Membuat dan Menskor Tes Esai – (Sumber)

Tes esai berguna bagi guru ketika mereka ingin siswa memilih, mengatur, menganalisis, menyintesis, dan/atau mengevaluasi informasi. Dengan kata lain, mereka bergantung pada tingkat atas Taksonomi Bloom. Ada dua jenis pertanyaan esai: respon terbatas dan diperpanjang.

  • Restricted Response – Pertanyaan esai ini membatasi apa yang akan didiskusikan siswa dalam esai berdasarkan kata-kata dari pertanyaan tersebut. Misalnya, “Sebutkan perbedaan utama antara keyakinan John Adams dan Thomas Jefferson tentang federalisme,” adalah tanggapan terbatas. Apa yang harus ditulis siswa telah diungkapkan kepada mereka dalam pertanyaan.
  • Extended Response – Ini memungkinkan siswa untuk memilih apa yang ingin mereka sertakan untuk menjawab pertanyaan. Misalnya, “Dalam Of Mice and Men , apakah pembunuhan Lennie oleh George dibenarkan? Jelaskan jawaban Anda.” Siswa diberi topik keseluruhan, tetapi mereka bebas menggunakan penilaian mereka sendiri dan mengintegrasikan informasi dari luar untuk membantu mendukung pendapat mereka.

Keterampilan Siswa Diperlukan untuk Tes Esai

Sebelum mengharapkan siswa melakukan dengan baik pada salah satu jenis pertanyaan esai, kita harus memastikan bahwa mereka memiliki keterampilan yang diperlukan untuk unggul. Berikut adalah empat keterampilan yang harus dipelajari dan dipraktikkan siswa sebelum mengikuti ujian esai:

  1. Kemampuan untuk memilih materi yang sesuai dari informasi yang dipelajari untuk menjawab pertanyaan dengan sebaik-baiknya.
  2. Kemampuan untuk mengatur materi itu secara efektif.
  3. Kemampuan untuk menunjukkan bagaimana ide berhubungan dan berinteraksi dalam konteks tertentu.
  4. Kemampuan menulis secara efektif baik dalam kalimat maupun paragraf.

Menyusun Pertanyaan Esai yang Efektif

Berikut adalah beberapa tip untuk membantu dalam menyusun pertanyaan esai yang efektif:

  • Mulailah dengan mengingat tujuan pelajaran. Pastikan untuk mengetahui apa yang Anda ingin siswa tunjukkan dengan menjawab pertanyaan esai.
  • Putuskan apakah sasaran Anda memerlukan tanggapan yang dibatasi atau diperluas. Secara umum, jika Anda ingin melihat apakah siswa dapat menyintesis dan mengatur informasi yang mereka pelajari, maka respon terbatas adalah cara yang tepat. Namun, jika Anda ingin mereka menilai atau mengevaluasi sesuatu dengan menggunakan informasi yang diajarkan selama kelas, maka Anda akan ingin menggunakan tanggapan yang diperluas.
  • Jika Anda memasukkan lebih dari satu esai, perhatikan batasan waktu. Anda tidak ingin menghukum siswa karena mereka kehabisan waktu ujian.
  • Tulis pertanyaan dengan cara yang baru atau menarik untuk membantu memotivasi siswa.
  • Sebutkan jumlah poin yang layak untuk esai tersebut. Anda juga dapat memberi mereka panduan waktu untuk membantu mereka saat mengerjakan ujian.
  • Jika soal esai Anda merupakan bagian dari tes objektif yang lebih besar, pastikan itu adalah soal terakhir dalam ujian.

Menskor Item Esai

Salah satu kekurangan tes esai adalah kurangnya reliabilitas. Bahkan ketika guru menilai esai dengan rubrik yang disusun dengan baik, keputusan subjektif dibuat. Oleh karena itu, penting untuk mencoba dan seandal mungkin saat menilai item esai Anda. Berikut adalah beberapa tips untuk membantu meningkatkan keandalan dalam penilaian:

  1. Tentukan apakah Anda akan menggunakan sistem penilaian holistik atau analitik sebelum Anda menulis rubrik Anda. Dengan sistem penilaian holistik, Anda mengevaluasi jawaban secara keseluruhan, menilai makalah satu sama lain. Dengan sistem analitik, Anda membuat daftar informasi tertentu dan memberikan poin untuk penyertaannya.
  2. Persiapkan rubrik esai terlebih dahulu. Tentukan apa yang Anda cari dan berapa banyak poin yang akan Anda tetapkan untuk setiap aspek pertanyaan.
  3. Hindari melihat nama. Beberapa guru meminta siswa memberi nomor pada esai mereka untuk mencoba dan membantu dalam hal ini.
  4. Skor satu item pada satu waktu. Ini membantu memastikan bahwa Anda menggunakan pemikiran dan standar yang sama untuk semua siswa.
  5. Hindari interupsi saat menilai pertanyaan tertentu. Sekali lagi, konsistensi akan meningkat jika Anda menilai item yang sama pada semua kertas sekaligus.
  6. Jika keputusan penting seperti penghargaan atau beasiswa didasarkan pada skor esai, dapatkan dua atau lebih pembaca independen.
  7. Waspadai pengaruh negatif yang dapat memengaruhi penilaian esai. Ini termasuk bias tulisan tangan dan gaya penulisan, panjang tanggapan, dan penyertaan materi yang tidak relevan.
  8. Tinjau makalah yang berada di batas untuk kedua kalinya sebelum menetapkan nilai akhir.

Related Posts