.
Pengertian Gliserin dan Fungsinya
Fungsi dalam Polieter Poliol :

Gliserin merupakan salah satu bahan utama dalam pembuatan poliol untuk fleksibel dan busa. Busa poliuretan kaku dapat digunakan dalam lapisan permukaan dan cat dan digunakan sebagai pelembut dan memberikan fleksibilitas, ketangguhan dan kelenturan.

Gliserin merupakan inisiator yang bisa ditambahkan etilena oksida.

Fungsi Gliserin untuk Kosmetik dan Obat-obatan

  1. Campuran obat batuk
  2. Campuran untk shampo
  3. Pemanis didalam pasta gigi
  4. Pelembut dalam sabun.

Selain itu gliserin juga digunakan dalam industry pembuatan kertas sebagai zat pelembab, peluma dan plasticizer. Humektan untuk makanan hewan peliharaan seperti kucing, gliserin dapat membantu untuk menjaga kelembaban serta meningkatkan palatabilitas. Gliserin juga dianggap aman untuk digunakan dalam makanan, obat-obatan pribadi, dan produk perawatan pribadi. Gliserin meluas sampai dalam penggunaan rumah tangga.

Gliserin dapat digunakan untuk membersihkan tumpahan yang lengket dalam freezer atau menambahkan gliserin untuk menghangatkan air dan sisa irisan sabun batangan untuk membuat sabun tangan menjadi cair. Bahkan gliserin dapat digunakan untuk mengawetkan daun kering sampai berbulan bulan dengan cara merendam larutan gliserin dan dua bagian air sampai lembut dan lentur. gliserin tentu memiliki manfaat bagi kehidupan manusia yang ada dibumi ini, tinggal bagaimana cara kita menggunakannya saja.

Artikel Lainnya :

Pengertian Dari Proses Oksidasi

Pengertian Dari Proses Oksidasi – Oksidasi merupakan interaksi kontak langsung diantara molekul oksigen dan semua zat yang berbeda dari benda mati hingga jaringan hidup seperti tumbuhan. Oksidasi akan terjadi ketika kontak antara unsur radikal bebas dan udara seperti oksigen dan air. Oksidasi juga bermanfaat untuk pembentukan aluminium yang tahan lama. Namun, disisi lain oksidasi juga dapat merusak misalnya karat dari sebuah mobil, dan rusaknya buah segar seperti buah apel yang dipotong akan berubah warna nya menjadi coklat. Tidak semua bahan yang berinteraksi dengan molekul oksigen hancur menjadi karat.

Ketika oksigen dilibatkan pada proses oksidasi, sebenarnya proses oksidasi tergantung pada jumlah oksigen yang ada di udara dan sifat bahan yang disentuhnya. Efek skala besar oksigen dapat menyebabkan radikal bebas pada permukaan untuk melepaskan diri. Pada kasus besi, oksigen menciptakan proses pembakaran yang lambat, sehingga menghasilkan zat coklat rapuh yang disebut sebagai karat. Ketika oksidasi terjadi pada tembaga, menghasilkan lapisan kehijauan yang disebut sebagai oksidasi tembaga.

Dalam kasus buah segar, kulit buah biasanya menyediakan penghalang terhadap oksidasi.

Namun, setelah kulitnya rusak, sel-sel pada buah mengalami kontak langsung dengan molekul oksigen dan udara, kemudian akan memulai membakar mereka. sehingga hasilnya yaitu bentuk karat bintik-bintik kecoklatan. Mencegah oksidasi yang disebabkan oleh oksigen yaitu untuk memberikan lapisan perlindungan diantara materi yang ada ditempat terbuka dengan udara. Oksidasi yang merusak tidak akan terjadi apabila oksigen tidak mampu berinteraksi langsung dengan bahan yang mengandung radikal bebas.
Pengertian Dari Proses Oksidasi
Pengertian Dari Proses Oksidasi – Proses oksidasi juga dapat terjadi pada kendaraan mobil atau motor. Lapisan cat yang mengalami kerusakan atau karatan yang disebabkan oleh cahaya matahari, air, dan udara. Sehingga lapisan cat tersebut menjadi buram dan akhirnya akan mengelupas.

