Pedesaan dan Perkotaan : Apa itu mereka

Pedesaan dan perkotaan adalah dua konteks geografis yang memiliki perbedaan signifikan dalam hal karakteristik, gaya hidup, dan tantangan yang dihadapi penduduknya. Berikut adalah beberapa perbedaan antara pedesaan dan perkotaan:

1. Keberadaan dan Kepadatan Penduduk: Salah satu perbedaan mendasar antara pedesaan dan perkotaan adalah kepadatan penduduk. Perkotaan umumnya memiliki kepadatan penduduk yang lebih tinggi daripada pedesaan. Perkotaan seringkali memiliki bangunan bertingkat, permukiman padat, dan populasi yang padat, sedangkan pedesaan cenderung memiliki permukiman yang lebih jarang dan penduduk yang lebih sedikit.

2. Infrastruktur: Perkotaan biasanya memiliki infrastruktur yang lebih baik dan lebih maju daripada pedesaan. Ini termasuk akses yang lebih baik ke layanan seperti transportasi umum, jaringan jalan yang lebih luas, fasilitas kesehatan yang lebih lengkap, dan sumber daya pendidikan yang lebih beragam. Di pedesaan, infrastruktur sering kali lebih terbatas dan mungkin ada tantangan dalam mengakses layanan dasar.

3. Jenis Pekerjaan: Sumber mata pencaharian di pedesaan dan perkotaan juga cenderung berbeda. Di pedesaan, kegiatan pertanian, peternakan, atau pekerjaan terkait alam sering menjadi sumber penghasilan utama. Di perkotaan, ada keberagaman pekerjaan di sektor industri, jasa, perdagangan, dan profesional.

4. Gaya Hidup dan Kebudayaan: Gaya hidup dan kebudayaan juga dapat berbeda antara pedesaan dan perkotaan. Di pedesaan, nilai-nilai tradisional, kehidupan yang lebih santai, dan keterikatan dengan alam sering kali lebih terasa. Di perkotaan, gaya hidup yang lebih sibuk, mobilitas yang tinggi, dan budaya perkotaan yang beragam dapat dominan.

5. Lingkungan Alam: Pedesaan sering kali memiliki akses yang lebih mudah ke lingkungan alam, seperti taman, hutan, dan lahan pertanian. Di sisi lain, perkotaan cenderung memiliki lebih sedikit ruang terbuka hijau dan lebih banyak ruang urban yang terbangun. Lingkungan alam yang berbeda ini dapat memengaruhi hubungan manusia dengan alam dan mempengaruhi cara penduduk menghabiskan waktu luang mereka.

6. Tantangan dan Peluang: Pedesaan dan perkotaan juga menghadapi tantangan dan peluang yang berbeda. Perkotaan seringkali memiliki akses yang lebih baik ke fasilitas dan layanan, tetapi juga dapat menghadapi masalah seperti kepadatan penduduk, polusi, dan tekanan sosial. Di pedesaan, tantangan dapat termasuk akses terbatas ke layanan dan lapangan kerja, namun juga terdapat potensi kehidupan yang lebih tenang dan kualitas lingkungan yang lebih baik.

Penting untuk diingat bahwa perbedaan ini dapat bervariasi antara negara, wilayah, atau bahkan komunitas tertentu. Tidak semua pedesaan dan perkotaan memiliki karakteristik yang sama, dan ada variasi yang signifikan di seluruh dunia.

Perbedaan mendasar Perkotaan Pedesaan
Kehidupan Kehidupan perkotaan cepat dan melibatkan Kehidupan di daerah pedesaan santai dan sederhana
Termasuk Daerah perkotaan meliputi kota dan kota kecil Daerah pedesaan termasuk desa dan pemukiman yang lebih kecil (dusun)
Definisi Daerah tempat orang bekerja dan tinggal. Itu sangat padat penduduknya dan memiliki ciri-ciri lingkungan yang mapan Daerah yang terletak jauh dari kota dan kota.
Berkaitan dengan Pengaturan perkotaan dikaitkan dengan perdagangan, perdagangan atau penyediaan jasa (Pekerjaan non-pertanian) Daerah pedesaan dikaitkan dengan pertanian dan peternakan
Lingkungan Daerah perkotaan terpencil dari alam Daerah pedesaan bersentuhan langsung dengan alam
Perkembangan Daerah perkotaan memiliki rencana pemukiman di tempat. Perkembangan di daerah-daerah ini terjadi tergantung pada urbanisasi dan industrialisasi. Daerah-daerah tersebut berkembang secara acak tergantung pada ketersediaan tumbuhan alami.
Mobilitas Sosial Ini sangat intensif Itu kurang intensif
Pembagian kerja Pembagian kerja selalu tersedia selama penjatahan pekerjaan Tidak ada pembagian kerja
Ukuran Populasi Pusat kota berpenduduk padat Pengaturan pedesaan hampir tidak berpenduduk

Related Posts