Pengertian Qurban Dan Aqiqah Serta Hukumnya

Pengertian Qurban Dan Aqiqah Serta Hukumnya – Tentu kita sudah sering mendengar mengenai aqiqah atau qurban, betul kan? Sangat tidak mungkin jika anda tidak pernah mendengar tentang kedua hal tersebut. Terutama idul adha, karena setelah hari raya idul fitri, kita juga akan merayakan idul adha. Adapun qurban menurut bahasa adalah dekat atau mendekat. Sedang menurut istilah syara’ adalah menyembelih binatang ternak pada hari raya idul adha dan hari tasyrik dengan maksud untuk beribadah dan juga untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Pastinya kita sudah tak asing lagi karena dewasa ini di sekolah pun sudah sering setiap tahun biasanya diadakan penyembelihan hewan qurban di sekolah, dengan tujuan agar siswa bisa belajar tentang tata cara dan bagaimana cara ber qurban yang baik dan benar. Dan apa sih hukum dari Qurban ini? dan apa dasar dari hukum nya? apakah ada di al quran yang menyinggung soal qurban? apa di hadist juga ada? nah akan kita bahas ya, adapaun mengenai Aqiqah kita bahas di bawah setelah bahasan tentang qurban.

Adapun hukumnya dari qurban ini adalah Sunnah Muakkad bagi yang mampu. Allah SWT telah berfirman :

pengertian qurban dan aqiqah

Dan juga dalam hadist nabi yang diriwayatkan oleh HR. Tirmidzi :

pengertian qurban dan aqiqah lengkap

Dan waktu pelaksanaan dari qurban itu sendiri adalah mulai dari tanggal 10 dzulhijah, yaitu pada hari raya idul adha, sehabis mengerjakan shalat idul adha, hingga tenggelamnya matahari pada tanggal 13 dzulhijjag, yaitu pada hari tasyrik yang terakhir.

Tata cara menyembelih Qurban adalah sebagai berikut :

  • Membaca basmalah dan shalawat pada Nabi SAW
  • Menghadapkan binatang qurban ke arah kiblat
  • Membaca takbir
  • Membaca doa ketika menyembelih Qurban

Pengertian Qurban Dan Aqiqah Serta Hukumnya, Setelah itu kita berlanjut ke binatang seperti apa yang sah untuk dijadikan qurban :

  • Binatang yang sehat, bagus dan bertanduk baik
  • Binatang yang sudah cukup umur, untuk domba/kambing sekurang kurang nya telah berumur satu tahun lebih dan sudah ganti gigi. Sapi/kerbau sekurang kurangnya berumur 2 tahun lebih dan untuk sekurang kurangnya telah berumur 5 tahun.
  • Tidak memiliki penyakit, dan cacat seperti putus ekornya, putus telinganya, pincang dan cacat lainnya

Pembagian Daging Qurban :

  • Daging qurban wajib, seperti qurban nadzar, maka semua dagingnya harus dibagikan kepada orang lain. Orang yang berqurban tidak boleh makan dagingnya sedikitpun.
  • Daging qurban sunnah, yaitu qurban biasa pada setiap hari raya qurban (tidak nadzar). Dalam hal ini, orang yang berqurban boleh makan dagingnya dan selebihnya dibagikan kepada fakir miskin.

Pengertian Qurban Dan Aqiqah Serta Hukumnya

Selanjutnya adalah pengertian dari aqiqah, aqiqah menurut bahasa adalah rambut kepala bayi yang baru saja lahir. Sedangkan menurut istilah syara’ adalah penyembelihan binatang ternak domba/kambing pada hari ke tujuh dari kelahiran anak, baik anak laki laki atau perempuan.

Hukum dari aqiqah adalah sunnah. Bagi laki laki aqiqahnya dua ekor kambing/domba dan bagi anak perempuan satu ekor kambing/domba. Pada hari pelaksanaan aqiqah, anak diberi nama dan dicukur rambutnya.

