Hukum Kekekalan Energi Mekanik

Hukum Kekekalan Energi Mekanik

Hukum Kekekalan Energi Mekanik – Hukum kekekalan energi mekanik merupakan salah satu hal yang sangat penting dan mendasar saat kita mempelajari tentang energy dan berbagai jenisnya. Energy mekanik merupakan salah satu energy yang dihasilkan oleh benda yang dikarenakan sifat geraknya.

Energi ini merupakan sebuah gabungan antara energy potensial dan energy kinetic yang dihasilkan dari sebuah gerakan. Pada umumnya hukum kekekalan energy mekanik ini ada pada saat benda seperti bola, kelereng, dan sebagainya berada di atas ketinggian dan terjatuh.

Pada saat benda terjatuh berarti benda tersebut memiliki ketinggian yang berkurang namun memiliki energi kinetik atau energi gerak yang bertambah. Sebelum benda yang terjatuh tersebut menyentuh tanah energy potensial tersebut akan berubah menjadi energy kinetic. Jadi dapat ditarik kesimpulan bahwa jika gaya gravitasi bekerja pada benda yang terjatuh tersebut, maka besar energy mekanik tersebut akan selalu tetap.

Untuk informasi yang lebih jelas, alangkah lebih baiknya jika anda memahami penerapan dalam hukum kekekalan energi mekanik dalam berbagai jenis gerak. Salah satu penerapannya adalah pada hukum kekekalan energy mekanik pada gerak jatuh bebas.

Seperti pada saat kita menjatuhkan sebuah batu pada ketinggian tertentu. Batu tersebut hanya bekerja pada gaya berat yang merupakan gaya gravitasi yang bekerja pada benda yang memiliki arah jatuhs elalu tegak lurus menuju ke  permukaan bumi.

Selain itu ada hukum kekekalan energy mekanik pada gerak harmonik sederhana. Hal ini terjadi pada ayunan dan getaran pegas. Pada saat ayunan tersebut digerakkan tentu saja itu akan menimbulkan gata kinetik atau gaya gerak. Namun perlahan-lahan gaya kinetic tersebut rendah dan akhirnya membuat ayunan tersebut berhenti dan menimbulkan energy potensial.

Contoh lainnya adalah hukum kekekalan energi pada getaran pegas. Oleh karena getaran pegas tersebut terdapat dua jenis yakni getaran pegas yang diletakkan secara horizontal dan getaran pegas yang digantungkan secara vertical. Gerakan ini tentunya juga akan menimbulkan energy mekanik. Lalu ada juga hukum kekekalan energi mekanik pada bidang miring, bidang lengkung, dan bidang lingkaran.

Pada bidang miring  dianggap permukaannya licin sehingga tidak ada gaya gesek yang menghambat. Hal ini akan mempercepat gerakan dan menambah gaya kinetik. Lalu hukum kekekalan energy mekanik dalam bidang lengkung yang yang mana jika suatu benda dijatuhkan pada bidang lengkung tentu saja akan bergerak dan menghasilkan energy kinetic.

Namun lambat laun keepatannya akan berkurang dan berhenti sehingga menimbulkan energy potensial. Sedangkan hukum kekekalan energi dalam bidang lingkaran, anda bisa melihatnya dalam gerakan roller coaster  yang mana pada saat bergerak dengan bantuan gaya gravitasi roal coaster tersebut akan sampai ke ketinggian ertentu dan akan memiliki gaya kinetic yang lebih besar saat akan menuruni roal coaster.

Inilah sedikit ulasan dan penjelasan mengenai hukum kekekalan energi mekanik dalam berbagai jenis gerak yang bisa anda lihat di sekitar anda. semoga ulasan dan penjelasan di atas bisa bermanfaat untuk anda dalam menambah informasi ataupun menambah pengetahuan.

Fakta Energi Mekanik yang Menarik:

  • Setiap benda yang bergerak mengandung energi mekanik.
  • Hukum kekekalan Energi Mekanik mengatakan bahwa energi mekanik benda tetap konstan dalam keadaan normal.
  • Meskipun energi mekanik tidak dapat dibuat atau dihancurkan, energi mekanik dapat dikonversi ke jenis energi lain.
  • Meskipun kekuatan lain selalu bekerja pada suatu benda, mereka biasanya sangat kecil sehingga mereka tidak mengubah jumlah energi mekanik yang dimiliki benda tersebut.
  • Mesin seperti mesin uap dapat mengubah energi mekanik menjadi bentuk energi lain.
  • Energi mekanik suatu benda dikaitkan dengan posisi dan gerak benda.
  • Dalam beberapa kasus, beberapa energi mekanik diubah menjadi panas yang menghasilkan energi mekanik lebih sedikit.
  • Beberapa mesin atau perangkat dapat mengubah panas menjadi energi mekanik.
    Motor listrik membuat energi mekanik dari energi listrik sementara generator melakukan yang sebaliknya.
  • Tugas pembangkit listrik tenaga air adalah membuat energi listrik dari energi mekanik air yang disimpan dalam bendungan.
  • Turbin, seperti turbin angin, mengubah energi kinetik gas atau uap menjadi energi mekanik.
  • Ketika suatu benda kehilangan energi mekanik, benda itu memperoleh panas atau meningkatkan suhu.
  • James Joule adalah ahli fisika yang menemukan hubungan antara hilangnya energi mekanik dan perolehan panas.
  • Jika suatu benda mengandung energi mekanik, maka ia memiliki kemampuan untuk melakukan pekerjaan.
  • Sebuah bola, suara, dan burung yang bergelombang semuanya mengandung energi mekanik.

Contoh Energi Mekanik

Ada 10 contoh energi mekanik yaitu:

  • Permainan bilyard. Dalam permainan bilyard salah satu bola akan menabrak bola lainnya. hal ini merupakan sebuah energy mekanik karena salah satu bola emiliki energy kinetic karena gerak dan bola lainnya yang memiliki energy potensial yang berada di tempat.
  • Permainan karambol. Permainan bola karambol juga memiliki sistem yang hampir sama dengan permainan bilyard. Sehingga permanan ini termasuk dalam energy mekanik.
  • Permainan ayunan. Permainan ayunan awalnya memiliki energy potensial yang diam di tempat, namun setelah digerakkan ayunan tersebut akan bergerak dan menghasilkan energi kinetik dan dalam waktu tertentu akan berhenti sehingga menghasilkan energy potensial kembali.
  • Contoh yang ke delapan adalah mesin listrik.
  • Contoh yang ke Sembilan adalah mesin uap.
  • Contoh yang ke empat adalah sebuah kelereng yang ditempatkan di sebuah tempat yang memiliki energy potensial dan kemudian terjatuh yang menghasilkan energy kinetic.
  • Contoh yang ke lima adalah sebuah bola yang terletak di atas meja kemudian terjatuh.
  • Pembangkit listrik tenaga air.
  • Contoh yang ke enam adalah dalam sebuah kincir angin yang mana berada di tempat dengan energy potensial dan berubah menjadi energy kinetic setelah terkena angin.
  • Contoh yang ke tujuh adalah letusan peluru yang kan mengahasilkan energy kinetik yang sebelumnya memiliki energy potensial.
  • Serta contoh yang terakhir adalah mesin pembakaran internal yang merupakan sebuah energy potensial yang berubah menjadi energy kinetik yang dimanfaatkan untuk kendaraan yang bergerak.

Artikel Lainnya :