Pembagian Zaman Prasejarah Berdasarkan Corak Kehidupan

Pembagian Zaman Prasejarah Berdasarkan Corak Kehidupan – Sudah kita ketahui bahwa kita hidup didunia yang mampu berubah-ubah dari masa kemasa, masa dahulu sering kita kenal dengan nama zaman dahulu, dan ternyata zaman terdahulu juga memiliki beberapa masa berdasarkan corak kehidupan.

Zaman dahulu ada yang sudah terekam dalam sejarah dan banyak juga yang tidak tercatat dalam sejarah khususnya dizaman pra sejarah.Zaman prasejarah sendiri adalah zaman sebelum manusia mengenal tulisan.Sehingga semua bukti yang terjadi pada zaman pra sejarah tidak bisa diabadikan lewat tulisan.

Namun berbeda dengan zaman sejarah, yaitu zaman yang sudah mengenal tulisan, sehingga banyak yang diabadikannya lewat tulisan.

Kita bisa mengetahui pembagian zaman prasejarah berdasarkan corak kehidupan. Terbagi menjadi tiga masa antara lain, pertama masa meramu dan berburu, pada zaman ini manusia bertahan dengan cara mencari dan mengumpulkan makanan yang mereka dapatkan dari hutan, makanan yang dikumpulkan terdiri dari berbagai jenis, seperti buah buahan, ubu, sayuran dan talas, selain makanan tersebut mereka juga berburu hewan yang bisa dikonsumsi seperti rusa, kerbau, babi, burung, serta banteng.

Alat alat yang digunakan untuk berburu adalah kapak genggam yang bisa juga digunakan untuk menggali makanan yang ada didalam tanah seperti ubi, mata tombak bisa juga digunakan untuk menangkap babi hutan, alat serpih yang bisa digunakan untuk penusuk atau pisau, dan menggunakan kapak perimbas juga yang berfungsi untuk menguliti binatang serta memecahkan tulang.

Pada masa ini manusia juga belum menetap disuatu pemukiman, mereka hidup menggerombol dan berpindah pindah tempat, dan untuk perapian mereka masih menggunakan dua buah batu yang digosokkan untuk membuat api.

Pembagian Zaman Prasejarah Berdasarkan Corak Kehidupan

Zaman prasejarah berdasarkan corak kehidupan yang kedua adalah masa bercocok tanam. Manusia pada masa ini mulai menetap di suatu tempat secara berkelompok, tempat yang dipilih adalah gua yang berada di dataran tinggi dan dekat dengan sumber mata air.

Manusia juga sudah mulai bisa menggambar, mereka menggambar binatang atau tangan dan benda lainnya, bisa anda lihat di gua yang memiliki sejarah pra peradaban biasanya dijumpai berbagai relief, manusia juga sudah mengenal bercocok tanam diladang, mereka juga sudah mulai mempercayai sebuah keyakinan, dan yang paling terlihat perubahannya adalah mereka sudah bisa membuat dan mengolah batu menjadi barang yang bermanfaat bagi mereka.

Pembagian zaman prasejarah berdasarkan corak kehidupan yang ketiga adalah masa perundagian atau pertukangan, pada masa ini manusia sudah melewati masa bercocok tanam, mereka sudah hidup dalam suatu perkampungan dan merasa ada yang kurang dalam hal peralatan untuk digunakan sehari hari, dan muncullah kelompok undagi, yaitu orang orang yang memiliki keahlian menciptakan barang.

Artikel Lainnya :

5 Kesepakatan Dasar Perubahan UUD 1945

5 Kesepakatan Dasar Perubahan UUD 1945 – MPR punya kesepakatan di dalam merubah, amandemen atau melakukan perubahan terhadap Undang Undang Dasar 1945. Belakangan ini, blog ini banyak membahas mengenai materi dari mata pelajaran PKn, karena memang materi tentang Undang Undang Dasar 1945 ini memang cukup banyak.

Selain itu, diharapkan juga pembaca sedikitnya bisa mengetahui hal hal yang berhubungan dengan undang undang dasar 1945. Sehingga sebagai warga yang hidup di dalam negara kesatuan republik indonesia bisa mengenal konstitusi nya sendiri yaitu undang undang dasar 1945, jangan sampai ada warga negara indonesia yang tidak mengetahui sama sekali mengenai konstitusi yang dianut oleh negara indonesia, bila ada masyarakat atau warga yang tidak tahu apa konstitusi dari indonesia, maka sangat lah miris sekali dan juga memalukan.

Nah maka dari itu, kita sebagai warga negara indonesia sudah seharusnya mengetahui mengenai UUD 1945, setelah mengetahui kemudian dipelajari, dihayati dan diamalkan di dalam kehidupan sehari hari tentang apa saja yang terkandung di dalam undang undang dasar 1945.