Sedangkan syarat binatang untuk aqiqah, sama saja dengan syarat binatang untuk qurban. Demikianlah Pengertian Qurban Dan Aqiqah Serta Hukumnya, semoga membantu dan bermanfaat.

Artikel Lainnya :

Manfaat Dari Zuhud dan Tawakal

Manfaat Dari Zuhud dan Tawakal – Dalam setiap agama terdapat pelajaran mengenai akhlak dan perbuatan yang tercela dan baik. Tentu sebagai manusia harus mengerti setiap tindakan yang dilakukan apakah tergolong perbuatan baik atau buruk. Manusia memang makhluk paling sempurna di mata Tuhan, namun bukan berarti tidak bisa luput dari dosa. Mungkin kita pernah melakukan perbuatan yang kurang menyenangkan di hadapan orang lain, maka dari itu Zuhud dan Tawakal adalah yang terpenting untuk menentukan tindakan kita baik atau buruk. Manfaat dari Zuhud dan Tawakal bisa kita rasakan setelah melakukan tindakan atau perbuatan yang terpuji. Lalu apa saja manfaat dari Tawakal dan Zuhud? Berikut ini arti dan manfaat dari Zuhud dan Tawakal:

Zuhud

  • Arti

Zuhud berarti meninggalkan sesuatu atau perbuatan yang tidak disukai. Melakukan zuhud adalah upaya untuk menghindari, meninggalkan, dan menjauhi segala sifat keduniaan karena menganut keyakinan iman yang lebih mencintai persoalan akhirat. Orang yang sudah memiliki sifat dan sikap zuhud dinamakan zahid. Contoh perbuatan zuhud bisa dilakukan seseorang yang tidak memburu harta dalam hidupnya dan lebih cenderung hidup sederhana. Dengan melakukan zuhud ini diharapkan iman seseorang akan menjadi lebih kuat.

  • Manfaat

Ada beberapa manfaat bagi seseorang yang berhasil menerapkan zuhud dalam kehidupannya diantaranya :

  1. Menghindarkan seseorang dari tindakan menjajah atau memperbudak orang lain.
  2. Menghindarkan seseorang untuk bertindak rakus, tamak, dan terlalu berambisi.
  3. Membuat hidup seseorang lebih sabar dan tabah dalam menghadapi setiap cobaan.
  4. Menjadikan seseorang sebagai pengendali dunia.

Itulah tadi manfaat dari Zuhud, selanjutnya dari Manfaat dari Zuhud dan Tawakal yang bisa didapatkan ketika melakukan tawakal beserta artinya akan diulas di bawah ini.

Tawakal

  • Arti

Tawakal merupakan tindakan yang mewakili atau menyerahkan semuanya kepada Tuhan. Bisa dikatakan tawakal adalah sifat berserah kepada Tuhan dalam setiap melakukan pekerjaan atau situasi berat. Orang yang berhasil melakukan tawakal memiliki keyakinan bahwa tugas manusia hanyalah berusaha semaksimal mungkin dan hasilnya ada dalam tangan Tuhan.

Manfaat Dari Zuhud dan Tawakal

  • Manfaat
  1. Mendorong seseorang untuk memiliki sifat optimis tinggi dalam menghadap setiap situasi dan hanya mengandalkan pertolongan dari Tuhan.
  2. Mendidik seseorang untuk lebih percaya diri dalam menggapai semua tujuan atau cita-cita dan berkeyakinan bahwa setiap usaha yang dilakukan pasti berhasil.
  3. Mengajarkan kepada manusia agar lebih bersyukur kepada Tuhan.
  4. Membuat hidup lebih tenang dan tentram karena merasa lebih dekat kepada Tuhan.
  5. Meningkatkan iman seseorang dengan mejalankan semua perintah Tuhan dan menjauhi segala larangannya.

