Contoh Peristiwa Osmosis Pada Tumbuhan

Contoh Peristiwa Osmosis Pada Tumbuhan – Osmosis merupakan suatu proses perpindahan pelarut dari suatu larutan dengan pelarut murni atau berkonsentrasi rendah yang melalui suatu membran semipermeabel menuju larutan lain dengan konsentrasi yang lebih tinggi.

Dengan adanya perpindahan ini, maka akan terjadi kesetimbangan dalam laju pelarut. Dalam proses osmosis, molekul dalam pelarut akan bermigrasi dari larutan yang encer menuju larutan yang pekat. Dari sini akan dicapai keadaan yang setimbang pada laju perpindahan pelarut yang ada di antara kedua medium tersebut.

Osmosis sendiri merupakan fenomena yang alami, akan tetapi proses ini juga bisa dihambat melalui rekayasa buatan. Caranya adalah dengan menambah tekanan di bagian yang memiliki konsentrasi pekat agar melebihi bagian yang memiliki konsentrasi lebih encer.

Tekanan yang akan diterapkan dalam penghentian proses osmosis dari larutan encer menuju larutan pekat diberi nama tekanan osmotik larutan.

Setelah mengetahui penjelasan mengenai osmosis di atas, saatnya kita mengetahui apa saja contoh peristiwa osmosis pada tumbuhan. Contoh osmosis ini terjadi di kehidupan kita sehari-hari. Contoh yang pertama adalah apabila kita merendam wortel dalam larutan garam dengan kadar sepuluh persen.

Perendaman ini akan menyebabkan sel-sel dalam wortel kehilangan kekakuan atau rigiditasnya. Ini karena potensi air di dalam sel wortel lebih tinggi dibandingkan dengan potensi air di dalam larutan garam. Air yang berasal dari dalam sel nantinya akan keluar menuju larutan tersebut.

Apabila kejadian ini diamati menggunakan mikroskop, vakuola dari sel wortel akan tampak serta sitoplasma di dalamnya akan mengkerut serta membran sel terlepas dari dinding atau disebut juga sebagai plasmolisis.

Contoh kedua adalah penggunaan cairan infus isotonik serta sel darah di dalam tubuh. Hal ini juga adalah contoh dari osmosis.

Contoh Peristiwa Osmosis Pada Tumbuhan

Contoh peristiwa osmosis pada tumbuhan berikutnya ialah penyerapan air serta mineral yang ada di dalam tanah oleh akar pohon atau tumbuhan lainnya.

Fungsi dari akar ialah sebagai penyerap serta penyimpan mineral dari dalam tanah. Tumbuhan akan memperoleh bahan makanan dari akarnya. Akar ini juga akan menyerap air yang berasal dari lingkungan di sekitarnya. Proses ini termasuk contoh dari osmosis pada tumbuhan.

Faktor yang Mempengaruhi Osmosis

Osmosis terjadi karena dipengaruhi beberapa faktor, yakni suhu, ukuran molekul, ketebalan membran dan sebagainya.

1. osmosis dipengaruhi Suhu

Suhu merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi terjadinya osmosis. Laju osmosis akan menjadi lebih cepat pada suhu yang tinggi dibandingkan dengan suhu yang rendah.

2. osmosis dipengaruhi Ukuran molekul yang meresap

Molekul yang lebih kecil daripada garis pusat lubang membran akan mempercepat osmosis

3. osmosis dipengaruhi Ketebalan membran

Selain itu, laju osmosis suatu molekul terkait jarak yang harus dilaluinya. Membran tipis memudahkan osmosis daripada membran tebal.

4. osmosis diperngaruhi Keterlarutan lipid

Molekul yang memiliki keterlarutan yang tinggi meningkatkan laju osmosis daripada molekul yang kelarutan yang rendah seperti lipid.

5. osmosis dipengaruhi Luas permukaan membran

Laju osmosis menjadi cepat jika luas permukaan membran yang disediakan untuk resapan yaitu lebih besar.

Proses Osmosis

Proses osmosis dapat terjadi secara alami atau paksa. Saat dua cairan konsentrasi yang berbeda dipisahkan pada sebuah membran semipermeabel, cairan mempunyai kecenderungan untuk bergerak dari konsentrasi yang lebih rendah ke konsentrasi yang lebih tinggi untuk keseimbangan potensial kimia.

Secara formal, reverse osmosis yaitu proses memaksa pelarut dari daerah konsentrasi zat terlarut tinggi melalui membran semipermeabel ke daerah konsentrasi zat terlarut rendah dengan cara menerapkan tekanan melebihi tekanan osmotik.

Osmosis tentu juga terjadi dalam sel. Dengan adanya osmosis, sel bisa mengecil atau membengkak tergantung arah air mengalir melintasi membran plasma.

