Kerugian rata-rata tertentu harus memenuhi kondisi berikut

Bagian 64 Undang-undang mendefinisikan kerugian Rata-Rata Khusus sebagai ‘kerugian sebagian’ dari obyek yang diasuransikan yang disebabkan oleh bahaya yang diasuransikan dan bukan merupakan kerugian rata-rata umum. Kerugian atau biaya rata-rata umum dilakukan secara sukarela untuk keselamatan bersama semua pihak yang diasuransikan.

Tapi, kerugian rata-rata itu kebetulan atau tidak disengaja. Itu tidak dapat dialihkan sebagian kepada orang lain tetapi akan ditanggung oleh orang yang terkena dampak langsung. Kerugian rata-rata tertentu harus memenuhi kondisi berikut:

  1. Kerugian Rata-Rata Tertentu adalah kerugian atau kerusakan sebagian pada suatu kepentingan tertentu yang disebabkan oleh kepentingan itu hanya oleh suatu bahaya yang dipertanggungkan.
  2. Kerugian itu harus disengaja dan tidak disengaja.
  3. Kerugian harus dari pokok bahasan tertentu saja.
  4. Itu harus kehilangan sebagian dari subjek atau kerusakan padanya atau keduanya. Ciri yang membedakan dalam hal ini adalah dimana harta benda yang diasuransikan semuanya memiliki deskripsi, jenis dan kualitas yang sama dan dinilai secara keseluruhan dalam polis.

Kerugian total dari sebagian dari keseluruhan ini adalah kerugian tertentu, tetapi jika properti yang diasuransikan tidak semuanya memiliki deskripsi, jenis dan kualitas yang sama dan mereka dinilai secara terpisah dalam polis, kehilangan bagian yang dapat dibagi dari kepentingan adalah kerugian total.

Dalam hal kerugian total sebagian yang dapat diperoleh kembali baik sebagai kerugian total atau sebagai kerugian rata-rata tertentu, dasar penyelesaiannya adalah kerugian total dari seluruh lot dan penanggung akan bertanggung jawab untuk membayar secara proporsional sesuai dengan yang dipertanggungkan. atau nilai yang dapat diasuransikan dari seluruh bunga.

Rata-rata Tertentu pada Kargo:

Kerugian rata-rata tertentu dapat berupa kerusakan atau depresiasi bunga tertentu atau kerugian total bagiannya.

Jika properti diasuransikan dengan satu nilai untuk keseluruhan dan semua jenis, kualitas atau deskripsi yang sama, kerugian total sebagian akan dipulihkan sebagai kerugian rata-rata tertentu.

Dalam hal barang diserahkan dalam keadaan rusak atau nilainya disusutkan, kerugian rata-rata tertentu yang ditimbulkannya akan disesuaikan berdasarkan perbandingan antara nilai wajar kotor dan nilai rusak. Proses penilaian adalah sebagai berikut:

  1. Nilai bruto barang yang rusak diketahui. Ini adalah nilai jual barang jika barang telah sampai di pelabuhan tujuan dalam keadaan sehat.
  2. Setelah menghitung nilai di atas, nilai kerusakan bruto dari barang yang rusak atau terdepresiasi diketahui berdasarkan harga pasar pada saat itu.
  3. Kurangi nilai kerusakan kotor dari nilai suara kotor. Perbedaannya adalah ukuran kerusakan aktual atau penyusutan.
  4. Rasio kerusakan atau penyusutan dihitung dengan membagi jumlah kerusakan atau penyusutan dengan nilai bruto.
  5. Terapkan rasio di atas terhadap nilai (nilai yang diasuransikan atau nilai yang dapat diasuransikan sesuai keadaan) dari barang yang rusak atau terdepresiasi yang akan memberikan jumlah kerugian rata-rata tertentu.
  6. dari jumlah yang sampai pada penanggung bertanggung jawab atas proporsi yang ditanggung oleh harga pertanggungannya terhadap nilai (diasuransikan atau dapat diasuransikan).

Related Posts