Dapatkan Informasi Lengkap Preparasi dan Fusi Protoplas

Dapatkan Informasi Lengkap Persiapan dan Peleburan Protoplas

  1. Objektif :

Persiapan protoplas dari jaringan tanaman dan demonstrasi fusi somatik.

  1. Pendahuluan :

Protoplas adalah sel tumbuhan tanpa dinding sel. Ini berguna untuk mempelajari masalah fisiologis sel dan isolasi organel dan mempelajari bahan yang diterapkan secara eksogen oh aktivitas sel. Protoplas dibuat dari jaringan tanaman, kalus dan kultur suspensi.

Ketika jaringan tanaman dipotong kecil-kecil dan diperlakukan dengan enzim pektinase, sel dipisahkan dari jaringan ikat oleh enzim. Enzim selulase dan hemiselulase memecah dinding sel hanya menyisakan membran sel.

Akibatnya, protoplas dibebaskan dimana sel kehilangan bentuk aslinya dan berubah menjadi bentuk bulat. Potensi osmotik sel dipertahankan dengan menggunakan manitol atau sorbitol dalam media pencerna. Ini mencegah meledak dan mengerutnya protoplas.

Ketika protoplas dari spesies yang sama disimpan dalam kontak dekat dalam larutan penyangga yang tepat, mereka dapat berfusi secara spontan. Frekuensi fusi dapat ditingkatkan dengan menggunakan bahan kimia khusus yang disebut fusogen (misalnya natrium nitrat, polietilen glikol, Ca 2+ , pH tinggi).

Fusogen menurunkan muatan permukaan dan dengan demikian memungkinkan protoplas mendekat untuk fusi. Fusi protoplas adalah alat yang berguna bagi para petani tanaman untuk menggunakannya dalam membuat persilangan antara spesies yang tidak cocok secara seksual.

Melalui fusi protoplas seseorang dapat mentransfer sifat-sifat sitoplasma antar spesies (interspesifik), di dalam spesies (intraspesifik) dan di dalam genera (intergenerik).

  1. Prinsip :

Ketika jaringan tanaman diperlakukan dengan enzim pelisis dinding sel dan diinkubasi dengan benar, jaringan tanaman dicerna oleh enzim dan protoplas dilepaskan. Di hadapan fusogen, protoplas ini dapat menyatu satu sama lain. Ketika protoplas diperoleh dari jaringan tumbuhan berwarna, protoplas juga tampak berwarna dan mudah dilihat di bawah mikroskop.

Ketika protoplas diperoleh dari dua jaringan berwarna berbeda, produk fusi dapat dengan mudah dilihat dan diidentifikasi sebagai homokaryo (fusi protoplas dari jaringan yang sama) atau fusi heterokaryon protoplas yang diperoleh dari jaringan tanaman yang berbeda.

  1. Persyaratan :

I. Jaringan tanaman seperti kelopak bunga, jaringan hijau tumbuh in vitro, daun muda, mikroskop

  1. Pipet pasteur, bola karet, manitol

iii. Macerozyme (campuran pektinase, selulase dan hemiselulase) (2% dalam manitol 0,6 M, pVL 5.8)

  1. Polietilen glikol (PEG) (5 g/10 ml)
  2. Prosedur :
  3. Isolasi Protoplas :

(i) Kumpulkan daun/kelopak sehat dari bunga berwarna/m jaringan tanaman yang ditumbuhkan secara vitro.

(ii) Kelupas kulit ari dan cabut jaringan daun (sebaiknya tumbuh dalam kondisi aseptik) menjadi potongan-potongan kecil. Kelopak bunga berwarna (yang mengandung antosianin) juga bisa digunakan.

(iii) Masukkan 200 mg jaringan ke dalam 2 ml larutan enzim yang diambil dalam cawan Petri.

(iv) Tutup cawan Petri dan inkubasi selama 4-6 jam pada suhu 30°C dengan kecepatan 50 rpm. Amati protoplas yang diisolasi di bawah mikroskop sederhana.

  1. Peleburan Protoplas :

(i) Taruh satu tetes suspensi yang mengandung protoplas dan satu tetes protoplas kelopak pada kaca objek.

(ii) Tambahkan 1 tetes PEG di tengah slide agar tetesan protoplas lebih dekat. Proses fusi protoplas diberikan pada Gambar 12.5. Amati slide di bawah mikroskop setelah 10 menit.

  1. Hasil :

Protoplas yang terisolasi muncul sebagai struktur bulat dengan berbagai ukuran. Produk fusi heterokaryon muncul dengan warna yang berbeda.

Related Posts