Pengertian Kepribadian Dalam Islam

Pengertian kepribadian dalam islam adalah pribadi atau seseorang. Kepribadian juga dapat diartikan dengan interaksi antara pikiran, hati, akal dan jiwa yang menunjukan kualitas orang tersebut. kepribadian sering diidentikkan dengan penampilan luar, misalnya perempuan yang berpakaian seperti laki – laki akan di katakan mempunyai kepribadian yang tomboy. Akan tetapi dalam islam kepribadian di lihat dari perbuatan yang mencerminkan akhlak dari orang tersebut. karena dalam islam bukan penampilan luar yang membedakan kita dengan orang lain, akan tetapi akhlak yang tercermin dari perbuatan. Kepribadian yang harus dimiliki oleh orang islam disebut dengan kepribadian muslim. Kepribadian muslim ini yang menjadi salah satu ciri yang harus dimiliki sebagai orang islam.

Setelah memahami tentang pengertian kepribadian dalam islam, selanjutnya anda akan mengetahui tentang unsur – unsur dari kepribadian manusia yaitu:

  1. Aqliyah / akal

Akal adalah tempat untuk menimbang dan kemudian memutuskan suatu perkara. Bagi orang islam kemampuan untuk memutuskan suatu perkara atau realita tersebut tentunya di dasari dengan pandangan hidup yang sesuai dengan aturan islam. Jika seseorang muslim tidak menggunakan dasar islam dalam mempertimbangkan satu hal maka akal orang tersebut bukanlah akal orang islam.

  1. Nafsu

Nafsu adalah kecendurungan manusia untuk melakukan atau menginginkan sesuatu. Setiap manusia memiliki nafsu mereka masing – masing. Akan tetapi pilihan untuk mengikuti nafsunya atau tidak adalah sesuatu yang memerlukan pemahaman khusus. Dalam islam pemahaman tersebut adalah aqidah, dengan aqidah orang tersebut dapat menentukan untuk melakukan atau meninggalkan nafsunya.

Perpaduan antara kedua unsur kepribadian diatas akan membentuk pribadi yang mempuyai aqidah islam. Sesuai dengan pengertian kepribadian dalam islam, kepribadian yang harus dimiliki oleh orang islam yaitu muslim yang memiliki aqidah yang lurus sehingga dia akan terus berjalan di jalan Allah, beribadah dengan cara yang benar agar ibadah yang kita lakukan bisa bermanfaat bagi kita kelak, akhlak yang kokoh untuk menghadapi perkembangan dunia, wawasan yang luas untuk semakin memperkokoh akhlak dalam menghadapi perubahan dunia, jasmani yang kuat untuk bisa menjalankan ibadah – ibadah seperti solat 5 waktu, puasa serta haji dan berjuang melawan nafsu. Semua kepribadian tersebut harus dimiliki oleh orang ilam agar aqidah mereka tetap teraga hingga akhir zaman.

Pengertian Kepribadian Dalam Islam

Pengertian kepribadian dalam islam , unsur kepribadian dan beberapa kepribadian yang harus dimiliki oleh orang islam diatas sebenarnya merupakan hal – hal general yang bisa dilakukan oleh semua orang, karena ajaran islam merupakan ajaran yang universal yang bisa diikuti oleh siapapun. Selain kepribadian diatas adapula kepribadian muslim yang merupakan kepribadian yang dikatakan baik bagi semua orang yaitu disiplin waktu dan bermanfaat bagi orang lain, teratur dalam urusan dan mandiri.

Artikel Lainnya :

Pengertian Kepribadian Dalam Sosiologi

Pengertian kepribadian dalam sosiologi yakni sikap seseorang dalam berpikir, berbuat, dan merasakan khususnya saat berhubungan dengan masyarakat atau orang lain dan saat menanggapi suatu keadaan. Dalam konteksnya, kepribadian mencakup kebiasaan seseorang, sikap, serta sifat yang dimiliki seseorang apabila sedang berhubungan dengan orang lain. Banyak sekali para ahli yang mendefinisikan konsep kepribadian berbeda-beda. Namun dari kesemua pendapatahli, jika disimpulkan maka pengertian kepribadian diatas merupakan simpulannya yang mana memang kepribadian merujuk pada pemikiran dan sikap yang mempengaruhi perilaku seseorang. Dan dalam tingkah laku yang dilakukannya pastilah ada hubungannya dengan orang lain yang mana masyarakat sekitar tempat tinggalnya.

Penting sekali untuk mempelajari kepribadian terutama kepribadian diri sendiri sehingga saat berada di tengah masyarakat tidak mengganggu atau meresahkan masyarakat akibat tingkah laku anda. Tentunya kepribadian seseorang tidak selalu baik, pastilah ada kepribadian buruk yang mana keduanya memiliki porsi yang berbeda dalam mendominasi hidup anda. Anda perlu mengetahuinya dengan cara melakukan evaluasi diri sendiri atau melalui orang lain sehingga tahu perlakuan apa saja yang kurang pada diri anda. Pengertian kepribadian dalam sosiologi diatas bisa menjadi acuan bagi anda mengenali kepribadian. Dengan mengetahui kepribadian anda sendiri maka diharapkan anda akan bisa mengubah kebiasaan buruk anda, baik yang merugikan masyarakat atau tidak untuk menjadi kebiasaan yang lebih baik sehingga anda juga akan menjadi orang yang lebih baik lagi.

Pengajaran kepribadian bagi anak-anak biasanya akan dilakukan di masyarakat, keluarga, dan sekolah. Ketiganya menjadi agen pembelajar bagi anak untuk melakukan kebiasaan baik atau buruk. Terutama sekolah sebagai tempat yang paling banyak waktu anak-anak dihabiskan disana. Guru haruslah memiliki kepribadian yang baik agar bisa dicontoh oleh anak-anak. Guru yang memiliki kebiasaan buruk, sepandai-pandainya menyimpan tetapi akan keluar juga saat ia terdesak seperti marah, kesal, dsb. Oleh karenanya penting sekali untuk melatih kepribadian guru terlebih dahulu sebelum mengajari anak-anak. Anak-anak sangat cepat sekali belajar sehingga harus berhati-hati dalam bersikap, sekali saja salah akan diingat oleh anak. Pengertian kepribadian dalam sosiologi diatas hendaknya diamalkan dengan membuat kuisioner tentang bagaimana kepribadian anda saat mengajar pada anak-anak didik anda atau pada sesama teman seprofesi.

Pengertian Kepribadian Dalam Sosiologi

Pada kesimpulannya, pembelajaran mengenai kepribadian haruslah ditanamkan sejak kecil, bukan hanya teori tetapi melalui contoh yang konkret. Dalam hal ini guru, terutama guru TK dan SD sangat berperan dalam memberikan pengajaran kepribadian secara langsung sehingga profesi guru harus banyak diajarkan mengendalikan kepribadian yang buruk seperti emosi, dan juga sikap dalam menghadapi murid yang nakal. Pengertian kepribadian dalam sosiologi beserta peranannya dalam masyarakat ini semoga membantu anda dalam memahami pentingnya kepribadian anda di kehidupan bermasyarakat.

Artikel Lainnya :