Osmosis dalam Kehidupan Sehari-hari

1. Kentang dalam Air

Kentang yang direndam dalam air akan membengkak. Hal ini disebabkan karena adanya konsentrasi yang lebih tinggi dari pati dan zat terlarut lainnya dalam sel kentang daripada di dalam air, sehingga air mengalir ke dalam sel kentang secara osmosis. Sel akar tanaman mengambil air dari tanah melalui osmosis.

2. Garam mineral dan Tubuh Makhluk Hidup

Garam dan mineral dari air ditransfer melalui osmosisdalam tubuh manusia. Air mengalir melalui membran plasma sel dan karena konsentrasi osmosis air, glukosa dan garam dipertahankan dalam tubuh. Jadi filtrasi osmotik penting dalam mencegah kerusakan sel.

Ikan air tawar menjaga keseimbangan cairan pada tubuh mereka melalui osmosis. Karena konsentrasi garam dalam tubuh ikan lebih tinggi dari air di sekitarnya, mereka tidak perlu minum air. Hal ini karena air spontan diserap oleh hadir garam dalam tubuh mereka

3. Tangan dan Air

Tubuh manusia juga bisa mengalami bengkak jika terlalu lama terendam air. Misalnya saat mencuci pakaian.

Osmosis Terbalik

Osmosis terbalik (Reverse osmosis) ialah suatu metode penyaringan yang mampu menyaring berbagai molekul besar dan ion-ion dari suatu larutan dengan cara memberi tekanan pada larutan saat larutan itu berada di salah satu sisi membran seleksi (lapisan penyaring).

Aplikasi terbesar dari reverse osmosis yaitu pemisahan air murni dari air laut dan air payau, air laut atau air payau bertekanan terhadap satu permukaan membran, menyebabkan transportasi garam-menipis air melintasi membran dan munculnya air minum dari sisi tekanan rendah.

Membran yang dipakai untuk reverse osmosis mempunyai lapisan padat dalam matriks polimer – baik kulit membran asimetris ataupun lapisan interfasial dipolimerisasi dalam membran tipis-film-komposit – di mana pemisahan terjadi.

Pengertian Osmosis Menurut Para Ahli

Untuk dapat mengerti lebih dalam lagi mengenai pengertian osmosis ini maka kita dapat merujuk pada beberapa pendapat para ahli, diantaranya sebagai berikut :

Menurut (Tim Dosen Pembina, 2012: 21). Osmosis ini ialah suatu difusi dari tiap pelarut itu dengan melaluiselaput yang permeabel dengan secara difernsial.

Menurut Svendsen dan Anthony (1974). Osmosis ini merupakan suatu perpindahan molekul pelarut melewati membran menuju ke daerah yang konsentrasi zat terlarutnya lebih tinggi untuk membran yang tidak bisa atau dapat ditembus.

Menurut Kimball (1983:28). Osmosis ini meurpakan difusi dari tiap pelarut melalui selaput yang permiabol dengan secara diferensial. Pada osmosis yang bergerak itu dengan cara melalui atau melewati membrane semipermiabel ialah air dari larutan hepotesis (yakni konsentrasi air tinggi itu ke konsentrasi air rendah) ke hipertonis (yakni konsentasi air rendah itu ke konsentrasi air terlarut tinggi).

Osmosis di Tubuh

Contoh osmosis di dalam ditubuh adalah:

  • Pada garam dan juga pada mineral dari air akan dikirim melalui osmosis. Dimana air mengalir melalui jalan membran plasma sel oleh karena konsentrasi dari osmosis air, glukosa dan juga garam dapat dipertahankan di dalam tubuh. Jadi pada filtrasi osmotik yang penting di dalam mencegah pada kerusakan sel.
  • Ikan laut yang dapat disesuaikan pada kadar air garam yang cukup tinggi. Karena, ada konsentrasi garam dari air yang lebih tinggi dari pada ikan, sekarang ada kelebihan garam di dalam air dan sekitarnya yang menarik air dari dalam tubuh ikan..
  • Ikan yang hidup dan berkembang di air tawar akan selalu menjaga keseimbangan dari cairan di dalam tubuh mereka dengan cara melalui osmosis. Karena konsentrasi garam di dalam tubuh mereka memiliki nilai lebih tinggi dari pada air di sekitarnya, mereka tidak butuh minum air. Karena air secara spontan masuk kedalam mulut mereka.
  • Ginjal dialisis merupakan salah satu contoh osmosis juga. Khusus paseien yang menderita sakit ginjal. Pada prosesnya dialyzer menghilangkan beberapa produk limbah dari dalam darah pasien melalui jalan membran mendialisis, dan akan melewati mereka menuju dalam tangki cairanyang disebut  dialisis.

Related Posts