Apa yang dimaksud sistem saraf pusat

Sistem saraf pusat (SSP) adalah struktur kompleks yang dimiliki manusia dan hewan (vertebrata dan hampir semua invertebrata), yang bertanggung jawab untuk memproses pikiran kita dan semua informasi yang kita peroleh melalui indera .

Ini terdiri dari otak dan sumsum tulang belakang, yang dilindungi oleh meninges dan cairan serebrospinal.

Ini adalah bagian dari sistem saraf, yang bertanggung jawab untuk menerima dan memancarkan sinyal stimulus ke seluruh tubuh, bersama dengan sistem saraf perifer (SNP), terdiri dari saraf sensorik dan simpul yang terhubung ke sistem saraf pusat.

Dalam sistem saraf pusat proses mental yang diperlukan untuk memahami informasi yang kami terima dari luar dilakukan. Ini juga merupakan sistem yang bertanggung jawab untuk mengirimkan impuls tertentu ke saraf dan otot, sehingga mengarahkan gerakannya.

Dengan cara ini, sistem saraf pusat menggunakan neuron (sensorik dan motorik) otak dan sumsum tulang belakang untuk menyebabkan respons yang tepat terhadap rangsangan yang diterima tubuh. Karena itu, misalnya, Anda dapat mengubah perilaku, bahkan dengan mempertimbangkan pengalaman masa lalu.

Pentingnya sistem saraf pusat adalah kemampuan untuk mengontrol fungsi tubuh, untuk mengembangkan pengetahuan, belajar, membedakan emosi , antara lain, terutama dikembangkan oleh manusia. Yaitu, sistem saraf pusat memungkinkan kita mengenali diri kita sebagai individu, untuk menyadari siapa diri kita, apa yang kita lakukan dan rasakan.

sebutkan bagian dari sistem saraf pusat dan fungsinya

Di bawah ini adalah bagian dari sistem saraf pusat dan fungsinya.

1. Otak

Otak adalah massa saraf yang dilindungi oleh tulang-tulang tengkorak. Otak dicirikan dengan menjadi pusat kendali tubuh dengan mengatur rasa lapar, tidur, gerakan, bahkan emosi kita (cinta, benci, kesedihan, kegembiraan, antara lain). Otak terdiri dari otak, otak kecil dan batang otak.

Otak besar

Otak besar adalah massa otak yang paling bervolume dan penting karena memenuhi berbagai fungsi vital pada hewan vertebrata, terutama pada manusia, dan invertebrata, dan yang dilindungi oleh tulang tengkorak.

Korteks serebral ditandai dengan terbentuk oleh banyak lipatan yang terdiri dari materi abu-abu, di mana zat putih juga ditemukan, dan di daerah terdalam thalamus, nukleus kaudat dan hipotalamus dibedakan.

Pada gilirannya, dua bagian otak yang disebut hemisfer berbeda: hemisfer kanan dan hemisfer kiri, yang berkomunikasi melalui corpus callosum.

Belahan otak memiliki celah (alur dalam di korteks serebral), yang membatasi lobus otak yaitu: lobus frontal, lobus temporal, lobus parietal, dan lobus oksipital.

Otak kecil

Otak kecil terletak di bagian belakang otak, di belakang otak, dan terhubung ke sumsum tulang belakang. Dia bertanggung jawab untuk menghubungkan jalur sensorik dan jalur motorik. Karena itu, dimungkinkan untuk mempertahankan postur dan keseimbangan tubuh, mengoordinasikan berbagai gerakan motorik seperti berjalan, menulis, berlari, berbicara, antara lain, serta ketegangan otot.

Batang otak

Batang otak adalah batang yang menyatukan otak dengan sumsum tulang belakang, sehingga bertanggung jawab untuk mengendalikan berbagai fungsi seperti pernapasan atau detak jantung. Batang otak terdiri dari:

  • Otak tengah : mengontrol gerakan mata dan mengatur pantulan mata, kepala dan leher.
  • Tonjolan annular : bekerja sebagai jalur sensorik yang mengarahkan sensasi dari kabel ke otak, dan sebaliknya. Ini juga merupakan struktur yang memungkinkan kita untuk menjaga keseimbangan tubuh.
  • Medulla oblongata : mengontrol detak jantung, tekanan darah dan mengintervensi ritme pernapasan. Ini juga mengontrol menelan, muntah, bersin dan batuk.