Itulah beberapa Manfaat dari Zuhud dan Tawakal yang bisa Anda dapatkan jika menjalankan keduanya dengan benar. Setiap manusia pasti menginginkan masuk surga, dan salah satu caranya adalah menerapkan hidup tawakal dan zuhud dengan sebaik-baiknya. Memang terlihat mudah, namun dalam menjalankannya dibutuhkan kerja keras dan tekad tinggi. Semoga informasi di atas bermanfaat untuk Anda.

Artikel Lainnya :

Pengertian Agama Islam

Jika anda ingin mengetahui pengertian agama islam. Anda harus mendapatkan referensi yang tepat. Mengapa demikian? Hal ini dikarenakan ada beberapa referensi yang membuat anda bingung. Ada beberapa cara untuk memilih sumber dengan tepat. Pertama adalah melihat kredibilitas website tersebut. Ada banyak website yang menggunakan sumber yang kurang terpercaya. Oleh karena itu, anda harus mengetahui kredibilitas melalui banyaknya orang yang mengunjungi laman tersebut. Kedua, anda harus mengamati tentang hadis yang digunakan. Ada beberapa jenis hadis. Hadis juga ada yang dhoif. Hadis dhoif adalah hadis yang palsu. Oleh karena itu, anda harus benar-benar mencermatinya. Anda harus mengetahui hadis shohih. Hadis shohih adalah hadis yang paling tidak diragukan kebenarannya.

Islam adalah agama yang paling diridhoi oleh Allah SWT. Islam adalah satu-satunya agama yang diterima oleh Allah. Islam diwahyukan kepada nabi Muhammad SAW. Hal ini sesuai dengan Quran surat Al Imran ayat 19. Ada satu hadis shohih tentang pengertian agama islam ini. Hadis ini berasal dari Al Tamimiy. Hadis tersebut mengatakan bahwa Islam adalah berserah kepada Allah dengan tauhid, tunduk dan patuh kepada Allah dengan ketaatanserta membebaskan diri dari syirik. Hal ini berarti bahwa Islam adalah agama yang mengajarkan kita mematuhi aturan-aturan tuhan dan juga menghindarkan diri dari syirik. Syirik adalah perbuatan mempersekutukan Allah dengan makhlukNya.

Hakikat dari agama islam adalah tentang berserah diri. Kita adalah hamba yang tidak mempunyai daya apapun. Oleh karena itu, kita harus menyerahkan diri kita sepenuhnya kepada Allah. Akan tetapi, bukan berarti anda tidak berusaha. Islam mengajarkan kita tentang berusaha, berdoa, baru bereserah diri. Oleh karena itu, anda harus benar-benar memahami pengertian agama islam secara keseluruhan. Islam tidak pernah mengajarkan kita berserah tanpa berusaha terlebih dahulu. Selain itu, arti berserah juga bisa berarti lain. Berserah disini maksudnya adalah menyerahkan seluruh kehidupan kita. Berserah bahwa semua ini adalah titipan. Jadi, dalam kehidupan kita tidak terlalu berharap yang berlebihan. Ketika kita berpikir bahwa hidup adalah titipan, maka kita akan tetap menyembah Allah dengan ikhlas.

Pengertian Agama Islam

Sebagai seorang yang beragama islam, kita harus mempercayai beberapa hal. Pertama kita harus meyakini bahwa Allah adalah satu-satunya tuhan yang harus kita percayai. Kedua, kita harus mempercayai malaikat-malaikat Allah. Ada 10 malaikat yang wajib diketahui. Ketiga kita harus mempercayai kitab-kitab Allah. Ada 5 kitab Allah yang terakhir adalah al quran. Kita harus mempercayai akan tetapi hanya Al quran lah yang wajib kita yakini kebenarannya. Karena Al quran adalah penyempurna kitab Allah. Keempat kita harus menyakiti bahwa rasul adalah utusan Allah.Kelima adalah hari kiamat dan terakhir adalah qada dan qadar seperti pada pengertian agama islam.