Diatas sudah dijelaskan bahwa oksidasi akibat oksigen tidak akan terjadi jika oksigen tidak mampu menembus permukaan untuk mencapai radikal bebas. Maka ini salah satu sebabnya mengapa stainless tidak berkarat seperti baja. Karena stainless mempunyai lapisan tipis logam lain yang didalmnya tidak mengandung radikal bebas.

Oksidasi juga merupakan proses pelepasan molekul, ion, atau atom yang mengandung elektron di udara. Selain terjadi pada besi yang berkarat, buah yang dikupas akan berubah warna dan akhirnya mengalami pembusukan, proses oksidasi juga terjadi pada minyak sayuran. Minyak sayur yang disimpan pada wadah yang terbuka, maka akan terjadi oksidasi pada minyak tersebut. Minyak yang mengalami proses oksidasi akan menghasilkan minyak yang berbau tengik warnanya pun akan berubah menjadi kecoklatan.

Oksidasi merupakan zat pengoksida zat lain. Reduksi merupakan kebalikan dari oksidasi yang meruapakan zat yang mereduksi zat lain. Oksidasi berarti mendapat oksigen, sedangkan reduksi adalah kehilangan oksigen. Reduksi dan oksidasi terjadi secara bersamaan. Sehingga reaksi seperti ini disebut reaksi redoks.Jadi dapat disimpulkan bahwa proses oksidasi merupakan proses yang terjadi ketika hilangnya satu elektron ketika dua zat atau lebih berinteraksi. Dalam kasus besi dapat berkarat karena proses oksidasi, begitu juga dengan tembaga yang dapat berubah menjadi kehijauan karena proses oksidasi. Namun, pada logam tidak dapat dilemahkan oleh oksidasi. Karena yang terjadi pada oksidasi yaitu munculnya permukaan karat yang akhirnya akan melemahkan struktur logam itu sendiri.

Dengan adanya kedua proses secara kimiawi, maka suatu senyawa akann saling melengkapi satu sama lainnya, sehingga akan menghasilkan senyawa baru. Contok proses oksidasi dan reduksi yaitu : Ketika ingin mengetahui bagaimana proses oksidasi dan reduksi mengenai natrium klorida ( NaCI) . Prosesnya yaitu :

Oksidasi senyawa Na= Na++e ( Natrium melepaskan 1 elektron), kemudian Reduksi senyawa CI=CI+e CI- (Klorida menerima 1 elektron ) maka hasilnya yaitu Na+CI= Na++ CI—> NaCI ( Natrium Klorida ).

Beberapa penentuan adanya oksidasi :

  1. Setiap unsur atom dalam bilangan oksidasi adalah nol.
  2. Muatan ion yang bersangkutan yaitu sama dengan bilangan oksidasi ion monotomik.
  3. Semua senyawa poliatomik asam dengan muatan ion yang bersangkuitan memiliki jumlah aljabar bilangan oksidasi poliotomik adalah nol.
  4. Unsur elektroposif mempunyai bilangan oksidasi positif.
  5. Suatu senyawa mempunyai molekul yang tersusun lebih dari satu atom yang sama .

Artikel Lainnya :

Pengertian Difusi dan Contohnya

Pengertian Difusi dan Contohnya – Difusi merupakan peristiwa zat yang ada didalam pelarut berpindah atau mengalir, dari bagian yang memiliki konsentrasi tinggi ke bagian yang memiliki konsentrasi rendah. Proses difusi akan terus terjadi hingga semua zat tersebar secara merata dan seimbang.  Proses ini terjadi karena adanya pergerakan partikel suatu zat cair, padat maupun gas.

Difusi dibedakan menjadi dua jenis, yaitu :
1.    Difusi Biasa, difusi ini terjadi pada molekul atau partikel yang tidak berpolar dan terjadi pada sel yang akan mengambil nutrisi.
Partikel akan langsung berdifusi tanpa harus memerlukan energi dan juga bisa melewati membran sel langsung.
2.    Difusi Khusus , difusi ini terjadi pada sel yang ingin mengambil nutrisi dan partikel yang memiliki ion hydrolhilic. Pengertian Difusi dan Contohnya – Pada difusi khusus, memerlukan protein yang khusus juga agar partikel dapat melewati membran.

