Frase Berguna untuk Mengutarakan Opinimu

Frase Berguna untuk Mengutarakan Opinimu

Karya tulis ilmiah atau esay merupakan salah satu media tertulis yang memuat isian topik-topik tertentu yang mau dibahas oleh penulisnya ke publik. Esay argumentasi termasuk jenis tulisan yang bisa mengeluarkan pendapat atau opinimu secara bebas untuk masalah tertentu. Dalam kalimat-kalimat karya ilmiah itu, tidak jarang penulisnya memakai frasa atau frase, entah itu untuk penulisan bahasa Inggris mau pun bahasa Indonesia.

Mulai dari jenjang sekolah dasar, tingkat SMP, hingga tingkat SMA, frasa memang dipakai untuk membuat tulisan ilmiah atau laporan untuk menunjukan pendapat yang mau disampaikan ke orang lain. Buat kamu yang masih belum paham mengenai frase, bisa kamu simak di artikel ini, ya.

Frasa Digunakan sebagai Bentuk Ekspresi Opini

Entah itu dalam bahasa Inggris atau bahasa Indonesia, ada berbagai ungkapan untuk menyatakan opini yang berbeda-beda satu sama lainnya, misalkan menyatakan opini yang tegas atau netral. Kalau kamu merasa opini kamu lebih kuat dibandingkan yang lainnya, kamu harus menyatakannya dengan kata-kata yang tajam dan tegas.

Berbeda kalau kamu belum yakin dengan pendapatmu, maka kamu memakai frase yang netral, bahkan lebih halus. Dari perbedaan itu, sudah jelas kalau masing-masing individu memiliki cara sendiri untuk menyatakan pikirannya. Selain itu, situasi dan kondisi, serta lokasi pengungkapannya pun tidak sama satu dengan orang lainnya lagi.

Ada beberapa bentuk ungkapan yang dipakai secara berbeda-beda, entah itu untuk situasi yang formal, pergaulan sehari-hari, forum publik, atau untuk karya ilmiah. Agar kamu bisa membedakannya, bisa kamu lihat masing-masing frase sebagai ungkapan pendapat.

Memberikan Pendapat

Dari pandanganku, atau menurut pendapatku merupakan 2 frasa yang paling sering digunakan yang ditulis untuk sifatnya yang formal. Tapi, masih ada beberapa ungkapan pendapat lainnya tapi hanya boleh dalam kondisi lisan.

  1. Saya pikir

Ungkapan opini ini lebih ke personal dan dinyatakan secara sederhana. Contohnya, “Saya pikir dia pergi ke luar negeri untuk bersekolah akan menjadi keputusan yang baik untuk masa depannya”.

  1. Menurut pendapat saya

Jenis ungkapan pendapat ini hanya menyatakan opininya sesuai dengan posisi diri saat mau menilai sesuatu. Contohnya, “ Menurut pendapat saya, tidak seharusnya semua siswa mengikuti trip ke luar negeri karena tidak semuanya memiliki tabungan yang cukup”.

  1. Sejujurnya

Kalau kamu mau menyatakan pendapat yang kritis tapi tidak mau terdengar kasar, sebaiknya pilih frasa ini. Contohnya, “ Sejujurnya, mengumbar aib orang lain di media sosial hanya akan berakibat buruk pada pribadimu nanti”.

  1. Saya kira

Kamu yang mau mengungkapkan opini tertentu berdasarkan dari sudut pandangan pribadi, pakai ungkapan “Saya kira…”. Contohnya yakni “ Saya kira biaya pendidikan yang mahal belum tentu memberikan sistem pendidikan yang menjanjikan.:

  1. Saya setuju

Sesuai dengan kata-katanya, frasa ini mengungkapkan kalau kita setuju dengan pernyataan seseorang. Contohnya, “ Saya setuju kalau peraturan lomba band harus diubah agar menyesuaikan dengan peserta lainnya.”

  1. Saya rasa

Tidak jarang kalau kita mau mengungkapkan sebuah pendapat yang berkaitan dengan sesuatu yang akan terjadi. “Saya rasa….” merupakan frasa yang cocok untuk mengungkapkan hal itu. Contohnya, “Saya rasa sebentar lagi akan terjadi kemacetan, jadi kita harus berangkat lebih awal.”

Mengungkapkan Pendapat yang Kuat

Frasa yang satu ini lebih menguatkan opini kamu agar mengalahkan pendapat orang lain. Beberapa contoh yang bisa dipakai yaitu.

  1. Tanpa sedikit keraguan, saya pikir dia bisa menjadi pemimpin yang lebih hebat dibandingkan kandidat lainnya.
  2. Justru sebaliknya, saya pikir orang itu lebih mandiri dari kelihatannya.
  3. Terus terang saja, jangan berikan dia uang pinjamanmu karena dia tidak pernah mengembalikannya.

Mengungkapkan Pendapat yang Netral

Pendapat netral merupakan frasa yang digunakan untuk menyatakan kalau kita tidak memihak siapa pun. Beberapa frase yang biasanya digunakan yaitu.

  1. Keputusan hukum itu cukup adil.
  2. Saya bisa menerima keputusannya.
  3. Saya memang bukan seorang yang ahli, tapi pendapat mereka bisa saja salah dan benar.

Dari beberapa frasa di atas, memang masih ada banyak lagi contoh-contohnya. Kamu bisa mempelajarinya sendiri lagi dari buku-buku tata bahasa atau melalui situs online. Dengan mempelajarinya, siapa tahu berguna untuk percakapanmu sehari-harinya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *