Dapatkan informasi lengkap tentang Pentingnya Ekonomi Cryptogams

Alga: (A) Kegunaan:

Ganggang bermanfaat bagi manusia sebagai berikut:

(1) Alga sebagai Makanan:

Karbohidrat, senyawa organik, dan vitamin banyak ditemukan di alga. Vitamin A, C, dan D, E banyak ditemukan pada alga. Di Jepang, Porphyra dari kelas phycophyceae dimakan. Terutama P. umblicus dan P. perfbrarata digunakan sebagai makanan di banyak negara. Di Jepang dan sebagian besar negara, Alaria, Ulva, Sargassum, Laminaria, dll digunakan sebagai salad (sayuran).

Yodium diproduksi dari Laminaria. Ulva umumnya dikenal sebagai selada laut. Di India, orang-orang negara pantai mengambil ganggang laut sebagai makanan favorit. Di Cina komune Nostoc digunakan sebagai makanan. Di Skotlandia, Rodomenia palmata dikunyah sebagai tembakau.

Saat ini, berbagai ilmuwan sedang melakukan penelitian untuk mendapatkan makanan dari Chlorella karena mengandung protein dan vitamin A dan D dalam jumlah yang melimpah. Beberapa alga, misalnya Gelidium, Gracilaria dll., menghasilkan agar-agar, bahan seperti agar-agar yang digunakan dalam pembuatan es krim.

Sargassum dan Macrocystis digunakan sebagai makanan untuk hewan laut dan hewan peliharaan. Beberapa alga dibudidayakan secara komersial di kolam budidaya ikan dan digunakan sebagai makanan mereka.

(2) Alga di Industri:

Diatom berkembang menjadi tanah diatom yang digunakan sebagai :

(i) menyaring mikroorganisme dalam industri gula.

(ii) dalam pembuatan kaca dan porselen.

(iii) isolator dalam ketel dan tanur sembur.

(iv) bahan abrasif untuk pembuatan cat logam, pernis, semir, pasta gigi.

(v) penyerap nitrogliserin cair.

Algin berasal dari alga laut dan digunakan dalam vulkanisasi, roller mesin tik, dan pembuatan film yang mudah terbakar. Itu juga ditemukan dalam pembuatan serat buatan dan untuk mengontrol aliran darah selama operasi. Di Jepang Sargassum digunakan dalam pembuatan wol buatan. Zat mucilaginous, caroganin yang diperoleh dari alga Charadrus digunakan dalam pembuatan kosmetik, semir sepatu dan sampo.

Agar-Agar juga digunakan untuk melakukan percobaan kultur jaringan di laboratorium dan juga digunakan sebagai peredam panas dan suara. Zat ini juga digunakan dalam pembuatan serat buatan, kulit, saus dll. Berbagai alga misalnya Laminaria, Fucus dll, digunakan dalam pembuatan yodium, bromin, aseton dll.

(3) Alga dalam fiksasi nitrogen Pertanian:

Tumbuhan Myxophycean, misalnya Nostoc, Anabaena, dll. mengubah nitrogen atmosfer (unsur) menjadi senyawa nitrogen yang diserap oleh tumbuhan tingkat tinggi. Proses ini dikenal sebagai fiksasi nitrogen. Bakteri juga mengambil bagian dalam proses ini. Dengan tindakan ini, kesuburan tanah meningkat.

Beberapa alga digunakan sebagai pupuk dan beberapa alga biru-hijau mampu mengubah tanah lempung menjadi lahan yang dapat ditanami.

(4) Penggunaan Obat Alga:

Antibiotik chlorellin diekstrak dari Chlorella. Ini adalah kristal dan aktif pada 120 ° C. Ini antagonis efek bakteri gram negatif dan Nitella menyebabkan kematian nyamuk di kolam sehingga digunakan dalam pengendalian malaria.

(5) Ganggang dalam Penelitian Biologi:

Pengetahuan terbaru tentang proses fotosintesis didasarkan pada penelitian yang dilakukan di Chlorella. Acetabularia dan Valonia digunakan dalam penelitian untuk mempelajari hubungan nukleositoplasma.

(B) Efek berbahaya dari ganggang:

Selain efek yang berguna dari beberapa alage seperti Microcystis, Chrococcus, Oscillatoria, Anabaena dll. menyebabkan mekar air di reservoir air dan pada kematian dan pembusukan mengeluarkan bau busuk. Air terkontaminasi dengan hal-hal yang membuatnya tidak layak untuk diminum oleh hewan dan ikan karena mereka mati setelah meminum air tersebut. Terkadang ganggang laut tumbuh semakin banyak dan memperlambat kecepatan kapal. Spesies Cephaleuros bersifat parasit pada daun teh dan menyebabkan kerugian bagi industri teh.

Related Posts