Berikut inilah penjelasan mengenai 5 Kesepakatan Dasar Perubahan UUD 1945 :

  1. Tidak mengubah pembukaan dari Undang Undang Dasar 1945
  2. Akan tetap mempertahankan NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia)
  3. Yang ketiga adalah, mempertegas sistem pemerintahan presidensial
  4. Penjelasan dari Undang Undang Dasar 1945 yang memuat hal hal yang normatif makan akan dimasukan ke dalam batang tubuh (pasal pasal)
  5. Perubahan UUD 1945 dilakukan dengan cara addendum

Itulah 5 kesepakatan dasar di dalam melakukan amandemen terhadap undang undang dasar 1945. Inti pertama dari kesepakatan dasar diatas adalah yaitu tidak boleh mengubah pembukaan dari UUD 1945. Yang kedua adalah meski UUD 1945 diamandemen, akan tetapi tetap akan mempertahankan negara kesatuan republik indonesia.

5 Kesepakatan Dasar Perubahan UUD 1945

Yang ketiga adalah mempertegas atau memperkuat sistem pemerintahan presidensial. Yang ke empat adalah bahwa hal hal yang normatif yang ada di Undang Undang Dasar 1945 akan dijelaskan di dalam pasal pasal atau batang tubuh. Yang kelima adalah bahwa amandemen terhadap UUD 1945 akan dilakukan dengan cara addendum.

Demikianlah ke lima poin dari kesepakatan MPR di dalam melakukan perubahan atau amandemen terhadap UUD 1945. Pembukaan dari undang undang dasar 1945 tidak boleh dirubah karena di dalamnya menguat pancasila yang merupakan dasar dari negara indonesia dan bila pembukaan undang undang dasar 1945 dirubah maka sama saja dengan membubarkan negara kesatuan republik indonesia.

Itulah alasan dibalik tidak boleh nya UUD 1945 dirubah oleh siapapun juga. Semoga dengan pembahasan ini, pengetahuan dan juga wawasan kita mengenai 5 Kesepakatan Dasar Perubahan UUD 1945 bisa bertambah. Sehingga kita mengetahui apa saja prosedur, tata cara dan kesepakatan apa yang harus dipatuhi saat akan melakukan perubahan atau amandemen dari UUD 1945. Karena perubahan terhadap UUD 1945 tidak bisa dan tidak boleh dilakukan dengan sembarangan atau seenaknya saja.

Artikel Lainnya :

Dasar Hukum Perubahan UUD 1945

Dasar Hukum Perubahan UUD 1945 – MPR melakukan amandemen UUD 1945 tentu harus ada landasan hukumnya. Dan apakah landasan hukum untuk merubah undang undang dasar 1945 ini? Pada artikel sebelumnya kita telah membahas mengenai prosedur dan juga tata cara dalam melakukan perubahan atau amandemen undang undang dasar 1945.

Dan untuk kali ini, kita akan membahas mengenai dasar hukum dari amandemen yang dilakukan oleh majelis permusyawaratan rakyat. Kita sebagai warga negara indonesia wajib hukumnya untuk mengetahui mengenai landasan hukum yang mengatur tata cara perubahan undang undang dasar 1945 ini. Tentunya ini dimaksudkan agar kita mengetahui dan paham bagaimana cara kerja dari MPR dalam mengamandemen UUD 1945 ini.

Sehingga diharapkan nantinya kita tidak menjadi buta sama sekali atau tidak mengetahui tata cara mengamandemen UUD 1945. Bila sampai semua warga negara indonesia tidak mengetahui landasan hukum untuk merubah UUD 1945. Tentulah sangat bahaya sekali, berarti UUD 1945 sudah jarang dipahami, diresapi dan di implementasikan di kehidupan sehari hari dari rakyat indonesia.

Nah marilah kita bahas mengenai Dasar Hukum Perubahan UUD 1945 ini, berikut adalah landasan hukum dari merubah UUD 1945 :

  1. Pasal 3 ayat (1) Undang Undang Dasar 1945 menyatakan bahwa MPR lah yang berwenang untuk merubah dan juga menetapkan Undang Undang Dasar.
  2. Pasal 37 Undang Undang Dasar 1945
  3. Ketetapan MPR Nomor IX/MPR/1999
  4. Ketetapan MPR nomor IX/MPR/2000
  5. Ketetapan MPR nomor XI/MPR/2001

Mari kita bahas ke lima point dari landasan hukum dalam merubah UUD 1945 diatas tersebut. Untuk penjelasan poin kedua bisa dilihat di gambar dibawah ini :

Dasar Hukum Perubahan UUD 1945

Begitulah landasan hukum atau dasar hukum bagi majelis permusyawaratan rakyat di dalam melakukan perubahan atau amandemen terhadap undang undang dasar 1945. Bila MPR melakukan perubahan tanpa ada landasan hukum maka itu tidak boleh karena inkonstitusional.

