Konstan dan Kontrol – Tabel Perbedaan mereka yang mendasar

Perbedaan mendasar

Konstan

Kontrol

Digunakan dalam

Eksperimen Ilmiah dan Ekspresi Aljabar.

Percobaan ilmiah.

Nilai

Tidak berubah dalam situasi apapun.

Bisa berubah tapi sengaja dibiarkan tidak berubah.

Makna

Ini adalah kepentingan utama.

Bertindak sebagai faktor ketiga.

Grafik

Tidak tergambar pada grafik.

Dapat dibuat grafik untuk memeriksa bahwa semua kondisi lain kecuali yang berkaitan dengan percobaan tidak berubah.

Tujuan

Harus direkam untuk reproduksi percobaan.

Membantu dalam menunjukkan keterkaitan antara variabel independen dan variabel dependen.

Studi empiris dan eksperimen adalah beberapa komponen utama sains yang tanpanya pengetahuan ilmiah yang valid tidak dapat diperoleh. Untuk mengetahui penyebab suatu fenomena tertentu, berbagai percobaan perlu dilakukan.

Eksperimen adalah tentang mengamati, menganalisis, dan memprediksi perubahan. Unsur-unsur yang berubah dalam percobaan dikenal sebagai variabel.

Konstan berbeda dengan Kontrol:

Perbedaan antara Konstan dan Kontrol adalah variabel konstan tidak berubah selama percobaan. Variabel kontrol, di sisi lain, dapat berubah tetapi sengaja dibuat konstan untuk mengisolasi keterkaitan antara variabel independen dan variabel dependen.

Variabel konstan adalah variabel yang tidak mengalami perubahan apa pun dalam keadaan apa pun, baik di antara maupun selama percobaan.

Variabel Kontrol, di sisi lain, adalah variabel yang memiliki potensi untuk berubah tetapi sengaja dibuat konstan oleh konduktor percobaan sehingga keterkaitan antara variabel independen dan variabel dependen dapat diisolasi.

Perbedaan mendasar

Konstan

Kontrol

Digunakan dalam

Eksperimen Ilmiah dan Ekspresi Aljabar.

Percobaan ilmiah.

Nilai

Tidak berubah dalam situasi apapun.

Bisa berubah tapi sengaja dibiarkan tidak berubah.

Makna

Ini adalah kepentingan utama.

Bertindak sebagai faktor ketiga.

Grafik

Tidak tergambar pada grafik.

Dapat dibuat grafik untuk memeriksa bahwa semua kondisi lain kecuali yang berkaitan dengan percobaan tidak berubah.

Tujuan

Harus direkam untuk reproduksi percobaan.

Membantu dalam menunjukkan keterkaitan antara variabel independen dan variabel dependen.

Ini adalah variabel dalam percobaan; nilai yang pernah ditetapkan dapat diubah, baik selama maupun di antara eksperimen. Namun, karena nilai konstanta tidak berubah, sering kali tidak dianggap sebagai variabel sama sekali.

Dalam percobaan, berbagai sifat atau gaya alami diambil sebagai konstanta. Sebagai contoh; untuk mengamati perubahan yang dialami tanaman karena pengaruh berbagai jenis cahaya, seseorang perlu mengambil faktor seperti kualitas tanah dan penyiraman, dll. sebagai konstanta.

Namun dalam kasus tertentu, faktor, gaya, atau properti tertentu dianggap konstan hanya untuk kepentingan percobaan. Jika diamati dalam kehidupan nyata, faktor, gaya atau sifat tersebut dapat mengalami perubahan yang cukup besar karena pengaruh faktor luar tertentu atau dalam keadaan tertentu.

Dalam konteks ini, dapat diambil contoh titik didih air yang berubah sesuai dengan percepatan dan ketinggian suatu daerah. Ini terjadi karena penurunan gravitasi dengan peningkatan jarak yang sesuai dari bumi.

Dalam ekspresi matematika, istilah konstanta digunakan untuk merujuk pada angka yang ada dengan sendirinya. Ini karena nilai angka seperti itu tidak pernah berubah. Sebagai contoh:

Dalam ekspresi 3x+4, nilai suku ‘3x’ bervariasi dengan nilai x. Tetapi nilai suku 4 tidak berubah.

Ini adalah variabel yang memiliki potensi untuk berubah tetapi sengaja dibuat konstan agar lebih mudah untuk menggambarkan keterkaitan antara variabel independen dan dependen. Sebagai contoh:

Dalam percobaan untuk mengamati dan menganalisis pengaruh berbagai bentuk cahaya terhadap pertumbuhan tumbuhan, suhu harus dijaga agar tetap sama untuk semua tumbuhan yang digunakan dalam percobaan. Ini karena fokusnya adalah pada bagaimana tumbuhan bereaksi terhadap berbagai bentuk cahaya dan bukan bagaimana ia bereaksi terhadap suhu yang berbeda.

Demikian pula, orang yang bereksperimen juga perlu berhati-hati dengan jumlah air yang dia berikan ke setiap tanaman. Hal ini karena, jika kebetulan salah satu tanaman diberi lebih banyak air daripada tanaman lainnya, tidak mungkin untuk memahami alasan di balik pertumbuhan tanaman tersebut.

Dalam percobaan sains, variabel kontrol bukanlah kepentingan utama. Melainkan bertindak sebagai faktor ketiga. Tapi itu masih penting untuk percobaan.

Saat membuat grafik percobaan, variabel independen diwakili oleh sumbu x sedangkan sumbu y mewakili variabel dependen. Tetapi variabel yang dikontrol tidak digambarkan pada grafik karena tidak seharusnya berubah.

Sebagai contoh; setelah memplot pertumbuhan tanaman dibandingkan dengan cahaya yang diterima pada grafik, kita juga dapat memeriksa apakah semua tanaman menerima jumlah suhu atau air yang sama atau tidak. Jika ada variasi yang ditemukan, seseorang perlu memeriksa ulang pengaturan eksperimennya.

Referensi:

  1. http://www.businessdictionary.com/definition/constant-variable.html
  2. https://www.statisticshowto.com/control-variable/

Saya telah berusaha keras menulis posting blog ini untuk memberikan nilai kepada Anda. Ini akan sangat membantu saya, jika Anda mempertimbangkan untuk membagikannya di media sosial atau dengan teman/keluarga Anda. BERBAGI ADALAH ♥️

Related Posts