Dapatkan Informasi Lengkap Insulin dan Kloning Gen Insulin

Insulin

Insulin adalah hormon yang diproduksi oleh pankreas yang merupakan kelenjar besar yang ada di dekat perut. Hormon ini diperlukan untuk penggunaan makanan yang benar oleh tubuh, terutama gula.

Insulin bekerja dengan cara membantu gula menembus dinding sel, yang kemudian dimanfaatkan oleh sel. Pada penderita diabetes, tubuh tidak menghasilkan cukup insulin atau insulin yang diproduksi tidak dapat digunakan dengan baik.

Sebenarnya ada dua bentuk diabetes: tipe 1 (tergantung insulin) dan tipe 2 (tidak tergantung insulin). Tipe 1 biasanya memerlukan injeksi insulin seumur hidup, sedangkan diabetes tipe 2 biasanya dapat diobati dengan perubahan pola makan dan/atau ­obat anti diabetes oral.

Kadang-kadang, penderita diabetes tipe 2 harus menerima suntikan insulin untuk sementara waktu, terutama selama masa stres atau masa sakit.

Ada berbagai jenis insulin yang berbeda dalam beberapa cara seperti pada sumbernya (hewan, manusia, atau rekayasa genetika), dalam persyaratan waktu agar insulin berfungsi, dan dalam jangka waktu insulin tetap bekerja. Insulin reguler dibuat dari pankreas daging sapi dan babi.

Setelah pengenalan, mulai bekerja dalam 30 sampai 60 menit, dan berlangsung selama 6 sampai 8 jam. Selain itu, variasi insulin telah dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan masing-masing pasien. Struktur monomer insulin diberikan dalam.

Insulin hewani adalah produk yang sangat aman. Namun, beberapa komponen dapat menyebabkan reaksi alergi. Oleh karena itu, insulin manusia yang direkayasa secara genetik telah dikembangkan untuk mengurangi kemungkinan reaksi alergi. Ini secara struktural identik dengan insulin yang diproduksi oleh pankreas tubuh Anda.

Transfer dan Kloning Gen Insulin :

Gen insulin ditransfer ke dalam sel bakteri (E. coli) dalam dua langkah berikut:

  1. Pemindahan Gen Insulin ke Vektor Plasmid:

Plasmid dipotong di kedua untai oleh enzim restriksi meninggalkan ujung yang longgar dan lengket tempat DNA dapat dilekatkan. Urutan penghubung khusus (disebut penghubung) ditambahkan ke cDNA manusia (DNA komplementer) sehingga akan pas dengan tepat ke ujung cincin DNA plasmid yang terbuka.

Plasmid yang mengandung gen manusia, disebut juga plasmid rekombinan, kini siap disisipkan ke dalam organisme lain seperti sel bakteri (E. coli).

  1. Kloning Gen Insulin:

Plasmid rekombinan dan sel bakteri tercampur. Plasmid memasuki sel bakteri melalui proses yang disebut transfeksi. Plasmid yang mengandung cDNA manusia yang ada di dalam sel bakteri dikalikan untuk mendapatkan beberapa lusin salinan. Ketika bakteri membelah, plasmid juga membelah.

Jadi dua sel anak dan plasmid terus bereproduksi. Dengan sel membelah dengan cepat (setiap 20 menit), bakteri yang mengandung cDNA manusia (pengkodean insulin) akan segera menghasilkan jutaan sel serupa yang disebut klon yang mengandung gen manusia yang sama.

Related Posts