Seperti yang sudah kita ketahui sebelumnya, bahwa Undang Undang Dasar 1945 ini sudah mengalami perubahan sebanyak empat kali yaitu pada tahun 1999, pada tahun 2000, pada tahun 2001 dan pada tahun 2002. Perubahan tersebut dilakukan setelah terjadinya gelombang besar penolakan terhadap presiden soeharto pada saat itu yang kemudian mengundurkan diri dari jabatan presiden republik indonesia.

Perubahan di dalam undang undang dasar 1945 ini diantaranya adalah untuk menghapus beberapa pasal yang menyebabkan multi tafsir, sehingga nantinya diharapkan tidak ada lagi pasal karet yang bisa disalahgunakan. Dan begitulah bahasan dari landasan hukum perubahan UUD 1945 ini.

Semoga dengan mempelajari hal ini maka pengetahuan dan wawasan kita akan bertambah, terutama di dalam bidang ketatanegaraan, sehingga kita nantinya bisa menjadi warga negara yang baik dan juga bisa mengawasi para anggota lembaga MPR, DPR maupun Presiden.

Demikian Dasar Hukum Perubahan UUD 1945, semoga ulasan ini bermanfaat bagi kita semua, khususnya bagi penulis sendiri. sekian dan terima kasih.

Artikel Lainnya :

Prosedur dan Tata Cara Perubahan UUD 1945

Prosedur dan Tata Cara Perubahan UUD 1945 – Tentu saja ada proses dalam merubah atau amandemen undang undang dasar tahun 1945. Apa sajakah dan bagaimanakah cara untuk merubah atau mengamandemen UUD 45 ini?

Di dalam kehidupan ketatanegaraan segala sesuatunya tidak lah boleh dilakukan dengan sembarangan atau asal-asalan, semuanya harus dilakukan berdasarkan landasan hukum atau aturan yang ada, karena bila dilakukan dengan asal – asalan alias tidak berdasarkan hukum maka bisa dikenai hukuman karena melakukan hal yang inkonstitusional. Inkonstitusional ini adalah segala tindakan yang tidak berlandaskan pada undang undang dasar atau pun undang undang.

Maka dari itu sedari dini,  kita harus mengetahui dan mempelajari tentang tata cara amandemen UUD 1945, sehingga bila MPR melakukan perubahan yang inkonstitusional, kita bisa mengetahuinya. Sebagai warga negara indonesia yang baik, kita rakyat indonesia harus melakukan fungsi pengawasan baik terhadap Dewan Perwakilan Rakyat maupun Majelis Permusyawaratan Rakyat.

Agar kedua lembaga tersebut tidak melakukan hal yang merugikan rakyat atau melanggar hukum. Lalu apa sajakah Prosedur dan Tata Cara Perubahan UUD 1945 ini? Mari kita bahas secara lebih terperinci di bawah ini.

Untuk mengubah UUD 1945 maka ada beberapa hal yang harus dipenuhi, yang harus dipenuhi tersebut adalah ketentuan pasal 37, yaitu :

  1. Usul atau ide terhadap amandemen pasal pasal dalam UUD bisa diagendakan di dalam sidang MPR bila diajukan paling sedikit oleh 1/3 dari jumlah anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat.
  2. Semua usul amandemen pasal UUD haruslah diajukan secara tertulis dan juga ditunjukan dengan jelas bagian bagian mana yang hendak diajukan dan diusulkan untuk dirubah beserta alasannya.
  3. Untuk mengubah pasal UUD, sidang di MPR paling minimal harus dihadiri oleh 2/3 dari jumlah anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat.
  4. Putusan untuk amandemen/mengubah pasal UUD dilakukan berdasarkan persetujuan sekurang kurangnya 50% ditambah 1 anggota DPR.
  5. Dan khusus mengenai bentuk NKRI, tidak bisa dilakukan amandemen atau perubahan.

Screenshot_1

Nah itulah 5 syarat yang harus dipenuhi untuk bisa mengubah atau melakukan amandemen terhadap Undang Undang Dasar 1945. Bila ke lima syarat diatas tidak bisa dipenuhi, maka tidak boleh dilakukan perubahan terhadap Undang Undang Dasar. untuk lebih jelas nya, telah kita siapkan bagan dari bagaimana proses terjadinya perubahan UUD 1945 ini.

Prosedur dan Tata Cara Perubahan UUD 1945 2

Semoga gambar diatas cukup jelas, sehingga bisa dan mudah dipahami. Perubahan undang undang dasar 1945 ini memang tidak bisa dilakukan sembarangan atau seenaknya saja melainkan harus melalui proses, prosedur dan tata cara yang telah diatur oleh pasal 37.