Artikel Lainnya :

Pengertian Agama

Pengertian Agama – Agama merupakan suatu hal yang sangat mendasar pada diri seorang manusia. Oleh sebab itu, jika pada dasarnya manusia memiliki kemampuan untuk mempengaruhi orang lain, maka hal tersebut tidak terjadi dan berpengaruh pada agama. Seseorang tidak dapat mempengaruhi atau memaksa orang lain untuk memeluk suatu agama. Keinginan untuk memeluk suatu agama seharusnya timbul dari diri orang itu sendiri sehingga saat menjalankan kewajiban ibadah, orang tersebut dapat melakukannya dengan teratur dan tanggung jawab. Sebelum membahas tentang agama lebih jauh, ada baiknya artikel ini membahas terlebih dahulu tentang pengertian agama. Terdapat berbagai macam Pengertian agama menurut beberapa ahli dari berbagai bidang. Dari pengertian agama dari beberapa ahli, maka dapat diambil kesimpulan bahwa agama adalah suatu keyakinan yang didalamnya terdapat sistem yang mengatur tingkah laku manusia dan hubungannya dengan alam semesta, juga Tuhan Yang Maha Esa.

Setiap orang memiliki karakter yang berbeda-beda. Begitu juga dengan kepercayaan yang dipercayai, tergantung pada panggilan dari dalam hati mereka. Terdapat banyak sekali agama yang terdapat di seluruh dunia. Indonesia sendiri mengakui 6 agama secara resmi yaitu Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Budha, dan Kong Hu Chu. Dari ke-6 agama tersebut, Islam merupakan agama yang paling mendominasi di Indonesia yang pemeluknya tersebar hampir di seluruh wilayah Indonesia. Sama seperti Islam, pemeluk agama Kristen dan Katolik pun hampir tersebar di seluruh wilayah di Indonesia hanya saja jumlah pemeluknya tidak sebanyak agama Islam.

Sedangkan bagi agam Hindu, pemeluknya paling banyak berada di daerah Bali dan sekitarnya. Hal tersebut dapat dilihat di setiap wilayah Bali terdapat pura yang berguna sebagai tempat penyembahan. Di Bali juga terdapat berbagai tempat yang memiliki nilai sakral dan biasa dijadikan sebagai tempat untuk mengadakan upacara kegamaan Hindu, misalnya Tanah Lot. Sedangkan untuk agama Budha dan Kong Hu Chu, pemeluknya pun tersebar di seluruh daerah di Indonesia. Meskipun pemeluknya tidak sebanyak umat agama lain, namun agama tersebut tidak mengalami diskriminasi dan tetap dapat melakukan kewajibannya untuk beribadah dan merayakan hari rayanya.

Pengertian Agama

Perbedaan memang seringkali dapat menimbulkan konflik, bahkan berujung pada tindakan kekerasan. Namun sebenarnya hal tersebut dapat diatasi dengan berbagai cara seperti meningkatkan rasa solidaritas, saling menghargai, dan tidak mudah terprovokasi. Jika sifat-sifat tersebut sudah tumbuh pada diri seseorang, maka perbedaan yang ada pun akan terlihat menjadi sesuatu yang menambah kekayaan dalam keanekaragaman, sehingga perbedaan bukan lagi suatu hal yang dapat menghalangi kebersamaan. Semoga dengan bertambahnya pengetahuan anda tentang pengertian agama, maka sifat-sifat tersebut dapat tumbuh pada diri anda dan kehidupan beragama di Indonesia akan semakin aman dan akur.