2. Sumsum tulang belakang

Sumsum tulang belakang adalah tali yang memanjang dari otak ke seluruh bagian dalam tulang belakang. Fungsi utamanya adalah untuk mengirimkan impuls saraf dan menghubungkan otak dengan seluruh tubuh. Ini ditandai dengan memiliki zat putih di bagian luar dan zat abu-abu di bagian dalam.

Dalam sumsum tulang belakang dua fungsi yang sangat penting dilakukan, afinitas sensitif yang terdiri dalam menerima rangsangan sensorik yang mencapai sumsum tulang belakang, dan satu eferen, yang berhubungan dengan motilitas, yaitu, mengirimkan informasi ke sistem saraf periferal

Dalam pengertian ini, di medula spinalis ia menerima dan mengirim informasi ke seluruh tubuh, oleh karena itu bertanggung jawab atas berbagai busur refleks dan untuk melakukan impuls saraf.

Contoh Peristiwa Osmosis Pada Tumbuhan

Contoh Peristiwa Osmosis Pada Tumbuhan – Osmosis merupakan suatu proses perpindahan pelarut dari suatu larutan dengan pelarut murni atau berkonsentrasi rendah yang melalui suatu membran semipermeabel menuju larutan lain dengan konsentrasi yang lebih tinggi. Dengan adanya perpindahan ini, maka akan terjadi kesetimbangan dalam laju pelarut. Dalam proses osmosis, molekul dalam pelarut akan bermigrasi dari larutan yang encer menuju larutan yang pekat. Dari sini akan dicapai keadaan yang setimbang pada laju perpindahan pelarut yang ada di antara kedua medium tersebut. Osmosis sendiri merupakan fenomena yang alami, akan tetapi proses ini juga bisa dihambat melalui rekayasa buatan. Caranya adalah dengan menambah tekanan di bagian yang memiliki konsentrasi pekat agar melebihi bagian yang memiliki konsentrasi lebih encer. Tekanan yang akan diterapkan dalam penghentian proses osmosis dari larutan encer menuju larutan pekat diberi nama tekanan osmotik larutan.

Setelah mengetahui penjelasan mengenai osmosis di atas, saatnya kita mengetahui apa saja contoh peristiwa osmosis pada tumbuhan. Contoh osmosis ini terjadi di kehidupan kita sehari-hari. Contoh yang pertama adalah apabila kita merendam wortel dalam larutan garam dengan kadar sepuluh persen. Perendaman ini akan menyebabkan sel-sel dalam wortel kehilangan kekakuan atau rigiditasnya. Ini karena potensi air di dalam sel wortel lebih tinggi dibandingkan dengan potensi air di dalam larutan garam. Air yang berasal dari dalam sel nantinya akan keluar menuju larutan tersebut. Apabila kejadian ini diamati menggunakan mikroskop, vakuola dari sel wortel akan tampak serta sitoplasma di dalamnya akan mengkerut serta membran sel terlepas dari dinding atau disebut juga sebagai plasmolisis.

Contoh kedua adalah penggunaan cairan infus isotonik serta sel darah di dalam tubuh. Hal ini juga adalah contoh dari osmosis.

Contoh Peristiwa Osmosis Pada Tumbuhan

Contoh peristiwa osmosis pada tumbuhan berikutnya ialah penyerapan air serta mineral yang ada di dalam tanah oleh akar pohon atau tumbuhan lainnya. Fungsi dari akar ialah sebagai penyerap serta penyimpan mineral dari dalam tanah. Tumbuhan akan memperoleh bahan makanan dari akarnya. Akar ini juga akan menyerap air yang berasal dari lingkungan di sekitarnya. Proses ini termasuk contoh dari osmosis pada tumbuhan. Akar menyerap mineral pula bersamaan dengan air yang diserapnya dari dalam tanah. Air akan masuk ke dalam akar dengan terlebih dahulu melewati rambut-rambut akar. Rambut akar juga akan meningkatkan luas dari permukaan akar serta meningkatkan jumlah air yang diambil oleh tumbuhan tersebut. Air masuk terutama karena perbedaan pada konsentrasi air serta masuk melewati beberapa bagian dari akar, di antaranya ialah epidermis, korteks, perisikel, endodermis dan xylem. Penyerapan air serta mineral ini terjadi dari adanya perbedaan tekanan dari sel akar serta air tanah.

Artikel Lainnya :

Contoh Campuran Heterogen Koloid dan Suspensi

Contoh Campuran Heterogen Koloid dan Suspensi – Larutan merupakan campuran homogen dua zat atau lebih. Ketika larutan ini ditempatkan dalam air, maka sebagian besar zat di dalamnya akan larut dan disebut soluble atau dapat larut. Sementara zat yang tidak larut disebut sebagai insoluble atau tidak dapat larut. Contoh zat yang mudah larut dalam air adalah garam serta gula. Dalam sebuah larutan, zat yang berjumlah lebih besar disebut pelarut sementara zat yang jumlahnya lebih sedikit dinamakan zat terlarut. Zat yang tidak terlarut ini akan mempertahankan keadaannya supaya tidak terdistribusi di dalam pelarut. Umumnya yang digunakan sebagai bahan pelarut adalah zat cair seperti air. Ini karena sebagian besar dari zat padat akan terlarut di dalam air, sementara hampir semua dari zat cair akan dapat menjadi pelarut. Zat terlarut juga bisa berada pada kondisi padat, cair serta gas. Contoh dari larutan logam padat ialah baja, kuningan serta perunggu.

Sebelum mengetahui mengenai contoh campuran heterogen koloid dan suspensi, terlebih dahulu harus kita ketahui apa itu suspensi dan koloid. Apabila kita mencampurkan gula di dalam air maka akan menjadi larutan, sementara apabila kita mencampurkan pasir dalam air, yang akan kita dapatkan adalah campuran atau yang disebut juga sebagai suspensi. Dalam campuran atau suspensi, partikel yang ada di dalamnya memiliki ukuran cukup besar sehingga masih mungkin untuk dipisahkan atau diangkat menggunakan metode mekanik. Misalnya adalah dengan menggunakan ayakan khusus yang akan memisahkan bagian-bagian penyusun dari sebuah campuran. Namun, hal ini tidak akan berlaku untuk larutan karena ukuran partikel penyusunnya yang sangat kecil.

Contoh campuran homogen :

  • Semangkuk kismis dan oatmeal adalah campuran heterogen
  • Lumpur adalah campuran heterogen, terdiri dari daun rumput, tanah, kotoran dan berbagai macam zat lain yang tercampur di dalam air.
  • Pasir juga adalah campuran heterogen yang terdiri dari campuran, kerikil, kerang, logam dan batu serta elemen lainnya.

Guna memisahkan komponen yang ada di dalam larutan, kita harus menggunakan beberapa metode fisika tertentu, salah satunya adalah destilasi. Dari sini dapat kita ketahui bahwa perbedaan antara campuran dan larutan adalah ukuran partikel-partikel penyusun yang ada di dalamnya.

Contoh koloid :

Contoh Campuran Heterogen Koloid dan Suspensi 2

Contoh Campuran Heterogen Koloid dan Suspensi

Contoh suspensi :

  • Campuran antara Kopi dan Air
  • Air yang keruh
  • Sirop Obat Batuk

Sementara yang dimaksud dengan koloid adalah sebuah kondisi pertengahan di antara larutan serta campuran. Penyebaran partikelnya kecil namun tidak sekecil molekul dalam larutan. Ukuran partikel inilah yang membedakan antara koloid dari campuran serta larutan. Koloid merupakan campuran antara dua zat atau bahkan lebih di mana partikel dari zat tersebut memiliki ukuran koloid tersebar merata dalam zat lain. Ukurannya berkisar antara satu hingga seratus nm. Beberapa contoh campuran heterogen koloid dan suspensi ini adalah tinta, mayonaise, jelly, hairspray dan lain-lain. Koloid sendiri terdiri atas sebuah fase terdispersi serta medium pendispersi. Medium yang dimaksud aialah partikel koloid yang terdistribusi. Sementara fase terdispersi ialah aerosol padat yang merupakan koloid dan zat terdistribusikan di dalam medium gas. Fase terdispersi serta medium pendispersi ini sendiri dapat berupa zat padat, cair maupun gas.

Artikel Lainnya :

Contoh Seleksi Alam Pada Tumbuhan

Contoh Seleksi Alam Pada Tumbuhan – Istilah seleksi alam pasti sudah pernah kita dengar sebelumnya, terutama pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam. Tidak mengherankan memang, karena istilah ini memang masih erat kaitannya dengan penyesuaian diri terhadap lingkungan alam di sekitar kita. Proses penyesuaian diri ini akan membutuhkan perjuangan dari makhluk hidup, di mana mereka yang mampu menyesuaikan diri akan mampu bertahan sementara mereka yang tidak bisa menyesuaikan diri tidak akan bertahan dan punah. Makhluk hidup yang bertahan akan berkembang biak agar terdapat penerus keturunannya dan jumlahnya selalu terjaga, sementara mereka  yang tidak bertahan juga tidak akan berkembang biak. Alam berperan dalam menyeleksi makhluk hidup yang ada di dalamnya, baik yang dapat menyesuaikan diri ataupun yang tidak. Faktor penyebab seleksi alam ini beragam, namun faktor yang utama adalah menipisnya sumber kehidupan makhluk hidup, seperti makanan, tempat tinggal, air hingga cahaya.