Di dalam kehidupan berbangsa, bernegara dan ketatanegaraan semua hal diatur di dalam Undang Undang, agar terjadi ketertiban hukum. Sehingga segala sesuatunya tidak bisa dilakukan sesuka hati atau semaunya saja, semua hal termasuk perubahan di dalam UU harus melalui proses dan tata cara yang benar. Demikian Prosedur dan Tata Cara Perubahan UUD 1945 ini, semoga menambah wawasan.

Artikel Lainnya :

Hasil Budaya Zaman Logam Beserta Fungsinya

Hasil Budaya Zaman Logam Beserta Fungsinya – Di zaman modern seperti saat ini, manusia telah menemukan dan dapat memenuhi segala kebutuhannya dengan berbagai penemuan dan alat-alat canggih lainnya.

Hal ini tentu berbeda dengan beberapa abad silam di mana alat-alat yang digunakan oleh manusia zaman dahulu masih sangat terbatas. Berbicara mengenai alat, pada kesempatan kali ini akan diulas mengenai alat-alat yang menjadi hasil dari budaya manusia di zaman logam beserta segala fungsinya.

Zaman logam diperkirakan mulai ada setelah zaman batu, di mana manusia yang hidup di era zaman logam mulai menemukan cara untuk meleburkan logam dan kemudian dijadikan sebagai senjata atau peralatan lain yang mendukung kebutuhan mereka sehari-hari.

Teknik pembuatan alat logam dapat dibagi menjadi dua, yakni dengan menggunakan cetakan batu atau yang disebut dengan bivalve dan dengan cara menggunakan cetakan tanah liat. Teknik cetak yang satu ini merupakan alat cetak yang sangat penting di zaman logam.

Zaman logam sendiri dapat dikategorikan menjadi dua yakni zaman perunggu dan zaman besi. Ada beberapa hasil budaya zaman logam beserta fungsinya yang akan dikupas pada kesempatan kali ini.

Zaman perunggu merupakan hasil kebudayaan yang diadopsi dari para pedagang China di mana pada saat itu manusia mulai mencampurkan timah dengan tembaga dengan perbandingan 10:3 untuk memperoleh hasil alat yang keras.Adapun hasil kebudayaan dari zaman perunggu adalah kapak corong.

Di Indonesia sendiri kapak corong ditemukan di beberapa wilayah di daerah Sumatra Selatan, Sulawesi, Jawa-Bali, Irian, dan Kepualuan Selayar.Fungsi dari kapak corong adalah sebagai perkakas ataupun untuk memotong kayu pada zaman itu.

Hasil kebudayaan di zaman tersebut adalah Moko atau Nekara Perunggu.Moko merupakan alat berbentuk seperti dandang yang pada masa itu digunakan sebagai mas kawin.Alat yang satu ini ditemukan di daerah Sumatera, Jawa, Sumbawa, Bali, Leti, dan Selayar.

Alat yang ketiga adalah bejana perunggu yang ditemukan di Sumatera dan Madura.Selain itu, di zaman perunggu juga ditemukan arca yang terbuat dari perunggu.Hasil kebudayaan di zaman logam berupa arca perunggu ditemukan di daerah Riau, Jawa Timur, dan Jawa Barat.

Hasil Budaya Zaman Logam Beserta Fungsinya

Setelah zaman perunggu berjalan, kemudian manusia mulai beralih dan mengembangkan kemampuan serta ketrampilan mereka pada besi. Zaman ini disebut sebagai zaman besi.Di zaman ini, manusia telah menemukan teknik untuk meleburkan besi dan tembaga.

Adapun beberapa hasil kebudayaan yang dapat diamati di zaman tersebut adalah mata kapak dengan tungkai kayu, kapak besi, mata sabit, mata pisau, mata pedang, serta cangkul.Alat-alat tersebut pun dimanfaatkan untuk berbagai aktivitas mulai dari berladang, berkebun, hingga sebagai alat para prajurit kerajaan.

Berbagai alat tersebut dapat ditemukan secara merata di seluruh Indonesia, khususnya banyak ditemukan di Yogyakarta, Jawa Barat, dan Jawa Timur.Itulah beberapa hasil budaya zaman logam beserta fungsinya.Semoga bermanfaat.

Artikel Lainnya :

Ciri Ciri Monera dan Contohnya

Ciri Ciri Monera dan Contohnya – Kingdom monera merupakan jenis kingdom yang terdapat dalam sistem 5 kingdom klasifikasi makhluk hidup. Berdasarkan klasifikasinya, kingdom monera tidak memiliki membran inti atau yang biasa disebut sebagai organisme prokaroit.