Artikel Lainnya :

Orang Yang Berhak dan Tidak Berhak Menerima Zakat

Orang Yang Berhak dan Tidak Berhak Menerima Zakat – Orang orang yang berhak menerima zakat telah dijelaskan dalam firman Allah di surat At- taubah, ayat 60.
Ada 8 golongan yang berhak menerima zakat, yaitu :
a. Fakir
Yaitu orang yang tidak punya penghasilan menentu dan kebutuhan tiap harinya jauh dari kepatutan atau serba kekurangan.
b. Miskin
yaitu orang yang punya penghasilan menenti tetapi tidak dapat mencukupi kebutuhan pokok tiap harinya.
c. Amil
yaitu orang yang bekerja mengumpulkan zakat dan menyampaikannya kepada yang berhak menerimanya.
Yang Berhak dan Tidak Berhak Menerima Zakat
d. Mu’allaf

Yaitu orang yang baru masuk islam dan imannya masih lemah.

e. Riqab

yaitu hamba atau budak yang akan dimerdekakan.

f. Gharim

yaitu orang yang banyak berhutang dan ia banyak berjuang di jalan Allah

g. Sabilillah

Yaitu orang yang suka berperang dan berjuang di jalan Allah akan tetapi tidak mendapat gaji dari pemerintah.

h. Ibnu Sabil

Yaitu orang orang yang sedang dalam bepergian jauh dan kehabisan bekal, serta bukan dalam perjalanan kemaksiatan.

Yang tidak berhak menerima zakat :

a. Orang yang kaya harta, usaha dan penghasilan

b. Rasulullah dan keturunan beliau

c. Hamba sahaya, sebab mereka mendapat nafkah dari tuannya

d. Orang yang tidak beragama islam

e. Orang yang nafkahnya menjadi kewajiban muzakki (orang yang berzakat). Ia tidak dapat menerima zakatnya, kalau dengan atas nama fakir miskin, sementara ia mendapatkan nafkah yang cukup darinya. tetapi kalau atas nama amil zakat atau gharim, maka tidak ada halangan untuk menerimanya, begitu pula bila tidak mendapatkan nafkah yang pokok atau wajib.

Orang Yang Berhak dan Tidak Berhak Menerima Zakat.

Fungsi dan Himah Zakat :

  • Membersihkan diri dari sifat kiki dan ahlak yang tercela
  • Menolak bala
  • Membuka pintu-pintu datangnya rezeki
  • Menolong orang yang lemah dan kesusahan, sehingga ia dapat menunaikan kewajibannya pada Allah dan sesama manusia
  • Menumbuhkan cinta dan kasih sayang antara si miskin dan si kaya
  • Sebagai ungkapan rasa terima kasih atas nikmat yang dianugerahkan Allah kepadanya.

 

Artikel Lainnya :

Adab Ziarah Kubur

Adab Ziarah Kubur – Ziarah kubur dianjurkan atau disunnahkan dalam islam karena ziarah kubur dapat mengingatkan manusia pada kematian dan kehidupan akhirat.
Sehingga ia menjadi bertambah semangat dalam beribadah dan beramal saleh.
Ketika ziarah kubur hendaklah memperhatikan petunjuk-petunjuk agama dan adab-adab ziarah kubur, diantarnya ialah :

    1. Berwudhu ketika hendak berziarah
    2. Hendaklah membaca salam ketika memasuki kubur
    3. Membaca fatihah untuk nabi saw, semua para nabi dan rasul, para syuhada, wali khususnya pada orang yang dimaksud dalam berziarah

Adab Ziarah Kubur

  1. Membaca surat-surat al quran, seperti yasin, ayat kursi, surat al ikhlas, al falaq an naas dan lainnya
  2. Lakukan dengan khusyu, akhirilah dengan doa permohonan kepada allah agar pahala dari apa yang telah dibaca itu, disampaikan dan dihadiahkan kepada ahli kubur
  3. Jangan meminta sesuatupun pada ahli kubur karena itu merupakan perbuatan syirik
  4. Jangan menciumi atau mengusap-ngusap nisan yang seolah memelas mengaharapkan sesuatu pada ahli kubur
  5. Jangan mencorat-coret batu nisan apalagi mengambilnya sebagai jimat misalnya
  6. Jangan berdiri atau duduk diatas batu nisan atau tepat diatas makam
  7. Setelah selesai hendaklah langsung pulang dengan membawa kesan ingat pada kematian dan alam akhirat.