Perjuangan dalam mendapatkan sumber kehidupan serta kemampuan dalam menyesuaikan diri dengan sumber kehidupan yang terbatas inilah yang akan berujung pada seleksi alam. Seleksi alam tak hanya terjadi pada manusia dan hewan saja namun juga tumbuhan. Contoh seleksi alam pada tumbuhan ialah punahnya beberapa jenis tumbuhan tertentu karena hujan meteor yang juga turut menyebabkan kepunahan dinosaurus. Berbagai jenis tumbuhan purba ikut punah karena tidak bisa menyesuaikan diri terhadap perubahan lingkungan ekstrem yang terjadi pasca hujan meteor. Tumbuhan-tumbuhan tersebut akhirnya punah dan tidak ditemukan lagi sampai sekarang karena mereka tidak lagi berkembang biak. Contoh lain dari seleksi alam pada tumbuhan adalah pada Pohon Jeruk Garut, Pada tahun 50’an jeruk garut sangatlah terkenal dan ada banyak sekali pohonnya di garut, namun saat gunung galunggus meletus pada tahun 1822, pohon jeruk garut berkurang drastis karena hama dan abu vulkanik galunggung yang tadinya ada 1.3 juta pohon, hingga pada 1992 hanya tersisa 32 ribu pohon jeruk garut. Pohon jeruk garut hampir punah, karena seleksi alam yang terjadi pada saat gunung galunggung meletus dan abu vulkanik nya menyelimuti langit di berbagai daerah. Namun beruntung, pemerintah garut dan warganya ikut terjun bersusah payah untuk menyelamatkan jeruk garut ini dari kepunahan, hingga akhirnya akhirnya pohon jeruk garut ini bisa terselamatkan. Jika pada saat itu tidak ada campur tangan manusia dalam usaha menyelamatkan pohon jeruk garut, mungkin saat ini pohon jeruk garut sudah punah karena seleksi alam.

Hal ini merupakan salah satu contoh seleksi alam di mana makhluk hidup yaitu tumbuhan tidak dapat menyesuaikan diri terhadap lingkungan baru setelah terjadinya bencana. Tumbuhan-tumbuhan ini akhirnya terseleksi dan tidak dapat berkembang biak hingga kini sehingga mereka berakhir pada kepunahan.

Contoh Seleksi Alam Pada Tumbuhan

Seleksi alam juga dapat terjadi pada hewan dan manusia. Seleksi alam pada hewan contohnya adalah punahnya dinosaurus pada beberapa puluh juta tahun yang lalu. Punahnya harimau Bali pada beberapa puluh tahun yang lalu juga membuktikan adanya seleksi alam pada hewan. Tak hanya hewan yang punah yang terseleksi namun juga hewan yang telah langka. Termasuk di dalamnya adalah harimau Sumatra, orang utan dan juga badak Jawa. Jumlah mereka semakin berkurang karena tempat tinggal yang menipis serta adanya perburuan liar yang dilakukan oleh manusia. Apabila hal ini dilakukan terus menerus maka bukan tidak mungkin hewan-hewan tersebut juga akan mengalami kepunahan. Sementara seleksi alam pada manusia dapat terjadi apabila manusia tidak dapat menyesuaikan diri dengan lingkungan baru di sekitarnya sehingga mereka tidak memiliki teman baru di sana. Demikian adalah contoh seleksi alam pada tumbuhan, hewan dan juga manusia. Semoga uraian ini dapat membantu.

Artikel Lainnya :

Contoh Seleksi Alam Pada Manusia

Contoh Seleksi Alam Pada Manusia – Seleksi alam merupakan istilah umum yang biasa ditemukan pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam. Istilah seleksi alam ini erat kaitannya dengan kemampuan makhluk hidup dalam menyesuaikan diri dengan lingkungannya. Makhluk hidup akan berjuang untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan yang baru. Mereka yang mampu menyesuaikan diri akan bertahan dan berkembang biak guna meneruskan keturunannya agar jumlahnya senantiasa stabil. Sementara mereka yang gagal dalam menyesuaikan diri akan tereliminasi, tidak mampu bertahan dan lama kelamaan akan punah karena tidak mampu berkembang biak. Alam melakukan seleksi dengan berbagai faktor, beberapa di antaranya adalah keterbatasan makanan, air, tempat tinggal, cahaya dan lain-lain. Untuk mendapatkan sumber-sumber ini, tiap individu harus berjuang dan bahkan melawan sesamanya. Siapa yang mampu memenangkan persaingan serta menyesuaikan diri akan bertahan dan berkembang biak sementara yang tidak mampu bersaing akan tersingkir.

