Ciri Khusus Bunga Sepatu dan Fungsinya

Ciri Khusus Bunga Sepatu dan Fungsinya

Ciri Khusus Bunga Sepatu dan Fungsinya – Bunga sepatu adalah salah satu tanaman hias, biasanya dapat tumbuh mencapai hingga 3 meter dan batangnya pun memiliki diameter kurang lebih 9 cm. Biasanya batangnya berwarna ungu ketika muda dan putih ketika tua.

Memiliki bentuk daun yang unik, memiliki bagian tepi yang tidak rata, ujungnya yang runcing dan memiliki lebar sekitar 5-10 cm. Morfologi bunga sepatu dan fungsinya yang terdiri dari klasifikasi(kelompok), manfaat dan fungsinya akan dibahas pada artikel kali ini. Berikut pembahasannya.

Perbedaan bunga ini kemudian diklasifikasikan menurut kingdom hingga yang paling spesifik berdasarkan namanya yakni spesies.

Bunga sepatu sendiri jelas termasuk ke dalam kingdom planrae dan ke bawahnya lagi tergolong dalam family Malvaceae serta nama spesiesnya yakni Hibiscus Rosa-Sinensis L. bunga sepatu ini merupakan bunga yang bisa tumbuh dengan baik di berbagai kondisi tanah, biasanya bunga ini mudah dijumpai di pedesaan.

Seiring banyaknya rumah yang memadati pedesaan, bunga ini semakin jarang ditemukan kecuali memang sengaja di tanam. Apalagi di daerah kota yang padat akan penduduk.

Rumput saja sudah tidak banyak ditemukan, apalagi bunga sepatu. Bisa saja menemukannya jika memang ada yang sengaja menanamnya atau mungkin di taman kota yang biasanya ditanami beberapa jenis bunga.  Artikel ini membahas ciri khusus bunga sepatu dan fungsinya. Penasaran apa manfaatnya? Baca sampai habis!

Singkatnya Ciri-ciri khusus bunga sepatu:

  • warnanya yang cerah dan terang =>merah terang, pink
  • daun bunga sepatu berbentuk bulat dgn ujungnya runcing
  • daun kelopaknya erjumlah 5 lmbr yg lebar dan dan melengkung keluar
  • mahkota bunga dengan tangkai putik menjulur keluar mahkota 5. ujung tangkai putik terdapat kelopak sari yang berisi serbuk sari.

Manfaat Bunga sepatu

Adapun manfaatnya adalah sebagai berikut :

  • Obat TBC. Penyakit TBC merupakan penyakit yang cukup mengganggu bagi sebagian besar orang. Untuk mengobatinya kita dapat memanfaatkan bunga sepatu. Caranya adalah dengan menghaluskan 3 bunga sepatu, lalu campurkan dengan 1 sendok madu bersama 1/2 gelas air yang hangat. Untuk hasil yang maksimal, konsumsilah 3x dalam sehari.
  • Melancarkan Haid. Bagi kaum hawa, haid merupakan sesuatu yang rutin mereka alami setiap bulannya. Bagi beberapa kaum hawa, banyak yang mengalami kram perut ataupun nyeri ketika haid.
  • Obat Kencing Bernanah. Bunga sepatu juga dapat dijadikan sebagai obat herbal untuk mengobati kencing bernanah dengan memanfaatkan bunganya.
  • Obat Batuk Berdarah & Lendir. Bunga sepatu juga dapat dimanfaatkan untuk mengobati batuk berdarah dan berlendir.
  • Obat Demam. Bunga sepatu juga dimanfaatkan untuk mengobati demam, dapat memanfaatkan bunga sepatu dengan cara merebus daunnya sebanyak 5 lembar bersama 1 lembar daun pepaya, dan menambahkan sedikit garam untuk menyamarkan rasa pahitnya.
  • Obat Gondongan. Untuk menyembuhkan gondongan, dapat memanfaatkan daun dan bunga dari bunga sepatu.
  • Obat Bronkitis. Bunga sepatu juga digunakan untuk meringankan penyakit bronkitis. Caranya adalah dengan menghaluskan 2 bunga sepatu yang di seduh dengan air hangat dicampur dengan sedikit garam. Untuk hasil yang maksimal, konsumsilah 2x dalam sehari.

Bunga sepatu yang dianggap liar ternyata punya banyak fungsi bukan? Diatas merupakan artikel dari ciri khusus bunga sepatu dan fungsinya untuk kesehatan. Tentunya masih banyak lagi fungsi dari bunga sepatu yang masih bisa anda eksplore, semoga membantu.

Ciri-ciri Bunga sepatu

1. Akar Bunga Sepatu

Secara umum bunga sepatu memiliki jenis akar tunggang yang tumbuh vertikal dan horizontal, untuk akar yang tumbuh secara vertikal merupakan akar primer atau utama dalam posisi tegak menuju inti bumi dengan bagian ujung runcing.