Faktor-faktor yang dapat mempengaruhi difusi :
1.    Area yang luas dapat memperbesar kecepatan difusi.
2.    Ukuran partikel, partikel yang kecil akan lebih mudah bergerak dan akan membuat difusi semakin cepat.
3.    Ketebalan membran, membran yang tipis akan membuat difusi semakin cepat.
4.    Suhu yang tinggi dapat mempercepat difusi, karena partikel mendapatkan energi dari panas.
5.    Jarak, jarak diantara dua konsentrasi tentunya berbeda, kecepatan difusi pun akan melambat.

Proses Difusi
Proses difusi terjadi ketika adanya pergerakan partikel suatu zat padat, cair, maupun gas dari bagian yang memiliki konsentrasi tinggi ke bagian yang memiliki konsentrasi rendah yang melewati suatu membran.Proses difusi juga disebut sebagai proses transportasi, karena proses ini tidak memerlukan energi. Dalam proses ini salah satu syarat agar partikel dapat melewati membrane yaitu, partikel harus memiliki bentuk yang lebih kecil, sehingga dapat larut dalam air ataupun lemak.
Pengertian Difusi dan Contohnya
Contoh Difusi :
1.    Ketika menaburkan garam pada makanan, maka proses difusi yang terjadi pada garam dan makanan yaitu ketika garam lebur dan merata .
2.    Ketika menyemprotkan parfum pada salah satu ruangan, maka aromanya akan langsung menyebar pada seluruh ruangan, karena parfum memiliki partikel yang berdifusi pada udara.
3.    Ketika memberikan tambahan gula pada cairan teh tawar, lambat laun cairan teh tersebut akan menjadi manis, hal ini merupakan proses difusi yang terjadi ketika gula melebur dan merata dengan cairan teh.
4.    Konduksi panas, energi suatu benda yang panas bergerak dari suhu yang tinggi ke suhu yang rendah, sehingga membuat benda lain yang akan menyentuhnya menjadi panas.

Kecepatan difusi hanya akan ditentukan oleh jumlah zat yang ada, jumlah celah pada membran sel dan kecepatan gerak kinetik.

Cara terjadinya proses difusi sederhana :
1.    Melalui saluran licin yang ada pada protein transport.
2.    Melalui celah pada lapisan lipid ganda

Artikel Lainnya :

15 Contoh Perubahan Kimia

15 Contoh Perubahan Kimia – Perubahan kimia merupakan perubahan zat yang menghasilkan zat baru dengan sifat-sifat yang baru, yang di sebut sebagai reaksi kimia. Perubahan zat tidak dapat kembali ke bentuk semula.

Ciri dari perubahan kimia dari suatu zat, yaitu : terbentuknya zat jenis baru, diikuti oleh perubahan sifat kimia melalui reaksi kimia, dan zat yang telah berubah tidak bisa kembali ke bentuk awalnya (semula).

Selama terjadinya perubahan kimia, maka massa zat sebelum reaksi sama halnya dengan massa zat sesudah reaksi kimia.

Terjadinya perubahan kimia di sebabkan oleh :
1. Terjadi akibat adanya pembakaran
2. Terjadi akibat adanya pencampuran zat
3. Terjadi akibat adanya aliran listrik
4. Terjadi akibat pencampuran dua zat atau lebih yang menghasilkan jenis zat baru :

  • Ketika mengisi ulang aki
  • Asam klorida+ Natrium hidroksida

Beberapa contoh perubahan kimia :

1. Buah apel yang membusuk
2. Kertas yang di bakar menjadi abu
3. Pupuk kompos yang di proses dari daun kering
4. Pembakaran bahan bakar bensin pada kendaraan bermotor
5. Nasi yang basi
6. Fotosintesis
7. Kacang kedelai yang di jadikan bahan pembuatan tahu dan tempe
8. Daging yang di panggang menjadi sate
9. Pembakaran batang kayu menjadi arang
10. Makan yang di makan dan di proses dalam tubuh makhluk hidup menjadi feses/tinja)
11. Kulit putih menjadi hitam karena kebanyakan berjemur di bawah panas sinar matahari
12. Susu menjadi masam karena terbentuknya zat baru, yaitu asam laktat
13. Petasan yang meledak menghasilkan bentuk yang berbeda pada bentuk semula
14. Kentang dan buah apel yang telah di kupas di biarkan beberapa detik, akan menghasilkan warna bintik-bintik kecoklatan.
15. Besi menjadi karat, besi Fe menjadi Fe2O3 yang berbeda dengan besi.
16. Singkong di buat menjadi tapai menghasilkan bentuk dan rasa yang berbeda Contoh Perubahan Kimia
17. Gula yang di panaskan menjadi cair
18. Proses pemurnian emas menggunakan merkuri
19. Pencampuran asam dan basa menjadi garam dan pelarut
20. Pembentukan sel darah merah di sum-sum tulang