Seleksi alam tak hanya terjadi pada hewan dan tumbuhan, namun juga pada manusia. Contoh seleksi alam pada manusia memang tidak sampai menyebabkan manusia punah, namun bisa jadi manusia tersebut tidak mendapatkan keinginan atau target yang hendak dicapainya karena pesaingnya yaitu manusia lain memiliki sumber daya yang tidak dimilikinya. Seleksi alam pada manusia juga bisa menyebabkan kematian dalam beberapa kasus. Sebagai contoh adalah pada keadaan ekstrem di mana sekelompok manusia terdampar di suatu tempat yang terpencil dengan sumber daya terbatas.

Manusia yang pintar dan bisa menyesuaikan diri dengan lingkungan akan tetap bertahan hidup, sementara mereka yang tidak tahu bagaimana cara bertahan hidup di lingkungan ekstrem bisa saja meninggal dunia. Contoh lain adalah manusia yang baru saja pindah tempat atau pindah rumah ke lingkungan baru.

Contoh Seleksi Alam Pada Manusia

Manusia yang bisa menyesuaikan diri dengan cepat terhadap lingkungan di sekitar tempat tinggal barunya akan mendapat teman baru dan relatif tidak menemukan kesulitan dalam bergaul. Sementara manusia yang susah bergaul dengan orang-orang baru dan tertutup akan lebih sulit dan kemungkinan tidak mendapat teman di lingkungan sekitar tempat tinggal barunya. Inilah salah satu contoh seleksi alam pada manusia dan terjadi di sekitar kita. Seleksi alam pada manusia juga bisa kita lihat pada saat penerimaan siswa baru di sebuah sekolah atau universitas, di mana mereka yang mampu menyesuaikan diri akan diterima melalui serangkaian tes sementara mereka yang tidak dapat menyesuaikan diri akan tereliminasi. Hal ini membuktikan bahwa manusia juga harus melakukan penyesuaian diri dengan lingkungannya agar tidak terseleksi serta tersingkir ataupun tidak mendapat tempat seperti yang diinginkannya. Demikian adalah pengertian dan contoh dari seleksi alam yang dapat terjadi pada manusia. Semoga informasi ini membantu dalam lebih memahami mengenai istilah seleksi alam.

Artikel Lainnya :

Contoh Seleksi Alam Pada Hewan

Contoh Seleksi Alam Pada Hewan – Seleksi alam merupakan istilah yang sering kita temukan terutama ketika kita mempelajari seputar pengetahuan alam. Seleksi alam sendiri erat hubungannya dengan penyesuaian diri terhadap lingkungan. Dalam proses menyesuaikan diri ini, tiap makhluk hidup tentu butuh untuk berjuang serta mereka yang paling cocok atau sesuai dengan lingkungan sekitarnya akan bertahan serta berkembang biak guna meneruskan keturunannya. Sebaliknya, makhluk hidup yang tidak bisa menyesuaikan diri dengan lingkungan sekitarnya akan tereliminasi, jumlah mereka akan berkurang dan lambat laun mereka akan punah. Alam akan melakukan seleksi terhadap semua jenis makhluk hidup yang ada di dalamnya. Faktor seleksi ini sendiri sangat beragam mulai dari keterbatasan aneka sumber kehidupan seperti makanan, air, cahaya, tempat hidup atau habitat dan lain sebagainya. Dalam mendapatkan sumber-sumber kehidupan inilah individu harus berjuang dan bersaing dengan sesamanya, sehingga hanya individu yang sifatnya cocok dengan lingkungannya yang akan bertahan serta lolos dari seleksi tersebut.

Secara singkat, seleksi alam berarti kemampuan alam dalam menyaring semua organisme yang ada di dalamnya, di mana hanya organisme yang memiliki kemampuan menyesuaikan diri yang akan selamat, sementara yang tidak memiliki kemampuan menyesuaikan diri akan mati atau bahkan punah dan tidak bisa ditemukan lagi. Faktor seleksi alam sangat beragam. Salah satunya adalah punahnya spesies tertentu. Beberapa hewan yang diketahui telah punah di antaranya mulai dari dinosaurus hingga harimau Bali. Kepunahan dinosaurus termasuk contoh seleksi alam pada hewan, di mana mereka tidak dapat bertahan dan menyesuaikan diri dengan lingkungan yang berubah akibat hujan meteor yang diyakini menyebabkan kepunahan dinosaurus.