Sedangkan untuk akar horizontal merupakan akar sekuder yang tumbuh secara mendatar atau lebih sering kita sebut sebagai cabang akar.Fungsi dari akar tunggang bunga sepatu hampir sama dengan jenis bunga lainnya, yaitu sebagai alat pencari sumber air, unsur hara dan penyokong bunga sepatu agar tidak mudah roboh.

2. Batang Bunga Sepatu

Kemudian untuk bentuk dan fungsi batang, umumnya bunga sepatu menghasilkan batang dengan bentuk bulat memanjang berdiameter kurang lebih 9 senti meter tergantung dari umur dan kesuburan tanaman sepatu itu sendiri.

Lalu, setiap batang bunga sepatu ditumbuhi beberapa cabang cabang, hal ini dikarena bunga sepatu termaksud dalam jenis tanaman dikotil maka dari itu memiliki batang bercabang.

Fungsi batang pada bunga sepatu antara lain, sebagai penompang tanaman sepatu agar mampu berdiri kokoh sehingga tidak mudah roboh dan berperan penting dalam proses fotosintesis karena mengandung pembuluh xilem dan floem. Baca juga Penjelasan Ciri ciri Bunga Melati Terlengkap dan Syarat Tumbuhnya!

3. Daun Bunga Sepatu

Bunga sepatu menghasilkan jenis daun tunggal, artinya daun yang tumbuh pada satu tangkai hanya terdapat satu helai daun saja. Lalu bentuk daunnya adalah oval dan bulat dengan bagian ujung lancip.

4. bagian Bunga Sepatu

Tanaman sepatu menghasilkan bunga tunggal yang tumbuh dibagian ranting atau ketiak daun dengan bentuk mirip terompet atau corong. Lalu disetiap bunganya memiliki 15 sampai 20 mahkota dan jumlah kelopak bunganya mencapai 5 helai.

5. Buah dan Biji Bunga Sepatu

Umumnya buah sepatu dihasilkan dari bunganya yang tumbuh dibagian ovarium, berukuran kecil dengan bentuk lonjong dan berdiameter kurang lebih 4 milimeter. Untuk buah sepatu yang masih muda memiliki warna putih, sedangkan untuk buah yang sudah tua memiliki warna coklat tua.

Fungsi Bunga sepatu 

Bunga sepatu memiliki fungsi lainnya di berbagai negara yaitu :

  • Di Negara Jepang bunga sepatu biasanya dijadikan tanaman hias dan untuk ditanam di makam.
  • Di Negara Indonesia sendiri bunga sepatu banyak dimanfaatkan sebagai tanaman hias, obat tradisional dan dijadikan sebagai teh.
  • Di Negara China bunga sepatu biasa dimanfaatkan untuk bahan pewarna alami dalam makanan.
  • Di Negara India bunga sepatu biasa digunakan sebagai bahan untuk menyemir sepatu, serta sebagai persembahan untuk dewi-dewi yang beragama Hindu.
  • Di Kepulauan Pasifik sendiri bunga sepatu biasa dijadikan makanan dengan mengolahnya menjadi salad.

Klasifikasi Bunga Sepatu

Berikut klasifikasi dari bunga sepatu :

  • Kingdom : Plantae
  • Kelas : Magnoliopsida
  • Divisi : Magnoliophyta
  • Famili : Malvaceae
  • Ordo : Malvales
  • Genus : Hibiscus
  • Spesies : Hibiscus rosa sinensis L

Penjelasan dari klasifikasi diatas adalah bahwa bunga sepatu merupakan bagian dari tumbuhan kingdom Plantae yang terdiri atas berbagai jenis tanaman, sedangkan kelasnya Magnoliopsida sendiri didasarkan pada tumbuhan yang bijinya terbelah dengan ciri yang sama, lalu divisi Magnoliophyta didasarkan pada tumbuhan dengan jenis dikotil, kelasnya Malvaceace didasarkan pada tumbuhan yang biasanya dibudidayakan untuk tanaman hias, ordonya Malvales didasarkan jenis tumbuhan tersebut, pada kasus ini jenisnya adalah bunga, maka masuk ordo Malvales, sedangkan genus Hibiscus adalah nama marga dari tanaman tersebut dan spesies adalah nama latinnya.

Ringkasan

Ciri-ciri dari bunga sepatu adalah memiliki daun berbentuk bulat dengan ujung-ujungnya yang runcing. Bunganya memiliki warna merah terang, pink, atau warna-warna cerah lainnya, dengan 5 buah daun kelopak dan beberapa mahkota bunga yang lembut dengan tangkai putik yang menjulur keluar mahkota.