Fakta Penting Polusi Radioaktif

Salah satu sumber utama lingkungan berkaitan dengan produksi tenaga nuklir yang melepaskan zat radioaktif di lingkungan. Polusi radioaktif adalah bentuk khusus dari polusi fisik yang terkait dengan sistem pendukung kehidupan utama seperti udara, air, dan tanah. Sejumlah atom memiliki kemampuan untuk memancarkan radiasi dan dengan demikian menyebabkan polusi radioaktif.

Pencemaran radioaktif sangat jauh berbeda dengan jenis pencemaran lainnya. Hanya karena sifat kontaminasinya berbeda dari yang lain. Selain itu efeknya juga berbeda. Radioaktivitas adalah fenomena emisi spontan proton (partikel alfa), elektron (partikel beta) dan sinar gamma (gelombang elektromagnetik gelombang pendek) sebagai akibat dari disintegrasi inti atom beberapa unsur.

Sumber Radiasi :

Sumber paparan radiasi pada tanaman, hewan dan manusia dapat dikelompokkan menjadi dua jenis utama:

  1. Sumber Radiasi Alami
  2. Sumber radiasi buatan manusia

(I) Sumber Radiasi Alami:

Reaksi nuklir telah menghasilkan sejumlah besar inti atau isotop yang tidak stabil yang kehilangan partikel subatomik dan memancarkan radiasi energi tinggi untuk memperoleh keadaan stabil. Proses ini berlanjut dan merupakan sumber radiasi penting bagi biosfer. Selain itu permukaan bumi secara teratur disinari oleh sinar-X, sinar kosmik dan sinar ultraviolet dari luar angkasa dan radiasi terestrial dari nukleida radio. Uranium -238, torium -232, radon -222, kalium -40 dan karbon -14 terdapat secara alami di batuan, tanah, dan air.

(II) Sumber Radiasi Buatan Manusia:

Sumber radioaktivitas buatan manusia meliputi reaktor nuklir, aplikasi diagnostik dan terapeutik radioaktivitas, uji coba atom dan senjata, serta berbagai penggunaan bahan radioaktif di industri. Sumber radiasi buatan manusia adalah penambangan dan pemurnian plutonium dan thorium, produksi dan ledakan senjata nuklir, bahan bakar pembangkit listrik tenaga nuklir, dan penyiapan isotop radioaktif.

Penggunaan medis dan diagnostik radioaktivitas adalah sumber radiasi yang paling penting bagi masyarakat umum. Ada banyak klinik sinar-X dan rumah sakit di mana isotop radioaktif kobalt dan yodium, dll. Sering digunakan untuk tujuan diagnostik atau kuratif dalam pengobatan kanker dan hipertiroidisme. Televisi berwarna, layar komputer, videogame juga merupakan sumber radiasi bagi masyarakat umum.

Bahaya Nuklir :

Ledakan dua bom atom di Nagasaki dan Hiroshima menewaskan orang tak berdosa, hewan, dan tanaman yang rusak. Ledakan adalah reaksi berantai yang tidak terkendali yang menimbulkan kondisi fluks neutron yang sangat besar yang membuat bahan lain di sekitarnya menjadi radioaktif. Bahan-bahan ini termasuk Strontium-90, Cesium-137, Iodine-131 dan produk peledak dan aktivasi yang tidak terpakai.

Bahan radioaktif ditransfer menjadi gas dan partikel halus yang terlempar tinggi ke udara seperti awan jamur. Bahan radioaktif terbawa oleh lumpur dan menyebar ke area yang luas.

Partikel-partikel ini mengendap menyebabkan polusi air dan tanah. Dengan tetesan hujan yang jatuh di tanah, radioaktivitas dipindahkan ke tanah. Dari tanah inilah zat radioaktif memasuki rantai makanan, sehingga mempengaruhi berbagai bentuk kehidupan. Organisme air menyerap dan menumpuk bahan radioaktif.

Reaktor dan Bahan Bakar :

Elemen bahan bakar dan pendingin pengoperasian tenaga nuklir berkontribusi terhadap polusi radiasi. Masalah utama berkaitan dengan pembuangan limbah radioaktif. Limbah inilah yang menimbulkan bahaya publik di mana pun mereka dibuang. Nuklida radioaktif adalah sumber radiasi.

Related Posts