Komodo sebagai salah satu binatang purba yang masih bertahan hingga kini merupakan contoh dari hewan yang berhasil bertahan dan menyesuaikan diri dengan lingkungan sehingga masih tersisa di dunia.

Contoh Seleksi Alam Pada Hewan

Contoh seleksi alam pada hewan berikutnya adalah semakin berkurangnya jumlah badak jawa, orang utan dan harimau Sumatra sebagai akibat dari berkurangnya tempat tinggal mereka di dalam hutan dan semakin maraknya perburuan liar. Jika keadaan ini tetap berlanjut, maka tidak mengherankan apabila beberapa tahun mendatang hewan-hewan tersebut akan punah dan tidak bisa ditemukan lagi dalam keadaan hidup. Seleksi alam juga dipengaruhi oleh manusia karena manusia merupakan bagian dari alam. Sebagai contoh, manusia yang turut menebang hutan secara liar dan menyebabkan tempat tinggal hewan di dalam hutan berkurang, maka secara tak langsung manusia juga turut berperan dalam kepunahan beberapa jenis hewan tertentu. Dengan demikian, seleksi alam tak hanya terjadi karena adanya bencana alam besar-besaran seperti pada contoh kasus dinosaurus di atas. Demikian adalah pengertian dan contoh dari seleksi alam yang terjadi pada hewan. Semoga membantu.

Artikel Lainnya :

Candi Peninggalan Hindu Yang Terkenal

Candi Peninggalan Hindu Yang Terkenal Adalah – Sebagaimana kita tahu, bahwa Indonesia ini memiliki beragam macam budaya, suku, bahasa, adat istiadat dan juga agama yang berbeda-beda. Berbagai macam agama ada di Indonesia, namun kita tahu bahwa Negara kita ini menjunjung tinggi nilai kerukunan.

Walaupun berbeda-beda agama tapi diharapkan Indonesia ini masih tetap bisa bersatu dan selalu hidup berdampingan. Sebelum masyarakat atau nenek moyang kita dulu mengenal agama seperti Hindu, Budha, Kristen dan juga Islam, maka neenk moyang kita dulunya beragama dan menganut system kepercayaan animism atau juga dinamisme.

Namun seiring dengan berjalannya waktu maka berkembanglah system kepercayaan tersebut dan munculah kepercayaan seperti halnya agama Hindu yang samapi saat ini masih ada dan tetap dilestarikan. Awal mula kedatangan agama Hindu tersebut ke Indonesia yaitu pada sekitar abad ke 15 SM.

Masuknya agama tersebut ke Indonesia ini terdapat beberapa versi. Contohnya dibawa oleh para pedagang dai India ke Indonesia dengan melalui jalur penyusupan namun dilakukan secara damai oleh para pedagang dari India.

Salah satu peninggalan bersejarah yag dibawa oleh agama Hindu ini selain prasasti, maka terdapat juga Candi yang samapi saat ini masih tetap dilestarikan sebagai bukti sejarah nenek moyang kita. Candi peninggalan Hindu yang terkenal kebanyakan berada di daerah Jawa Timur dan Jawa Tengah.

Candi ini merupakan bangunan yang biasanya dibangun dengan 3 bagian atau undak. Yaitu berupa kaki candi, tubuh dan bagain atapnya. Sama seperti hal nya rumah. Dalam candi tersebut merupakan wujud dari 3 dewa, yaitu dalam agama Hindu sendiri dikenal dengan Dewa Brahmana, Dewa Wisnu dan juga Dewa Syiwa.

Semua dewa tersebut mempunyai arti tersendiri. Dimana dewa Brahmana yaitu sebagai dewa pencipta, dewa wisnu sebagai dewa pemelihara, dan juga dewa syiwa yaitu sebagai dewa pelebur.

Candi Peninggalan Hindu Yang Terkenal

Dari keberadaanya agama tersebut, terdapat peninggalan yaitu berupa Candi sebagai bukti atau saksi sejarah. Contoh candi peninggalan agama Hindu ini diantaranya Candi Prambanan yang terdapat di daerah Yogyakarta yang merupakan peninggalan dari Kerajaan Mataram Lama dibangun pada abad 7 M.

