Nominal dan Ordinal: Pengertian dan Perbedaannya

Pendahuluan

Dalam bahasa Indonesia, terdapat dua jenis kata yang sering digunakan dalam kalimat, yaitu kata nominal dan ordinal. Meskipun kedua jenis kata ini terdengar mirip, mereka memiliki perbedaan dalam penggunaan dan makna. Pada artikel ini, kita akan menjelaskan pengertian dan perbedaan antara kata nominal dan ordinal.

Pengertian Nominal

Kata nominal adalah kata yang digunakan untuk menyebutkan sesuatu secara umum tanpa menunjukkan urutan atau tingkatan. Kata nominal biasanya digunakan untuk menyebutkan benda, orang, tempat, atau konsep. Contoh kata nominal adalah “buku”, “meja”, “rumah”, dan “cinta”. Kata-kata ini hanya menunjukkan keberadaan atau eksistensi, tanpa memberikan informasi tentang urutan atau tingkatan.

Pengertian Ordinal

Sementara itu, kata ordinal adalah kata yang digunakan untuk menyebutkan sesuatu berdasarkan urutan atau tingkatan. Kata ordinal memberikan informasi tentang posisi atau urutan dari suatu objek atau kejadian. Contoh kata ordinal adalah “pertama”, “kedua”, “ketiga”, dan seterusnya. Kata-kata ini menunjukkan urutan atau tingkatan suatu objek dalam suatu rangkaian atau serangkaian kejadian.

Perbedaan Antara Nominal dan Ordinal

Perbedaan utama antara kata nominal dan ordinal terletak pada penggunaan dan makna mereka dalam kalimat. Berikut adalah beberapa perbedaan antara keduanya:

  • 1. Penggunaan: Kata nominal digunakan untuk menyebutkan sesuatu secara umum tanpa menunjukkan urutan atau tingkatan, sedangkan kata ordinal digunakan untuk menyebutkan sesuatu berdasarkan urutan atau tingkatan.
  • 2. Makna: Kata nominal hanya memberikan informasi tentang keberadaan atau eksistensi, sementara kata ordinal memberikan informasi tentang posisi atau urutan dari suatu objek atau kejadian.
  • 3. Contoh: Contoh kata nominal adalah “buku”, “meja”, dan “rumah”, sedangkan contoh kata ordinal adalah “pertama”, “kedua”, dan “ketiga”.
  • 4. Penggunaan dalam Kalimat: Kata nominal sering digunakan untuk menyebutkan objek atau entitas tanpa memberikan informasi tentang urutan atau tingkatan. Misalnya, “Saya memiliki sebuah buku” atau “Dia tinggal di sebuah rumah”. Di sisi lain, kata ordinal digunakan untuk menyebutkan posisi atau urutan suatu objek dalam serangkaian. Misalnya, “Dia berada di posisi kedua dalam perlombaan” atau “Ini adalah pesta ulang tahunnya yang ke-empat”.

Kesimpulan

Kata nominal dan ordinal adalah dua jenis kata yang sering digunakan dalam bahasa Indonesia. Kata nominal digunakan untuk menyebutkan sesuatu secara umum tanpa menunjukkan urutan atau tingkatan, sedangkan kata ordinal digunakan untuk menyebutkan sesuatu berdasarkan urutan atau tingkatan. Penting untuk memahami perbedaan antara kedua jenis kata ini agar dapat menggunakan bahasa Indonesia dengan tepat dan jelas.

Parameter perbandingan Nomor nominal Nomor Ordinal
Arti Hal-hal yang dibedakan dengan skema identifikasi sederhana dikenal sebagai angka nominal. Angka urut adalah statistik yang diatur dalam beberapa cara berdasarkan lokasinya dalam skala, dan dapat menandakan keunggulan.
Kategorial Angka nominal juga dilambangkan sebagai data kategorikal. Variabel ordinal berada di antara spektrum variabel kategori dan kuantitatif.
Nilai kuantitatif Angka nominal adalah angka yang tidak memiliki nilai numerik. Nomor urut dapat diberi nomor, tetapi tidak dapat digunakan untuk melakukan aritmatika.
Asosiasi untuk diingat Nomor Nominal dapat ditautkan ke “Nama”. Nomor Ordinal dapat dikaitkan dengan kata “Urutan”.
Contoh Nomor jaminan sosial, kode pos, kode bank, nomor perutean, dan nomor model mobil adalah contoh dari nomor nominal. Nomor Ordinal mencakup hal-hal seperti bujang pertama, tanggal tiga Oktober, anak kedelapan dalam keluarga, dan hari Sabtu ketiga setiap bulan.

Related Posts