Meskipun tidak memiliki membran inti, makhluk hidup yang terklasifikasikan dalam kingdom monera memiliki beberapa bahan inti seperti asam inti, membran sel, dan sitoplasma.Oleh karena itulah makhluk hidup dalam klasifikasi kingdom monera dikenal sebagai organisme dengan sel tunggal.

Dengan kata lain, bahwa makhluk hidup dalam kingdom monera merupakan makhluk hidup yang paling sederhana yang pernah ada. Meskipun demikian, monera memegang peranan penting dalam upaya mendaur ulang zat makanan berupa mineral.Setidaknya kelompok yang satu ini memiliki 4.000 spesies.

Untuk itulah, anda harus mengetahui ciri ciri monera dan contohnya agar lebih mudah memahaminya.

Ciri pertama dari monera adalah berupa organisme yang hanya terdiri dari satu sel tunggal. Dalam ciri pertama ini, makhluk hidup di kingdom monera juga dibagi menjadi monera yang soliter atau dapat berdiri sendiri dan monera yang berkelompok dan membentuk bola atau rantai makanan.

Ciri yang kedua dari monera bisa dilihat dari ciri khas pada sel tubuh mereka.Inti sel monera tidak bermembran sehingga masuk dalam kategori prokariota. Selain itu, materi DNA dari monera sendiri berbentuk melingkar atau yang biasa dikenal sebagai DNA sirkuler. DNA tersebut tidak terlindungi oleh membran sel atau selaput sel.

Di samping itu, sitoplasma pada monera mengandung beberapa organel dan tak ada satupun organel yang dilindungi oleh dua membran. Dinding sel monera juga merupakan struktur yang sangat kaku dan terbuat dari polisakadira yang berkombinasi dengan residu asam amino.

Ciri ketiga adalah tentang proses monera mendapatkan makanannya. Untuk mendapatkan makanan, ada beberapa cara yang dilakukan oleh makhuk hidup di kingdom monera. Pertama adalah mereka membuat makanan sendiri atau bersifat autotrof. Contoh monera,

Contoh monera dari filum Cyanobakteri atau ganggang biru-hijau :

  • rivularia
  • glorocapsa
  • saprofit

Contoh monera dari  filum Bakteri :

  • saprofit

Ciri Ciri Monera dan Contohnya

Selain itu, ada juga monera yang membutuhkan sumber makanan yang berasal dari luar atau yang biasa dikenal sebagai heterotrof.Kedua, organisme monera dapat mengikat nitrogen bebas yang berasal dari udara.

Ketiga, makhluk hidup di kingdom monera memilki cadangan makanan dalam tubuhnya. Candangan makanan tersebut berupa karbohidrat dalam bentuk lipid dan glikogen yang disimpan dengan bentuk minyak.

Setelah mengetahui ciri-ciri kingdom monera, maka anda juga harus tahu mengenai macam-macam kingdom monera.Secara sederhana macam-macam kingdom monera dapat dibagi menjadi dua filum yakni bakteri dan filum cyanobakteri.

Untuk filum bakteri, ciri-cirinya adalah merupakan individu prokariota yang bersifat uniseluer namun dapat berkelompok dan membentuk koloni.Selain itu, bakteri juga dapat di semua tempat dan memiliki makanan yang bervariasi. Sedangkan untuk filum cyanobakteri atau yang dikenal sebagai ganggang biru-hijau, ciri-cirinya adalah memiliki struktur uniseluser berbentuk batang atau lonjong.

Selain itu, cyanobakteri hidup di air tawar ataupun laut dan bisa berfotosintesis.Beberapa jenis cyanobakteri dapat hidup dengan simbiosis mutulaisme dan membentuk jamur atau lumut kerak.Demikianlah ulasan mengenai ciri ciri monera dan contohnya.Semoga bermanfaat.

Artikel Lainnya :

Ciri Ciri Protista Mirip Tumbuhan dan Contohnya

Ciri Ciri Protista Mirip Tumbuhan dan Contohnya – Protista mirip tumbuhan biasa dikenal dengan istilah alga atau ganggang.Ganggang ataupun alga merupakan organisme yang berada pada jumlah kelompok besar dan memiliki jenis yang sangat beragam.

Selain itu, organisme tersebut dapat menghasilkan makanan untuk diri mereka sendiri (autotrof).Hal yang kemudian banyak menjadi pertanyaan adalah mengapa ganggang ataupun alga disebut sebagai organisme mirip tumbuhan?. Hal ini karena ganggang adalah protista yang di dalamnya mengandung klorofil serta memiliki kemampuan untuk berfoto sintesis demi mendapatkan asupan makanan untuk diri mereka.