Candi Badut Malang juga merupakan candi peninggalan agama Hindu yang dibangun pada tahun 760 M merupakan peninggalan dari kerajaan Kanjuruhan, candi ini terdapat di daerah Jawa Timur. Selain candi Badut Malang terdapat candi lainnya yang terdapat di daerah Jawa Timur yaitu berupa candi Penataran Blitar, candi Sawentar Blitar, candi Kidal, candi Singasari.

Di Jawa Tengah sendiri terdapat 3 candi yaitu Candi Dieng yang dibangun pada abad 7 M. Candi Canggal pada abad ke 8 M dan juga Candi Gedong Sanga yang dibangun pada abad ke 8 M yang juga keduanya merupakan peninggalan dari kerajaan Mataram Lama. Itulah candi peninggalan Hindu yang terkenal yang terkenal di Indonesia yang samapi saat ini masih ada.

Artikel Lainnya :

Peninggalan Sejarah Agama Islam Hindu Budha

Peninggalan Sejarah Agama Islam Hindu Budha – Sebelum agama Hindu, Budha, dan juga Islam datang ke Indonesia, masyarakat pada zaman dulu menganut keprcayaan animisme dan juga dinamisme.

Namun, seiring dengan berjalannya waktu masuklah beberapa kepercayaan lainnya seperti Hindu budha yang juga agama tersebut meninggalakan bbeerapa sejarah yang samapi saat ini masih utuh. Hingga dengan datangnya para pedagang dari India dan juga yang lainnya munculah agama Islam yang dalam penyebarannya rata-rata melalui jalur perdagangan. Dan hingga saat ini agama Islam ini menjadi mayoritas agama terbesar dan terbanyak pengikutnya di Indonesia.

Diantara ketiga agama tersebut terdapat beberapa perpaduan baik itu dalam budayanya maupun dalam bentuk lainnya. Bahkan sampai saat ini dari ketiga agama tersebut meninggalkan sejarah baik dari segi budayanya maupun dari peninggalan lainnya. Baik antara perpaduan ketiga agama tersebut maupun dari masing-masing agama tersebut.

Peninggalan sejarah agama Islam Hindu Budha sampai saat ini masih tetap dilestarikan sebagai bukti bahwa agama tersebut benar adanya dan ada pelaku sejarahnya. Salah satu peninggalan agama Hindu yang sampai saat ini menjadi bukti sejarah di Indonesia adalah prasasti  yang merupakan peninggalan dari kerajaan Kutai dan juga ada mesjid demak yang merupakan peninggalan kerajaan islam demak.

Banyak sekali prasasti yang merupakan peninggalan beberapa kerajaan Hindu dan Budha di Indonesia, seperti halnya prasasti Yupa. Selain prasasti ada juga Candi yang menjadi bukti sejarah, dimana salah satu candi yang ada di Indonesia tersebut ada yang masuk ke dalam 7 keajaiban dunia yang disebut dengan Candi Borobudur, candi borobudur adalah peninggalan agama budha. Sedangkan untuk peninggalan agama hindu yaitu Candi Prambanan.

Selain peninggalan dalam bentuk fisik maka ada juga peninggalan lainnya yang samapi saat ini masih tetap dilestarikan menurut kepercayaannya masing-masing. Seperti hari raya Nyepi yang dirayakan oleh agama Hindu setiap tahun baru Saka.

Untuk adat istiadatnya juga yang sampau saat ini masih ada yaitu yang dilakukan oleh agama Hindu berupa Ngaben dan Kasodo. Dimana sering diadakan di Bali untuk membakar orang yang sudah meninggal. Sedangkan Kasodo berupa upacara adat yang sering dilakukan oleh suku Tengger di daerah Bromo Jawa Barat.

Selain agama Hindu Budha, sesuai dengan perkembangannya muncul juga agama Islam yang dalam penyebarannya secara perlahan dan para pelaku penyebarannya tidak begitu saja meninggalakan budaya yang telah ada sebelumnya.

Salah satu peninggalan sejarah agama Islam yang ditinggalkan adalah dari Masjid Agung Demak. Sebagai pusat keagamaan orang Islam di Indonesia. Selain masjid,ada juga karya lainnya yaitu berupa kaligrafi yaitu karya seni menulis arab yang merupakan ciri khas orang Islam.

