Pengertian Tata Surya dan Alam Semesta

Posted on

Pengertian Tata Surya dan Alam Semesta – Bumi adalalah bagian dari sebuah tata surya, yang terdiri dari planet-planet lain, satelit-satelit, dan memiliki matahari sebagai pusatnya. Jika hal ini disebut sebagai tata surya, lalu apa yang dimaksud dengan alam semesta? Alam semesta adalah suatu ruang lingkup yang di dalamnya berisi unsur biotik dan abiotik, di dalamnya terjadi berbagai kejadian, dan melingkupi segala hal yang telah diketahui maupun tidak. Berikut ini adalah beberapa uraian mengenai terbentuknya alam semesta menurut beberapa teori.

  • Dentuman besar (Big Bang) : Teori ini dibuat oleh George Limatitre. Teori ini mengetakan bahwa alam semesta berasal dari satu atom yang memiliki massa yang kuat. Atom tersebut pada suatu saat meledak dan menyebarkan tiap bagian dari atom tersebut ke segala penjuru dan perlahan-lahan membentuk berbagai jenis benda langit yang kita kenal sekarang.
  • Bintang kembar

Teori ini mengatakan bahwa sebelum ada alam semesta, dulu hanya ada dua bintang kembar. Alam semesta kemudian terbentuk dari salah satu bintang yang meledak karena memiliki suhu dan massa yang terlalu besar. Ledakan tersebut menciptakan berbagai planet.

  • Teori keadaan tetap

Teori ini mengatakan bahwa alam semesta ini ada tanpa sebuah awal dan tanpa sebuah akhir. Alam semesta telah ada dan akan selalu ada tanpa ada kiamat di kemudian hari. Teori ini didukung oleh informasi bahwa galaksi-galaksi lama memiliki jumlah yang sama dengan galaksi baru. Hal ini menunjukkan bahwa galaksi tua tidak mengalami kerusakan dan sejak dulu jumlahnya memanglah tetap.

  • Teori kabut nebula

Teori ini mengatakan bahwa alam semesta terbentuk dari hasil kondensasi kabut gas yang sangat panas. Setelah mereka terpisah, hasil kondensasi ini kemudian memutar. Pada bagian tengah putaran, partikel-partikel dari hasil kondensasi berkumpul dan memadat sehingga membentuk sebuah matahari, sedangkan pada bagian samping berubah menjadi planet-planet yang sekarang mengitari matahari.

Pengertian tata surya dan alam semesta yang disampaikan di awal akan lebih mudah dibayangkan seelah uraian yang berikut ini, yaitu tentang susunan tata surya.

  • Matahari

Matahari adalah bola gas yang tersusun dari unsur hidrogen, helium, karbon, dan unsur-unsur lain. Matahari yang memiliki gaya grafitasi yang sangat besar menjadi pusat dari seluruh penyusun tata surya yang lain.

  • Planet

Benda langit yang memiliki ukuran besar dan bergerak mengitari matahari sesuai dengan jalur yang telah mereka miliki masing-masing sehingga tidak terjadi tabrakan. Hal ini karena masing-masing planet memiliki gravitasi namun juga terpengearuh oleh gravitasi matahari.

  • Satelit

Satelit adalah benda langit yang mengelilingi planet karena terpengaruh oleh gaya gravitasi dari planet. Satelit yang dekat dengan kita adalah bulan.

  • Komet

Benda langit yang berbentuk seperti bongkahan batu dengan gas yang menyelimutinya.

Jika melihat dua penjabaran tersebut, dapat dipahami bahwa pengertian tata surya dan alam surya itu berbeda namun terkait. Tata surya adalah bagian yang lebih kecil dari alam semesta. Selain itu, tata surya bersifat kebendaan (mati), sedangkan alam semesta terdiri dari unsur kebendaan dan nonbenda.

Artikel lainnya :

Loading...