Sebutkan 5 ciri kehidupan masyarakat pada masa bercocok tanam dan menetap

Adapun 5 ciri kehidupan masyarakat pada masa bercocok tanam dan menetap sebagai berikut.

  1. Sudah mengenal bercocok tanam secara baik.
  2. Sudah mampu mengolah bahan makanan sendiri sesuai dengan kebutuhan.
  3. Sudah mempunyai tempat tinggal yang menetap secara mantap.
  4. Peralatan yang dibuat dari batu lebih halus dan bermacam-macam.
  5. Peradaban sudah lebih maju, alat-alat rumah tangga dibuat lebih baik dan telah mengenal seni.

Sebutkan 5 ciri kehidupan masyarakat masa bercocok tanam dan menetap

Berikut ciri-ciri kehidupan masyarakat pada masa bercocok tanam dan menetap.

  1. Sudah mengenal bercocok tanam secara baik.
  2. Sudah mampu mengolah bahan makanan sendiri sesuai dengan kebutuhan mereka. Di samping berburu dan menangkap ikan, mereka juga telah memelihara binatang jinak seperti kerbau. Binatang tersebut selain untuk keperluan konsumsi juga dapat dipakai sebagai binatang kurban.
  3. Sudah mempunyai tempat tinggal yang menetap secara mantap.
  4. Peralatan yang dibuat dari batu lebih halus dan bermacam-macam, seperti kapak, tombak, dan panah. Selain peralatan, mereka juga berhasil membuat perhiasan, seperti gelang-gelang dan biji-biji kalung dari batu.
  5. Peradaban mereka sudah lebih maju, alatalat rumah tangga dibuat lebih baik, dan mereka telah mengerti seni.

Sebutkan 4 ciri kehidupan masyarakat berburu dan berpindah- pindah

Masyarakat praaksara mulai menetap setelah memiliki kemampuan memproduksi makanan sendiri dan tidak lagi bergantung kepada alam ataupun berburu. Adapun ciri kehidupan masyarakat berburu dan berpindah-
pindah sebagai berikut.

  1. Belum mengenal bercocok tanan.
  2. Kebutuhan makanan bergantung pada alam.
  3. Alat-alat kebutuhan mereka dibuat dari batu yang belum dihaluskan.
  4. Manusia hidup berkelompok dan tempat tinggal mereka berpindah-pindah.

Apa yang dimaksud dengan Nekara

Nekara merupakan genderang besar yang terbuat dari perunggu berpinggang di bagian tengahnya dan tertutup di bagian atasnya. Nekara dimungkinkan berfungsi sebagai sarana upacara (kesuburan dan kematian) serta dijadikan simbol status sosial. Fungsi lain dari nekara dimungkinkan untuk memanggil roh leluhur untuk turun ke dunia memberi berkat serta memanggil hujan. Hal ini dapat terlihat dari hiasan yang terdapat dalam beberapa nekara. Nekara ditemukan di Sumatra, Jawa, Bali, Pulau Sangean, Rote, Selayar, dan Kepulauan Kei. Nekara yang terbesar terdapat di Pura Penataran Sasih di desa Intaran daerah Pejeng, Bali. Nekara ini bergaris tengah 160 cm dan tingginya 198 cm. Di Alor ditemukan sejenis nekara yang kecil dan langsing yang disebut moko atau mako.

Sebutkan contoh alat peninggalan Kebudayaan Ngandong

Kebudayaan Ngandong berkembang di daerah Ngandong dan di Sidorejo dekat Ngawi, Jawa Timur. Alat-alat yang ditemukan di Ngandong, Jawa Timur berupa kapak genggam dari batu dan alat-alat kecil yang disebut alat serpih (flake tool). Pada kebudayaan Ngandong juga ditemukan alat-alat dari tulang dan tanduk.

Alat-alat dari tulang tersebut berupa alat penusuk (belati), ujung tombak dengan gergaji pada kedua sisinya, alat pengorek umbi dan keladi, tanduk menjangan yang diruncingkan, serta duri ikan pari yang digunakan sebagai mata tombak. Sebaran artefak dan peralatan paleolitik tersebut cukup luas sejak dari daerah-daerah di Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB), Nusa Tenggara Timur (NTT), dan Halmahera.

Alat-alat kebudayaan Ngandong ditemukan oleh Von Koenigswald pada tahun 1941. Alat-alat dari tulang dan tanduk ini dilanjutkan pada zaman megalitikum dalam kehidupan di gua-gua, khususnya di Gua Lawa, Sampung, Ponorogo, Jawa Timur. Pendukung kebudayaan Ngandong, yaitu Homo soloensis dan Homo wajakensis dengan alasan sebagai berikut.

  1. Di Ngadirejo, Sambungmacan (Sragen) ditemukan kapak genggam bersama tulang-tulang binatang dan atap tengkorak Homo soloensis.
  2. Alat-alat dari Ngandong berasal dari lapisan yang sama dengan Homo wajakensis, yaitu pleistosen atas.

Soal dan pembahasan masa praaksara untuk smp

Pilihan ganda

1. Berikut ini adalah fosil manusia yang berasal dari masa pleistosen bawah, kecuali ….
a. Pithecantropus Robustus
b. Pithecantropus M ojokertensis
c. Pithecantro pus Paleojavanicus
d. Homo Sapiens

Pembahasan:
Fosil Homo Sapiens berasa l dari masa holosen Jawaban: d

2. Kurun waktu manusia yang belum mengenal tulisan karena pada waktu itu tidak ada tulisan disebut ….
a. Nirleka
b. Holosen
c. Nomaden
d. Noletter
Pembahasan:

Nir artinya tidak ada, dan leka artinya huruf. Jawaban: a

3. Alat-alat yang digunakan manusia pada masa pada masa bercocok tanam adalah ….
a. beliung persegi b. kapak perimbas
c. nekara
d. sarkopagus

Pembahasan:
Beliung persegi digunakan untuk menebang kayu dan mencangkul
Jawaban: a

Essay

1. Apa yang dimaksud dengan Kjokkenmoddinger?
Pembahasan
Kjokkenmoddinger merupakan bukti peninggalan manusia purba yang berupa sampah dapur. Sampah dapur itu berupa kulit siput dan kerang yang dibuang dari tempat tinggal manusia purba dari satu generasi ke generasi lainnya.

2. Jelaskan pembagian masa pra-aksara di Indonesia berdasarkan benda-benda peninggalannya?
Pembahasan
a. Zaman Batu. Alat-alat atau perkakas yang dipergunakan pada zaman ini dibuat dari batu. Zaman batu terdiri atas zaman Batu Tua (Paleolotnikum), zaman Batu Tengah ( M esolichkum) zaman &ru Muda (Neolitnikum), dan zaman Batu Besar (Megalitnikum).

b. Zaman Logam. Pada zaman ini manusia sudah dapat membuat a.lat-alat atau perkakas yang terbuat dari logam, terd iri dari zaman Tembaga, zaman Perunggu, dan zaman Besi.

3. Siapakah Von Koenigswald?

Pembahasan
Von Koenigswald merupakan salah seorang arkeolog asal Belanda yang meneliti sisa-sisa peninggalan manusia pra-aksara. Sekitar 1931-1933 dia berhasil menemukan tengkorak dan tulang kering Pichecanthropus Soloensis di daerah Ngandong bersama Ter Haar dan Oppenoorth. Selanjumya, pada 1936-1941, Von Koenigswald kembali menemukan fosil di daerah Sangiran yang diberi nama Meganthropus Paleojavanicus atau manusia besar dari Jawa tua/kuno.