Selain itu juga sebagai bukti sejarah penyebaran agama Islam maka, ditinggalkan juga beberapa Nisan atau makam salah satunya nisan Sultan Almalik As Saleh yang ada di Aceh dan juga Nisan Fatimah binti Maimun yang ada di Gresik. Dan samapi saat ini peninggalan sejarah agama Islam Hindu Budha tersebut masih tetap dilestarikan dan sebagai bukti peninggalan sejarah.

Artikel Lainnya :

Peninggalan Sejarah Agama Islam

Peninggalan Sejarah Agama Islam – Agama islam merupakan agama yang telah disempurnakan sejak kedatangan Nabi Muhammad SAW. Sejak kelahiran Nabi Adam juga agama Islam telah berdiri namun belum begitu menyebar luas.

Dan dari mulai kelahiran Nabi Adam hingga saat ini terutama pada saat nabi Muhammad ada agama Islam dapat menyebar luas bahkan hingga luar Makkah sendiri. Sejak kemunculannya hingga saat ini Islam telah memebrikan ajaran-ajaran yang bermakna, dan juga telah meninggalkan sejarah-sejarah sebagai bukti bahwa Islam ini agama yang telah disempurnakan, agama yang sudah ada dari dulu dan kita wajib untuk mempercayainya.

Peninggalan-peninggalan tersebut banyak tersebar di seluruh Negara dan sampai saat ini juga masih ada. Dan di Indonesia pun masih ada, kita bahas mengenai peninggalan agama islam yang ada di indonesia dibawah ya.

Peninggalan sejarah agama islam di dunia yang sampai saat ini masih ada yaitu tak lain bangunan Ka’bah. Ka’bah yang berada di kota Makkah yang merupakan kota suci umat Islam. Dimana setiap orang yang mampu diwajibkan untuk berziarah ke tanah suci Makkah dan juga Madinah.

Salah satu tempat yang dituju adalah Ka’bah yang merupakan bangunan paling bersejarah dalam agama Islam. Salah satu keunikan sendiri dari bangunan Ka’bah ini adalah bangunan yang menjadi patokan arah solat atau arah kiblat bagi umat islam di seluruh dunia.

Dalam sejarahnya Ka’bah ini juga pernah menjadi bahan perselisihan baik antar kaum, maupun antar suku. Pendirian Ka’bah sendiri asal mulanya didirikan oleh Nabi Ibrahim, dimana didalamnya terdapat batu hitam atau juga Hajar aswad yang disunatkan bagi yang berziarah untuk mencium batu tersebut. Dalam sejarahnya bangunan Ka’bah tersebut sempat mengalami beberapa perombakan hingga sekarang juga.

Selain di kota suci umat Islam juga, terdapat beberapa peninggalan Islam di Negara lainnya. Tidak ketinggalan juga di Negara kita sendiri di Indonesia, melalui penyebarannya agama Islam ini telah meninggalkan sejarah Islam yang begitu mendalam.

Peninggalan Sejarah Agama Islam

Peninggalan agama islam di indonesia :

  1. Masjid Agung Demak (peninggalan dari kerajaan islam demak)
  2. Masjid Agung Banten (peninggalan dari kerajaan banten)
  3. Mesjid Kudus (dibuat oleh sunan kudus)
  4. Keraton kasunanan Surakarta
  5. Kasepuhan dan Kanoman Cirebon
  6. Seni Tari (tari saman, zapin dan seudati)
  7. Hikayat : hikayat jauhar manikam
  8. Seni Musik : Gambus dan rebana
  9. Kitab ajaran tasawuf (suluk) : Suluk wujil

Yaitu lewat para waliyullah atau di Indonesia sendiri disebut dengan wali songo. Islam yang dikenal dulunya masyarakatnya beragamakan Hindu Budha, namun setelah masuknya para wali dan juga para penyebar agama lainnya yang datang ke Indonesia lewat beberapa jalur tersebut ternyata meninggalkan sejarah tersendiri sampai saat ini yang masih kita kenang.

Salah satu peninggalan sejarah Islam adalah dengan adanya kuburan orang terdahulu yang bercorakan Islam. Selain itu juga adanya masjid juga menandakan bahwa Islam ada di Indonesia sekaligus menjadi bukti sejarah yang sampai saat ini masih ada. Salah satu masjid peninggalan para penyebar Islam dulu adalah masjid agung demak, masjid ternate, masjid sunan ampel, masjid sunan kudus, masjid banten, masjid Cirebon, masjid raya, dan juga masjid Katangga yang berada di Sulawesi Selatan. Sampai saat ini masih ada dan merupakan peninggalan sejarah agama islam di Indonesia

Artikel Lainnya :