Tahukah kamu selain adanya perubahan kimia, ada 1 lagi yang disebut dengan perubahan fisika. Mari kita bahas sedikit mengenai hal tersebut. Perubahan fisika merupakan perubahan zat yang tidak menghasilkan zat baru, karena tidak adanya penyebab terjadinya perubahan susunan kimia pada zat tersebut. Susunan persenyawaan perubahan fisika memiliki atom-atom yang tetap, contohnya perubahan bentuk zat, perubahan volum, dan perubahan panjang.
Susunan molekulnya selalu tetap, meskipun wujud zatnya berubah-ubah.

Contoh perubahan fisika :
a. Es yang membeku mejadi cair.
b. Air yang menguap menjadi uap air.
c. Udara yang kita hirup
d. Mencampu teh dengan gula
e. Merebus air
f. Menggoreng dengan mentega.
Ciri dari perubahan fisika ialah tidak terbentuknya zat jenis baru, dan zat dapat berubah pada bentuk semula.

Artikel Lainnya :

10 Nama Logam Dapat Berkarat

10 Nama Logam Dapat Berkarat – Apa itu logam? Logam adalah unsur kimia yang memiliki sifat, antara lain kuat, liat, keras, penghantar listrik, dan mempunyai titik cair yang tinggi. Logam dapat ditemukan melaluipenambangan atau hasil campuran yang sudah di campur tangani oleh manusia.

Cara memilih logam yang baik pun anda harus menguasainya, agar anda tidak terjebak  dalam memilih bahan-bahan yang terbuat dari logam. Pada artikel ini, akan membahas tentang logam yang tidak bisa berkarat.

Berikut 10 nama logam yang dapat berkarat:

  1. Timbal

Timbal biasanya digunakan dalam membuat timbangan, memang bahan ini sering anda jumpai entah itu di padar atau dimana saja. Karena memang timbal sangat mudah untuk di cari

  1. Uranium

Uranium juga termasuk kedalam logam yang berkarat, memang uranium jarang kita dengar karena bahan ini hanya digunakan beberapa alat.

  1. Besi

Siapa yang tidak mengetahui besi, bahan yang paling sering digunakan banyak orang. Entah itu untuk alat membangun bangunan rumah, sekolah atau bahkan rumah sakit. Besi juga termasuk kedalam logam yang mudah berkarat. Dan bahan yang satu ini sering dijumpai dengan mudah karena memang orang lebih banyak menggunakan besi dari pada bahan lainnya.

  1. Baja

Jika ada besi juga ada baja, baja adalah besi yang sangat tebal dan berat, anda biasa menemukan baja untuk pembuatan kapa atau barang-barang berat lainhya.

  1. Titanium

Titanum, alat logam yang mudah berkarat dan sering anda jumpai di berbagai tempat. Banyak orang yang suka menggunakan titanum karena barangnya memang bisa berkarat tapi sedikit sungkar.

  1. Kalium

kalium juga termasuk kedalam logam yang berkarat, memang kalum jarang kita dengar karena bahan ini hanya digunakan beberapa alat.

  1. Kalsium

Kalsium terdengar seperti kandungan yang ada didalam susu, tapi juga ada kalsium yang digunakan untuk bahan pembuatan bahan-bahan yang bisa digunakan sering namun kelemahannya adalah mudah berkarat.

  1. Perak

Perak, alat yang digunakan untuk pengganti emas, biasanya perak akan dibentuk dan kemudian dilapisi emas diatasnya. Perak termasuk kedalam logam berkarat namun proses pengkaratannya tidaklah cepat.