 

Semoga postingan Adab Ziarah Kubur ini bermanfaat.

Artikel Lainnya :

Kewajiban Terhadap Jenazah

Kewajiban Terhadap Jenazah – Sebagai seorang muslim apabila ada tetangga atau saudara kita yang meninggal maka kita memiliki kewajiban untuk memandikan, mengkafani, menshalatkan dan menguburkannya.
Penjelasan lebih lanjut mengenai tata cara memandikan, mengkafani, menshalatkan dan menguburkan jenazah ada dibawah ini :
Kewajiban Muslim Terhadap Jenazah
Memandikan Jenazah

    1. Jika jenazah laki-laki, maka yang memandikannya harus laki-laki dan jika perempuan maka yang memandikannya juga perempuan kecuali bagi suami atau istri
    2. Tempat mandi harus tertutup
    3. Siapkan air yang bersih dan suci, sabun mandi dan wangi-wangian yang harum
    4. Pertama-tama bersihkan dulu segala kotoran dan najis yang mungkin melekat pada anggota tubuh jenazah
    5. Ratakan air ke seluruh anggota badan jenazah , tiga kali atau lebih
    6. Siraman pertama dengan air sabun, dilanjutkan dengan air bersih dan siraman terakhir dicampur dengan wangi-wangian, misalnya kapur barus
    7. Terakhir jenazah di wudhu kan

Mengkafani Jenazah

    1. kain kafan hendaklah yang berwarna putih dan bersih
    2. Kain kafan sekurang-kurangnya satu lembar yang dapat menutup seluruh badan si jenazah
    3. Kedua tangan jenazah diletakkan diatas dadanya, tangan kanan di atas tangan kiri (disedekapkan)
    4. Bagi jenazah laki-laki sebaiknya terdiri dari tiga lapis kain, masing masing dapat menutupi seluruh tubuh jenazah

Kewajiban Terhadap Jenazah

  1. bagi jenazah perempuan sebaiknya terdiri dari lima lapis, yang dapat menutupi seluruh badannya

 

Menshalatkan Jenazah

  1. Syarat shalat jenazah sama seperti shalat lain, yaitu menutup aurat, suci dari hadas kecil dan besar, suci badan, suci pakaian dan tempat serta mengahadap kiblat
  2. Jenazah orang islam yang sudah dimandikan dan dikafani
  3. Jenazah diletakkan di depan orang yang menshalatkan, kecuali shalat yang dilakukan secara ghaib

Menguburkan Jenazah

  1. Liang kubur sekurang-kurangnya diperkirakan bau jenazah tidak akan sampai tercium keluar atau jangan sampai dibongkar oleh binatang buas
  2. Dianjurkan dengan memakain liang lahat, yakni dibagian bawah arah kiblat digali kira-kira cukup untuk jenazah
  3. Jenazah dimiringkan diatas lambung kanan, tepat di liang lahat menghadap kiblat
  4. Muka dan ujung kaki jenazah dikenakan tanah, dan karena itu kain kafan yang menutup muka dan kakinya supaya sedikit dibuka dan dilepas semua talinya agar dapat menyentuh tanah
  5. Kemudian liang lahat ditutup dengan kayu dan sejenisnya
  6. Selanjutnya liang kubur ditimbun atau diurug dengan tanah dan dipadatkan, bagian atas sedikit lebih ditinggikan dari sekitarnya dengan tidak dimunjungkan tetapi didatarkan

Ta’ziyah

Ta’ziyah ialah melawat atau menjenguk orang yang meninggal dunia untuk turut menyatakan berduka cita atau berbela sungkawa, ta’ziyah kepada keluarga si jenazah hukumnya sunnah yaitu sejak meninggalnya si jenazah hingga sampai tiga hari setelah kematiannya.

