Pengertian Network Switching

Posted on

Pengertian Network Switching – Di era yang sangat modern dan maju ini, semua orang dituntut untuk tidak buta teknologi serta melek terhadap perkembangan teknologi dan komunikasi yang ada dan berkembang dalam kehidupan bermasyarakat dan kehidupan sehri-hari. Hal ini dimaksudkan agar kita tidak tertinggal dengan negara lain yang lebih maju dan menguasai dengan baik teknologi komunikasi dan internet. Jika kita tidak melek terhadap teknologi tentunya negara kita akan tertinggal lebih jauh dengan yang lainnya. sehingga kita akan kesulitan untuk maju. Oleh karena itu, melek teknologi merupakan salah satu hal yang penting untuk membuat negara kita lebih maju. Mungkin saat ini sudah banyak orang yang memahami dunia internet dan jaringan dalam bidang teknologi dan komunikasi. Namun masih sedikit pula yang belum memahami tentang network switching yang merupakan salah atu perangkat lunak yang sangat penting dan sangat berpengaruh dalam membuat suatu jaringan yang baik dan maksimal.

Untuk lebih memahami dan mendalami dunia internet dan teknologi komunikasi, alangkah lebih baiknya jika anda mengerti terlebih dahulu megenai pengertian network switching yang merupakan salah satu dasar untuk lebih memahami dunia internet. Lalu apa sebenarnya network switching ini? Network switching merupakan salah satu proses dalam meneruskan paket data yang masuk dan dibutuhkan dari satu port menuju ke port yag lainnya sebelum menuju ke port tujuan. Data yang muncul suatu port disebut dengan istilah ingrees, sedangkan data yang telah meninggalkan portdisebut dengan istilah egrees. Network switching juga terbagi menjadi dua kategori, diantaranya adalah network switching yang menggunakan koneksi dan network switching tanpa menggunakan koneksi. Mari kita ulasa satu per satu dari jenis network switching ini. Network switching dengan menggunakan koneksi merupakan data switching yang diteruskan ke alamat tujuan dengan membentuk sirkuit di sepanjang jalur proses pengiriman dari awal sampai dengan akhir. Tidak hanya itu, setelah proses pengiriman selesai di tempat tujuan, sirkuit tersebut bisa disimpan untuk penggunaan di waktu yang akan datang atau bisa juga diputus sesuai dengan kebutuhan anda.

Untuk jenisnya sendiri network switching terbagi menjadi tiga jenis, yakni circuit switching, paket switching, dan message switching. Circuit switching yang haus melalui beberapa fase terlebih dahulu yakni membuat sirkuit, melakukan ttansfer paket data, dan juga memutuskan sirkuit jika sudah tidak dibutuhkan.

Sedangkan message switching harus memiliki ruang yang cukup untuk menyimpan semua pesan. Serta memiliki kelemahan dalam perpindahan pesan yang membutuhkan waktu yang sangat lama. Lalu packet switching yang merupakan jenis network switching yang lebih mudah bagi perangkat jaringan perantara.

Itulah sedikit ulasan dan penjelasan mengenai pengertian network switching yang merupakan salah satu dasar untuk lebih memahami dunia internet. Semoga ulasan dan penjelasan di atas bisa bermanfaat untuk anda dalam menambah pengetahuan dan informasi.

Artikel Lainnya :

Loading...