  1. Raksa

raksajuga termasuk kedalam logam yang berkarat, memang raksa  jarang kita dengar karena bahan ini hanya digunakan beberapa alat.

  1. Aluminium

Aluminium, barang yang paling sering digunakan oleh manusia untuk membantu pekerjaannya, karena aluminium sendiri ada yang berbahan tipis dan membuatnya sangat mudah untuk dijadikan pembungkus makanan.

Itulah daftar dari 10 nama logam yang dapat berkarat, yang harus anda ketahui. Memang alat-alat itu sering anda jumpai dirumah anda karena memang logam-logam tersebut diciptakan untuk membuat alat yang awet. Dan sebagian besar orang juga menggunakannya. Dan bagi pembaca artikel ini dapat memetik manfaatnya dan bertamabh pengetahuan tentang logam.

Artikel Lainnya :

6 Contoh Benda Padat

6 Contoh Benda Padat – Di lingkungan sekitar kita, kita menemukan banyak macam benda. Benda-benda itu seperti balon, kursi, meja, gelsa, air, minyak dan lain sebagainya. Benda-benda tersebut dapat dikelompokkan menurut wujudnya.

Jadi, wujud benda ada 3 yaitu padat, cair dan gas. Setiap benda memiliki ciri dan sifatnya sendiri. Semua benda tidak sama sehingga kita dapat membedakannya. Agar kalian lebih paham, dalam artikel ini akan ada pembahasan mengenai benda khususnya benda padat. Dengan harapan kita nanti akan tahu mengenai contoh dan sifat dari benda padat.

Sebelum kita mengetahui contoh dari benda padat, kita belajar dulu mengenai sifat yang dimiliki oleh benda padat. Ada 5 sifat benda padat antara lain:

  1. Memiliki bentuk tetap

Benda memiliki bentuk yang berbeda-beda, tetapi setiap benda padat sifat bentuknya sama yaitu memiliki bentuk yang tetap. Jadi, walaupun benda tersebut dipindahkan maka bentuknya tidak akan berubah.

  1. Memiliki volume tetap

Benda padat membutuhkan ruang yang disebut volume. Nah, sifat benda padat yang selanjutnya ini adalah memiliki volume yang tetap. Jadi, meskipun benda padat tersebut dipindahkan, benda itu tidak akan berubah panjang, lebar dan tingginya.

  1. Memiliki berat

Benda padat dapat diukur beratnya menggunakan timbangan. Satuan dari ukuran benda padat ini adalah kilogram.

  1. Menempati ruang

Benda padat yang disebut menempati ruang ini adalah benda padat mempunyai panjang, lebar dan tinggi. Jadi meskipun dipindahkan benda tersebut membutuhkan ruang untuk peletakkannya. Ruang yang dibutuhkan juga akan sesuai dengan panjang, lebar dan tingginya.

  1. Bentuknya bisa diubah

Walaupun benda padat ini memiliki sifat dengan bentuknya yang tetap, tetapi benda padat juga bisa diubah bentuknya dengan cara tertentu. Cara tersebut bisa dengan mencairkan, memanaskan atau menekannya. Misalnya, plastisin atau tanah liat merupakan benda padat, yang dapat diubah bentuknya dengan cara ditekan. Dan pada kayu, bisa dipotong-potong untuk bisa dijadikan bentuk benda yang lain.

Nah, apa kalian sudah paham mengenai sifat-sifat yang dimiliki oleh benda padat? Sekarang kita akan mengetahui contoh benda padat. Ada 6 contoh benda padat yaitu:

  1. Kayu
  2. Tanah liat
  3. TV
  4. Almari
  5. Meja
  6. Buku

Jadi, itulah teman-teman contoh dari benda padat yang bisa dipelajari kita dengan sifat-sifat yang dimiliki benda padat. Semoga pembahasan kali ini bisa memberikan kalian ilmu yang bermanfaat dan bisa menjawab pertanyaan kalian mengenai benda padat. Pembahasan kali ini sangat bermanfaat untuk memberikan kalian pengetahuan benda padat dari yang sebelumnya belum tahu sama sekali. Kalian bisa menemukan benda-benda padat tersebut di lingkungan sekitar kalian. Nah, sekarang sudah bisa mengelompokkan benda kan? 6 contoh benda padat.

