Sitokinesis pada Sel Tumbuhan dan Sel Hewan : Apa itu mereka

Sitokinesis adalah proses pembelahan sel yang terjadi setelah tahap mitosis atau meiosis. Ini adalah tahap penting dalam siklus sel untuk memastikan pembagian materi genetik yang sama ke dalam sel-sel anak yang baru terbentuk. Namun, ada beberapa perbedaan dalam sitokinesis antara sel tumbuhan dan sel hewan. Berikut adalah perbedaan utama antara sitokinesis pada sel tumbuhan dan sel hewan:

 

Sitokinesis pada Sel Tumbuhan:

  1. Piring Pembelahan: Sel tumbuhan memiliki piring pembelahan yang terbentuk di antara dua inti yang terpisah selama tahap telofase mitosis atau meiosis. Piring pembelahan terdiri dari serangkaian vesikel yang mengandung dinding sel baru yang akan terbentuk.
  2. Pembentukan Dinding Sel: Vesikel-vesikel ini bergabung bersama dan membentuk dinding sel baru di tengah sel. Dinding sel terbentuk melalui proses sintesis dan pengendapan zat-zat seperti selulosa. Ini menyebabkan terbentuknya plasmodesma, yaitu saluran yang menghubungkan sitoplasma sel tumbuhan.
  3. Sitokinesis Simultan: Sitokinesis pada sel tumbuhan umumnya terjadi secara simultan di seluruh sel. Ini berarti seluruh dinding sel baru terbentuk pada saat yang sama, memisahkan sepenuhnya dua inti sel.

 

Sitokinesis pada Sel Hewan:

  1. Cincin Kontraksi: Sel hewan tidak memiliki piring pembelahan seperti sel tumbuhan. Sebaliknya, sitokinesis pada sel hewan melibatkan pembentukan cincin kontraksi di sekitar tengah sel. Cincin ini terbentuk oleh protein aktin dan miosin yang berinteraksi dan menyebabkan kontraksi secara bertahap.
  2. Pembelahan Tertunda: Kontraksi cincin berlanjut hingga mencapai titik di mana membran sel tertekan ke dalam, membentuk celah yang dalam yang disebut lekukan pemisah. Kemudian, membran sel mulai tumbuh ke dalam dan akhirnya terbelah sepenuhnya, membentuk dua sel anak yang terpisah.
  3. Sitokinesis Bertahap: Sitokinesis pada sel hewan umumnya berlangsung secara bertahap di sepanjang sel. Ini berarti pembelahan sel dimulai di satu titik di sekitar tengah sel dan terus berlanjut hingga seluruh membran sel terbelah sepenuhnya, memisahkan dua inti sel.

 

Dalam kesimpulannya, perbedaan utama antara sitokinesis pada sel tumbuhan dan sel hewan adalah sel tumbuhan membentuk dinding sel baru melalui piring pembelahan, sementara sel hewan menggunakan cincin kontraksi untuk membentuk celah pemisah. Sel tumbuhan juga mengalami sitokinesis secara simultan, sedangkan sel hewan mengalami sitokinesis secara bertahap.

Perbedaan mendasar Sitokinesis pada Sel Tumbuhan Sitokinesis pada Sel Hewan
Arti Sitokinesis pada Sel Tumbuhan adalah proses pembelahan Sitoplasma pada tumbuhan, dimana di tengahnya terdapat lempengan sel yang memisahkan sel menjadi dua, yang menyeduh Sitokinesis pada Sel Tumbuhan. Sitokinesis pada sel hewan adalah proses polarisasi sitoplasma pada hewan, dimana sitokinesis terjadi melalui pembelahan.
Proses Prosesnya dimulai, ketika pelat sel terbentuk, dengan bantuan aparatus Golgi yang melepaskan vesikel dan akhirnya membentuk pelat sel yang menciptakan pembelahan pada sel tumbuhan. Proses Sitokinesis terjadi, ketika ada penyempitan pada sel hewan selama anafase akhir atau telofase dewasa sebelum waktunya.
Pembentukan Sitokinesis menimbulkan vesikel di tengah sel selama sel tumbuhan Sitokinesis. Sitokinesis pada sel hewan dibentuk oleh remodeling kortikal yang diatur oleh spindel anafase melalui pembelahan dan filamen aktin yang berkumpul bersama di tengah sel untuk membentuk cincin kontraktil yang membagi dua bagian sel.
Pembentukan dinding sel Sitokinesis pada sel tumbuhan membentuk dinding sel Sitokinesis pada sel hewan tidak membentuk dinding sel.
Aparatur Spindel Spindle, bagian tengahnya tampak aktif dalam sel tumbuhan selama Sitokinesis dan sebagai hasilnya, menghasilkan Phragmoplast. Spindel merosot selama Sitokinesis dalam sel hewan.
Membran sel baru Vesikel aparatus Golgi memberikan membran sel baru pada sel tumbuhan. Membran sel baru berasal dari retikulum endoplasma.

Related Posts