Apa bedanya Hidroponik dan Aeroponik

Yang membedakan – Hidroponik vs Aeroponik. Hidroponik merupakan teknik yang banyak digunakan dalam pertanian yang memungkinkan pertumbuhan tanaman pada berbagai jenis teknik berbasis air. Aquaponik dan aeroponik merupakan dua jenis hidroponik.

Media pertumbuhan dipasok ke setiap jenis sistem berbasis air untuk memasok nutrisi penting ke tanaman. Dalam aquaponik, kombinasi ikan dan bakteri digunakan untuk memasok nutrisi ke tanaman tanaman. Karenanya, nutrisi organik digunakan dalam aquaponik. Namun, dalam hidroponik dan aeroponik, nutrisi kimia digunakan untuk pertumbuhan tanaman.

Yang membedakan antara hidroponik dan aeroponik merupakan hidroponik mencakup berbagai cara budidaya tanaman dalam air sedangkan aeroponik merupakan budidaya tanaman dengan memasok nutrisi dalam bentuk kabut bertekanan tinggi yang kaya nutrisi.

Pengertian Hidroponik

Hidroponik mengacu pada budidaya tanaman tanpa menggunakan tanah. Ini juga disebut budaya air atau budaya yang tak dinodai . Semua nutrisi yang dibutuhkan oleh pertumbuhan tanaman dilarutkan dalam air yang digunakan untuk sistem. Berbagai jenis sistem hidroponik dapat diidentifikasi sebagai aeroponik, aquaponik, kultur air, pasang surut dan aliran sistem, teknik film nutrisi, dan sistem Wilma.

Dalam hidroponik, tanaman dibudidayakan dalam pot atau nampan bersih yang diisi dengan media inert kimia. Fungsi utama medium merupakan memegang tanaman. Jenis-jenis media dapat berupa pasir, pelet tanah liat, perlit, wol batu atau kerikil. Aquaponik merupakan jenis hidroponik di mana sistem limbah ikan gabungan digunakan untuk memproduksi nutrisi organik dengan bantuan bakteri. Pemeliharaan yang lebih rendah dari sistem merupakan manfaat utama dari sistem hidroponik. Namun, set sistem itu mungkin mahal.

Pengertian Aeroponik

Aeroponik merupakan proses pembudidayaan tanaman dengan mengekspos akar mereka ke udara. Dalam aeroponik, kabut yang kaya nutrisi dan bertekanan tinggi digunakan untuk memberi makan tanaman, menyediakan air yang lebih seimbang, nutrisi, dan suplemen oksigen ke akar. Akar membutuhkan oksigen untuk penyerapan nutrisi yang lebih baik. Metode ini juga dikenal sebagai frogponik.

Umumnya, sistem aeroponik efisien dan bersih. Mereka dapat menghasilkan hasil yang tinggi dengan sangat cepat. Namun, sistem penerangan untuk tanaman bisa mahal. Aeroponik digunakan di stasiun luar angkasa NASA untuk menumbuhkan tanaman.

Persamaan Antara Hidroponik dan Aeroponik

  • Hidroponik dan aeroponik merupakan dua teknik dalam pertanian yang digunakan untuk membudidayakan tanaman tanpa tanah.
  • Hidroponik dan aeroponik menggunakan nutrisi kimia untuk pertumbuhan tanaman.
  • Baik sistem hidroponik dan aeroponik stabil dan menghasilkan hasil yang tinggi.
  • Hidroponik dan aeroponik merupakan sistem yang sangat efisien.
  • Baik sistem hidroponik dan aeroponik berhasil di dalam atau di luar ruangan.
  • Kerusakan dari hama ke tanaman kurang baik di hidroponik dan aeroponik.
  • Tingkat air yang lebih rendah, serta tingkat nutrisi yang lebih rendah, diperlukan untuk pertumbuhan tanaman di kedua sistem hidroponik dan aeroponik.
  • Tanaman dapat dibudidayakan sepanjang tahun baik di hidroponik dan aeroponik.
  • Sistem hidroponik dan aeroponik mudah dirawat.

Apa Bedanya Hidroponik dan Aeroponik

Arti

  • Hidroponik: Hidroponik mengacu pada praktik budidaya tanaman dalam air yang kaya nutrisi tanpa tanah.
  • Aeroponik: Aeroponik mengacu pada penanaman tanaman di mana akarnya terkena udara.

Tipe

  • Hidroponik: Aquaponik, aeroponik, dll. Adalah jenis hidroponik.
  • Aeroponik: Aeroponik merupakan jenis hidroponik.

Akar

  • Hidroponik: Akar tanaman terkena langsung ke air yang kaya nutrisi.
  • Aeroponik: Akar tanaman terkena kabut hara beberapa kali per jam.

Jumlah Air yang Digunakan

  • Hidroponik: Hidroponik membutuhkan pasokan air yang cukup besar.
  • Aeroponik: Aeroponik membutuhkan pasokan air yang sangat rendah.

Media Tanaman

  • Hidroponik: Media inert secara kimia digunakan dalam hidroponik untuk menahan tanaman.
  • Aeroponik: Dalam aeroponik, lembaran busa, klip atau papan plastik digunakan untuk menahan tanaman di tempatnya.

Media

  • Hidroponik: Media inert secara kimia seperti pasir, pelet tanah liat, perlit, wol batu atau kerikil digunakan.
  • Aeroponik: Tidak ada media yang digunakan dalam aeroponik.

Jenis Tanaman

  • Hidroponik: Sistem hidroponik dapat dimodifikasi untuk semua jenis tanaman.
  • Aeroponik: Zaitun dan tanaman jeruk dibudidayakan oleh aeroponik.

Keuntungan

  • Hidroponik: Sistem hidroponik membutuhkan perawatan yang rendah.
  • Aeroponik: Aeroponik merupakan metode budidaya yang efisien dan bersih.

Kekurangan

  • Hidroponik: Sistem hidroponik agak mahal.
  • Aeroponik: Sistem aeroponik harus didirikan di dalam ruangan.

Bawa Pulang

Hidroponik dan aeroponik merupakan dua metode budidaya tanaman tanpa tanah. Hidroponik merupakan istilah payung yang terdiri dari berbagai metode sistem berbasis air untuk budidaya tanaman. Di kedua jenis sistem, nutrisi disediakan bersama dengan air. Hidroponik merupakan budidaya tanaman dalam metode berbasis air sementara aeroponik merupakan budidaya tanaman dengan menyediakan air dan nutrisi dalam bentuk kabut. Oleh karena itu, Yang membedakan antara hidroponik dan aeroponik merupakan metode penyediaan air untuk setiap jenis sistem.

Related Posts