Pertanyaan selanjutnya adalah mengapa ganggang hanya dikatakan sebagai protista yang mirip tumbuhan?Kenapa tidak dimasukkan dalam kategori kingdom tumbuhan?Padahal ganggang dapat menghasilkan makanan untuk diri mereka sendiri.Hal tersebut karena ganggang pada dasarnya bukan tumbuhan karena tidak memiliki akar, daun, ataupun batang sejati layaknya tumbuhan lainnya.

Adapun ciri ciri protista mirip tumbuhan dan contohnya seperti yang dijelaskan di atas adalah ganggang atau alga. Lantas, bagaimana ciri-ciri protista mirip tumbuhan tersebut? Ada beberapa ciri yang bisa diketahui.

Ganggang menjadi salah satu bentuk dan contoh protista yang sangat kompleks sehingga ketika menyebutkan tentang protista mirip tumbuhan, maka ganggang menjadi contoh yang paling sering digunakan.

Untuk ciri-ciri dari protista mirip tumbuhan, yang pertama adalah ada yang bersifat uniseluser dan multiseluser. Ciri-ciri yang kedua adalah habitat dari protista mirip tumbuhan tersebut berada di laut dan perairan tawar. Ciri yang kedua ini kemudian diklasifikasikan lagi yakni habitat epilitik (protista mirip tumbuhan yang menempel pada batuan), epipalik (menempel pada lumpur, pasir, atau tahan), epifitik (menempel pada tumbuhan lainnya), dan epizoik (menempel pada tubuh hewan lain).

Ciri yang ketiga adalah protista mirip tumbuhan tersebut memiliki klorofil.Hal ini yang menjadikan protista mirip tumbuhan bersifat autotrof karena dapat berfotosintesis.Di samping itu, untuk ganggang atau alga, organisme tersebut memiliki pigmen lain seperti pigmen berwarna biru (fikosianin), warna merah (fikoeritrin), warna coklat (fikosantin), warna kuning (xantofil), dan warna keemasan (karoten).

Ciri Ciri Protista Mirip Tumbuhan dan Contohnya

Ciri yang keempat adalah bahwa organisme tersebut merupakan organisme eukariotik.Ciri yang selanjutnya adalah bahwa reproduksi yang dilakukan oleh protista mirip tumbuhan adalah reproduksi secara aseksual dan secara seksual.

Untuk reproduksi secara aseksual dilakukan dengan pembelahan, pembentukan spora, dan fragmentasi.Sedangkan untuk reproduksi secara sesksual dilakukan dengan isogami dan oogami.

Untuk ciri yang terakhir dari protista mirip tumbuhan adalah tubuhnya tidak memiliki akar, daun, dan batang.Hal inilah yang kemudian menjadikan ganggang masuk dalam kategori protista mirip tumbuhan karena daun, akar, ataupun batang yang mereka miliki tak dapat dibedakan.

Selain itu, tubuhnya berupa thalus.Itulah ulasan singkat mengenai ciri ciri protista mirip tumbuhan dan contohnya.Semoga bermanfaat.

Artikel Lainnya :

Ciri Ciri Protista Mirip Hewan

Ciri Ciri Protista Mirip Hewan – Protista mirip hewan atau yang dikenal dalam istilah biologi sebagai protozoa memiliki beberapa ciri yang dapat diketahui dengan jelas dan mudah. Ciri utama dari protozoa adalah bersifat eukariotik, uniseluler, heterotrof, memiliki/tidak memiliki alat gerak, dan tubuhnya berubah/tidak.

Maksudnya adalah bahwa protozoa bersifat eukariotik (memiliki sel inti yang dibungkus oleh membran), uniseluler (memiliki sel satu), tak memiliki dinding sel, dan pada umumnya jenis protozoa dapat bergerak. Adapun alat gerak yang digunakan oleh protozoa dapat dibedakan dengan beberapa jenis alat gerak seperti kaki semu (pseudopodia), rambut getar (silia), dan bulu cambuk (flagella).

Untuk anda yang penasaran dengan protozoa, berikut adalah ulasan mengeni ciri ciri protista mirip hewan yang harus diketahui.

Pertama adalah ukuran serta bentuk tubuh protista mirip hewan atau protozoa. Ukuran tubuh protozoa termasuk dalam kategori ukuran tubuh yang mikroskopis karena hanya memiliki ukuran tubuh sekitar 10 – 200 mm. Meskipun demikian, pada jenis protozoa tertentu, ada beberapa yang dapat mencapai ukuran 500 mm.

Bentuk sel protozoa sendiri bervariasi. Ada protozoa yang tetap dan ada juga protozoa yang berubah karena tak memiliki dinding sel. Protozoa yang memiliki bentuk tetap karena bercangkang adalah Radiolaria dan Foraminifera. Sedangkan protozoa yang bentuknya berubah adalah amoeba.