Artikel Lainnya :

5 Contoh Senyawa Hidrokarbon Dalam Kehidupan Sehari Hari

5 Contoh Senyawa Hidrokarbon Dalam Kehidupan Sehari Hari – Senyawa hidrokarbon merupakan sebuah senyawa yang terdiri dari dua unsur penting yaitu unsur karbon dan hidrogen.

Senyawa hidrokarbaon dapat memberikan banyak manfaat dalam kehidupan, seperti pemenuhan kebutuhan sandang, pangan, papan, seni dan juga estetika. Senyawa hidroparbon memang telah banyak memberikan manfaat dalam kehidupan.

Hidrokarbon terdapat dalam dua golongan yaitu hidrokarbon alfatik dan hidrokarbon aromatik. Hidrokarbon alifatik mencakup alkana, alkena dan alkuna, dan untuk senyawa hidrokarbon aromatik terdiri dari benzena dan senyawa turunannya.

Untuk sumber utama dari senyawa hirokarbon yaitu berasal dari pembakarn fosil yakni terdiri dari baturbara, gas dan minyak bumi. Ada banyak sekali turunan senyawa dari hidrokarbon. Seperti yang sudah kita ketahui bahwa senyawa hidrokarbon mempunyai banyak kegunaan dalam berbagai bidang.

Bidang yang pertama yaitu dalam bidang sandang dan papan, kegunaan nya yaitu dalam bidang pakaian adalah dengan adanya kapas woll, sutra, kapas, serat sintetisn, nillon.

Sedangkan dalam bidang papan senyawa hidrokarbon berperan sebagai polimer, kayu, selulosa dan juga lignin. Senyawa-senyawa tersebut pastinya akan sangat berguna dan banyak digunakan oleh masyarakat. Ada banyak sekali contoh dari senyawa hidrokarbon yang dapat digunakan dalam kehidupan sehari-hari anda.

Berikut ini didalam artikel kali ini akan dibahas mengenai 5 contoh senyawa hidrokarbon dalam kehidupan sehari-hari yang tidak asing bagi kita semua, diantaranya yaitu:

  1. Plastik

Plastik banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari dan industri oleh manusia untuk berbagai macam aktifitas dan kegiatan yang membutuhkan fungsi dari plastik. Plastik terbuat dari rantai panjang monomer dan terbuat dari bahan dasar polimer dan propilena yang merupakan rantai karbon C3. Dapat dibuat genteng plastik, kursi, barang interior, bamper mobil dan lain sebagainya.

  1. Parafin

Parafin atau dalam kehidupan sehari-hari sering kita sebut dengan lilin ini mempunyai banyak kegunaan. Lilin banyak digunakan dalam industri-industri contohnya dapat digunakan dalam bahan pengawetan makanan, untuk keperluan medis dan lain sebagainya.

  1. PTA (Purified Terepthalic Acid)

PTA dibuat dari para-xylene yang kemudian dioksidasi dengan udara dan menjadi PTA. Kemudian PTA ini direaksikan dengan metanol menjadi serat poliester (benang sintetis). Serat poliester merupakan sebuah benang yang nantinya dapat dibuat menjadi sebuah pakain

  1. Asphalt

Asphalt merupakan suatu senyawa hidrokarbon yang telah dipanaskan untuk dapat membentuk tar substansi dan dicampurkan dengan bahan industri lainnya agar dapat digunakan untuk membentuk permukaan jalan.

  1. Hidrokarbon dalam bidang pangan

Jenis senyawa hidrokarbon yang banyak digunakan dalam industri pangan yaitu glukosa, karbohidrat, monoterpena dan juga tetraterpena. Bahan tersebut dapat didapat dari wortel, minyak jeruk, hewan, manusia.

Point diatas sudah cukup mewakili 5 contoh senyawa hidrokarbon dalam kehidupan sehari-hari yang telah diulas untuk anda semua, semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi siapapun juga yang membacanya. Nah, dengan demikian sekarang anda pasti sudah lebih mengetahui pengertian dan contoh dari senyawa hidrokarbon.

Artikel Lainnya :