Begitulah demikian Kewajiban Terhadap Jenazah. semoga apa yang ada di blog ini bisa bermanfaat untuk semua pembaca sekalian,

Artikel Lainnya :

Shalat Dhuha

Shalat Dhuha ialah shalat sunnah muakkad yang dilakukan di waktu pagi setelah matahari naik mencapai ketinggian kira-kira 7 hasta atau kira-kira jam 06:30 sampai waktu masuknya dzuhur.
Shalat dhuha ini sekurang-kurangnya dilakukan dua rakaat dan sebanyak-banyaknya 8 rakaat, tetapi ada pula yang mengatakan 12 rakaat.

Begitulah penjelasan mengenai arti dari shalat dhuha, semoga bermanfaat untuk kita semua. Mudah-mudahan membantu anda sekalian dalam menambah pengetahuan dan pemahaman baru.

shalat dhuha adalah shalat sunnah,bila sempat maka laksanakan namun bila tidak maka tidak usah memaksakan. Shalat Dhuha
Semoga artikel ini bermanfaat bagi kita, demikianlah penjelasan mengenai shalat dhuha.

Artikel Lainnya :

Shalat Tahiyyatul Mesjid

Shalat Tahiyyatul Mesjid ialah yang dilakukan ketika masuk mesjid, sebelum mengambil posisi duduk, tanpa terikat oleh waktu baik waktunya shalat fardhu atau bukan.

Shalat ini dilakukan untuk menghormati mesjid, sebanyak dua rakaat dan tidak disunnahkan dilakukan berjamaah.
Jika seseorang masuk ke dalam mesjid, sementara shalat berjamaah sedang berlangsung, maka ia tidak usah melakukan shalat tahiyyatul mesjid, namun hendaklah langsung mengikuti shalat berjamaah. Karena shalat tahiyyatul mesjid dapat dilakukan dengan shalat fardhu. Seringkali kita lupa akan shalat tahiyyatul mesjid ini, padahal seringkali kita memiliki waktu yang cukup banyak.

Semoga ini bisa menambah pengetahuan dan pemahaman kita.
Shalat Tahiyyatul MesjidDemikian itu, artikel mengenai shalat tahiyyatul mesjid. Semoga bermanfaat.

Artikel Lainnya :

Shalat Sunnah Rawatib

Shalat Sunnah Rawatib – Shalat sunnah rawatib adalah shalat sunnah yang mengikuti shalat fardhu, baik sebelum maupun sesudahnya.

Shalat sunnah rawatib ini terbagi menjadi dua, yaitu sunnah muakkad (sangat dianjurkan) dan ghairu muakkad. Bila tidak dalam keadaan darurat atau tergesa-gesa maka laksanakanlah shalat sunnah rawatib ini. Namun bila tidak sempat maka tidak usah memaksakan karena shalat sunnah rawatib ini tidak harus atau wajib dilakukan.
a. Shalat sunnah rawatib muakkad

    1. Dua rakaat sebelum shalat subuh
    2. Dua rakaat sebelum shalat dzuhur
    3. Dua rakaat sesudah shalat dzuhur
    4. Dua rakaat sesudah shalat maghrib
    5. Dua rakaat sesudah shalat maghrib
    6. Dua rakaat sesudah shalat isya

b. Shalat sunnah rawatib ghairu muakkad

Shalat Sunnah Rawatib

  1. Dua rakaat sebelum shalat dzuhur
  2. Dua rakaat sesudah shalat dzuhur
  3. Empat rakaat sebelum shalat ashar
  4. Dua rakaat sesudah shalat maghrib

Demikianlah penjelasan mengenai shalat sunnah rawatib.

Artikel Lainnya :