Ciri yang kedua adalah struktur tubuh yang dimiliki oleh protista mirip hewan atau protozoa. Struktur sel dari protista mirip hewan ini adalah terdiri dari sitoplasma yang diselubungi oleh membran plasma atau membran sel. Membran yang satu ini memiliki fungsi melindungi dan mengatur zat makanan yang ada di dalam dan di luar sel.

Beberapa jenis protozoa pun memiliki pelikel atau selaput tubuh yang sangat keras. Hal ini membantu agar bentuk tubuh protozoa tersebut tetap bisa bertahan.

Hal yang lebih penting untuk diketahui adalah bahwa ada beberapa jenis protozoa yang punya inti sel lebih dari satu yang di dalamnya terdapat membrane sel pelindung dan pengatur makanan, vakuola makanan untuk mencerna makanan, vakuola kontraktif untuk mengeluarkan sisa makanan, dan inti sel.

Ciri Ciri Protista Mirip Hewan

Itulah ciri yang paling mendasar dari protozoa. Hal lain yang juga harus diketahui adalah mengenai klasifikasi dari protozoa. Dalam pengklasifikasian protozoa, protista mirip hewan ini dapat diklasifikasikan berdasarkan alat gerak.

Pertama adalah Ciliata yang bergerak menggunakan rambut getar atau silia.Contohnya adalah paramecium sp. Kedua adalah rhizopoda yang bergerak menggunakan kaki semu atau pseudopodia. Contohnya adalah amoeba sp. Ketiga adalah flagellate yang bergerak menggunakan bulu cambuk atau flagella. Contohnya adalah trypanosome. Dan yang terakhir adalah sporozoa yakni protozoa yang tak memiliki alat gerak. Itulah ulasan mengenai ciri ciri protista mirip hewan dan klasifikasinya.Semoga bermanfaat.

Artikel lainnya :

Ciri Ciri Monera dan Protista

Ciri Ciri Monera dan Protista – Bagi anda yang belajar biologi, pasti sudah sangat familiar dengan istilah monera dan protista. Meskipun demikian, tidak banyak orang yang bisa membedakan dengan jelas mana yang termasuk dalam kategori monera dan mana yang masuk protista.

Monera dan protista adalah bagian dari sistem kingdom.Untuk membedakan monera dan protista, hal yang perlu dipahami adalah pengertiannya, inti yang ada di dalamnya, serta ukurannya.Sebenarnya secara garis besar ada banyak hal yang bisa digunakan untuk membedakan antara protista dan monera sendiri.

Untuk identifikasi secara umumnya adalah sebagai berikut.Kindom monera memiliki sel satu, prokarioti, memiliki alat untuk gerak, hidup berkoloni, dan bereproduksi secara seksual. Sedangkan kingdom protista sendiri memiliki sel banyak, eukariotik, tak memiliki alat gerak, hidup soliter, dan reproduksinya secara seksual dan aseksual.

Setelah mengetahui mengenai ciri ciri monera dan protista secara garis besar, hal yang perlu anda ketahui berikutnya adalah perbedaan dari kedua kingdom tersebut.

Pertama adalah perbedaan dari segi pengertian. Monera berasal dari bahasa Yunani, moneres, yang memiliki arti tunggal. Dalam sistem lima kingdom, monera digolongkan sebagai makhluk hidup yang memiliki sel tunggal. Sedangkan protista merupakan mikroorganisme eukariota yang di dalamnya tidak termasuk hewan, fungi, dan tumbuhan.

Baik monera dan protista memang memiliki sel tunggal, namun di dalam monera, semua makhluk hidup yang memiliki sel tunggal masuk ke dalamnya sedangkan untuk protista, bukan termasuk hewan, tumbuhan atapun fungi.

Hal kedua yang dapat digunakan untuk membedakan antara monera dan protista adalah pada segi ukuran.Untuk ukuran dari monera sendiri lebih kecil apabila dibandingkan dengan protista.Monera tidak memiliki membran sel sedangkan pada protista, inti sel dikelilingi oleh membran.Hal inilah yang menjadikan ukuran protista jauh lebih besar karena dikelilingi oleh membran sel sedangkan monera tidak.

Ciri Ciri Monera dan Protista

Hal selanjutnya adalah mengenai cara mendapatkan asupan makanan baik oleh monera ataupun protista. Bagi monera yang merupakan mikroorganisme dapat menghasilkan makanan bagi dirinya sendiri. Sedangkan protista harus mencari asupan makanan sendiri dan tidak dapat menghasilkan makanan layaknya monera.

Dari berbagai perbedaan tersebut, baik monera dan protista memiliki kesamaan yakni sama-sama merupakan mikroorganisme yang memiliki multi sel atau sel tunggal.Kembali pada ciri ciri monera dan protista, inti dari sel monera bersifat prokariotik yakni seperti ganggang biru dan bakteri.

Dalam kelompok ini, dapat dibedakan menjadi 3 jenis bakteri yakni bakteri berbentuk bulat (Coccuss), bakteri berbentuk batang (Basillus), dan bakteri berbentuk spiral (Spirillum). Sedangkan ciri dari protista dapat dikategorikan menjadi 4 yakni hewan berkaki semu (Rhizopoda) seperti amoeba, hewan berbulu cambuk (Flagellata), hewan berbulu getar (Ciliata), dan hewan berspora (sporazoa).

Artikel Lainnya :

Pengertian Sinapsis Dalam Biologi

Pengertian Sinapsis Dalam Biologi – Neuron merupakan sel yang ada dalam sistem saraf yang dibutuhkan untuk berkomunikasi atau berhubungan dengan sel-sel yang ada dalam anggota tubuh serta sistem. Dalam biologi, upaya komunikasi yang dilakukan dengan melalui titik koneksi tertentu dikenal dengan istilah sinapsis.

Dalam sistem syaraf sendiri, sinapsis merupakan struktur yang memungkinkan sel saraf atau neuron melewatkan baik sinyal kimia atapun sinyal listrik ke sel-sel lain yang ada pada tubuh, begitu juga sebaliknya.

Peran sinapsis tentu sangat penting bagi saraf, mengingat neuron adalah sel khusus yang berfungsi untuk melewatkan sinyal ke sel tubuh, dan sinapsis adalah saranya untuk melakukan hal tersebut.

Pada prosesnya sinapsis, membrane plasma yang berasal dari sinyal kemudian melewati neuron (presinaptik) dan masuk ke aposisi yang dekat dengan membral sel yang menjadi target (paskasinapsis). Jadi sinapsis ialah sebuah titik temu antara ujung akson dari neuron dengan neuron lainnya.

Setelah mengetahui garis besar dari pengertian sinapsis dalam biologi, berikut adalah beberapa hal yang perlu diketahui yang berhubungan dengan sinapsis seperti struktur dari sinapsis dan reseptor pada sinapsis. Seperti yang dijelaskan sebelumnya bahwa sinapsis berhubungan dengan neuron karena neuron merupakan sel yang dapat dialiri atau dirangsang secara elektrik.

Fungsi yang satu ini merupakan metode untuk komunikasi antara sel satu dengan sel lainnya.Sinyal listrik pada neuron disampaikan melalui akson atau yang dalam biasa biologi dikenal sebagai struktur transmisi.Contohnya adalah ketika dua orang sedang berbisik, tanpa harus menyentuh fisik masing-masing, sebuah informasi dapat diterima oleh tubuh sehingga informasi tersebut dicerna oleh otak.Hal ini juga merupakan cara kerja neuron.

Tanpa harus berhubungan langsung secara fisik, namun tetap bisa melakukan rangsangan pada sel. Dan secara garis besar, sinapsis merupakan ruang komunikasi yang ada di daerah tersebut yang terdiri dari terminal akson dari neuron, celah sinaptik (ruang antara dua sel), dan juga reseptor sebagai sel yang menjadi target untuk mengikat neurotransmitter.

Pengertian Sinapsis Dalam Biologi

Untuk reseptor pada sinapsis, neurotransmitter diperlukan untuk berkomunikasi dengan sel. Neurotransmitter mengikat semua reseptor yang ada pada sel target yang mengirimkan sinyal listrik. Reseptor untuk neurotransmitter kemudian secara spesifik mengirimkan pesan individual dan oleh karena itulah jenis rangsangan dari neurotransmitter yang dilepaskan pada sinapsis akan ditentukan oleh sel penerima (reseptor) yang ditemukan.

Pada sinapsis, neurotransmitter akan melakukan disfusi dengan melintasi celah sinaptik setelah terlepas dari neuron. Saat telah lepas, sel reseptor target akan mengikat neurotransmitter tersebut dan kemudian akan menyebabkan muatan listrik untuk dikembangkan.

Dengan proses ini pulalah neuron melakukan komunikasi sehingga dapat mengendalikan sel-sel lain yang berbeda-beda dalam tubuh. Oleh karena itulah pengertian sinapsis dalam biologi secara garis besar merupakan titik penting untuk jalannya komunikasi antara neuron dengan sel-sel yang dapat menstimulasi pesan dari neuron tersebut.Dengan struktur tersebut, maka sistem saraf bisa menggunakan milyaran sel untuk menjaga dan mengontrol fungsi tubuh yang lainnya.

Artikel Lainnya :